Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Tidak Menyalahgunakan Kekuatan


__ADS_3

Lin Feng tidak memaksa Lin Luyao mengatakan apa yang tidak ingin dia katakan dan membiarkan ia mengatakan setelah ingin mengatakannya. Untuk sekarang Lin Feng ingin memberi keputusan apa dia ingin membantu Lin Luyao atau sama sekali tidak ingin memberi bantuan padanya.


Namun setelah mengetahui identitas dan tujuan Lin Luyao serta apa yang dirinya dapatkan dengan membantunya, sulit baginya untuk tidak memberi bantuan pada wanita itu.


“Baiklah, aku bersedia membantu saudari tapi alangkah baiknya jika saudari merahasiakan identitasku dari prajurit pengawal,” kata Lin Feng.


Lin Feng masih belum ingin lebih banyak orang yang mengetahui identitasnya karena ia belum tahu siapa saja musuhnya dan siapa yang dapat dipercatainya. Merahasiakan identitas adalah salah satu cara menghindarkan dirinya bertemu musuh lebih awal.


Terlebih ia tidak ingin bertemu musuh kuat yang dapat membahayakan dirinya dan orang-orang di sekitarnya. Walaupun kekuatannya saat ini tidaklah lemah, tidak menutup kemungkinan akan datangnya musuh yang kuat, lebih kuat darinya.


“Saudara tenang saja, mulut ini tidak akan mengungkap identitas saudara, selama saudara menginginkan aku menjaga rahasia itu,” kata Lin Luyao bersungguh-sungguh dan dia tidak akan pernah mengingkari apa yang telah dikatakan.


Lin Feng percaya Lin Luyao mampu melakukannya dan setelah melakukan kesepakatan ia menghilangkan array pembatas, membuat prajurit yang mengawal Lin Luyao kembali dapat mendengar pembicaraan antara dirinya dan Lin Luyao, tapi saat ini tidak ada pembicaraan penting yang dapat mereka dengar.


Pembicaraan keduanya berakhir dan mereka mulai bersiap memasuki kawasan lembah siluman, keduanya pergi menghampiri pemimpin prajurit pengawal, yang diberi tugas pergi mengawal Lin Luyao mengambil tumbuhan rumput keabadian di lembah siluman.


Pemimpin prajurit pengawal menatap penampilan Lin Feng dari atas sampai bawah. Harus ia akui kalau pria yang datang bersama Lin Luyao adalah pria yang sangat tampan, tapi dia sama sekali tidak bisa melihat seberapa besar kekuatan yang dimiliki pria itu.


“Putri Lin Luyao, siapa sebenarnya Tuan Muda ini? Apa dia bagian dari anggota keluarga Lin yang berasal dari Alam ini?” tanya pemimpin prajurit pengawal penasaran dengan identitas Lin Feng.


“Dia bukan anggota keluarga Lin dari Alam ini tapi dia akan membantu kita melawan siluman yang menjaga tanaman rumput keabadian, oleh karena itu mulai sekarang kalian harus bekerjasama dengannya, dan aku harap tidak ada yang berebut dengannya saat kita nanti mendapatkan tanaman rumput langit! Aku sudah menjanjikan tanaman itu padanya dan siapapun yang mencoba berebut dengannya, aku tidak akan segan memberi hukuman paling berat padanya!”


Hukuman paling berat yang dimaksud Lin Luyao adalah hukuman mati.


Pemimpin prajurit menunjukkan ekspresi tidak senang mendengar keputusan Lin Luyao. “Putri Lin Luyao, bukannya tanaman rumput langit sangat berguna untuk peningkatan kekuatan? Kenapa Nona tidak menggunakan tanaman itu untuk diri sendiri, dan justru memberikan tanaman berharga itu pada orang asing?”

__ADS_1


Lin Luyao mengarahkan pandangannya pada pemimpin prajurit. “Itu adalah keputusanku dan tidak satupun dari kalian berhak menanyakan keputusanku!” katanya tegas.


“Sebaiknya kalian segera bersiap karena sebentar lagi kita pergi memasuki lembah siluman!” lanjutnya berkata.


“Baik, Putri” balas pemimpin prajurit meski dia masih belum sepenuhnya setuju keputusan Lin Luyao.


“Apa sekarang kita bisa pergi? Terlalu lama di tempat ini hanya membuat banyak orang pergi mendahului kita!” ujar Lin Feng.


“Kita pergi sekarang,” kata Lin Luyao yang kembali mengarahkan pandangan pada Lin Feng.


Lin Feng menggunakan mata Dewa, mencari jarak terdekat menuju wilayah terdalam lembah siluman tanpa harus bersinggungan dengan kelompok lain. “Apa kamu percaya kalau aku tahu jalan terbaik menuju bagian terdalam kawasan lembah siluman?” ujar Lin Feng.


Lin Luyao menganggukkan kepalanya. “Aku percaya dan tolong tunjukkan jalan itu pada kami kalau kamu mengetahuinya!” ungkapnya.


