
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Lin Feng masih terlihat tenang meskipun dia sedang menyimpan amarah pada sosok Lin Huang yang telah mengkhianati keluarga Lin. Dia tidak pernah menyangka ada anggota keluarga Lin yang berkhianat saat keluarga Lin berada di puncak kekuatan.
Sebagai keluarga terkuat yang berada di puncak piramida kekuatan di Alam Sembilan Surga, seharusnya membuat bangga mereka yang menjadi bagian dari keluarga Lin, tapi nyatanya masih banyak yang justru memilih mengkhianati keluarga Lin.
Dengan suara pelan, Lin Feng berkata pada Lin Baoshi, “Apa orang sepertiku yang tidak tergabung dalam keluarga ataupun sekte dapat berpartisipasi dalam kompetisi lima tahunan Alam Sembilan Surga tingkat pertama?”
“Tuan Muda, semua orang bebas mengikuti kompetisi, asalkan usianya masih berada di bawah syarat yang telah di tentukan panitia,” jawab Lin Baoshi.
“Lalu, apa ada batasan berapa banyak perwakilan yang bisa dikirim sebuah keluarga ataupun sekte?” Kembali Lin Feng bertanya pada Lin Baoshi.
Mendengarnya, Lin Baoshi segera menggelengkan kepala. “Tidak ada batasan seperti yang Tuan Muda katakan. Seluruh keluarga ataupun sekte, mereka bebas mengirim berapapun peserta, asalkan peserta yang dikirim benar-benar berasal dari anggota mereka, tapi biasanya setiap keluarga besar hanya mengirim sepuluh orang anggota keluarga,” jawabnya.
Lin Feng menganggukkan kepala mengerti, dan dengan seluruh persyaratan yang diketahuinya dia memutuskan ikut dalam kompetisi. “Apa kamu bisa mendaftarkanku menjadi salah satu peserta kompetisi? Jujur saja aku ingin sedikit memberi pelajaran pada mereka yang berasal dari keluarga Suci Guo,” ujarnya.
Belum juga Lin Baoshi memberi balasan, tiba-tiba saja sekelompok orang yang berasal dari keluarga Suci Guo datang, dan melakukan tindakan tidak baik dengan langsung menyerobot antrean terdepan.
Banyak yang marah dengan perilaku orang-orang, yang berasal dari keluarga Suci Guo. Akan tetapi, tak satupun dari mereka yang berani menegur, dikarenakan orang-orang itu berasal dari salah satu keluarga terkuat di Alam Sembilan Surga. Menyinggung anggota keluarga Suci Guo tentu bukan hal baik untuk mereka.
“Aku tahu banyak dari kalian yang marah dengan perilaku kami, tapi ini semua adalah hukum alam dimana yang kuat senantiasa mengunjak orang-orang lemah seperti kalian!”
“Akan tetapi jika ada diantara kalian yang merasa kuat dan memiliki keberanian melawan kami, silahkan maju dan biarkan kami menunjukkan pada semua orang di tempat ini, seberapa besar kekuatan yang dimiliki anggota keluarga Suci Guo!”
Dia yang berbicara adalah tetua kesembilan keluarga Suci Guo, dan terang-terangan di hadapan banyak orang dia meremehkan kekuatan mereka yang sedang mengantre di depan gerbang Kota Bambu Ungu.
Mendengar apa yang dikatakan tetua kesembilan membuat semua orang di depan gerbang kota terdiam. Mereka semua tahu seberapa besar kekuatan keluarga Suci Guo. Orang-orang di depan gerbang kota yang hanya kultivator tingkat rendah, tentu mereka tidak memiliki keberanian melawan keluarga Suci Guo.
__ADS_1
Lin Feng yang melihat semu itu menunjukkan senyuman sinis di wajahnya, kemudian dengan menggunakan topeng berwarna hitam yang dibelinya dari sistem dan hanya menutup sebagian wajahnya, dia melangkahkan kakinya mendekati tetua kesembilan keluarga Suci Guo.
“Kalau kekuatan bisa membuatku masuk lebih dulu ke dalam kota, seharusnya aku lebih dulu masuk dibandingkan kalian!” kata Lin Feng tepat di hadapan tetua kesembilan.
