Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Prajurit Penjaga Kediaman Keluarga Lin


__ADS_3

Jangan lupa like dan komanternya, terimakasih.


...----------------...


“Apa, bagaimana bisa seluruh tahanan di penjara melarikan diri? Bukannya di tempat itu ada Zo Gang dan dua orang kepercayaannya?” Kepala keluarga Zo, Zo Chun terkejut mendengar kabar dari penjara milik keluarga Zo.


Tak butuh waktu lama keadaan di penjara milik keluarga Zo diketahui oleh mereka yang berada di kediaman utama keluarga Zo. Sebelum menyampaikan kabar itu pada Zo Chun, beberapa orang dari kediaman utama terlebih dahulu memastikan kebenaran dari kabar itu.


Setelah memastikan kebenaran kabar itu dengan melihat langsung keadaan penjara milik keluarga Zo, mereka segera melaporkan semuanya pada Zo Chun.


“Tuan, Zo Gang dan kedua orang kepercayaannya ditemukan mati dalam keadaan mengenaskan, begitu juga dengan seluruh prajurit yang bertugas menjaga keamanan penjara,” kata Zo Tao orang yang paling dipercaya Zo Chun, dan dia adalah orang yang memastikan secara langsung keadaan penjara milik keluarga Zo.


“Zo Gang sudah berada di tingkat Dewa Langit Bintang 8, dan dua orang kepercayaannya hanya sedikit lebih lemah darinya. Hilangkan keluarga Lin dari daftar yang perlu kita curigai sebagai tersangka karena mereka tidak mungkin dapat melakukan itu!” ujar Zo Chun.


Keluarga Lin yang menurutnya lemah tidak dicurigai sebagai pelaku penyerangan penjara milik keluarga Zo. Zo Chun justru mencurigai keluarga lain di Kota Awan yang selama ini bersaing ketat dengan keluarga Zo.


“Zo Tao, awasi keluarga Li dan keluarga Qin, aku curiga salah satu dari mereka yang menyerang penjara!” Zo Chun memberi perintah pada Zo Tao.


“Baik Tuan, hamba sendiri yang akan mengawasi mereka, dan mencari tahu siapa yang sebenarnya telah menyerang penjara.” Sosok Zo Tao tiba-tiba menghilang dari tempatnya seolah dia tidak pernah berada di hadapan Zo Chun.


“Siapa sebenarnya yang menyerang penjara dan membebaskan seluruh tahanan? Keluarga Li, Keluarga Qin, kalau terbukti salah satu dari kalian yang melakukan itu, aku sendiri yang akan turun tangan untuk membereskan kalian!” Zo Chun mengerang marah mengingat beberapa rencananya gagal gara-gara bebasnya seluruh tahanan yang dia penjarakan di penjara keluarga Zo.


Sementara itu di kediaman baru keluarga Lin yang sepuluh kali lebih luas dari sebelumnya, Yin Hua, Xiong Hu, Huang Zo, Lin Wucin, dan keempat saudari Xiao tak henti mengagumi keindahan apa yang terlihat di hadapan mereka.


“Hua'er, kamu akan tinggal di kediaman utama bersamaku. Xiong Hu, Huang Zho dan Lin Wucin, kalian akan tinggal di kediaman sisi barat. Xiao Bing, Xiao Rong, Xiao Lan dan Xiao Xi, kalian akan tinggal di kediaman barat.”


“Untuk kediaman utara, kediaman itu akan ditempati Kakek Lin Dan, Kakek Lin Zan, dan Lin Sang. Sementara untuk anggota keluarga Lin, mereka akan menempati wilayah dalam, dan untuk orang-orang yang tak lama lagi menjadi bagian dari keluarga Lin mereka akan menempati wilayah luar.”


Lin Feng kemudian menyuruh Xiao Bing, Xiao Lan, Xiao Xi, dan Xiao Rong mempersilahkan masuk orang-orang yang berada di luar kediaman keluarga Lin. Sebelumnya, orang-orang itu dipindahkan Lin Feng dengan teknik teleportasinya.

__ADS_1


Orang-orang itu yang belum resmi menjadi bagian dari keluarga Lin, mereka akan menempati wilayah luar, dan jika ingin tinggal di wilayah dalam mereka harus berkontribusi pada perkembangan keluarga Lin.


“Walaupun menempati wilayah luar, setidaknya ada benteng kokoh yang melindungi keberadaan mereka.” Bangunan yang dibeli Lin Feng memang hanya bangunan sebuah desa, tapi soal pertahanan, pertahanan desa yang dibeli dari toko sistem tidak kalah dengan pertahanan yang dimiliki Kota Awan.


“Kalian bertiga untuk sementara waktu bertugas sebagai penjaga gerbang kediaman! Kalian bisa melakukan semua itu secara bergantian,” kata Lin Feng pada Xiong Hu dan dua orang lainnya, kemudian dia membawa Yin Hua melihat-lihat kediaman yang kedepannya akan menjadi tempat tinggal mereka selama di Alam Dewa.


Melihat luasnya kediaman miliknya, Lin Feng merasa kalau dirinya membutuhkan belasan pelayanan untuk membersihkan kediaman, serta beberapa pekerja taman untuk merapikan tanaman di kediamannya sekaligus menjaga kebersihan taman.


“Feng'gege, tempat ini terlalu sepi kalau hanya kita berdua yang menempatinya.” Yin Hua melihat luas kediamannya bahkan lebih luas dibandingkan luas kediaman milik ayahnya di kediaman keluarga Yin.


