Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Tak Membiarkan Musuh Bertambah Kuat


__ADS_3

“Seberapa kuat dia sebenarnya?” batin Lin Yuzhou mempertanyakan seberapa kuat Lin Feng.


“Swush...” Sosok wanita muncul, memberi bantuan pada Lin Yuzhou dan Lin Wugoi, tapi dia hanya dapat memberi sedikit bantuan karena kekuatan Lin Feng yang jauh melampaui kekuatannya.


“Kamu berasal dari keluarga Lin, tapi kenapa kamu menyakiti anggota keluarga Lin, bahkan berani melawan penguasa agung keluarga Lin!” kata wanita yang baru datang, dan dia tak lain adalah Bing Huifei.


“Aku memang berasal dari keluarga Lin, tapi aku bukanlah bagian dari orang-orang seperti kalian yang sengaja berusaha menghancurkan keluargaku! Di saat ayahku tersiksa di tempat ini, kau justru berpura-pura baik pada ibuku, dan menyembunyikan fakta bahwa penyerang keluargaku adalah rencana busuk kalian!” teriak Lin Feng.


“Seharusnya kamu tanya kenapa kami melakukan itu, bukannya langsung menghakimi kami!” kata Bing Huifei yang tak ingin mengakui kesalahan, yang jelas telah dia lakukan.


Tak langsung membalas, Lin Feng justru menunjuk salah satu matanya dengan jari tangannya. “Apa kau pikir ada yang dapat disembunyikan dari kekuatan mataku? Aku tahu dengan pasti alasan kalian menyerang keluargaku, dan berusaha membunuh seluruh anggota keluargaku termasuk aku.”


Bing Huifei lupa tentang kekuatan mata Lin Feng, dan setelah diingatkan langsung oleh Lin Feng, sekarang dia merasa alasan apapun tak akan membantu dirinya serta suaminya lepas dari masalah.


Ditambah kekuatan besar yang dimiliki Lin Feng, bisa jadi hari ini akan menjadi akhir dari hidupnya dan juga suaminya. Kemarahan di wajah Lin Feng jelas terlihat olehnya, dan itu terlihat sangat mengerikan. “Suamiku, tak ada pilihan lain selain menggunakan semua yang kita miliki untuk melawannya!”


“Ada kemungkinan sekalipun kita menggunakan semua yang kita miliki, kekuatan kita tetap tak mampu mengalahkan dia, atau bahkan kekuatan kita masih belum cukup untuk mengimbangi kekuatannya.” Lin Yuzhou dan Bing Huifei masih memiliki sesuatu untuk melawan Lin Feng, tapi semua itu belum tentu dapat mengalahkan lawan sekuat Lin Feng.


“Lebih baik kita menggunakannya dan berharap semua itu berguna, daripada mati konyol tanpa sempat memberi perlawanan!” kata Bing Huifei masih memiliki sedikit keyakinan dapat mengalahkan Lin Feng dengan apa yang dimilikinya.


Pada akhirnya Lin Yuzhou setuju dengan apa yang dikatakan Bing Huifei, dan dengan bersusah payah dia mencoba bangkit berdiri. “Kalau ini tak juga dapat mengalahkannya, mungkin semua ini adalah karma yang harus kita tanggung setelah apa yang kita lakukan pada keluarganya!” kata Lin Yuzhou sambil mengeluarkan sebuah botol berisi pil dari cincin penyimpanannya.


Bing Huifei juga mengeluarkan botol yang sama, dan jelas terasa aura kuat dari pil di dalam botol. Namun belum juga keduanya menelan pil di dalam botol, kedua botol pil di tangan keduanya tiba-tiba saja menghilang.


“Maaf saja aku bukan orang yang begitu baik, sampai membiarkan musuhku meningkatkan kekuatan di tengah-tengah pertarungan!” kata Lin Feng, dan entah bagaimana caranya dua botol pil milik Lin Yuzhou dan Bing Huifei sudah berada di tangannya.


“Crack... Crack... Prang...”

__ADS_1


Kedua botol di tangan Lin Feng hancur bergitu juga dengan pil yang berada di masing-masing botol.


“Ka-kau, bagaimana mungkin kau tahu apa yang sedang kami rencanakan?”


Sebelumnya Lin Yuzhou dan Bing Huifei berkomunikasi dengan mengirim pesan telepati, berharap Lin Feng tak mengetahui rencana mereka. Namun pada kenyataannya Lin Feng tahu pasti apa yang direncanakan keduanya, bahkan rencana itu sudah sepenuhnya gagal.


Pil yang seharusnya dapat meningkatkan kekuatan mereka sebanyak lima puluh persen dari kekuatan awal, pil itu telah lenyap, hancur di tangan Lin Feng.


“Aku sudah terlalu lama berada di tempat ini dan takutnya mereka sudah bosan menunggu kedatanganku. Jadi mari kita selesaikan semua ini dengan cepat!” kata Lin Feng dengan suara dinginnya, lalu dia melesat maju menyerang Lin Yuzhou dan Bing Huifei.


“Swush... Boom... Boom...” Tak menggunakan senjata, Lin Feng menggunakan kedua tangannya memukuli mereka.


