
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Lin Hua segera saja mengarahkan tatapan matanya pada Lin Feng yang berdiri di sebelahnya, melihat pria yang telah memiliki dirinya secara utuh, entah kenapa dirinya merasa pria itu tak sesederhana kelihatanya.
Berhasil memenangkan dirinya, Lin Hua segera membuka suara. “Apa semua ini Feng’gege yang melakukannya? Kalau iya, bagaimana Feng’gege bisa melakukan semua ini?”
Mendengarnya Lin Feng tidak langsung menjawab, tapi dia lebih dulu mengarahkan pandangan pada Lin Hua. “Kota ini adalah tempat yang selama ini keberadaannya aku sembunyikan di Alam Kehidupan. Dngan menggunakan gerbang penghubung Alam Kehidupan dan Alam Dewa, aku memindahkannya ke tempat ini, dan ke depannya kota ini adalah milik keluarga Lin.”
Lin Feng tidak bisa menceritakan keberadaan sistem pada siapapun. Apa yang dia katakan murni kebohongan yang sengaja dikatakan untuk menutupi keberadaan sistem. Berbohong untuk kebaikan bersama, itulah yang Lin Feng lakukan.
Meskipun sebuah kebohongan, apa yang dikatakan Lin Feng terdengar sangat masuk akal, dan Lin Hua percaya dengan itu walau masih ada sedikit keraguan. Bagaimanapun juga apa yang dilihatnya saat ini adalah hal paling luar biasa yang pernah dirinya lihat, dan luar biasanya semuanya terjadi hanya dalam satu kedipan mata.
Lin Feng memegang tangan Lin Hua, dan membawanya masuk ke dalam kota. “Kota ini dijaga sepuluh ribu prajurit dengan kekuatan tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 6. Mereka sengaja tidak ikut dalam pertempuran karena sebelumnya mereka semua sedang berusaha meningkatkan kekuatan.”
Lin Feng lebih dulu menjelaskan keberadaan sepuluh ribu prajurit penjaga kota sebelum Lin Hua terkejut dengan keberadaan mereka begitu memasuki kota.
Lin Hua hanya menganggukkan kepalanya. Dia mengerti apa yang dikatakan Lin Feng, tapi fokusnya sekarang tidak pada itu, melainkan pada keindahan kota yang berada di hadapannya.
Selain megah dan kokoh, kota yang dilihatnya sangatlah indah. Semua bangunan tertata rapi, dan tak satupun bangunan terlihat kotor. Semua bersih dan bisa ditempati begitu anggota keluarga Lin sampai di kota.
Terus melangkah maju, akhirnya mereka sampai di istana kota yang merupakan tempat tinggal penguasa kota. Saat Lin Feng dan Lin Hua ingin memasuki istana kota, empat prajurit membukakan gerbang istana, dan ratusan prajurit berjajar rapi menyambut kedatangan mereka.
“Tempat ini sangat indah dan megah, tapi sepertinya kita tidak bisa tinggal lama di tempat ini karena Alam Sembilan Surga sudah menanti kedatangan kita.” Dengan kekuatannya yang sekarang, tak lama lagi dirinya harus pergi pergi meninggalkan Alam Dewa.
Begitu berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi, dirinya hanya memiliki waktu seratus hari tinggal di Alam Dewa, sebelum kekuatan Alam Dewa melempar dirinya secara paksa ke Alam Sembilan Surga. Namun, dikarenakan sekarang dirinya masih berada di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 9, dirinya bisa lebih lama tinggal di Alam Dewa.
Hanya sebentar menikmati keindahan dan kemegahan istana kota, Lin Feng membawa Lin Hua ke sisi lain kota untuk melihat wilayah yang rencananya akan dijadikan wilayah kediaman keluarga Lin.
Wilayahnya sangat luas, dan mampu menampung ratusan ribu orang. Seluruh bangunan yang ada juga telah siap digunakan, bahkan terdapat empat menara langit yang masing-masing menara memiliki fungsi yang berbeda.
__ADS_1
Menara langit utara di dalamnya menyimpan banyak kitab seni tarung dan teknik mulai tingkat Raja sampai tingkat Dewa. Menara langit selatan berisikan berbagai jenis senjata pusaka dari tingkat Langit sampai tingkat Dewa.
Untuk dua menara langit lainnya, tempat itu adalah tempat berkultivasi. Tempat kultivasi pria dan wanita berada di tempat yang berbeda.
Lin Feng dan Lin Hua sangat puas melihat keadaan wilayah yang ke depannya ditempati keluarga Lin.
