Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Menyambut Musuh Sambil Menikmati Secangkir Teh


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


“Tuan, Nona, selamat datang kembali di kediaman keluarga Lin,” kata Lin Wucin menyambut kedatangan Lin Feng, Yin Hua, dan yang lainnya.


Lin Feng dan Yin Hua hanya tersenyum mendapat sambutan Lin Wucin. Sedangkan Lin Sang, Lin Dan, Lin Zan dan seluruh anggota keluarga Lin, mereka terlihat bingung dengan keadaan sekitar. Lin Wucin barusan mengatakan kalau saat ini mereka berada di kediaman keluarga Lin, tapi semua orang sama sekali tidak melihat bangunan kediaman keluarga Lin seperti dalam ingatan mereka.


Melihat Lin Sang, Lin Dan, Lin Zan dan seluruh anggota keluarga Lin kebingungan, Lin Feng tersenyum melihat itu, kemudian dia mulai menceritakan apa yang dia lakukan pada kediaman lama keluarga Lin, sekalian dia juga memberitahu kediaman baru yang kedepannya akan menjadi tempat tinggal mereka.


Setelah mendengar cerita Lin Feng, dengan diantarkan Lin Wucin, seluruh anggota keluarga Lin pergi ke kediaman yang akan menjadi tempat tinggal mereka. Sedangkan untuk Lin Sang, Lin Dan, serta Lin Zan. Lin Feng menyuruh Xiong Hu dan Huang Zho mengantarkan mereka ke kediamannya.


Walaupun masih bingung dengan bagaimana cara Lin Feng membangun ulang kediaman keluarga Lin hanya dalam satu kedipan mata, Lin Sang dan dua orang lainnya tidak ingin bertanya lebih lanjut. Lebih baik mereka hanya mengetahui apa yang diceritakan Lin Feng, daripada menanyakan apa yang tak seharusnya mereka ketahui.


Di saat kediaman keluarga Lin sedang mengalami peningkatan pesat baik di sisi kekuatan maupun kualitas kehidupan, di Kota Awan saat ini justru sedang terjadi ketegangan antara keluarga Zo dengan keluarga Qin dan keluarga Li. Keluarga Zo yang mencurigai keluarga Qin dam keluarga Li sebagai dalang penyerangan penjara milik keluarga Zo, mereka mulai menekan usaha yang dimiliki kedua keluarga.


Sedangkan kedua keluarga yang tidak terima dengan tuduhan keluarga Zo, dan terganggunya usaha keluarga mereka akibat ulah keluarga Zo. Mereka saling menjalin kerjasama dan mulai melawan balik keluarga Zo. Meskipun kekuatan gabungan mereka hanya dapat mengimbangi kekuatan keluarga Zo, kini mereka mulai memberi perlawanan sengit pada kekuasaan keluarga Zo di Kota Awan.


“Tuan, banyak usaha kita yang mengalami penurunan pendapatan akibat rendahnya harga barang-barang yang dijual keluarga Qin dan keluarga Lin,” kata Zo Tao pada Zo Chun.


“Cih, mereka sepertinya benar-benar ingin perang terbuka dengan keluarga Zo,” ujar Zo Chun dengan ekspresi jelek di wajahnya.


“Tuan, untuk saat ini melakukan perang terbuka dengan mereka adalah pilihan terburuk karena kedua belah pihak miliki kekuatan setara. Jika perang terbuka terjadi, kedua belah pihak hanya akan mengalami kerugian, dan tak akan ada yang menjadi pemenang,” kata Zo Tao mencegah Zo Chun melakukan perang terbuka dengan keluarga Qin dan Li.

__ADS_1


“Kalau perang terbuka tidak bisa kita lakukan, lalu apa yang bisa kita lakukan untuk menyingkirkan mereka? Cepat atau lambat, mereka pasti melakukan pemberontakan untuk merebut posisiku sebagai penguasa Kota Awan,” ujar Zo Chun.


