
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Lin Feng melihat sekelilingnya setelah berteleportasi ke tempat terdekat dari wilayah tengah Alam Dewa. Jika sebelumnya dia mengira akan muncul di tempat sepi, perkiraannya kali ini salah.
Dia muncul di tempat yang cukup ramai. Setidaknya ada ribuan orang di sekitarnya, dan dari obrolan mereka dirinya tahu kalau orang-orang itu juga ingin pergi ke wilayah tengah untuk melakukan perburuan. Semua orang memiliki kelompoknya sendiri, dan setiap kelompok paling sedikit memiliki seratus anggota.
Kelompok Lin Feng adalah kelompok dengan anggota paling sedikit, tapi keberadaan Lin Feng dan Lin Hua yang lebih mencolok dibandingkan anggota lainnya, membuat kelompok lain terus mengarahkan perhatiannya pada mereka berdua.
Walau banyak orang yang terus mengarahkan perhatiannya pada dirinya dan juga Lin Hua, Lin Feng dengan acuh mengabaikan keberadaan orang-orang itu, dia lebih memilih memimpin kelompok melanjutkan perjalanan menuju wilayah tengah. Tidak seperti kelompok lain yang membutuhkan istirahat selama satu sampai dua hari sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah tengah, kelompok yang dipimpin Lin Feng langsung saja melanjutkan perjalanan karena mereka memang tidak membutuhkan istirahat.
Larangan terbang sudah berlaku sejak sampai di titik teleportasi terdekat dari wilayah tengah, oleh karena itu Lin Feng dan yang lainnya hanya bisa melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri lebatnya hutan. Dengan kecepatan mereka saat ini, setidaknya butuh dua hari untuk sampai di wilayah tengah.
Sekitar satu jam berjalan kaki dengan kecepatan sedang, Lin Feng dapat merasakan ada beberapa kelompok mengekor di belakangnya. Mengetahui keberadaan mereka, Lin Feng membawa anggota kelompoknya menyingkir dari jalur pergerakan mereka, membiarkan mereka semua melewati kelompoknya.
“Swusshh... Swusshh...” Ratusan orang melewati kelompok Lin Feng yang sudah menyingkir dari jalur mereka. Walau sudah menyingkir cukup jauh, aura kuat orang-orang itu masih dapat dirasakan oleh Lin Feng, Lin Hua, dan yang lainnya.
“Tiga kelompok yang baru lewat dipimpin oleh pemimpin yang kekuatannya sudah berada di tingkat Kaisar Dewa Langit, dan anggotanya teridiri dari para kultivator tingkat Raja Dewa Langit. Tempat itu sepertinya menjadi tempat berkumpulnya orang-orang kuat di Alam Dewa.” Penilai Lin Feng tentang wilayah tengah Alam Dewa.
“Feng’gege, apa kita akan terus berdiam di tempat ini sampai kelompok lainnya melewati tempat ini?” Lin Hua bertanya pada Lin Feng sambil mengarahkan pandangannya pada kelompok lain yang semakin mendekat.
Lin Feng menggelengkan pelan kepalanya, dia menunjukkan senyum kecil pada Lin Hua, kemudian dia menjawab pertanyaannya, “Kita tidak perlu menunggu mereka semua untuk melanjutkan perjalanan. Bagaimana kalau kita melewati rute lainnya?”
Tak ada yang keberatan semua anggota kelompok Lin Feng termasuk Lin Hua setuju untuk pergi melewati rute yang tak dilewati kelompok lainnya.
Jika kelompok lainnya memilih rute lurus ke depan, Lin Feng memimpin kelompoknya melalui rute yang sedikit berbelok arah tapi tujuan mereka tetap sama, yaitu wilayah tengah.
Kembali melanjutkan perjalanan dengan kecepatan tiga kali lebih cepat dari sebelumnya, kelompok Lin Feng melesat bagaikan cahaya di tengah rambutnya hutan yang dipenuhi pepohonan berukuran besar.
Semakin mendekati wilayah tengah, Lin Feng, Lin Hua dan yang lainnya, mereka dapat merasakan energi Qi negatif yang semakin tebal. Ketebalan energi Qi negatif menunjukkan jika wilayah tengah sangatlah tidak bersahabat dengan manusia.
