Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Amukan Tinju Naga Langit


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Melihat banyaknya prajurit dan kultivator bebas yang mati sia-sia saat bergerak mundur, Lin Feng memutuskan mengirim Xiong Hu dan yang lainnya untuk menyelamatkan mereka yang masih hidup. Sementara dia dan Yin Hua terus melawan iblis dan monster tingkat Raja Dewa Spiritual.


“Bukan sesuatu yang sulit melawan dan memusnahkan ratusan iblis serta monster tingkat Raja Dewa Spiritual, tapi setelah ini pasti akan datang musuh yang lebih kuat. Mungkin saja salah satu Kaisar Dewa Spiritual akan datang,” ujar Lin Feng sambil mengayunkan pedang elemen yang di selimuti elemen Petir, membunuh iblis ataupun monster yang berada di dekatnya.


Dengan kekuatan di tingkat Kaisar Dewa, musuh yang hanya berada di tingkat Raja Dewa Spiritual Bintang 6 dan Bintang 7 tentu bukan lawan sepadan untuknya. Perbedaan satu tingkat saja sudah menunjukkan seberapa jauh jarak kekuatan mereka, apalagi saat ini mereka berbeda satu ranah dengan Lin Feng.


“Siapa mereka? Kekuatan mereka bukan sesuatu yang bisa aku lawan,” ujar salah satu iblis yang kekuatannya sudah mencapai tingkat Raja Dewa Spiritual Bintang 9.


Dia adalah pemimpin utama dalam serangan kali ini. Semula dia yakin dapat meratakan Kekaisaran Cahaya dengan kekuatannya, serta kekuatan iblis dan monster yang berada di bawah perintahnya.


Akan tetapi, dia tidak menyangka ada sekumpulan orang kuat di Kekaisaran Cahaya, yang begitu mudah mengalahkan iblis dan monster yang berada di bawah perintahnya. Dari kekuatan yang orang-orang itu tunjukkan, dia yakin dua dari mereka telah melampaui tingkat Raja Dewa, yang artinya kekuatan mereka setara dengan kekuatan Kaisar Kekaisaran Langit.


“Tuan, apa yang harus kita lakukan? Dua orang itu terlalu kuat, meskipun sudah menyatukan kekuatan, kami tidak bisa membunuh mereka. Jangankan membunuh, bahkan kami sudah kehabisan cara untuk melukai mereka,” kata salah satu iblis datang menghampirinya.


“Sebaiknya kita mundur dan melaporkan kejadian ini pada Yang Mulia,” balasnya.


“Oh... kenapa kamu terburu-buru menarik mundur pasukanmu? Bukannya tujuan kamu ingin menghancurkan Kekaisaran Cahaya? Kamu bahkan belum menghancurkan apapun, tapi sudah menarik mundur pasukan,” kata Lin Feng yang tiba-tiba saja muncul lima langkah di belakang pemimpin pasukan iblis dan monster, yang saat ini sedang dilawan Yin Hua dan yang lainnya.


Buru-buru menoleh untuk melihat siapa sosok yang baru berkata padanya, mata pemimpin iblis dan monster membulat sempurna melihat salah satu orang kuat di sisi Kekaisaran Cahaya sudah berdiri tenang menutup jalan mundur pasukannya.


Dia dapat merasakan ancaman yang luar biasa dari sosok yang kini berada di depannya. Meskipun kekuatannya sudah berada di tingkat Raja Dewa Spiritual Bintang 9, dia merasa akan mati dalam sekejap mata kalau memaksakan diri melawan sosok di depannya.


Sedangkan di sisi lainnya, Lin Feng menyunggingkan senyuman saat melihat ekspresi wajah ketakutan musuhnya. Baginya wajar iblis itu ketakutan karena kekuatannya bukanlah sesuatu yang dapat di lawan hanya dengan kekuatan tingkat Raja Dewa Spiritual.

__ADS_1


“Jangan berpikir untuk mundur setelah berada di tempat ini karena aku tidak membiarkan satupun dari kalian untuk pergi meninggalkan tempat ini!” kata Lin Feng dengan kedua mata memancarkan cahaya kuning keemasan.


