Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Melihat Dengan Kesadaran Jiwa


__ADS_3

“Lin Guho, kamu bagikan semua inj pada orang-orang kita! Aku ingin kekuatan mereka mengalami peningkatan, begitu juga dengan kekuatanmu!” kata Lin Huang pada Lin Guho begitu mereka sampai di sebuah kediaman, yang selama ini merupakan tempat persembunyian mereka.


"Baik Tuan, aku dan mereka pasti bertambah kuat!” balas Lin Guho yang senang karena tuannya tak lagi memiliki perselisihan dengan keluarga Lin, yang artinya mereka tak perlu lagi terus berada di tempat persembunyian.


"Aku juga akan bertambah kuat!” Lin Huang segera melakukan kultivasi tertutup setelah kepergian Lin Guho.


Sementara itu di kediaman keluarga Lin, Lin Feng sedang mengumpulkan seluruh prajurit keluarga Lin, termasuk prajurit keluarga Lin yang selama ini tinggal di alam sembilan surga tingkat pertama sampai tingkat delapan.


Setidaknya terkumpul sepuluh juta prajurit dengan berbagai tingkatan kekuatan, dan saat ini mereka dikumpulkan berdasarkan tingkat kekuatan. Selain keluarga Lin, ada juga keluarga Long, keluarga Bing dan keluarga lain yang memiliki hubungan baik dengan keluarga Lin.


Jika di total terdapat lebih dari lima belas juta prajurit, dan mereka berkumpul setelah tahu bahaya yang tak lama lagi datang ke alam semesta. Mereka semua adalah prajurit yang tak takut mati demi melindungi keluarga dan alam semesta.


“Swush... Swush... Swus...” Sepuluh ribu prajurit Dewa muncul di langit, bersama para binatang kontrak dan bawahan Lin Feng. Lim wanita pengawal Lin Hua juga muncul, dan mengambil tempat di belakang Lin Hua.


“Ditambah kekuatan keluarga Suci Guo dan orang-orang Lin Huang, jumlah prajurit alam semesta akan setara dengan jumlah prajurit alam kegelapan,” ungkap Lin Jia yang berada di dekat Lin Feng.


Lin Jia keluar dari dunia jiwa milik Lin Feng karena dia ingin melihat pertarungan secara langsung, dan lagi dia merasa ada saatnya keberadaannya diperlukan untuk memberi bantuan secara langsung pada Lin Feng. Kekuatannya sendiri saat ini setara dengan Lin Feng, yang merupakan tingkat tertinggi di seluruh kehidupan.


“Gege, apa semua ini cukup untuk menghadapi mereka?” tanya Lin Hua.


Lin Feng menggelengkan kepalanya. “Jika hanya ini, jumlah kita tak sebanding dengan mereka, tapi setelah bergabungnya kekuatan keluarga Suci Guo dan Paman Huang, kita akan setara dengan mereka.”


Lin Hua mengangguk mengerti, dan dia kembali diam sambil melihat seluruh prajurit yang siap berperang melindungi keluarga dan alam semesta.


Saat semua sudah terkumpul, Lin Feng dan Lin Jia bersama melihat ke arah langit. “Ternyata kamu sedang mengawasi kami!” kata Lin Feng.


“Hahaha... ternyata kamu menyadari keberadaanku.” Suara menggema di langit, membuat bergetar siapapun yang mendengarnya, kecuali Lin Feng dan mereka yang kekuatannya telah melampaui tingkat Dewa Semesta.

__ADS_1


Aura kuat menyebar dari langit mencoba memberi tekanan pada orang-orang di alam semesta. Namun aura itu hilang begitu saja saat Lin Feng melawan dengan auranya.


“Ternyata kamu berhasil menerobos ranah yang hanya bisa dicapai oleh penguasa sejati alam semesta,” kata suara yang menggema di langit.


“Bukannya kamu juga telah mencapai ranah yang sama denganku? Jujur saja aku sangat menantikan pertarungan kita,” balas Lin Feng.


Semua orang diam mendengar pembicaraan mereka, mereka tahu dua orang yang sedang berbicara adalah dua sosok penguasa yang sebenarnya. Satu merupakan sosok penguasa alam kegelapan yang merupakan musuh mereka, dan satunya adalah penguasa semesta, sosok yang berdiri di sisi sama seperti mereka.


“Ya, aku juga berhasil mencapai ranah yang sama denganmu, tapi sayangnya aku tidak mendapatkan warisan yang seharusnya menjadi milikku!” katanya kesal.


“Oh, warisan apa itu yang sepertinya membuatmu sangat kesal karena tidak mendapatkannya?”


“Hukum kehidupan, bukannya seharusnya kamu mewarisi hukum itu? Sebaliknya, aku seharusnya mendapatkan warisan hukum kematian, tapi sayangnya aku tidak mendapatkannya. Namun itu tidak masalah karena aku masih memiliki kuatan lain untuk melawanmu!” kata suara yang tak terlihat siapa pemilik suara itu.