Lin Feng mengaktifkan mata Dewa untuk melihat keadaan ratusan kilometer di depannya. Tidak melihat adanya sesuatu yang mencurigakan atau yang membahayakan, Lin Feng menonaktifkan mata Dewa nya, dan kembali fokus pada perjalannya.
__ADS_1
Setengah hari berlalu Lin Feng dan yang lainnya dapat merasakan kalau mereka semaki dekat dengan wilayah tengah. Kembali mengaktifkan mata Dewa nya, Lin Feng dapat melihat keberadaan puluhan monster berjarak puluhan kilometer di depannya.
“Tempat itu masih jauh dari wilayah tengah, tapi monster mulai bermunculan di tempat itu. Sepertinya penghuni wilayah tengah ingin memperluas wilayah kekuasaannya!” Lin Feng merasa sesuatu yang mengerikan akan terjadi di Alam Dewa jika monster dan binatang iblis di wilayah tengah tidak segera dibersihkan.
Lin Feng menceritakan apa yang dilihatnya pada anggota kelompoknya. Jumlah monster dan kekuatan yang mereka miliki, semua diceritakan tanpa ada yang ditutup-tutupi. “Jumlah mereka memang hanya puluhan ekor, tapi dengan kekuatan tingkat Raja Dewa Spiritual Langit, kalian semua tetap harus berhati-hati saat berhadapan dengan mereka!”
Seluruh anggota kelompoknya menganggukkan kepala mengerti.
“Feng’gege, bagaimana kalau hanya kami yang turun tangan melawan mereka?”
Mendengar pertanyaan Lin Hua, Lin Feng sejenak berpikir tapi tak lama dia menganggukkan kepala. “Baiklah, aku serahkan mereka semua pada kalian, dan aku hanya akan menjadi penonton jalannya pertempuran kalian.” Senyuman terlihat di wajah Lin Feng saat mengatakan itu pada semua orang.
Lin Hua dan yang lainnya tersenyum mendengar itu. “Keberadaan para monster yang cukup kuat sangat baik untuk dijadikan teman berlatih.” Lin Hua berkata pada semua orang.
Setelahnya kelompok Lin Feng menambah kecepatan untuk segera sampai di tempat keberadaan puluhan monster, yang kebetulan berada di jalur perjalanan mereka.
...----------------...
Meski memiliki ukuran tubuh yang tak kecil, pergerakan para monster sangatlah cepat dan luncah. Akan tetapi kecepatan dan kelincahan mereka belum bisa menyamai apa yang miliki anggota kelompok Lin Feng.
Dengan kecepatan yang lebih cepat dan pergerakan yang lebih lincah, Lin Hua dan yang lainnya berhasil menghindari semua serangan musuh. Berhasil menghindari serangan awal yang dilakukan para monster, sekarang giliran mereka yang menyerang.
Melesat bagaikan kilatan cahaya, mereka menyerang monster yang berada dalam jarak terdekat. Dengan berbagai jenis senjata yang mereka miliki, hanya dengan sekali serang, mereka berhasil membunuh monster yang menjadi target serangan.
Sementara itu, Lin Feng yang tidak ikut campur dalam pertempuran mereka, dia cukup menikmati jalannya pertempuran. “Seperti biasa Hua’er sangar brutal saat berhadapan dengan musuh.” Dia mengamati apa yang dilakukan Lin Hua. “Melihat cara bertarung mereka, pertempuran tidak akan berlangsung lama.” Baru juga Lin Feng selesai berkata, dia dapat melihat monster terakhir mati di tangan Lin Hua dengan tubuh terbelah menjadi dua bagian.
Melihat jalannya pertempuran telah berakhir, Lin Feng segera melesat menghampiri Lin Hua dan yang lainnya. “Secepatnya kita tinggalkan tempat ini karena ada beberapa kelompok yang bergerak menuju tempat ini! Mereka sepertinya mendengar suara pertempuran kalian, dan karena rasa penasaran mereka memutuskan mendatangi tempat ini.”
Menuruti keinginan Lin Feng, mereka segera saja pergi meninggalkan lokasi pertempuran, tapi sebelum pergi Lin Feng tak lupa menyimpan seluruh mayat monster ke dalam ruang penyimpanan sistem yang luasnya tak terbatas, dan apapun barang yang disimpan kedalamnya tidak akan pernah rusak ataupun membusuk.