“Aku ingin mencoba seberapa kuat teknik mata ilusi yang baru aku dapatkan pada kalian,” gumam Lin Feng dan bersamaan dengan itu, seluruh iblis dan monster yang melihat pancaran cahaya dari bola matanya, mereka terjebak dalam duni ilusi buatannya.


Di dalam dunia ilusi ciptaan Lin Feng mereka mengalami siksaat tiada akhir. Meskipun siksaat itu tidak menyebabkan luka fisik, mereka terus saja merintih kesakitan karena siksaan itu membuat jiwa mereka terluka, dan satu persatu mereka mati setelah jiwa mereka musnah oleh siksaan dunia ilusi.


Ratusan iblis dan monster mati tanpa mengalami luka fisik, bahkan dari apa yang terlihat mereka semua dalam keadaan baik-baik saja. Siksaan di dunia ilusi langsung menyerang jiwa. Jadi, fisik maupun organ dalam mereka masih utuh, seolah tidak terjadi apa-apa pada mereka.


“Teknik mata ilusi memang sangat mengerikan. Mereka semua mati begitu masuk dalam dunia ilusi ciptaanku. Namun sayang, teknik ini hanya bisa membunuh mereka yang lebih lemah dariku,” gumam Lin Feng kemudian dia kembali melesat maju, menyerang iblis dan monster yang tersisa.


Sudah banyak notifikasi sistem yang masuk menginformasikan seberapa banyak poin sistem dan poin pengalaman yang dia dapatkan. Dengan jumlah poin sistem yang dimilikinya, dia menggunakan satu setengah milyar poin sistem untuk meningkatkan sistem sampai ke level 7.


“Sistem, berapa waktu yang dibutuhkan untuk meningkatkan kamu ke level 7, dan apa kali ini aku masih dapat mengakses toko sistem saat kamu sedang meningkatkan level?” tanya Lin Feng pada sistem dalam pikirannya.


[Ding... dibutuhkan waktu lima belas hari untuk kenaikan ke level 7. Untuk toko sistem, seperti sebelumnya, Tuan masih dapat membeli barang-barang di toko sistem, tapi Tuan harus mencari sendiri barang yang Tuan inginkan]


[Ding... memotong satu setengah milyar poin sistem, sisa poin sistem 245.050.000. Sistem akan berfungsi seperti sebelumnya setelah lima belas hari]


Setelah mengatakan itu Lin Feng tidak lagi mendengar suara sistem, dan dia kembali fokus pada pertempurannya.


Hanya menyisakan puluhan ribu iblis serta monster di tingkat Dewa Spiritual, dan puluhan dari mereka yang berada di tingkat Raja Dewa Spiritual. Lin Feng, Yin Hua, dan enam orang lainnya dengan begitu mudah terus mengurangi jumlah mereka.


Lin Feng tidak lagi menggunakan pedang elemen miliknya. Saat ini dia ingin menguji seni tarung Tangan Dewa Kematian, sekalian dia juga menggunakan teknik Penyerap Kultivasi. Dengan kekuatan musuh yang lebih lemah, dia ingin memaksimalkan penggunaan seni tarung Tangan Dewa Kematian.


Saat Lin Feng menggunakan seni tarung Tangan Dewa Kematian, kedua telapak tangannya memancarkan cahaya redup berwarna merah darah, dan setiap dia menyentuh musuh kematian senantiasa mendatangi yang dia sentuh meskipun itu hanya sentuhan kecil.


“Selain berhasil membunuh mereka, aku juga mendapatkan pengetahuan yang mereka miliki, tapi pengetahuan mereka sama sekali tidak berguna untukku,” gumam Lin Feng yang tak lagi menggunakan seni tarung Tangan Dewa Kematian, kini dia beralih menggunakan seni tarung Tinju Kaisar Dewa Naga.

