
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
“Feng'gege, sekarang kita mau kemana?” tanya Yin Hua.
Lin Feng memikirkan tempat apa yang ingin dia kunjungi. Dulu pelelangan adalah tempat yang sering dikunjungi pemilik tubuh sebelumnya, tapi dengan adanya sistem Lin Feng merasa tidak perlu mendatangi pelelangan.
Dia berpikir untuk keluar ibukota, dan menikmati keindahan alam di sekitaran ibukota. Akan tetapi, kalau dirinya dan Yin Hua pergi terlalu lama, tentu banyak orang yang akan mencari-cari dirinya dan Yin Hua.
“Bagaimana kalau kita pergi ke wilayah utara ibukota? Aku dengar dari penduduk ibukota taman bunga di tempat itu, seluruh tanaman bunganya sedang bermekaran,” kata Lin Feng lembut, sedangkan Yin Hua yang mendengar itu, tentunya tidak menolak pergi melihat keindahan bunga yang sedang bermekaran.
Kemudian, keduanya melangkah bersama menuju wilayah utara ibukota. Di sepanjang jalan yang dilalui, tetap saja banyak pemuda yang mencuri pandang ke arah Yin Hua, tapi Lin Feng dan Yin Hua acuh dan mengabaikan mereka.
Tak butuh waktu lama Lin Feng dan Yin Hua telah sampai di taman bunga yang dihiasi indahnya bunga-bunga, yang seluruhnya sedang bermekaran.
“Tempat ini terlalu ramai! Tidak ada tempat yang bisa dinikmati dengan tenang,” ujar Yin Hua melihat banyaknya pengunjung di taman bunga.
“Selain ramai, sepertinya ada tamu yang tidak di undang berhasil masuk lewat gerbang utara,” ungkap Lin Feng merasakan keberadaan orang-orang dengan elemen api, dan itu bukan berasal dari Yin Hua.
Yin Hua mengangguk karena dia juga merasakan hal yang sama, kemudia Lin Feng mengajaknya pergi ke satu arah yang mengarah ke gerbang utara ibukota, yang mana ukuran gerbang itu tidak sebesar gerbang utama ibukota.
Lin Feng dan Yin Hua begitu tenang melangkahkan kaki menuju gerbang utara ibukota Kekaisaran, “Orang-orang itu sepertinya masih tertahan di luar gerbang, tapi mereka sedang berusaha menerobos masuk secara paksa,” kata Lin Feng pada Yin Hua sambil terus melangkahkan kaki.
Mengaktifkan kekuatan mata Dewa, Lin Feng jelas melihat lima orang dengan jubah merah berlambang sekte Phoenix Api sedang berusaha memasuki ibukota Kekaisarannya. Akan tetapi dia tahu orang-orang itu hanya pengalihan karena di tempat lainnya di melihat sekelompok orang, yang sedang mencari celah untuk menerobos masuk ibukota begitu terjadi kekacauan di gerbang utara.
__ADS_1
Lin Feng dan Yin Hua muncul di gerbang utara dan langsung saja Lin Feng menyerang orang-orang dari sekte Phoenix Api menggunakan seni tarung Tapak Dewa Petir. Hanya dengan kekuatan di tingkat Saint Bintang 3 dan Bintang 4, kelima murid sekte Phoenix Api berubah menjadi kabut darah begitu terkena serangan Lin Feng.
“Feng'gege, bagaimana dengan mereka yang bersembunyi? Apa Feng'gege tidak ingin membunuh mereka?” tanya Yin Hua.
Lin Feng menggelengkan kepalanya. “Biarkan saja mereka tetap hidup dan menyebarkan berita kematian lima murid sekte Phoenix Api,” jawabnya.
Mendengar itu Yin Hua hanya menganggukkan kepala karena di tahu tujuan utama Lin Feng membiarkan mereka tetap hidup. Lin Feng ingin menggunakan mereka untuk menyebarluaskan tentang Kekaisaran Petir yang tidak takut dengan kekuatan besar sekte Phoenix Api.
“Sebaiknya sekarang kita kembali ke istana dan mendiskusikan dengan yang lainnya tentang temuan kita selama berkeliling,” kata Lin Feng setelah memastikan orang-orang yang bersembunyi telah pergi menjauhi ibukota Kekaisarannya.
Yin Hua tidak menolak, dia menuruti semua yang menjadi keinginan Lin Feng. Akan tetapi, sebelum pergi meninggalkan gerbang utara, keduanya menyempatkan diri menemui pemimpin prajurit penjaga gerbang utara.
“Yang Mulia Kaisar, Yang Mulia Permaisuri,” Pemimpin prajurit penjaga gerbang memberi hormat pada Lin Feng dan Yin Hua.
Keduanya menganggukkan kepala, kemudian Lin Feng menyuruh orang itu bangkit berdiri, dan barulah Lin Feng mengatakan padanya apa yang ingin dirinya katakan. “Jangan sungkan untuk mengusir atau memusnahkan siapapun yang membuat kekacauan di gerbang ini!” kata Lin Feng tegas.
Lin Feng dan Yin Hua pergi meninggalkan gerbang utara setelah mendengar janji Pemimpin prajurit penjaga gerbang. Berjalan santai, keduanya baru sampai di istana setelah satu jam berlalu, dan keduanya langsung pergi menuju ruang kerja Yan Guo untuk membahas temuan mereka saat berkeliling di ibukota Kekaisaran.
