
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Kristal inti kehidupan siluman yang didapatkan Lin Hua dalam pertarungan yang baru saja terjadi, membuka lebar peluang Lin Hua keluar menjadi juara kompetisi.
Sedangkan Lin Feng yang belum mendapatkan satupun kristal inti kehidupan siluman, dia tidak peduli dengan semua itu, dikarenakan dia sama sekali tidak memiliki keinginan menjadi juara dalam kompetisi.
Sampai di tempat Lin Shao, Lin Meili dan kelompok keluarga Lin, kedatangan keduanya mendapatkan sambutan hangat dari semua orang.
Lin Feng tersenyum melihat Lin Mofan dan sembilan orang lainnya telah pulih dan siap melanjutkan kompetisi.
Melihat wilayah tengah yang sangat berbahaya untuk Lin Mofan dan yang lainnya, Lin Feng memutuskan menyatukan kelompoknya dengan kelompok keluarga Lin, dan mereka mulai saling mengenal satu sama lainnya.
Lin Feng memperkenalkan siapa dirinya pada Lin Mofan dan yang lainnya, dia juga memperkenalkan Lin Hua yang merupakan istrinya, dan Lin Shao serta Lin Meili yang diperkenalkannya sebagai teman seperjalanan. Kedua orang yang diperkenalkan sebagai teman seperjalanan tentu saja merasa senang karena sebenarnya mereka hanyalah seorang bawahan.
Berbeda dengan Lin Feng yang dengan tenang memperkenalkan anggota kelompoknya pada Lin Mofan dan sembilan orang lainnya, Lin Mofan dan sembilan orang lainnya dibuat terkejut dengan identitas Lin Feng serta ketiga orang anggota kelompoknya, terutama dengan status Lin Hua.
“Tuan Muda, bagaimana mungkin dua orang berasal dari keluarga Lin menikah? Bukannya itu merupakan sesuatu yang tabu untuk dilakukan?” tanya Lin Mofan pada Lin Feng.
Mendengar itu Lin Feng hanya tersenyum, lalu dia berkata pada Lin Hua, “Hua’er, tunjukkan kekuatan elemenmu pada mereka, supaya mereka mengerti identitasmu yang sesungguhnya!”
Lin Hua yang mendengar perintah Lin Feng, langsung saja dia menunjukkan kekuatan elemen api berwarna ungu kehitaman di telapak tangannya, yang menunjukkan kalau dirinya bukanlah bagian dari keturunan asli keluarga Lin.
Lin Mofan dan sembilan orang lainnya yang melihat itu, mereka segera mengerti kalau Lin Hua menggunakan nama Lin karena mengikuti nama keluarga suaminya, dan itu bukan untuk selamanya.
“Begitu aku sampai di Alam Sembilan Surga Tingkat keempat dan bertemu dengan keluarga istriku, nama keluarga Lin yang digunakan olehnya, bakalan tergantikan oleh nama keluarganya,” kata Lin Feng setelah Lin Hua menghilangkan nyala api di telapak tangannya.
“Tuan Muda sebenarnya tidak perlu melakukan itu karena cukup dengan menunjukkan kekuatan asli Nona Hua, sekalipun Nona Hua menggunakan nama keluarga Lin, kami yang berasal dari keluarga Lin tentu tahu, kalau Nona Hua sedang menggunakan nama keluarga Tuan Muda,” kata Lin Mofan.
Di Alam Sembilan Surga banyak wanita yang menggunakan nama keluarga suami mereka, dan semua itu bukanlah sesuatu yang dilarang. Jadi saat Lin Hua memilih menggunakan nama keluarga suaminya, tidak ada yang akan mempermasalahkan semua itu, selama Lin Hua memang bukan seorang yang memiliki keturunan murni dari keluarga Lin.
Lin Feng hanya tersenyum sambil menganggukkan kepala mendengar perkataan Lin Mofan, begitu juga dengan Lin Hua, dan setelahnya mereka semua bergegas melanjutkan perburuan siluman di wilayah tengah yang semakin banyak didatangi kelompok kultivator dalam jumlah besar.