Mendengar itu, tetua kesembilan tertawa terbahak-bahak, tapi tak lama tawanya berubah menjadi seringaian, dan dia mengarahkan sorot mata tajam penuh intimidasi pada Lin Feng yang berdiri kurang dari lima langkah di depannya.
Tanpa banyak bicara, tetua kesembilan melesat maju bagaikan kilatan cahaya, menyerang Lin Feng menggunakan tinju tangannya. Banyak yang meyakini nasib Lin Feng berakhir saat ini juga, terutama mereka yang berasal dari keluarga Suci Guo, dan tahu seberapa besar kekuatan yang dimiliki tetua kesembilan.
Namun, apa yang mereka yakini seketika runtuh saat dengan mata kepala mereka sendiri, mereka melihat bagaimana Lin Feng dengan mudahnya menangkap pukulan yang dilakukan tetua kesembilan. Jelas di mata mereka Lin Feng hanyalah kultivator tingkat Raja Dewa Langit tingkat 9, dan mana mungkin dia dapat menahan serangan tetua kesembilan yang kekuatannya telah mencapai tingkat Dewa Agung Bintang 1.
Lin Feng tersenyum melihat ekspresi keterkejutan yang ditunjukkan orang-orang di sekitarnya, termasuk dengan tetua kesembilan yang ikut terkejut karena serangannya berhasil di tahan oleh seseorang yang jauh lebih lemah darinya. Bukan hanya berhasil di tahan, tapi terlihat jelas di matanya, lawannya hanya menggunakan kekuatan fisik saat menahan serangannya.
Lin Feng melepaskan tinju tetua kesembilan yang berada di cengkraman tangannya, lalu dengan sedikit menggunakan kekuatan elemen angin dia mengarahkan pukulan ke arah tubuh tetua kesembilan.
Lin Feng mengayunkan tangannya, dan sebuah pukulan dengan kekuatan elemen angin melesat ke arah tubuh tetua kesembilan.
Kecepatan pukulan Lin Feng sangat cepat. Tetua kesembilan yang lambat menyadari serangan Lin Feng, dia hanya bisa menahan serangan itu dengan kekuatan fisiknya.
Semua orang tentu saja tercengang dengan apa yang baru mereka lihat. Salah satu tetua keluarga Suci Guo terdorong mundur dan terluka setelah terkena pukulan seseorang yang lebih lemah darinya. Kalau mereka semua tidak melihat secara langsung menggunakan mata kepala mereka sendiri, tentu mereka tidak bakal percaya dengan apa yang baru saja terjadi.
Segera saja kerumunan orang yang antreannya diserobot orang-orang keluarga Suci Guo merasa senang, dikarenakan ada seseorang yang berani memberi perlawanan pada keluarga Suci Guo, yang akhir-akhir ini sering membuat onar, dan senantiasa menganggap keluarga mereka adalah yang paling berkuasa di Alam Sembilan Surga.
Tetua kesembilan dan anggota keluarga Suci Guo yang melihat ekspresi orang-orang, yang seolah sedang mengejek keberadaan mereka, jelas saja mereka marah melihat semua itu, dan mereka ingin menumpahkan kemarahan mereka pada Lin Feng yang masih saja berdiri tenang di tempatnya.
Tetua kesembilan mengerahkan anggota keluarga Suci Guo yang datang bersamanya mengepung Lin Feng dari berbagai sisi. Alih-alih panik dengan kepungan mereka, Lin Feng justru tersenyum, dan sama sekali tidak terlihat adanya ketakutan dari ekspresi yang ditunjukkan wajahnya.
“Serang orang itu dan jangan memberinya pengampunan! Tunjukkan pada semua orang hal buruk seperti apa yang bakalan diterima oleh siapapun yang berani melawan keluarga Suci Guo,” kata tetua kesembilan memberi perintah, dan segera saja anggota keluarga Suci Guo yang datang bersamanya melakukan apa yang diperintahkannya.
Anggota keluarga Suci Guo yang jumlahnya belasan orang, bersama-sama mereka menyerang Lin Feng begitu mendengar perintah tetua kesembilan.
