
Tujuh hari berlalu begitu cepat di Dunia Monster, poin pengalaman yang dimiliki Lin Feng saat ini telah cukup untuk membuatnya menerobos tingkat Raja Surgawi. Namun, Lin Feng tidak terburu-buru melakukan terobosan, dan dia terus saja menambah jumlah poin pengalaman miliknya dengan menyerap tanpa henti energi kehidupan dari inti kehidupan Dunia Monster.
Tujuh cahaya berwarna-warni keluar dari tubuh Lin Feng, dan berputar mengelilingi tubuhnya bersamaan dengan aura kuat yang terpancar keluar dari tiap cahaya.
Bertemu dalam satu titik yang sama, ketujuh cahaya tiba-tiba menyatu membentuk satu cahaya tujuh warna dengan aura kuat, tujuh kali lebih kuat dari sebelumnya.
Lin Hua dan kelima saudari Jiang tidak merasakan apa yang sedang terjadi karena aura itu tidak membahayakan mereka, dan lagi mereka sedang dalam konsentrasi mendalam menyerap energi kehidupan dari inti kehidupan Dunia Monster.
“Ketujuh elemen menyatu, membentuk elemen semesta, membuatku dapat menguasai segala jenis elemen di dunia ini. Bukan hanya memiliki elemen semesta, tapi penyatuan tujuh elemen juga meningkatkan kekuatan tubuhku. Tak lagi ada tubuh elemen, yang ada hanyalah tubuh semesta, tubuh terkuat yang pernah ada di Alam Semesta.” Ilmu pengetahuan tentang Alam Semesta yang tak terbatas terus mengalir ke pikiran Lin Feng, membuat dirinya mengetahui banyaknya rahasia Alam Semesta.
Tubuh Lin Feng saat ini sudah tidak lagi berada di tempatnya. Melayang di atas permukaan tanah, cahaya yang menyilaukan menyelimuti seluruh bagian tubuhnya, membuat siapapun tidak tahu apa yang terjadi pada dirinya.
Tiga siluet pria tua muncul di sekeliling tubuh Lin Feng, bersamaan dengan munculnya mereka, sosok mata emas dan mata hijau muncul, dan mengarahkan pandangan pada Lin Feng.
Mengetahui apa yang muncul di sekelilingnya, Lin Feng tetap tenang karena berkat pengetahuannya tentang Alam Semesta, dirinya mengetahui siapa dan apa sosok yang sekarang bermunculan di sekelilingnya.
Ketiga siluet pria tua adalah Dewa Agung di masa lalu. Mata emas sendiri merupakan perwujudan mata Dewa, sedangkan untuk mata hijau, merupakan perwujudan mata kehidupan, mata yang hanya dimiliki oleh penguasa hidup dan mati makhluk hidup.
“Untuk apa kalian menemuiku?” Lin Feng bertanya, dan pertanyaan itu ditujukannya pada ketiga Dewa Agung di masa lalu yang seharusnya sudah tenang di surga Alam Kematian.
Ketiga Dewa Agung hanya tersenyum mendengarnya, kemudian salah satu dari mereka berkata. “Kami datang untuk memberi sedikit hadiah pada pertemuan yang sudah sejak lama kami inginkan.”
“Hadiah yang kami berikan memang tidak seberapa, tapi kami harap hadiah dari kami dapat membantumu menyingkirkan mereka yang bertujuan menghancurkan kestabilan kehidupan di Alam Semesta.”
Aura kuat yang terpancar dari ketiga siluet sosok Dewa Agung dapat dirasakan oleh Lin Feng. Akan tetapi, bukannya menyakitinya, aura yang mereka keluarkan justru terserap ke dalam tubuhnya, dan sesuatu yang luar biasa terjadi pada poin pengalaman dan level sistem miliknya.
“Ini, apa yang sebenarnya terjadi padaku? Kenapa poin sistem milikku meningkat pesat, bahkan level sistem ikut meningkat? Apa sebenarnya hadiah yang mereka berikan padaku?” Lin Feng dilanda kebingungan.