__ADS_1
Untuk menghindari kemungkinan terburuk, banyak kelompok yang memutuskan bergabung dengan kelompok lainnya saat mereka memasuki wilayah tengah hutan kabut abadi. Dengan anggota lebih banyak, mereka yakin banyak siluman yang dapat dikalahkan.
Awalnya rencana mereka berjalan lancar, tapi semakin dalam memasuki wilayah tengah dengan kekuatan siluman yang semakin meningkat, semakin sedikit kelompok yang bertahan. Selain banyak kelompok yang memutuskan mundur, tak sedikit kelompok yang musnah di tangan para siluman.
Setidaknya sampai saat ini ada sepuluh kelompok yang masih bertahan di wilayah tengah. Kelompok yang dibentuk keluarga Suci Guo menjadi kelompok dengan anggota terbanya. Akan tetapi, dengan keberasaan Lin Feng dan Lin Hua yang kekuatannya telah mencapai tingkat Kaisar Dewa Surgawi, kelompok keluarga Suci Guo bukanlah yang terkuat, dari sepuluh kelompok yang masih bertahan.
“Aku merasa di tempat ini baru saja terjadi pertarungan besar, tapi aku tidak tahu siapa yang melakukan pertempuran di tempat ini,” kata pemimpin kelompok keluarga Suci Guo yang melihat keneradaan belasan mayat di tempat yang baru saja didatangi kelompoknya.
Melihat sekeliling, semua anggota kelompok keluarga Suci Guo jelas bisa menebak pertempuran di tempat itu terjadi antara sekelompok orang dan sekelompok siluman, tapi mereka tidak tahu siapa yang keluar menjadi pemenangnya.
“Seragam mereka adalah milik keluarga Meng dan murid sekte Awan Suci. Melihat keberadaan mereka, sepertinya kita bisa menebak berasal darimana kelompok mereka,” kata wanita yang senantiasa berada di sebelah pemimpin kelompok.
“Meng Wan, tuan muda keluarga Meng sepertinya menemui lawan kuat, dan sekarang tidak tahu nasib buruk apa yang dialaminya,” ungkap pemimpin kelompok yang segera tahu siapa yang baru saja terlibat pertarungan setelah mendengar perkataan wanita di sebelahnya.
“Tuan muda itu sepertinya tidak berada di tempat ini,” kata wanita yang sama.
“Ada dua kemungkinan kalau dia tidak berada di tempat ini. Kemungkinan pertama dia berhasil pergi melarikan diri dari tempat ini, sedangkan kemungkinan kedua, dia telah menjadi makanan para siluman,” kata sang pemimpin.
“Kalau kemungkinan ketiga benar adanya, sepertinya penguasa Kota Bambu Ungu belum ditakdirkan tidak memiliki seorang peneru,” kata pemimpin kelompok lalu dia memimpin kelompoknya melanjutkan perjalanan.
Sementara itu, kelompok keluarga Lin yang kini berada di bawah kepemimpinan Lin Feng, saat ini mereka sedang berhadapan dengan puluhan siluman tingkat Dewa Surgawi, dan belasan siluman tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 1 dan Bintang 2.
Jalannya pertempuran kedua kelompok cukup untuk menarik perhatian para siluman di sekitar tempat itu, bahkan suara keras pertarungan terdengar oleh kelompok keluarga Suci Guo yang berjarak belasan kilometer dari lokasi pertempuran.
Dua ratusan anggota kelompok keluarga Suci Guo yang dipimpin seorang kultivator tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 7, mereka segera pergi ke tempat yang menjadi sumber suara keributan.
Sampai di tempat pertempuran, mereka dapat menyaksikan jalannya pertempuran yang sedang dilakukan sekelompok orang melawan siluman yang sekarang jumlahnya telah mencapai ratusan. Dari kekuatan elemen petir yang digunakan oleh sekelompok orang yang sedang bertempur melawan para siluman, mereka semua tahu kalau sekelompok orang itu berasal dari keluarga Lin.
Pemimpin kelompok yang melihat keberadaan anggota keluarga Lin, tiba-tiba saja dia tersenyum senang, dan mengarahkan tatapan sinis pada mereka yang berasal dari keluarga Lin.
Alih-alih memberi bantuan pada keluarga Lin, pemimpin kelompok yang berasal dari keluarga Suci Guo, dia justru memikirkan bagaimana caranya memusnahkan anggota keluarga Lin.