Puas melihat-lihat, Lin Feng dan Lin Hua kembali ke tempat Xiong Hu dan yang lainnya, yang sebelumnya sedang memulihkan kekuatan mereka. Kedatangan mereka disambut lima saudari Jiang yang ternyata mereka selama ini tidak memiliki nama.
“Apa kalian berlima tidak menginginkan nama? Kalau kalian menginginkannya, aku bisa memberi kalian nama. Tanpa nama, aku sedikit kesulitan saat ingin memanggil salah satu dari kalian.” Lin Hua berkata pada lima wanita yang datang karena perintah dari ayah kandungnya.
Kelimanya saling melihat, kemudian bersamaan mereka menganggukkan kepala. “Kami lima saudara Jiang menuruti apa yang menjadi keinginan Putri, meskipun kami sebenarnya tidak berharap memiliki nama karena status kami yang terlalu rendah.” Salah satu wanita berkata mewakili seluruh saudarinya.
“Selama kalian setia padaku, ke depannya tidak ada satupun orang yang menatap rendah status kalian.” Tegas Lin Hua mengatakan itu lalu dia mulai memberi nama pada mereka.
Jiang Lu, Jiang Jing, Jiang Shishi, Jiang Bailu, dan terakhir Jiang Yi. Mereka berlima mulai sekarang tidak hanya menyandang nama lima saudari Jiang, tapi sekarang mereka benar-benar memiliki nama untuk diri sendiri.
“Mulai sekarang kalian adalah pengawalku, dan siapapun yang berani meremehkan status kalian aku pasti menghancurkan hidup orang itu!” Lin Hua ditambah lima pengawal cantiknya, di Alam Semesta ini keindahan mereka sulit untuk diabaikan.
Setelah Lin Hua selesai memberi nama pada kelima pengawalnya, Xiong Hu dan yang lainnya telah selesai memulihkan kekuatan, dan mereka sekarang sudah pulih seperti sediakala. Dengan bantuan pil pemulih Qi, semua proses pemulihan mereka berlangsung lebih cepat dibandingkan tanpa bantuan pil pemulihan Qi.
Sampai di kota megah yang dibeli Lin Feng dari toko sistem, ekspresi semua orang saat ini sama persis seperti ekspresi yang sebelumnya di tunjukkan oleh Lin Hua.
Lin Hua sendiri yang pernah mengalami berada di posisi mereka, dia hanya bisa menahan tawa, tapi pada akhirnya dia membantu Lin Feng menjelaskan pada mereka apa saja yang perlu dijelaskan. Setelah menjelaskan banyak hal pada semua orang, Lin Feng mengumpulkan mereka di halaman luas, di depan istana kota.
Lin Feng melambaikan tangannya, dan mucul sebuah portal yang menghubungkan tempatnya saat ini dengan kediaman keluarga Lin. “Hari ini juga aku akan membawa seluruh anggota keluarga Lin ke tempat ini. Aku dan Hua’er hanya pergi sebentar. Selama aku pergi, keamanan kota ini aku serahkan pada kalian!”
Setelah mengatakan itu Lin Feng dan Lin Hua bersama-sama memasuki portal, dan hanya dalam satu kedipan mata sosok keduanya telah menghilang dari pandangan semua orang.
Tak lama setelah Lin Feng dan Lin Hua pergi meninggalkan kota yang terlihat megah dan kokoh dari kejauhan, puluhan kelompok kuktivator yang penasaran dengan apa yang terjadi di wilayah tengah, akhirnya mereka sampai di bagian terdalam wilayah tengah, dan dari tempat mereka berdiri semua orang dapat melihat keberadaan bangunan megah di kejauhan.
“Aku tidak menyangka di bagian terdalam wilayah tengah terdapat bangunan yang begitu megah. Melihat tidak adanya kehidupan di sekitar tempat ini, sepertinya itu hanyalah bangunan kosong, dan siapapun bebas memiliki apa yang ada di dalamnya!” Tanpa berpikir panjang, salah satu pemimpin kelompok memimpin kelompoknya pergi menuju bangunan megah, dan dia ingin menjadikan dirinya sebagai pemilik bangunan itu.
__ADS_1
Namun, bukan hanya dia yang memiliki pemikiran seperti itu, melainkan seluruh kelompok memilik pemikiran yang sama, dan mereka saling berlomba untuk menjadi yang pertama sampai di tujuan.
Akan tetapi, seketika langkah mereka semua terhenti saat melihat keberadaan prajurit yang berharga di atas benteng bangunan, yang pada kenyataannya, bangunan yang mereka lihat adalah bangunan kota, dan jelas kota dihadapan mereka bukanlah kota kosong tak berpenghuni.