Wajah pemimpin prajurit pengawal terlihat jelek saat Lin Luyao begitu mempercayai pria yang belum dikebalinya, tapi untuk saat ini dia hanya bisa menuruti apa yang menjadi keputusan Lin Luyao.


“Ikuti aku dan kita akan sampai di wilayah terdalam lembah siluman jauh lebih cepat dari semua kelompok yang ingin pergi ke tempat itu!” kata Lin Feng dan dia mulai bergerak menuju wilayah terdalam lembah siluman melalui rute jalan terdekat.


Lin Luyao tanpa banyak berkata segera pergi menyusul Lin Feng, begitu juga dengan pemimpin prajurit pengawal serta belasan prajurit pengawal.


“Siluman yang menanti di depan sana jauh lebih kuat dibandingkan siluman yang ada di rute biasa, tapi rute yang kita lewati sepuluh kali lebih pendek dibandingkan rute biasa,” kata Lin Feng menjelaskan pada Lin Luyao situasi yang segera mereka hadapi.


“Sekuat apapun siluman yang datang, selama kekuatannya masih sebatas tingkat Dewa Agung aku masih memiliki keyakinan dapat mengalahkannya,” ungkap Lin Luyao.


“Saudari tenang saja, hanya siluman tingkat Dewa Agung yang akan menyambut kedatangan kita. Akan tetapi begitu sampai di wilayah terdalam, tidak menutup kemungkinan kita bisa bertemu siluman tingkat Dewa Semesta,” kata Lin Feng.

__ADS_1


Cukup sekali mendengar Lin Luyao merasa kalau kedua mata Lin Feng dapat melihat apa yang tak bisa dirinya lihat. Melihat menembus segalanya, Lin Luyao yakin kedua mata Lin Feng memiliki kemampuan itu.


“Saudara Lin Feng, apa kedua matamu memiliki keistimewaan? Misalnya kedua matamu bisa melihat menembus sesuatu yang tidak bisa ditembus penglihatan mata biasa?” tanya Lin Luyao dan dia memastikan pemimpin prajurit pengawal dan para prajurit pengawal tidak bisa mendengar pembicaraannya dengan Lin Feng.


“Kedua mataku memang memiliki kemampuan seperti yang saudari katakan, tapi saudari tenang saja aku tidak menyalahgunakan kekuatan mataku untuk melihat apa yang tak seharusnya aku lihat,” kata Lin Feng menjawab pertanyaan Lin Luyao.


Mendengarnya wajah Lin Luyao tiba-tiba memerah dan tiba-tiba saja dia menyilangkan kedua tangan di depan dadanya. “A... apa saudara melihatnya?” tanyanya tak berani mengarahkan pandangan pada Lin Feng.


Lin Feng terkekeh sambil menggelengkan kepala dan setelahnya berkata, “Saudari tenang saja, aku tidak pernah melihat apa yang ada di dalam pikiran saudari. Lagipula aku sudah memiliki istri dan tidak mungkin bagiku melihat bagian tubuh wanita lain, selain apa yang dimiliki oleh istriku.”


Lin Luyao lega mendengar semua itu, tapi dia sekarang merasa malu karena sudah berpikiran yang tidak-tidak tentang Lin Feng. “Saudara, maaf aku sudah memikirkan sesuatu yang salah!” katanya.


“Sangat wajar saudari memiliki pemikiran seperti itu karena apa yang aku miliki adalah impian para pria, dan belum tentu pria lain bisa sepertiku saat mereka memiliki kelebihan seperti yang aku miliki,” ungkap Lin Feng.


“Aku merasa wanita yang telah menjadi istri saudara adalah wanita yang sangat beruntung, tapi kenapa saat ini aku tidak melihat keberadaannya? Apa dia tidak ikut menemani perjalanan saudara?” tanya Lin Luyao.


“Sebenarnya dia selalu berada di dekatmu, tapi karena saat ini dia masih meningkatkan pondasi kekuatannya, aku tidak bisa membawanya melakukan perjalanan bersamaku.” Lin Feng menjawab pertanyaan Lin Luyao dan tiba-tiba saja sorot matanya begitu fokus melihat bagian depan.


“Mereka datang, dan kita sama sekali tidak bisa meremehkan kekuatan mereka!” ungkap Lin Feng dan tak lama muncul belasan siluman yang kekuatannya berada di tingkat Dewa Agung.


“Jangan lengah! Hadapi mereka dengan seluruh kekuatan yang saudari miliki!” kata Lin Feng lalu dia melesat maju bagaikan kilatan cahaya dan menyerang siluman yang datang menggunakan kekuatan elemen cahaya.


Lin Luyao tersenyum melihat kekuatan elemen cahaya yang dimiliki Lin Feng dan berkata, “Bibi benar, kekuatan saudara adalah jaminan masa depan cerah keluarga Lin.”


Melesat maju dan menggunakan kekuatan elemen petirnya, Lin Luyao membantu Lin Feng melawan belasan siluman yang memiliki ketahan fisik jauh lebih kuat dari manusia. Kekuatan fisik tidak cukup untuk mengalahkan para siluman, setidaknya harus menggunakan elemen yang kuat untuk mengalahkan mereka.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2