Namun rencana buruknya telah diketahu oleh Lin Feng yang saat ini melayang di langit, melihat keberadaan kelompok yang dipimpin oleh kultivator keluarga Suci Guo.
__ADS_1
“Tidak perlu capek mencari karena pada akhirnya mereka sendiri yang datang menghampiriku,” kata Lin Feng sambil menunjukkan senyuman lebar di wajahnya.
Sosok Lin Feng tiba-tiba menghilang dari tempatnya, dan dengan jejak kekuatan elemen petir yang sangat mendominasi dia muncul lima langkah di hadapan pemimpin kelompok keluarga Suci Guo.
Guo Zong, pemimpin kelompok keluarga Suci Guo, dia dibuat terkejut dengan kemunculan Lin Feng, yang begitu saja muncul dari kekosongan, bahkan sebelumnya dirinya tak merasakan aura keberadaannya.
Lin Feng tersenyum melihat ekspresi keterkejutan Guo Zong dan yang lainnya. “Keluarga Suci Guo dengan kelompok besarnya, apa yang ingin kalian lakukan dengan berkumpul di tempat ini?” tanya Lin Feng tenang.
Guo Zong yang melihat ketenangan dan aura mendominasi dari kekuatan elemen petir pria di hadapannya, dia merasa sesuatu yang buruk dapat terjadi pada dirinya dan kelompoknya seandainya menyinggung orang itu.
“Kalau kalian memiliki niatan buruk pada saudaraku, sebaiknya kalian segera pergi sebelum hal buruk menimpa kalian semua!” kata Lin Feng tenang sambil tersenyum yang menambah ketampanannya.
Senyuman Lin Feng memang menambah nilai ketampanan dan pesonanya, tapi Guo Zong dan wanita di sebelahnya, keduanya merasakan ancaman nyata dari senyuman yang ditunjukkan Lin Feng pada mereka.
“Sedikit saran dariku, sebaiknya kalian segera pergi dari tempat ini secara baik-baik sebelum aku berubah pikiran! Kekuatan utama kalian berasal dari keluarga Suci Guo, dan tentu kamu tahu kalau aku berasal dari keluarga Lin...”
“Melihat hubungan antara keluarga Lin dan keluarga Suci Guo, meski aku hanya seorang diri, percaya atau tidak kekuatan yang aku miliki lebih dari cukup untuk memusnahkan kalian semua yang berasal ataupun kalian yang membela keberadaan keluarga Suci Guo di tempat ini!” kata Lin Feng sambil meningkatkan kekuatannya secara perlahan.
Dari tingkat Raja Dewa Langit Bintang 9, kekuatan Lin Feng secara perlahan terus meningkat, dan baru berhenti mengalami peningkatan setelah berada di tingkat Kaisar Dewa Surgawi Bintang 2.
Merasakan aura tiran yang berasal dari kekuatan Lin Feng, meskipun unggul dalam jumlah, Guo Zong tak memiliki keyakinan dapat mengalahkan Lin Feng.
Bertemu dengan sosok seperti Lin Feng, pilihan terbaik yang perlu diambilnya adalah pergi. Bisa saja dirinya memutuskan melawan, tapi keuntungan tak sebanding dengan kerugian yang didapatkannya jika memutuskan melawan Lin Feng.
“Kita pergi dari tempat ini!” kata Guo Zong lalu dia memimpin kelompoknya pergi menjauhi kelompok keluarga Lin, tapi dirinya tidak begitu saja ingin melepaskan keneradaan kelompok keluarga Lin.
Menggunakan pesan jiwa yang terhubung langsung dengan gurunya yang saat ini berada di kediaman keluarga Suci Guo Alam Sembilan Surga tingkat pertama, Guo Zong menceritakan tentang keberadaan generasi muda keluarga Lin yang sudah mencapai tingkat Kaisar Dewa Surgawi Bintang 2.
“Kekuatanku memang belum cukup untuk mengalahkannya. Semoga saja guru segera memgirim sosok kuat di keluarga untuk membantuku mengalahkannya,” gumam lirih Guo Zong sambil menyeringai.
...----------------...
Bersambung.
__ADS_1