Tak lama setelah kepergian kelompok Lin Feng, dua ratusan orang yang dipimpin dua kultivator tingkat Kaisar Dewa Langit sampai di tempat itu.
Mereka melihat adanya bekas pertempuran di tempat itu, bahkan aura monster masih jelas terasa di tempat itu bersama dengan aura lawan mereka.
__ADS_1
Dari aura monster yang tersisa, mereka tahu kalau monster yang bertarung berada di tingkat Raja Dewa Spiritual Langit. Namun, mereka sama sekali tidak bisa mengukur seberapa kuat kultivator yang melawan para monster.
“Saudaraku, sepertinya mereka lebih kuat dari kita.” Salah satu pemimpin kelompok berkat pada pria di sampingnya.
Pria yang dipanggilnya saudara hanya menganggukkan kepala. “Sebaiknya kita jangan menyinggung kelompok mereka, meskipun aku meyakini mereka bergerak dalam kelompok kecil yang tak lebih dari dua puluh orang.” Dia terlihat sangat yakin dengan perkataannya.
Sementara itu, Lin Feng yang memimpin kelompoknya, dia memutuskan beristirahat di sebuah gua saat melihat matahari tak lama lagi akan berhenti bersinar.
Berada di dalam gua, Lin Feng dan yang lainnya segera duduk bersila untuk memulihkan kekuatan yang terkuras selama perjalanan. Jumlah Qi elemen murni dan Qi negatif yang sama besarnya, sedikit mengganggu mereka dalam memulihkan kekuatan.
Lin Feng menjadi yang pertama berhasil memulihkan kekuatan. Memutuskan bangun dari posisi duduk bersila, Lin Feng tiba-tiba mengerutkan keningnya. “Sepertinya mereka ingin bermalam di tempat ini, tapi sayangnya kelompokku sudah lebih dulu menempatinya.”
Menggerakkan tangannya membuat beberapa segel tangan yang cukup rumit, Lin Feng menembakkan cahaya dari ujung jarinya begitu selesai membuat segel tangan. Dari cahaya yang ditembakkan jari Lin Feng, muncul array pelindung yang menutup mulut gua.
Dari kuatnya array yang diciptakan Lin Feng, setidaknya membutuhkan ratusan kultivator tingkat Kaisar Dewa Langit di atas Bintang 5 untuk dapat menghancurkan array itu.
“Kalau mereka cerdas, mereka tidak akan menyerang apa yang tidak bisa dihancurkan.” Lin Feng berkata dengan begitu tenang, lalu dia kembali mengambil posisi duduk bersila di samping Lin Hua.
Namun perkiraan Lin Feng meleset. Orang-orang diluar tidak secerdas seperti harapannya. Melihat array kuat yang menutup pintu masuk gua, mereka justru berpikir ada harta berharga di dalam gua, dan bersama-sama mereka mencoba menghancurkan array.
Suara ledakan terdengar berkali-kali saat ratusan kultivator tingkat Raja Dewa Langit dan dua kultivator tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 1 mencoba menghancurkan array ciptaan Lin Feng. Merasa terganggu dengan ulah mereka, Lin Feng membocorkan aura tirannya dan mengarahkannya pada orang-orang di luar gua.
“Swusshh... Boom...” Bersamaan semua orang di luar gua jatuh bersujud dengan wajah menyentuh tanah saat merasakan aura kekuatan yang tak pernah mereka bayangkan.
“Kalian terlalu berisik dan mengganggu istirahatku, cepat pergi dari tempat ini kalau kalian masih ingin hidup!” Lin Feng berkata dari dalam gua.
Mendengar suara di dalam gua bersamaan dengan melemahnya aura kekuatan yang mereka rasakan, orang-orang di luar gua segera pergi meninggalkan gua karena mereka tidak ingin menyinggung sosok yang tidak seharusnya mereka singgung.
Senyum terlihat di wajah Lin Feng merasakan orang-orang di luar gua pergi. “Dengan begini aku bisa istirahat dengan tenang.” Dia bergumam lirih kemudia memejamkan mata dalam posisi duduk bersila.
...----------------...
Bersambung.
__ADS_1