Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Ulah Kekaisaran Angin


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Setelah membuktikan penawar racun buatannya dapat menghilangkan racun yang tercampur di dalam air sumur, Lin Feng melanjutkan pekerjaannya membuat penawar racun untuk diberikan pada siapapun yang membutuhkannya.


Setelah beberapa waktu berlalu, akhirnya Lin Feng berhasil membuat penawar racun yang cukup untuk digunakan seluruh penduduk Kota Seribu Petir. Memasukkan seluruh penawar racun yang dia buat ke dalam cincin penyimpanan miliknya, Lin Feng mengajak Yin Hua pergi ke tempat perawatan penduduk Kota Seribu Petir.


Melangkah beriringan melewati jalanan sepi tak butuh waktu lama Lin Feng dan Yin Hua sampai di tempat yang terdapat hawa kehidupan manusia. Namun, saat melihat tempat yang dijadikan sebagai tempat perawatan penduduk Kota Seribu Petir yang terkena racun kabur kematian, Lin Feng melihat keberadaan prajurit berzirah, yang dari simbol di zirah mereka, Lin Feng yakin mereka bukanlah prajurit Kekaisaran Petir.


“Prajurit Kekaisaran Angin? Apa yang mereka lakukan di kota ini?” gumam lirih Lin Feng sambil membawa Yin Hua ke tempat yang sedikit tersembunyi.


Tak lama setelah Lin Feng dan Yin Hua berada di tempat yang cukup tersembunyi, dua orang prajurit Kekaisaran Angin berhenti berjalan tak jauh dari tempat persembunyian mereka. Keduanya sedang terlibat pembicaraan yang tak sengaja terdengar oleh Lin Feng dan Yin Hua.


“Mereka sangat keras kepala. Sudah dalam keadaan sekarat masih tidak mau beralih memberi dukungan pada Kekaisaran Angin, dan membiarkan kota busuk ini menjadi bagian dari Kekaisaran Angin,” kata salah satu prajurit sambil menendang dinding bangunan mengekspresikan kekesalannya.


“Tunggu saja, setelah semakin banyak dari mereka yang mati dan pihak Kekaisaran Petir tidak bisa melakukan apa-apa, dengan sendirinya orang-orang itu akan memohon pada kita untuk memberikan obat penawar pada mereka, dan saat itu juga kota ini akan menjadi bagian dari Kekaisarannya Angin,” kata prajurit lainnya.


“Sebaiknya sekarang kita segera berpindah ke kota lain dan menyebarkan racun yang sama.” Saat mereka ingin pergi melanjutkan perjalanan, tiba-tiba saja sosok Lin Feng muncul di hadapan mereka.


“Ternyata semua yang terjadi di kota ini berhubungan dengan kalian, Orang-orang Kekaisaran Angin,” ujar Lin Feng sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.


Kedua prajurit menatap remeh Lin Feng, lalu salah satu dari mereka berkata. “Seharusnya kamu tetap bersembunyi, dengan begitu kamu pasti selamat. Akan tetapi, dikarena kamu menunjukkan diri di hadapan kami, kamu harus mati supaya tidak memberitahukan pada penduduk kota kejadian yang sesungguhnya!”


Melesat maju menyerang Lin Feng, keduanya mengerahkan seluruh kekuatan yang mereka miliki. Namun, meskipun mereka telah mengerahkan seluruh kekuatan, tak satupun serangan mereka mengenai Lin Feng yang begitu mudah menghindari setiap serangan mereka.


“Aku tidak punya waktu bermain-main dengan kalian. Jadi, sebaiknya kalian segera mati!” Lin Feng mengumpulkan Qi elemen petir di telapak tangannya, kemudian dia menggunakan telapak tangannya menyerang kedua prajurit Kekaisaran Angin.


“Setelah kekuatanku meningkat ke tingkat Saint, melawan tingkat Kaisar sama sekali tidak sulit,” ujar Lin Feng setelah membunuh dua prajurit Kekaisaran Angin.

__ADS_1


“Feng gege, kamu terlalu lama,” ungkap Yin Hua yang muncul di sebelah Lin Feng setelah pria itu nerjasilr membunuh kedua prajurit Kekaisaran Angin.


Mendengar itu Lin Feng hanya tersenyum, lalu dia mengambil beberapa botol kaca berisi cairan yang tersimpan di dalam cincin penyimpanan milik kedua prajurit Kekaisaran Angin.


“Cairan berwarna hitam adalah racun, sedangkan cairan berwarna hijau kekuningan adalah penawar racun,” kata Lin Feng melihat dua botol cairan yang sengaja tidak dia simpan kedalam cincin penyimpanan miliknya.


“Obat penawar yang Feng gege buat jauh lebih baik dari yang mereka miliki,” kata Yin Hua.


Lin Feng menganggukkan kepala. “Penawar ini tidak bisa menghilangkan seluruh racun, tapi hanya menghilangkan sebagian racun,” ujarnya.


“Buang saja obat itu karena tidak akan berguna untuk penduduk kota ini,” kata Yin Hua.


“Penawar ini memang tidak berguna, tapi aku tetap akan menyimpannya.” Lin Feng menyimpan kedua botol ke dalam cincin penyimpanannya.


Yin Hua tidak tahu apa yang akan dilakukan Lin Feng pada sesuatu yang menurutnya tidak berguna, tapi dia hanya diam dan membiarkan Lin Feng melakukan apa yang ingin dia lakukan.


