
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Seluruh anggota keluarga Lin yang hanya berjumlah ratusan orang berkumpul di halaman luas di depan kediaman kepala keluarga Lin.
Semua orang terlihat penasaran karena tiba-tiba disuruh berkumpul disaat mereka sedang beraktivitas seperti hari-hari biasanya, dan rasa penasaran mereka semakin menumpuk saat melihat keberadaan dua orang asing yang berdiri di sebelah Lin Cun.
Disaat mereka biasanya merasakan ketakutan saat melihat keberadaan orang asing di dalam wilayah kediaman, tapi anehnya mereka sekarang mereka merasa biasa-biasa saja melihat keberadaan dua orang asing, seolah dua orang itu memeiliki ikatan dengan mereka.
Setelah memastikan semua orang berkumpul, Lin Cun membuka suara, memperkenalkan Lin Feng pada seluruh anggota keluarga Lin.
Mengetahui pria dan wanita itu bagian dari keluarga Lin yang baru saja naik dari Alam Langit mereka sangat senang, tapi di lain sisi mereka merasa telah gagal memberikan kenyamanan pada anggota keluarga yang baru saja naik dari Alam Langit.
Di saat semua orang tertunduk lesu, Lin Cun kembali berkata. Dia mengatakan kenapa tiba-tiba mengumpulkan semua orang. Semua itu tidak lepas dari keinginan Lin Feng yang ingin meningkatkan kekuatan seluruh anggota keluarga Lin.
“Saudaraku, bukannya kami tidak mempercayaimu, tapi apa yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kekuatan kami, sedangkan kamu baru saja datang dari Alam Langit yang tidak sebanding dengan Alam Dewa?” tanya salah satu anggota keluarga Lin.
“Aku punya banyak cara untuk meningkatkan kekuatan kalian.” Lin Feng melambangkan tangannya, memunculkan puluhan botol pil spiritual yang melayang indah di hadapannya.
“Saudaraku, pil apa yang ada di botol itu? Kenapa auranya bisa sekuat ini?” Pria yang hanya berjarak tiga langkah di depan Lin Feng dapat merasakan aura dari pil spiritual yang masih berada di dalam botol.
“Di sini ada tiga jenis pil spiritual. Pil Qi Kaisar Dewa, dapat meningkatkan kekuatan kalian sampai tingkat Kaisar Dewa. Pil Qi Dewa Langit, dapat meningkatkan kekuatan kalian sampai tingkat Dewa Langit. Kemudian yang terakhir adalah Pil spiritual yang dapat menyempurnakan pondasi kekuatan kalian.”
Lin Feng kembali melambaikan tangan, memunculkan lebih banyak botol pil spiritual. Pil berwarna merah dengan satu garis berwarna putih diberikan pada mereka yang masih berada di tingkat Raja Dewa. Pil berwarna merah dengan dua garis putih diberikan pada mereka yang sudah berada di tingkat Kaisar Dewa. Sedangkan untuk pil penyempurnaan pondasi kekuatan, Lin Feng memberikan pada semua orang.
Melihat botol pil yang melayang ke arah mereka, seluruh anggota keluarga Lin yang melihat itu merasakan kebingungan. Bagaimana mungkin dia yang baru naik dari Alam Langit bisa memiliki banyak pil spiritual yang sangat berharga.
Namun tak ada yang langsung mengajukan karena bagi mereka semua orang berhak memiliki dan menyimpan rapat rahasianya, tapi ada satu hal yang ingin mereka ketahui dari Lin Feng.
__ADS_1
“Saudara Feng, kalau kami boleh tahu, kamu berasal dari keluarga inti atau keluarga cabang?” Seseorang memberanikan diri menanyakan identitas lengkap Lin Feng.
“Aku adalah satu-satunya yang tersisa dari keluarga Lin di Alam Langit setelah peperangan besar yang terjadi di sana, dan aku bukan berasal dari keluarga inti maupun keluarga cabang.” Lin Feng mengeluarkan lencana Kaisar Kekaisaran Petir, dan menunjukkan pada semua orang.
“Le... lencana petir emas, lencana tertinggi milik keluarga Lin.” Semua orang termasuk Lin Cun berlutut setelah melihat lencana di tangan Lin Feng.
“Kenapa kalian berlutut?” Lin Feng bingung melihat mereka seluruh anggota keluarga Lin berlutut setelah melihat lencana di tangannya, kemudian dia menyuruh semua orang kembali bangkit, dan menjelaskan kenapa mereka tiba-tiba berlutut.
Lin Cun yang berada di dekat Lin Feng menjadi orang yang menjelaskan kenapa tiba-tiba mereka semua berlutut. “Tuan, lencana petir emas adalah lencana tertinggi diantara lencana yang dimiliki seluruh anggota keluarga Lin dan lencana itu hanya ada satu. Bahkan kesepuluh leluhur yang telah tiada, mereka hanya memiliki lencana perak.”
“Konon katanya lencana petir emas hanya dimiliki Kaisar Kekaisaran Petir di Alam Langit, dan lencana itu menunjukkan posisi tertinggi di keluarga Lin. Oleh karena itu, apa yang barusan kami lakukan adalah memberi penghormatan pada pemimpin tertinggi keluarga Lin.”
Lin Feng benar-benar baru mengetahui semua itu. Dia tidak menyangka, selain menunjukkan identitasnya sebagai Kaisar Kekaisaran Petir, lencana petir emas juga menunjukkan kalau dirinya merupakan pemimpin tertinggi keluarga Lin.