Seakan mengerti kebingungan yang dirasakan Lin Feng, salah Dewa Agung berkata padanya. “Kami hanya memberi hadiah padamu sesuatu yang sangat berharga bagi kami, yaitu kekuatan sejati kami.”
“Di surga Alam Kematian kekuatan sejati kami sama sekali tidak berguna karena tempat itu tidak pernah terjadi perselisihan maupun pertempuran, dan kami berpikir kekuatan ini lebih berguna saat diberikan padamu yang kelak di masa depan akan menggantikan tugas kami serta melampaui pencapaian kami.”
Lin Feng tidak terlalu mengerti tentang apa yang dikatakannya, yang dia mengerti adalah dirinya mendapatkan warisan kekuatan sejati dari mereka, dan dirinya sama sekali tidak tahu pencapaiannya setelah menerima warisan kekuatan sejati mereka bertiga.
__ADS_1
Poin sistem yang dimiliki Lin Feng saat ini sudah ribuan kali lebih banyak dari sebelumnya, dan jumlah itu masih terus bertambah sampai akhirnya dia menyaksikan siluet tiga sosok Dewa Agung di sekelilingnya perlahan memudar.
“Kami telah memberikan apa yang harus kami berikan. Kini sudah saatnya kita berpisah, dan semoga apa yang kami berikan dapat membantumu melindungi sekaligus menjaga kehidupan di Alam Semesta.
Setelah mengatakan itu, ketiga siluet sosok Dewa Agung benar-benar menghilang, dan hanya menyisakan dua sosok mata yang masih saja memandangi Lin Feng.
“Mau sampai kapan kalian terus mengarahkan pandangan padaku? Aku tahu siapa kalian, dan kalian tentu tahu siapa aku karena selama ini kalian senantiasa berada di tubuhku. Katakan, apa sebenarnya tujuan kalian yang tiba-tiba saja keluar dari tubuhku?” Lin Feng bertanya pada mata emas dan mata hijau.
“Kami hanya ingin melihat seperti apa pemilik baru dari kekuatan kami.” Mata emas lebih dulu memberi jawaban.
“Kamu dan dia memiliki banyak persamaan, tapi aku merasa kamu jauh lebih layak darinya yang di masa lalu menjadi pemilik kekuatan kami.” Giliran mata hijau memberi jawaban.
Kedua mata kemudian berubah menjadi bulir-bulir cahaya, kemudian kembali menyatu dengan kedua mata Lin Feng. Mata kanan merupakan mata emas, sedangkan mata kirinya merupakan mata hijau. Namun dengan kekuatannya saat ini, kekuatan mata hijau masih belum bisa digunakan.
Begitu kedua mata kembali menyatu dengan tubuhnya, perlahan kekuatan Lin Feng meningkat. “Semoga saja tubuh ini masih bertahan dan tidak meledak saat peningkatan besar yang segera terjadi pada kekuatanku!”
Kekuatan Lin Feng mulai menerobos ke tingkat yang lebih tinggi, seiring dengan terus terdengarnya suara ledakan dari dantian miliknya. Dari tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 1, kini kekuatannya terus meningkat, dan sudah berada di tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 4. Namun, belum ada tanda jika peningkatan kekuatannya berakhir sampai di titik ini.
Lautan Dantian Lin Feng terus meluas, dan belum terlihat tanda-tanda dantiannya berhenti bertambah luas. Seiring dengan peningkatan kekuatannya, dantiannya semakin meluas, dan tinggal selangkah lagi baginya dapat menerobos tingkat Kaisar Dewa Surgawi.
Poin pengalamannya lebih dari cukup untuk membuatnya menerobos tingkat Kaisar Dewa Surgawi Bintang satu, bahkan poin pengalaman miliknya masih lebih dari cukup untuk membuatnya menerobos tingkat yang jauh lebih tinggi. “Peningkatan kekuatanku sangatlah mengerikan, beruntung aku tepat waktu memiliki tubuh semesta, sehingga membuatku tidak perlu ragu melakukan terobosan karena dengan tubuh semesta, aku tidak perlu lagi menyempurnakan pondasi kekuatanku setelah berhasil mendapatkan terobosan kekuatan.”