Sedangkan Lin Feng, setelah membakar tubuh kedua mayat prajurit Kekaisaran Angin, dia langsung saja mengajak Yin Hua masuk kedalam bangunan yang digunakan untuk merawat ribuan penduduk Kota Seribu Petir yang terkena racun kabut kematian.


“Tuan dan Nona sebaiknya pergi dari tempat ini, tempat ini sangat berbahaya!” kata prajurit itu.


Lin Feng tersenyum mendengar itu sedangkan Yin Hua tetap dengan wajah datarnya. Mengeluarkan lencana dari cincin penyimpanan miliknya, Lin Feng menunjukkan lencana yang hanya ada satu di seluruh Kekaisaran Petir, dan seluruh prajurit Kekaisaran Petir tahu identitas orang yang memiliki lencana di tangan Lin Feng.


Prajurit yang melihat lencana di tangan Lin Feng, dia segera saja menjatuhkan diri berlutut di hadapan Lin Feng. “Maafkan hamba yang tidak mengenali Yang Mulia,” kata prajurit dengan kepala tertunduk.


“Bangunlah, dan bantu aku mengobati mereka yang sedang sakit!” Perintah Lin Feng, lalu dia kembali berlatih, “Kebetulan, pihak istana sudah memiliki obat untuk mengobati penyakit penduduk kota ini.” Lin Feng menunjukkan botol berisi cairan penawar racun kabut kematian.


“Yang Mulia, tempat ini benar-benar berbahaya, sebaiknya Yang Mulia pergi meninggalkan tempat ini!” Meskipun ini kali pertama dia bertemu Lin Feng, dari ekspresi wajahnya terlihat dia sangat mengkhawatirkan keselamatan Kaisarnya.


Senyum terlihat di wajah Lin Feng, lalu dia sedikit membocorkan kekuatannya, untuk menunjukkan kalau dia tidak akan terpengaruh oleh racun yang mereka anggap sebagai wabah penyakit.

__ADS_1


Meski hanya beberapa saat merasakan aura Lin Feng. Prajurit itu dapat merasakan seberapa kuat aura kekuatan Lin Feng, dan dia tahu kalau kekuatan itu membuat Lin Feng tidak akan terpengaruh wabah yang membuatnya tidak bisa tidur nyenyak selama beberapa hari terakhir.


Lin Feng memberikan lima botol berisi penawar racun pada prajurit di depannya. “Minta bantuan pada prajurit lainnya untuk mengobati mereka yang sakit. Ingat, cukup satu tetes untuk masing-masing orang,” kata Lin Feng.


“Baik Yang Mulia, kalau begitu hamba dan yang lainnya segera mengobati mereka yang sakit,” balas prajurit di depan Lin Feng lalu dia segera masuk ke dalam bangunan.


Setelah prajurit di depannya masuk ke dalam bangunan, Lin Feng dan Yin Hua ikut masuk kedalam bangunan, melihat keadaan penduduk Kota Seribu Petir yang selama beberapa hari ini menderita akibat racun di dalam tubuh mereka.


Melihat keberadaan Lin Feng dan Yin Hua, penduduk Kota Seribu Petir yang sudah tahu kalau Lin Feng adalah Kaisar Kekaisaran Petir, mereka yang sudah memiliki kekuatan, dengan seluruh kekuatan yang ada mereka bangkit untuk memberi penghormatan.


Lin Feng yang melihat itu segera menyuruh mereka kembali beristirahat, dan memulihkan tenaga supaya cepat pulih dari racun kabut kematian.


Semua orang menuruti perkataan Lin Feng, dan mereka sekarang dapat beristirahat dengan rasa sakit yang perlahan menghilang.


“Melihat mereka dapat beristirahat tanpa harus menahan rasa sakit adalah kesenangan sendiri bagiku, dan aku berjanji akan membalaskan rasa sakit yang selama ini dirasakan penduduk kota pada mereka yang menyebabkan munculnya rasa sakit itu!” kata Lin Feng yang jelas terdengar oleh Yin Hua yang senantiasa berada di sebelahnya.


‘Dia memang pria baik,’ kata Yin Hua membatin.


“Setelah ini aku akan meningkatkan kekuatan Kekaisaran Petir, dan aku pastikan akan menghancurkan seluruh musuh Kekaisaran Petir!” ujar Lin Feng.


“Feng gege boleh saja berkeinginan meningkatkan kekuatan mereka, tapi Feng gege jangan lupa untuk meningkatkan kekuatan sendiri,” kata Yin Hua.


“Hua er, aku tidak akan lupa untuk meningkatkan kekuatanku, dan akan aku buktikan kalau tak lama lagi kekuatanku dapat menyamai kekuatan yang kamu miliki. Mungkin, aku bisa pergi bersamamu saat nanti kamu harus kembali ke Alam Dewa,” kata Lin Feng sambil menoleh menatap wajah Yin Hua.


“Harus aku akui peningkatan kekuatan Feng gege sangat cepat, tapi aku ragu dalam satu tahun Feng gege dapat meningkatkan kekuatan sampai tingkat Raja Dewa,” kata Yin Hua yang tahu betapa susahnya untuk mencapai tingkat Raja Dewa meski berada di Alam Dewa.


Lin Feng menyunggingkan senyuman di wajahnya mendengar itu, lalu dia berkata, “Akan aku buktikan dalam satu tahun ini aku pasti dapat meningkatkan kekuatan sampai tingkat Raja Dewa.” Lin Feng terlihat sangat percaya diri dapat melakukan itu.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2