“Murid sekte Naga Langit sejak dulu memang sering membuat kekacauan di ibukota Kekaisaran ini, bahkan mereka sudah melakukannya sejak Ayahanda Yang Muli masih berkuasa sebagai Kaisar Kekaisaran Petir,” ujar Yan Guo setelah mendengar cerita Lin Feng.
“Hmm... ternyata sudah selama itu mereka membuat kekacauan di Kekaisaran ini, dan selama itu juga mereka senantiasa meremehkan kekuatan kita.” Setau Lin Feng sekte Naga Langit adalah sekte lurus, yang mengajarkan kebaikan pada seluruh muridnya, tapi ternyata banyak murid dari sekte itu menyimpang dari ajaran yang diberikan Sekte mereka.
“Apa Feng'gege ingin menutup mulut orang-orang sombong di sekte itu? Kalau Feng'gege ingin melakukannya, jangan lupa mengajakku karena aku juga ingin menutup mulut orang-orang sombong seperti mereka,” ujar Yin Hua.
“Belum saatnya kita melakukan itu. Dengan kekuatan kita berdua memang mudah menutup mulut mereka, tapi aku ingin menutup mulut mereka dengan kekuatan Kekaisaran Petir,” kata Lin Feng.
__ADS_1
“Satu bulan lagi, ya satu bulan lagi aku akan membungkam mulut mereka yang selama ini meremehkan Kekaisaran Petir, dengan kekuatan baru Kekaisaran Petir!” Lin Feng ingin membuktikan pada seluruh kekuatan di Alam Langit kalau Kekaisaran Petir bukanlah Kekaisaran lemah yang dapat mereka jadikan bahan hinaan.
Di tangannya, Kekaisaran Petir akan menjadi kekuatan terkuat di Alam Langit, dan senantiasa memusnahkan siapapun yang berani mencari masalah dengannya. Kekuatan besar Kekaisaran Langit maupun bangsa iblis dan monster, mereka semua akan tunduk di bawah kekuatan yang dimiliki Kekaisaran Petir.
Lin Feng bukannya ingin menjadi seorang yang arogan dan sombong, dia cuma ingin seluruh orang di Alam Langit tahu kalau Kekaisaran Petir bukan Kekaisaran lemah, dan untuk membuktikan semua itu dia ingin menaklukkan seluruh kekuatan yang memiliki kekuasaan di Alam Langit.
Dengan kekuatan sistem yang dimilikinya, Lin Feng yakin dapat mewujudkan apa yang dia inginkan, tapi secepatnya dia harus menambah jumlah poin sistemnya. Jumlah poin sistemnya saat ini memang sangat banyak, tapi menurut perkiraannya, seluruh poin sistem yang dirinya miliki akan habis tak bersisa sebelum pergi ke Alam Dewa, setelah digunakan untuk meningkatkan kekuatan Kekaisaran Petir.
‘Sebaiknya aku menunggu sistem menyelesaikan kenaikan level, sebelum aku memulai rencana peningkatan besar-besaran kekuatan Kekaisaran Petir. Dengan keberadaannya, aku yakin dia bisa memecahkan masalahku tentang keterbatasan poin sistem yang aku miliki,’ ujar Lin Feng membatin.
Lin Feng dan Yin Hua meninggalkan ruang kerja Yan Guo begitu urusan mereka di tempat itu selesai. Sekarang keduanya menyusuri lorong panjang istana Kekaisaran, berjalan menuju kediaman Kaisar yang menjadi tempat tinggal mereka.
“Feng'gege, apa aku boleh pergi ke Alam Kehidupan untuk mencoba menerobos ke tingkat Kaisar Dewa Bintang 9? Dengan kepadatan Qi elemen di tempat itu yang bahkan jauh lebih baik dibandingkan Qi elemen di Alam Dewa, dalam beberapa hari aku yakin dapat menerobos tingkat Kaisar Dewa Bintang 9,” ujar Yin Hua.
“Sebenarnya aku juga ingin pergi ke Alam Kehidupan untuk dapat segera menerobos tingkat Kaisar Dewa Bintang 4, dan mungkin aku bisa menerobos Bintang 5 jika berada di tempat itu selama satu bulan,” kata Lin Feng.
“Bagaimana kalau kita juga membawa Paman dan Bibi? Mungkin mereka bisa menerobos sampai tingkat Raja Dewa Bintang 5. Dengan kekuatan tingkat Raja Dewa Bintang 5, Paman dan Bibi setidaknya memiliki kekuatan setara dengan beberapa Kaisar, bahkan mereka sedikit lebih kuat dibandingkan Qian Zu, Kaisar Kekaisaran Cahaya,” kata Yin Hua memberi saran.
Lin Feng setuju dengan saran Yin Hua, tapi selain Yan Guo dan Yan Ning, dia juga akan membawa serta Xiong Hu dan yang lainnya pergi ke Alam Kehidupan.
Untuk urusan Kekaisaran dan keamanan Kekaisaran selama satu minggu ke depan, Lin Feng bisa mempercayakan itu pada para petinggi Kekaisaran dan para Jenderal yang rela mati untuk menjaga Kekaisaran Petir.
Dengan kekuatan di tingkat Saint dan di tingkat Dewa, Lin Feng yakin para petinggi Kekaisaran dan para Jenderal mampu melakukan tugas mereka. Begitu satu minggu berlalu, Lin Feng akan memberi banyak waktu pada mereka untuk meningkatkan kekuatan, dan mungkin saja diantara mereka ada yang dapat menerobos tingkat Raja Dewa.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.