__ADS_1


Dari tiga tingkatan seni tarung Tinju Kaisar Dewa Naga, dengan kekuatannya sekarang dia baru bisa menggunakan tingkat pertama dari Tinju Kaisar Dewa Naga. “Tinju Naga Langit...” Siluet Naga tujuh warna sepanjang belasan meter muncul dari tinju tangan Lin Feng, kemudian siluet Naga tujuh warna melesat maju memusnahkan ratusan bahkan ribuan iblis.


“Seni tarung Tinju Kaisar Dewa Naga hanya memerlukan sedikit Qi, tapi saya hancurnya sangat mengerikan. Setidaknya dengan menyuntikkan lebih banyak energi Qi elemen, Aku dapat melakukan pertempuran berimbang dengan mereka yang berada di tingkat Kaisar Dewa di atas Bintang 7,” gumam lirih Lin Feng.


“Ditambah penggunaan Aura Dewa Perang, mungkin aku dapat mengimbangi kultivator tingkat Dewa Langit di bawah Bintang 4,” lanjutnya sambil mengarahkan Tinju Naga Langit ke arah lain yang di arah itu hanya terdapat iblis dan monster.


“Boom... Boom... Boom...” ribuan iblis dan monster kembali mati di tangan Lin Feng, dan dengan menggunakan Tinju Naga Langit dia terus mengurangi jumlah musuh.


Yin Hua dan yang lainnya memilih menyingkir saat melihat amukan Tinju Naga Langit. Meskipun Lin Feng tidak mengarahkan serangan ke arah mereka, Yin Hua dan yang lainnya memilih menyingkir, membiarkan Lin Feng memusnahkan sisa iblis dan monster di tempat itu.


“Dengan membunuh mereka aku telah mengumpulkan cukup banyak poin sistem serta poin pengalaman, dan sepertinya sebentar lagi aku dapat melakukan terobosan ke tingkat Kaisar Dewa Bintang 3. Akan tetapi, mereka susah habis dan sekarang aku hanya bisa menggunakan waktu di Alam Kehidupan untuk meningkatkan kekuatanku,” gumam Lin Feng yang baru saja memusnahkan seluruh iblis dan monster yang menyerang Kekaisaran Cahaya.


Tak lagi melihat keberadaan iblis dan monster di sekitarnya, Lin Feng segera pergi ke tempat Yin Hua. Dia memastikan keadaan Yin Hua dan yang lainnya dalam keadaan baik-baik saja, kemudia dia membawa mereka semua pergi ke Alam Kehidupan.


Di sisi lain, dua Jenderal Kekaisaran Cahaya yang melihat bagaimana kelompok Lin Feng memusnahkan iblis dan monster, mereka secepatnya pergi ke tempat mereka, tapi semua terlambat karena tiba-tiba saja mereka semua menghilang.


“Saudara Fu, apa kamu mengenali mereka? Kekuatan mereka sangat kuat, dengan kekuatan seperti itu seharusnya nama mereka cukup terkenal di Kekaisaran Cahaya,” ujar Jenderal Jiu.


Jenderal Fu menggeleng kepala. "Seharusnya orang-orang seperti mereka memang terkenal di Kekaisaran ini, tapi sayangnya aku sama sekali tidak mengenali siapa mereka. Ada kemungkinan mereka berasal dari Kekaisaran lain karena aku melihat, tak satupun dari mereka menggunakan kekuatan elemen cahaya,” kata Jenderal Fu.


Jenderal Jiu yang mendengar itu hanya mengangguk. “Kalau benar mereka dari Kekaisaran lain, Kekaisaran mana yang memiliki kekuatan sehebat mereka? Selain Kekaisaran Langit, menurutku tidak ada tempat yang pantas untuk disebut sebagai asal mereka,” ujarnya.


“Kita tidak perlu memikirkan dari mana asal mereka! Sebaiknya kita segera melaporkan apa yang telah terjadi di tempat ini pada Yang Mulia Kaisar, dan sebaiknya kita juga melaporkan keberadaan mereka pada Yang Mulia,” balas Jenderal Fu lalu keduanya segera kembali ibukota Kekaisaran Cahaya.


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2