
Aura kuat Lin Feng menyebar ke seluruh kawasan kediaman keluarga Lin, mebuat mereka yang lemah segera jatuh kehilangan kesadaran, sedangkan mereka yang berhasil bertahan dari aura Lin Feng, mereka hanya bisa bertahan tapi kesulitan dalam melakukan pergerakan.
“Aura ini!” Lin Yuzhou yang merasakan aura kuat yang bahkan telah melampaui kekuatannya, dia segera bangkit berdiri.
“Siapa pemilik aura ini dan siapa yang telah menyinggungnya?” katanya lalu dia menggunakan auranya untuk melindungi diri sendiri, dan setelahnya dia melesat pergi mencari pemilik aura yang dirasakannya.
“Aura ini terlalu kuat. Meski aku sudah menggunakan aura kekuatanku untuk melindungi diriku, tetap aura ini membuatku kesulitan bergerak,” ungkapnya.
“Swush...” Lin Yuzhou akhirnya dia tiba di sumber aura yang dirasakannya, dan semua itu berasal dari pemuda tidak asing yang saat ini berdiri di depan gerbang kediamannya.
“I-ini?” Lin Yuzhou menatap pemuda itu yang tak lain adalah cucunya sendiri.
Dia mendekati dan menapakkan kedua kakinya, tak begitu jauh dari Lin Feng. Merasakan aura Lin Feng dari jarak dekat, membuatnya semakin kesulitan bergerak, dan semakin tertekan.
“Sepertinya kamu sudah tahu apa yang selama ini aku sembunyikan, dan itu alasan kamu begitu marah padaku!” kata Lin Yuzhou berhasil membuat Lin Feng mengarahkan pandangan padanya.
Lin Feng yang berdiri berhadap-hadapan dengan Lin Yuzhou, dia menunjukkan sorot mata kebencian pada pria itu. “Kau tahu apa yang sudah kau lakukan, dan kau juga tahu apa yang membuatku marah. Bukannya kalau begitu kau juga tahu apa yang akan aku lakukan padamu?”
“Lalu apa yang ingin kau lakukan setelah tahu apa yang aku lakukan? Apa kau ingin menyiksaku, atau membunuhku?” Lin Yuzhou berkata pada Lin Feng seolah dia tidak takut dengan kematian, tapi nyatanya dia sangat takut dengan kematian.
“Kematian? Aku tidak menginginkan kematianmu, tapi aku akan membuatmu jauh lebih buruk daripada merasakan kematian!” kata Lin Feng tenang.
“Hahaha... apa kamu memiliki keberanian melakukan semua itu padaku, sedangkan ayahmu saat ini masih berada di tanganku? Ingat, kapanpun ingin, aku bisa membunuhnya menggunakan rantai jiwa yang mengikatnya!” kata
Lin Yuzhou sepenuhnya belum sadar apa yang sudah terjadi.
"Cih, apa kau pikir aku akan terang-terangan muncul di sini kalau ayahku masih dalam bahaya? Sebaiknya kamu lebih dulu memastikan, apa rantai itu masih berguna atau sudah menjadi barang tak berharga!” kata Lin Feng.
Lin Wugoi tiba-tiba muncul di dekat Lin Yuzhou. “Tuanku, dia sudah tidak lagi ada di penjara, dan rantai jiwa yang mengikatnya telah hancur,” katanya setelah sebelumnya pergi melihat keadaan penjara.
“Ba-bagaimana bisa rantai itu dihancurkan? Bukannya yang bisa menghancurkannya hanya aku, dan orang yang lebih kuat dariku?” Lin Yuzhou terlihat kebingungan.
__ADS_1
“Kau jelas tidak mungkin menghancurkannya dan membebaskan ayahku, tapi menghancurkan rantai itu tidaklah sulit aku lakukan, dan aku memang orang yang lebih kuat darimu!”
“Kau lebih kuat dariku? Hanya dengan bantuan artefak, itulah yang membuatmu dapat lebih kuat dariku!” kata Lin Yuzhou lalu dia menggerakkan tangannya, muncul petir ungu keemasan mulai bergerak ke arah Lin Feng.
Lin Feng masih tenang berdiri di tempatnya, tapi tiba-tiba saja kekuatan petir yang tak memiliki warna maupun wujud muncul, menepis petir yang menuju ke arahnya.
“Apa yang barusan petir tanpa warna dan wujud?” Lin Yuzhou sangat terkejut melihat kekuatan petir yang baru ditunjukkan Lin Feng padanya.
“Bagaimana mungkin dia menguasainya? Bukannya hanya pendiri keluarga Lin yang dapat melakukan itu?” Dalam keadaan masih terkejut dan sulit percaya dengan apa yang dilihatnya, Lin Yuzhou melesat maju, mencoba menyerang dari jarak dekat.
“Tuan pasti menang!” kata pelan Lin Wugoi, melihat kekuatan Lin Yuzhou.
Sedangkan Lin Feng, dia masih seperti sebelumnya. Tidak bergerak dari tempatnya, bahkan kali ini dia masih bisa tersenyum. Melihat senyum itu, entah kenapa Lin Yuzhou merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi padanya jika tak serius menghadapinya.