“Kekuatan lain untuk melawanku? Sepertinya kekuatan itu sangat luar biasa sampai kamu yakin dapat mengalahkanku!”


“Hahaha... sejak awal aku sudah memegang takdir kemenangan, dan tak ada harapan bagimu menang saat berhadapan denganku!” ujar suara di langit.


“Tak lama lagi kita akan bertemu, dan saat itu akan aku tunjukkan betapa mudahnya aku mengakhiri hidupmu!”


Bukannya gentar, Lin Feng justru tersenyum. “Kamu tenang saja, pertarungan kita tidak akan cepat berakhir dan aku tak akan mudah kamu kalahkan, dan mungkin kamu yang lebih dulu kalah sebelum berhasil mengalahkanku!” balas Lin Feng.


“Selama kamu dapat bertarung lama denganku, itu baik untukku yang sudah lama tidak merasakan pertarungan hebat. Namun untuk kekalahan, jelas kamulah yang akan kalah!” suara di langit tak terdengar sekeras sebelumnya, dan itu menandakan waktunya mengawasi alam semesta tak lama lagi akan habis.


Sosoknya masih jauh dari alam semesta dan tak sedikit kekuatan yang dia gunakan untuk mengirim kesadarannya melihat keadaan alam semesta. Namun baru juga datang, keberadaannya langsung diketahui penguasa sejati alam semesta.


“Kita lihat saja nanti!” kata Lin Feng, dan dia melambaikan tangannya mengirim aura yang terasa mengerikan kearah langit.

__ADS_1


“Boom...” Ledakan terjadi saat aura Lin Feng berbenturan dengan sesuatu yang berada di langit.


“Alam semesta ini bukan wilayah kekuasaanmu, jadi jangan harap kamu bisa bertindak seenaknya di alam ini, apalagi mencoba mengintip dan mencari tahu seberapa besar kekuatan yang kami miliki! Tunggu saja, begitu perang dimulai kamu pasti melihat seberapa besar kekuatan kami!” kata Lin Feng sambil mengarahkan pandangan ke arah langit.


Tak ada balasan dari suara di langit, tapi di tempat yang sangat jauh dari alam semesta, seorang pria menggertakkan giginya marah.


“Aku tidak bisa menganggap remeh kekuatannya, apalagi sepertinya dia telah mewarisi hukum kehidupan dari penguasa sebelumnya.”


“Namun selama aku menguasai hukum kekacauan, yang merupakan hukum ciptaanku sendiri. Aku pasti dapat mengalahkannya!”


Aura kuat meledak dari tubuhnya, membuat seluruh prajurit alam kegelapan bersemangat saat merasakan auranya, dan siapa dia? Dia adalah sosok penguasa alam kegelapan, musuh terkuat yang harus dikalahkan Lin Feng jika dia ingin menciptakan kedamaian di seluruh alam.


Lin Feng sendiri yang tak lagi mendengar suara di langit, dia tahu orang itu telah menarik kembali kesadaran jiwanya.


“Gege, suara siapa barusan? Apa itu suara milik penguasa alam kegelapan?” tanya Lin Hua penasaran, sedangkan yang lainnya turut penasaran dengan jawaban Lin Feng.


Lin Feng menganggukkan kepala. “Benar, suara barusan adalah suara penguasa alam kegelapan, dan dia menggunakan kesadaran jiwanya untuk melihat seberapa besar kekuatan yang kita miliki.”


“Namun aku yang mengetahui keberadaannya sejak awal, aku telah menutup tempat ini dengan array, dan aku pastikan dia tak melihat apapun yang ada di tempat ini!”


Lin Feng adalah penguasa sejati alam semesta, dan tentu dia dapat merasa jika ada kekuatan asing yang memasuki wilayah kekuasaannya sekalipun itu hanyalah kekuatan jiwa seseorang. Mengetahui ada keberadaan sosok asing, dia segera menciptakan array yang menutupi seluruh kawasan alam sembilan surga, membuat sosok asing tak dapat melihat apapun yang ada di alam sembilan surga.


Ditambah yang datang hanyalah kesadaran jiwa orang itu, jauh lebih mudah bagi Lin Feng mencegah orang itu melihat semua yang ada di alam sembilan surga. Lain cerita jika yang datang adalah sosok asli, dia pasti akan sedikit kesulitan menutupi apa yang harus dia tutupi.


“Kalian semua sudah melihat seberapa besar kekuatan musuh yang akan kita hadapi. Dapat mengirim kekuatan jiwa jauh ke tempat ini, jelas kekuatannya telah melampaui kekuatan kalian semua. Namun kalian tenang saja, yang akan kalian hadapi bukanlah dia, tetapi para prajurit yang datang bersamanya!”


“Untuk menghadapinya, itu sudah menjadi tugasku sebagai seorang penguasa, dan aku akan mengerahkan semua yang aku miliki untuk mengalahkan orang itu! Kalaupun harus mati, aku akan membawa dia mati bersamaku!” kata Lin Feng.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2