Keduanya dengan keras terlempar menghantam dinding benteng kediaman keluarga Lin, dan keadaan keduanya saat ini sangatlah menyedihkan. Kekuatan besar yang saat ini mereka banggakan, semua itu tak berguna saat mereka dihadapkan pada Lin Feng, yang tak lain adalah cucu mereka sendiri.


“Kalian yang tidak ingin tergantikan sebagai penguasa keluarga Lin, membuat salah satu putra kalian berkhianat, bahkan kalian mencoba melenyapkan keluarga putra kalian lainnya, yang jelas tak tertarik dengan kekuasaan.”


“Kalau itu keinginanmu, dengan senang hati aku akan melakukannya.” Lin Feng bersiap mengakhiri hidup Lin Yuzhou dan Bing Huifei, tapi tiba-tiba dia mendengar suara wanita yang sangat dikenalinya.


“Putraku, jangan mengotori tanganmu dengan darah mereka! Dan lagi membunuh mereka bukannya terlalu ringan sebagai hukuman atas apa yang pernah mereka lakukan?” ujar Bing Hualing yang telah berada di dekat Lin Feng, begitu juga dengan Lin Hua dan yang lainnya.


Menghela napas panjang menenangkan dirinya dan mencoba tak kembali termakan emosi, Lin Feng kembali terlihat tenang. “Benar, kematian adalah hukuman paling ringan setelah apa yang pernah mereka lakukan pada keluarga kita.”


“Ibunda, apa sebaiknya hukuman yang kita berikan pada mereka? Apa perlu kita menyiksa mereka seperti yang telah mereka lakukan pada ayah?” tanya Lin Feng pada Bing Hualing.


“Menyiksa mereka tak akan membuat jera. Bagaimana kalau kita hapuskan seluruh kekuatan mereka, dan membiarkan mereka membusuk di dalam penjara?” ujar Bing Hualing dengan tenang.


Lin Feng menyetujuinya, lalu dia membiarkan Lin Baoshi dan Lin Yanran yang melakukan semua, dan tak lama suara raungan kesakitan terdengar saat Lin Baoshi serta Lin Yanran melakukan perintah Lin Feng.

__ADS_1


Namun tak ada yang peduli dengan keduanya yang terus meraung kesakitan, karena apa yang mereka rasakan adalah akibat dari perbuatan mereka sendiri.


Mengabaikan keduanya dan menarik seluruh auranya, Lin Feng saat ini berada di hadapan Lin Wugoi yang tertunduk tak berdaya. “Hukuman apa yang kamu inginkan? Katakan dan aku akan mengabulkannya!” kata Lin Feng pada Lin Wugoi.


“Berikan aku kematian!” daripada mengalami apa yang dialami Lin Yuzhou dan Bing Huifei, dia lebih memilih kematian yang jelas hanya akan memberi sedikit penderitaan padanya.


“Kematian ya? Baiklah, aku akan memberikan kematian padamu, tapi setelah kamu menjalani hukuman seperti mereka!”


“Swush... Bang...”


Pukulan Lin Feng menghancurkan dantian Lin Wugoi, dan pria itu segera meraung kesakitan sama persis seperti apa yang sebelumnya dilakukan Lin Yuzhou dan Bing Huifei.


“Kalian semua anggota keluarga Lin, bagi kalian yang ingin membalas perbuatanku pada orang-orang ini, kalian bisa datang menghadapiku! Jangan datang sendiri-sendiri, kalau perlu kalian bisa datang bersama-sama melawanku!” Lin Feng berteriak, dan suaranya terdengar dan menggema ke segala penjuru kawasan kediaman keluarga Lin.


Semua orang yang sejak tadi tak kehilangan kesadaran akibat aura Lin Feng, atau mereka yang baru sadar, mereka semua jelas mendengar suara Lin Feng, tapi tak satupun dari mereka berpikir ingin melawan Lin Feng.


Ditambah kenyataan kalau sebagian besar dari mereka selama ini tidak lagi menyukai keberhasilan Lin Yuzhou dan Bing Huifei, yang mereka anggap terlalu membatasi kebebasan mereka dalam meningkatkan kekuatan, sehingga membuat perkembangan mereka terhambat dan tak lagi mampu bersaing dengan kekuatan keluarga Suci Guo.


Bukannya ingin membalas, mereka justru senang karena Lin Feng telah memberi pelajaran yang pantas untuk dua orang, yang selama ini keberadaannya tak mereka sukai.


Lin Feng tersenyum karena tak ada pergerakan yang mencoba melakukan serangan padanya. “Pilihan kalian tepat. Tidak membela mereka yang salah adalah jaminan masa depan kalian,” kata Lin Feng.


Menyeret Lin Wugoi yang kehilangan kesadaran begitu seluruh kekuatannya lenyap, dia melemparkan pria itu di hadapan Lin Yuzhou yang juga telah kehilangan kekuatannya.


Sebelum kekuatan ketiganya benar-benar lenyap, Lin Feng berhasil menyerap kekuatan mereka. “Meski tak terjadi peningkatan pada kekuatanku, kekuatan kalian tetap saja membuat tubuhku terasa lebih baik dari sebelumnya.” gumamnya pelan.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2