“Tuan, bagaimana kalau kita menarik keluarga kecil di Kota Awan maupun yang berada di sekitaran Kota Awan untuk menjadi bagian dari keluarga Zo? Walau kekuatan mereka tidak seberapa, setidaknya keberadaan mereka bisa menjadi pembeda kekuatan antara keluarga Zo dengan keluarga Qin dan keluarga Li,” kata Zo Tao memberi saran.


“Hmm, menarik keluarga kecil? Saat kamu mengatakan itu, aku jadi teringat tentang keluarga Lin.” Senyum aneh tiba-tiba terlihat di wajah Zo Chun. “Zo Tao, bawa lima ratus prajurit keluarga Zo di tingkat Kaisar Dewa ke keluarga Lin, kemudian bawa paksa seluruh wanita di keluarga itu ke hadapanku!”


“Kalau ada diantara mereka yang melawan, bunuh saja orang-orang di keluarga itu, dan ratakan dengan tanah kediaman mereka. Keluarga selemah mereka memang tidak pantas ada di Alam Dewa ini!” Zo Chun sudah bisa membayangkan keindahan para wanita dari keluarga Lin yang malam ini akan tunduk di bawah selangkangannya. Membayangkan itu semua, membuat miliknya terasa panas, dan secepatnya dia butuh pelampiasan hasrat.


Zo Tao menganggukkan kepala kemudian dia pergi begitu saja untuk menyelesaikan perintah Zo Chun, dan tiba-tiba saja keduanya melupakan permasalahan dengan keluarga Qin dan keluarga Li saat teringat keindahan yang tersimpan di keluarga Lin. Zo Tao sendiri tanpa sepengetahuan Zo Chun, dia beberapa kali menculik wanita dari keluarga Lin, dan menjadikan mereka sebagai penghangat ranjangnya.


Akan tetapi, para wanita yang diculik oleh Zo Tao tidak pernah bernasib baik. Setelah Zo Tao dan prajurit di kediamannya bosan dengan para wanita yang melayani mereka, para wanita itu hanya akan berakhir di tiang gantungan, dan mayat mereka biasanya akan dibuang si hutan untuk menjadi makanan binatang buas.


“Keluarga Qin dan keluarga Li bisa menunggu, tapi aku tidak bisa lebih lama lagi menunggu kenikmatan yang bisa aku dapatkan dari keindahan yang tersembunyi di keluarga Lin.” Tak pagi tahan dengan rasa panas di selangkangannya, Zo Chun memanggil beberapa pelayan wanita, dan dengan kasar dia terus melakukan bersama mereka secara bergilir.


...----------------...


Lin Feng, Yin Hua, Lin Wucin dan Lin Sang, mereka sedang berdiri di atas gerbang kediaman keluarga Lin. Selain mereka ada juga Xiong Hu, Huang Zho, Xiao Bing serta Xiao Rong yang sedang mengobrol santai tak jauh dari Lin Feng dan yang lainnya. Sedangkan Xiao Lan dan Xiao Xi, keduanya sedang berada di menara pengawas yang berada disisi kanan dan sisi kiri gerbang keluarga Lin.


“Saudara Sang, sepertinya ada tamu tak diundang yang sebentar lagi datang! Dari aura yang mereka keluarkan, aku bisa menyimpulkan kalau kedatangan mereka bukan untuk tujuan baik.” Lin Feng dengan mata Dewa nya dapat melihat pergerakan orang-orang yang sedang bergerak menuju kediaman keluarga Lin.


“Apa mereka orang-orang yang berasal dari keluarga Zo?” tanya Lin Sang penasaran sambil menoleh, melihat Lin Feng yang berada di sebelahnya. Sedangkan Lin Feng, dia hanya mengangguk setelah mendengar itu.