Menggunakan teknik serangan tangan terkuat yang dikuasainya, dia mulai menyerang Lin Feng. Namun apa yang dilihatnya jauh dari perkiraannya. Lin Feng masih saja berdiri di tempatnya, tapi tak satupun serangannya dapat mengenai sasaran.
“Seranganmu sangat tajam dan kuat, dan itu sedikit membuatku kagum. Namun sayangnya semua itu masih terlalu lemah untuk dapat melukaiku, ingin melukaiku dengan kekuatanmu yang sekarang, kau tidak akan pernah bisa melakukannya!” kata Lin Feng yang mulai melakukan pergerakan.
Dia mengayunkan kedua tangannya, membalas setangan Lin Yuzhou. Gerakan Lin Yuzhou yang melambat akibat aura kuat yang terus menekannya, membuatnya kewalahan saat harus mengimbangi kecepatan serang Lin Feng.
“Aku bukan hanya lebih kuat darimu, tapi di semesta ini tak akan ada yang mampu sebanding denganku!” kata Lin Feng tenang.
“Kau hanya kuat karena artefak yang kau miliki, tanpa artefak itu kau hanyalah pria lemah yang tak pantas menganggap diri sebagai keberadaan sosok terkuat di semesta ini!” Lin Yuzhou masih meyakini kekuatan Lin Feng berasal dari sebuah artefak.
“Terserah kamu mau menilaiku seperti apa, yang jelas aku akan membuatmu sangat menderita!”
“Sial! Dia benar-benar ingin membuatku menderita.” Tak ingin berakhir menderita di tangan cucunya sendiri, Lin Yuzhou membuat segel tangan, dan dia mulai meminjam kekuatan anggota keluarga Lin yang berada di kediaman untuk meningkatkan kekuatannya.
“Kekuatan mutlak penguasa petir!” teriak Lin Yuzhou yang kekuatannya saat ini hampir setara dengan kekuatan penguasa yang sesungguhnya.
Lin Feng yang melihat itu menggelengkan kepalanya. “Hanya kekuatan pinjaman. Dasar orang lemah, untuk menjadi kuat harus meminjam kekuatan orang lain,” katanya mencibir kelakukan Lin Yuzhou.
__ADS_1
“Apa kau masih ingin terus mengeluarkan kata-kata tidak bermutu dari mulutmu? Kalau kau ingin melakukannya, kau bisa terus melakukannya tapi bukan di alam ini, melainkan di alam kematian!” kata Lin Yuzhou yang sekarang percaya diri dapat mengalahkan Lin Feng.
“Kekuatanmu saat ini hanya hampir menyamai kekuatan penguasa yang sesungguhnya. Kamu memang sangat kuat, tapi semua itu tak akan pernah sebanding dengan kekuatan penguasa yang sesungguhnya, dan mari aku tunjukkan seperti apa kekuatan penguasa yang sesungguhnya!”
“Swush...” Aura Lin Feng yang sebelumnya sudah kuat, kini menjadi berkali-kali lebih kuat, begitu dia menggunakan aura penguasa dan menunjukkan kekuatan sejatinya di hadapan Lin Yuzhou.
“A-aura penguasa sejati? Ba-bagaimana mungkin dia adalah seorang penguasa sejati?” kata Lin Yuzhou tidak percaya kenyataan tentang Lin Feng.
Siluet sosok menyerupai dirinya muncul tepat di belakangnya, membuat Lin Yuzhou gemetar ketakutan melihat sosok itu.
“Lin Yuzhou, sekarang mari kita buktikan diantara kita berdua, siapa yang akan lebih dulu pergi ke alam kematian!” kata Lin Feng yang sudah siap menghadapi kekuatan besar Lin Yuzhou.
Selesai dia mengatakan apa yang ingin dia katakan, siluet di belakang tubuhnya tiba-tiba menghilang, dan bersamaan dengan itu muncul aura tiran seorang penguasa yang seketika membuat Lin Yuzhou jatuh tersungkur.
Sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya, itulah yang saat ini terjadi pada Lin Yuzhou dan hal yang sama juga terjadi pada Lin Wugoi.
Keduanya sama-sama tak bisa bergerak apalagi untuk bangkit, mereka hanya bisa berteriak berusaha bangkit, tapi semua usaha mereka berakhir sia-sia.
Aura tiran seorang penguasa yang dikeluarkan Lin Feng, selain membuat keduanya tak bisa bergerak, keduanya perlahan mengalami luka dalam dan luka dalam itu membahayakan kelangsungan hidup keduanya.
Darah mulai mengalir keluar dari mulut, hidung, dan telinga keduanya. Tak ada sedikitpun rasa iba atau kasihan yang dirasakan Lin Feng melihat semua itu, yang ada dia justru senang melihat penderitaan mereka.
“Ini baru awal, dan setelahnya kalian akan tahu apa itu rasa sakit yang membuat kalian menginginkan kematian daripada merasakan rasa sakit!” ungkap Lin Feng.
...----------------...
Di atas langit kediaman keluarga Lin.
Lin Hua, Bing Hualing dan yang lainnya, mereka tidak tahu apa yang terjadi di bawah sana karena Lin Feng menutupi pandangan mata mereka dengan ilusi.
Tak tahu apa yang terjadi, mereka masih terlihat tenang dan menunggu kembalinya Lin Feng.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.