Mendengar itu senyuman aneh terlihat di wajah Lin Feng, kemudian secara tiba-tiba dia membawa Yin Hua menuju kamar utama di kediaman mereka. “Kalau berdua terlalu sepi, sebaiknya kita membuat yang ketiga.”


Lin Feng menarik Yin Hua ke dalam pelukannya, kemudian dia mendaratkan ciuman lembut di bibir wanita itu.


Tidak mendapat penolakan dan Yin Hua justru membalas ciumannya, ciuman yang dilakukannya semakin panas. Tidak hanya mencium, keduanya mulai saling *******, bahkan kedua lidah mereka saling bertautan di dalam rongga mulut.


Merasakan suasana semakin panas, keduanya tidak menyia-nyiakan waktu, dan pertempuran panas di atas tempat tidur segera terjadi antara keduanya. Suara desah*n dan rintihan penuh kenikmatan saling bersautan, membuat gairah keduanya semakin menggelora.


...----------------...


Di Kota Lentera Api, kota yang jauh lebih besar dibandingkan Kota Awan.


“Bagaimana, apa kalian sudah berhasil menemukannya?” tanya pria muda sambil memainkan dada besar milik wanita yang duduk dipangkuannya.


“Tuan, hamba sudah mengerahkan ribuan orang mencari keberadaannya ke seluruh wilayah di Alam Dewa, tapi satupun dari mereka belum ada yang berhasil menemukan keberadaannya,” jawab wanita muda yang cukuo risih melihat pemandangan di hadapannya.


Pria muda tidak terlihat terkejut mendengar jawaban seperti itu. Ini sudah kesekian kalinya dan dia selalu mendapatkan jawaban yang sama, bahkan jawaban seperti itu sudah dirinya dengar sejak satu tahun yang lalu.


“Kemungkinan dia pergi ke Alam Langit, tapi karena dia bukan penduduk Alam Langir, seharusnya tak lama lagi dia akan kembali ke Alam Dewa, atau dia sebenarnya sudah kembali ke Alam Dewa tapi kalian tidak becus menemukan keberadaannya?” kata pria muda sambil menjilati dada wanita yang hanya menutup kedua matanya, menikmati sentuhan pemuda yang miliknya sudah terbenam seluruhnya ke dalam miliknya.

__ADS_1


Pria muda dan wanita di pangkuannya sejak awal memang sedang melakukan hubungan selayaknya pasangan suami istri, bahkan wanita yang sedang berlutut melihat jelas bagaimana milik mereka menjadi satu.


Wanita itu cukup kesal melihat pemandangan di hadapannya karena biasanya dirinyalah yang berada di atas pangkuan pria muda itu. ‘Jalang sialan! Jangan harap setelah ini kamu bisa hidup dengan tenang.’ Wanita itu membatin.


“Cari keberadaannya di tempat yang terdapat portal penghubung antara Alam Langit dan Alam Dewa, dan tetap lakukan pengawasan ketat pada kediaman keluarga Yin!” Perintah tegas pria muda pada wanita di hadapannya yang pergi begitu saja setelah mendengar perintahnya.


“Yin Hua, aku pasti segera menemukanmu dan membuatmu takluk di bawah selangkanganku!” gumam pria muda sambil menikmati rapatnya milik wanita yang kesuciannya dia renggur satu hari yang lalu.


...----------------...


Pagi yang cerah menyambut Lin Feng dan Yin Hua yang baru saja keluar dari kediaman mereka. Setelah pertempuran yang cukup banyak memakan waktu, pagi ini keduanya terlihat begitu segar, bahkan Yin Hua sudah memeluk manja lengan tangan Lin Feng begitu berada di luar kediaman.


“Hua'er, pagi ini aku ingin memperlihatkan sesuatu padamu.” Lin Feng berteleportasi bersama Yin Hua ke atas benteng pertahanan kediaman keluarga Lin.


Di tempat itu Lin Feng ingin mengeluarkan seratus prajurit penjaga kota, dan seseorang yang merupakan pemimpin dari mereka.


“Sistem, tolong keluarkan seratus prajurit dan pemimpin mereka di tempat ini!” Tempat yang dimaksud Lin Feng adalah bagian atas benteng pertahanan kediaman keluarga Lin.


[Ding... mengeluarkan seratus prajurit dan pemimpin prajuritprajurit dari ruang penyimpanan sistem]


Hanya dalam satu kedipan mata seratus prajurit dan satu pemimpin prajurit muncul dan berbaris rapi di hadapan Lin Feng dan Yin Hua.


“Feng'gege, siapa mereka? Dari aura yang aku rasakan, mereka semua telah berada di tingkat Dewa Langit, dan lagi ada satu dari mereka yang lebih kuat dariku.” Yin Hua sejenak menatap sosok yang lebih kuat darinya.


“Mereka adalah prajurit yang akan melindungi kediaman keluarga Lin. Walaupun jumlah mereka tak seberapa, tapi dengan kekuatan yang dimiliki masing-masing dari mereka, aku yakin kediaman keluarga Lin aman di bawah perlindungan mereka.” Lin Feng menjelaskan keberadaan prajurit pelindung kediaman keluarga Lin pada Yin Hua.


“Selain itu, keberadaan mereka sedikit menambah kekuatan yang dimiliki keluarga Lin,” lanjut Lin Feng kemudian dia tersenyum.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2