Disaat semua anggota keluarga Lin mulai mengagumi sosok Lin Feng, sosok pria berpakaian putih dengan rambut hitam panjang keluar dari kediaman kepala keluarga Lin, dan langsung mengambil sikap berlutut di hadapan Lin Feng.
Pria itu adalah Lin Sang, putra kepala keluarga Lin yang segera mengakhiri latihan tertutupnya setelah merasakan aura kuat pil spiritual yang dikeluarkan Lin Feng.
“Yang Mulia, selamat datang di Alam Dewa! Maafkan hamba yang telat memberi sambutan!” Lin Sang berlutut sambil menundukkan kepala.
“Saudaraku, apa yang sedang kamu lakukan? Bangunlah dan jangan lagi berlutut di hadapanku! Kalau ingin berlutut lakukan di hadapan orangtuamu, dan itu juga berlaku untuk kalian semua,” kata Lin Feng sambil mengarahkan pandangannya ke arah seluruh anggota keluarga Lin.
“Baik Yang Mulia.” Semua orang menjawab serentak, membuat Lin Feng tersenyum setelah mendengar jawaban mereka.
Setelah Lin Sang bangkit berdiri, Lin Feng memerintahkan semua orang untuk segera memulai pelatihan tertutup mereka, dan pada akhirnya di tempat itu hanya menyisakan Lin Feng, Yin Hua, serta Lin Sang. Lin Cun sendiri telah kembali ke tempat dia berjaga, dan membagi pil spiritual pemberian Lin Feng pada seluruh penjaga gerbang kediaman keluarga Lin.
Lin Sang mempersilahkan Lin Feng dan Yin Hua memasuki kediaman milik ayahnya. Meskipun bukan kediaman yang mewah, setidaknya kediaman kepala keluarga Lin sedikit lebih baik dibandingkan kediaman lain yang berada di wilayah keluarga Lin.
Melihat sosok Yin Hua sempat membuat Lin Sang sangat mengagumi keindahan dan keanggunan wanita itu, tapi dia segera membuang jauh kekagumannya karena wanita itu sudah memiliki pemiliknya, dan lagi pemilik wanita itu adalah seorang pemimpin tertinggi keluarga Lin.
__ADS_1
Berada di ruangan yang biasa digunakan kepala keluarga Lin untuk menerima tamu, Lin Sang menjamu Lin Feng dan Yin Hua dengan jamuan sangat sederhana. Di atas meja hanya ada teh yang di olah sendiri oleh Lin Sang.
“Saudara Sang, bukannya kamu sedang mencoba menerobos tingkat Dewa Langit Bintang 4, kenapa saudara tidak melanjutkan latihan?” Lin Feng mengeluarkan botol pil yang didalamnya terdapat empat pil spiritual, yang kemungkinan dapat meningkatkan kekuatan Lin Sang sampai tingkat Dewa Langit Bintang 6.
Awalnya Lin Sang menolak pil spiritual yang diberikan Lin Feng padanya. Dia merasa pil spiritual itu akan jauh lebih berguna untuk meningkatkan kekuatan Lin Feng.
“Aku masih memiliki pil spiritual lainnya untuk meningkatkan kekuatanku.”
“Lagi pula, aku memiliki banyak cara untuk meningkatkan kekuatan, dan mengkonsumsi pil spiritual hanyalah salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan.” Lin Feng masih memiliki Alam Kehidupan, dan dia juga bisa pergi ke Dunia Monster untuk meningkatkan kekuatannya.
“Kalau memang begitu, dengan pil spiritual pemberian Yang Mulia, hamba akan berusaha keras meningkatkan kekuatan dan menjadi jauh lebih kuat dari sekarang!” Lin Sang terlihat sangat bersemangat meningkatkan kekuatannya.
Lin Feng senang dengan semangat yang ditunjukkan Lin Sang. Dengan semangat yang dimiliki pria itu dirinya yakin dalam satu bulan ada kemungkinan untuknya dapat menerobos sampai tingkat Raja Dewa Langit.
“Lin Sang, kita adalah saudara. Jadi, mulai sekarang aku melarangmu memanggilku Yang Mulia, dan tidak ada tuan atau hamba diantara kita. Perlakukan aku seperti saudaramu, dan aku akan memperlakukanmu seperti saudaraku.” Cukup di Alam Langit dirinya mendengar panggilan Yang Mulia, di Alam Dewa panggilan seperti itu tak lagi ingin didengarnya.
Meskipun masih enggan menuruti keinginan Lin Feng menginginkan dirinya menganggapnya sebagai saudara, pada akhirnya Lin Sang hanya bisa menuruti keinginan Lin Feng.
Mereka kini telah menjadi saudara, dan tidak lagi ada panggilan yang menunjukkan posisi salah satu diantara mereka lebih tinggi dari yang lainnya.
Setelah itu, Lin Sang memutuskan untuk melanjutkan pelatih tertutup di kamarnya, tapi sebelum mulai melakukan latihan tertutup dia menunjukkan sebuah kamar yang mulai sekarang dapat ditinggali Lin Feng dan Yin Hua.
“Hua'er, sepertinya kita juga harus segera meningkatkan kekuatan,” ujar Lin Feng begitu berada di dalam kamar berduaan dengan Yin Hua.
“Feng’gege benar, kita memang harus segera meningkatkan kekuatan,” balas Yin Hua.
Lin Feng kemudian memunculkan gerbang menuju Alam Kehidupan, kemudia keduanya bersama-sama pergi berlatih di Alam Kehidupan.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.