__ADS_1
Mengerahkan seluruh kekuatan yang mereka miliki, bersama-sama mereka melesat maju menyerang Lin Feng, yang berada di tengah-tengah kepungan mereka.
Lin Feng yang mendapatkan serangan dari berbagai arah hanya tersenyum. “Kalian masih terlalu lemah untuk menjadi lawanku! Butuh ribuan bahkan ratusan ribu tahun untuk kalian menjadi lawanku,” katanya pelan.
Dengan gerakan cepat dan penuh ketenangan, mudah bagi Lin Feng menghindari seluruh serangan yang ditujukan padanya. Bahkan di saat seluruh lawannya mulai kelelahan karena terus-terusan melakukan serangan dan tak membuahkan hasil, Lin Feng masih terlihat bugar, dan sewaktu-waktu dia bisa melakukan serangan balik.
“Apa kalian sudah kelelahan dan sudah tidak memiliki keinginan kembali menyerangku? Kalau memang kalian sudah lelah dan tak lagi memiliki keinginan menyerang, artinya sudah tiba giliranku melakukan serangan balik!” kata Lin Feng, dan kembali dia menggunakan kekuatan elemen angin untuk memperkuat srangannya saat menyerang lawan.
Kecepatan dan kekuatan Lin Feng meningkat saat dia menggunakan kekuatan elemen angin. Lawan yang sudah mengalami kelelahan dan dengan tingkat kultivasi mereka yang hanya berada di tingkat Dewa Surgawi, membuat mereka menjadi bulan-bulanan Lin Feng dan kekuatan elemen anginnya.
Tetua kesembilan mengepalkan erat tangannya, saat melihat apa yang terjadi pada mereka yang datang bersamanya.
Satu-persatu anggota keluarga Suci Guo tumbang terkena pukulan maupun tendangan yang dilakukan Lin Feng, hanya menyisakan dua orang yang segera melompat mundur, mencari perlindungan di belakang tubuh tetua kesembilan.
“Di... dia, sebenernya dia siapa? Masih begitu muda, dan hanya dengan kekuatan tingkat Raja Dewa Langit dia berhasil membuatku terluka bahkan dia juga berhasil membuat sebagian besar anggota yang datang bersamaku terluka.” Bingun, tetua kesembilan dibuat bingun oleh sosok yang menjadi lawannya.
Dia hanya tahu lawannya memiliki kekuatan elemen angin, dan jelas dia bukanlah bagian dari keluarga Lin yang memiliki hubungan sangat buruk dengan keluarga Suci Guo.
Lin Feng yang melibatkan ekspresi kebingungan tetua kesembilan, dia menunjukkan senyuman di wajahnya, lalu hanya dalah setengah tarikan napas, dia sudah berada tepat di hadapan tetua kesembilan, dan langsung saja dia kembali memukul dada pria itu.
“Bang...” Suara saat pukulan Lin Feng menghantam tubuh tetua kesembilan nyaring terdengar di telinga semua orang.
"Arghh...” Tetua kesembilan mengerang kesakitan karena pukulan Lin Feng tepat mengenai dadanya, dan pukulannya yang baru saja dilakukan jauh lebih kuat dari pukulan sebelumnya.
“Uhuk... Uhuk...” Tetua kesembilan batuk bersama denga darah segar yang mengalir keluar dari dalam mulutnya. Luka yang didapatkannya kali ini jauh lebih menyakitkan dari sebelumnya, tapi dengan tingkat kultivasinya, tidak sulit baginya memulihkan luka di tubuhnya. Hanya butuh beberapa kali tarikan napas untuk membuat keadaannya membaik.
Lin Feng yang melihat tetua kesembilan pulih dari lukanya hanya dalam beberapa tarikan napas, dia sama sekali tidak terkejut melihat semua itu. “Hari ini bukan hari kematianmu, tapi kalau sampai di masa depan kita kembali bertemu baik sengaja atau tidak sengaja, aku bisa memastikan hari itu adalah hari kematianmu!” kata tegas Lin Feng, dan tak lama sosoknya menghilang dari pandangan semua orang.
Bukan hanya sosok Lin Feng yang menghilang, Lin Hua dan yang lainnya juga menghilang bersamaan dengan menghilangnya sosok Lin Feng.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.