“Pakaian mereka sama persis dengan pakaian orang-orang yang sebelumnya aku musnahkan saat sedang mengintai kediaman keluarga Lin dengan niat buruk yang terlihat dari auran mereka. Dari situ, aku yakin orang-orang yang segera datang masih bagian dari keluarga Zo,” kata Lin Feng.

__ADS_1


“Kalau begitu aku harus memanggik Ayah dan Paman untuk bersama-sama melawan mereka!” Lin Sang ingin segera pergi memanggil Lin Dan serta Lin Zan, tapi langkahnya dihentikan Lin Feng.


“Saudara Sang, jumlah musuh tidak terlalu banyak, dan lagi hanya ada satu orang di pihak mereka yang kekuatannya telah mencapai tingkat Raja Dewa Langit Bintang 2. Selain satu orang di tingkat Raja Dewa Langit, sisanya hanya sekumpulan orang dengan kekuatan Kaisar Dewa. Seharusnya, dengan kekuatan kita yang sekarang tidak akan terlalu sulit mengalahkan mereka!” ungkap Lin Feng.


Lin Sang mengangguk, dengan kekuatannya yang sekarang, dia dapat mengalahkan puluhan orang di tingkat Kaisar Dewa tanpa kesulitan. Ditambah kekuatan orang-orang di sekitarnya yang jelas lebih kuat dari dirinya, bukan kah musuh yang datang hanya mencari kematian mereka?


“Sebaiknya kita duduk manis di tempat ini, menikmati secangkir teh dan camilan sambil menunggu kedatangan mereka yang tak lama lagi akan sampai!” Lin Feng kemudian duduk di sebuah kursi bersama dengan Yin Hua, dan dengan begitu santai dia menyesap teh di cangkir yang dituangkan langsung oleh Yin Hua.


Semua yang melihat perilaku Lin Feng hanya bisa menggelengkan kepala sambil tersenyum. Ketenangan yang ditunjukkannya meskipun tahu musuh akan segera datang adalah bukti nyata kalau kelak di masa depan dia akan menjadi pemimpin besar di Alam Dewa, atau mungkin pemimpin besar di Alam yang lebih tinggi.


Sebenarnya untuk melindungi kediaman keluarga Lin dari serangan keluarga Zo, Lin Feng bisa saja menggunakan array buatannya untuk melindungi kediaman keluarga Lin. Akan tetapi, dia tidak melakukan itu karena musuh yang kali ini datang bukanlah musuh kuat yang sulit ditangani.


Tak lama setelah Lin Feng menyesap habis teh di cangkir yang dituangkan Yin Hua, dari kejauhan mulai berdatangan prajurit keluarga Zo, yang tiba-tiba saja berhenti setelah melihat banyaknya perubahan di keluarga Lin.


Seingat mereka keluarga Lin hanyalah keluarga kecil dan kediaman mereka lebih layak dikatakan sebagai kediaman pengemis, bahkan kediaman pengemis masih lebih baik dibandingkan dengan kediaman keluarga Lin.


Akan tetapi, apa yang sekarang terlihat sangat jauh dari apa yang mereka ingat. Kediaman keluarga Lin berkali-kali lebih besar dari sebelumnya. Selain besar, jelas terlihat kalau kediaman itu lebih megah dan pertahanannya terlihat sekokoh pertahan Kota Awan.


Melihat itu, Zo Tao yang memimpin prajurit keluarga Zo sedikit mengerutkan keningnya. “Apa yang telah terjadi pada keluarga Lin? Bagaimana bisa tiba-tiba bangunan bobrok kediaman mereka berubah menjadi bangunan besar, mewah, dan memiliki pertahanan sekokoh Kota Wan?”


Zo Tao tiba-tiba teringat serangan di penjara milik keluarga Zo. “Keluarga Lin, apa mungkin mereka yang melakukan semua itu?” gumam Zo Tao yang mulai mencurigai keluarga Lin sebagai dalang penyerangan penjara milik keluarga Zo.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2