“Bagaimana kalau kita masuk ke dalam kota, dan melihat apa yang ada di dalam kota ini?” Salah satu pemimpin kelompok melangkah maju meminta izin prajurit penjaga untuk memasuki kota.
“Penguasa kota belum memberi izin orang luar memasuki kota kecuali mereka yang berasal dari keluarga Lin! Jika diantara kalian ada yang berasal dari keluarga Lin dan mampu menunjukkan kebenaran dari identitas kalian, gerbang kota senantiasa terbuka untuk anggota keluarga Lin.” Sistem telah mengatur prajurit penjaga mengetahui semua tentang keluarga Lin, oleh karena itu mereka tahu kalau kota yang dijaga adalah milik keluarga Lin.
Mendengar perkataan prajurit penjaga Kota, semua kuktivator terdiam dan mencerna baik-baik perkataan prajurit itu. “Keluarga Lin? Saat ini hanya keluarga Lin yang dapat memasuki kota. Apa kalian memiliki pemikiran yang sama denganku tentang hubungan kota ini dan keluarga Lin?” Pemimpin utama seluruh kelompok bertanya pada para pemimpin kelompok.
Seluruh pemimpin kelompok mengangguk perlahan. “Kota ini sepertinya merupakan wilayah utama keluarga Lin, dan kediaman kecil mereka selama ini hanyalah kamuflase untuk menutupi kekuatan mereka yang sebenarnya. Selain itu, menjadi satu-satunya keluarga yang berdiri di wilayah tengah, menjadikan kekuatan mereka sangat misterius, dan entah kenapa sekarang aku merasa keluarga Tang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan keluarga Lin.” Perkataan salah satu pemimpin kelompok.
Mereka yang sebelumnya menganggap keluarga Lin adalah sekumpulan orang idiot karena berani menyinggung keluarga Tang, sekarang mereka sadar kalau apa yang selama ini terlihat dari keluarga Lin hanyalah sebuah kamuflase, dan begitu jelas mereka sekarang tahu siapa yang lebih kuat antara keluarga Lin Dan keluarga Tang.
Saat mereka masih diam di tempat dan tidak tahu harus melakukan apa, dua sosok pria dengan aura yang membuat lutut mereka semua bergetar, tiba-tiba saja muncul di hadapan mereka. Kedua sosok itu tak lain adalah Huang Zho, dan Lin Wucin.
“Apa yang ingin kalian lakukan di tempat ini?” Dengan suara lantang Lin Wucin bertanya pada pemimpin utama kelompok para kuktivator.
“Tu... Tuan, kami datang hanya untuk melihat-lihat karena penasaran dengan keberadaan bangunan kota di tempat ini.” Pemimpin utama kelompok para kuktivator menjawab dengan kepala tertunduk.
“Prajurit penjaga seharusnya sudah sedikit memberitahu pada kalian tentang tempat ini. Jadi, sebaiknya kalian semua segera pergi meninggalkan tempat ini karena kota masih tertutup untuk orang-orang yang bukan berasal dari keluarga Lin.” Kali ini Huang Zho yang membuka suara.
Pemimpin utama kelompok para kuktivator seger pergi memimpin seluruh anggotanya meninggalkan kota yang tela mereka anggap sebagai kota milik keluarga Lin, dan sekarang kota itu masih menjadi tempat terlarang yang tak bisa didatangi sembarangan orang.
Mereka semua pergi dengan kecepatan puncak karena takut ada yang melakukan pengejaran, dan setelah seharian terus bergerak tanpa henti akhirnya mereka sudah pergi sangat jauh dari tempat terlarang milik keluarga Lin.
“Sebaiknya kita segera mengabarkan tentang kekuatan utama keluarga Lin di wilayah tengah pada kepala keluarga kita masing-masing!” Pemimpin utama kelompok para kuktivator segera membubarkan anggotanya, dan mereka semua kembali ke keluarga masing-masing untuk melaporkan seperti apa keluarga Lin pasa kepala keluarga masing-masing.
Mereka semua berharap keluarga mereka di masa lalu tidak menyimpan permusuhan dengan keluarga Lin. Kalaupun ada permusuhan, mereka berharap itu bukan sesuatu yang besar.
Sementara itu Huang Zho dan Lin Wucin yang kali ini memimpin penjagaan gerbang kota, keduanya masih saja takjub akan kota yang saat ini mereka tempati. “Kota ini tak lama lagi akan menjadi pusat kekuatan Alam Dewa.” Huang Zho dengan begitu yakin mengatakan semua itu.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.