“BOOM...” Sura ledakan kembali terdengar dari dalam dantian Lin Feng, dan bukan hanya sekali melainkan suara ledakan kembali di susul dengan suara ledakan selanjutnya.
Lin Feng akhirnya berhasil menerobos tingkat Kaisar Dewa Surgawi Bintang 1, dan terobosan kekuatannya baru benar-benar terhenti setelah mencapai tingkat Kaisar Dewa Surgawi Bintang 7.
Sementara itu, untuk mereka yang memiliki hubungan khusus dengan Lin Feng, mereka telah berhasil meningkatkan kekuatan sampai tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 5, dan tingkat Raja Dewa Spiritual Surgawi Bintang 5.
Khusus untuk Lin Hua, dikarenakan dia memiliki energi murni Lin Feng yang telah tercampur di dalam tubuhnya, dia berhasil membangkitkan tubuh Phoenix Agung, dan kekuatannya berhasil meningkat sampai tingkat Kaisar Dewa Bintang 1.
Bukan hanya mereka yang memiliki hubungan khusus dengan Lin Feng mendapatkan peningkatan kekuatan besar-besaran. Anggota keluarga Lin dan anggota keluarga Luo juga mengalami hal yang sama.
Di satu waktu yang bersamaan, kekuatan mereka semua mengalami terobosan besar. Sekarang semua orang kecuali mereka yang baru mulai berkuktivasi, kekuatan mereka telah berada di tingkat Kaisar Dewa Langit.
__ADS_1
Lin Dan, Lin Zan, serta Lin Sang, kekuatan mereka telah mencapai tingkat Dewa Surgawi Bintang 8, dan ada sepuluh ribuan anggota keluarga Lin yang telah berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi Bintang 3 sampai Bintang 5. Sedangkan untuk prajurit yang baru bergabung dengan keluarga Lin, mereka semua telah berhasil meningkatkan kekuatan sampai tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 5 sampai Bintang 7, dan seluruh prajurit telah bersumpah setia pada keluarga Lin termasuk mereka yang sebelumnya ogah-ogahan melakukan sumpah setia.
Tubuh Lin Feng kembali ke posisi awal, dan kembali dia membuka kedua matanya yang memiliki warna berbeda.
Namun, setelah beberapa kali mengedipkan mata, kedua mata Lin Feng kembali memiliki warna yang sama, yaitu warna hitam gelap.
Setelah semua yang terjadi, Lin Feng tersenyum puas dengan pencapaiannya, tapi saat mengarahkan pandangan ke depan, dia masih melihat banyaknya energi kehidupan dari inti kehidupan Dunia Monster.
[Tuan, apa aku boleh menyerap seluruh inti kehidupan Dunia Monster untuk membentuk tubuh yang bisa aku gunakan? Dengan aku memiliki tubuh, keberadaanku ke depannya bisa jauh lebih berguna untuk Tuan]
Suara lembut sistem untuk pertama kalinya terdengar di telinga Lin Feng, dan sekarang dirinya tak lagi mendengar suara “Ding...” yang biasanya muncul sebelum sistem membuka pembicaraan dengannya.
Merasa penasaran dengan bentuk tubuh sistem dan lagi energi kehidupan dari inti kehidupan Dunia Monster tak lagi begitu bermanfaat untuknya, Lin Feng pada akhirnya menyetujui keinginan sistem.
Mendapatkan izin dari Lin Feng, tiba-tiba saja inti kehidupan Dunia Monster lenyap hanya dalam satu kedipan mata, dan digantikan sosok anak perempuan berusia sembilan atau sepuluh tahun yang kecantikannya sungguh tidak masuk akal.
Tak perlu bertanya Lin Feng tahu kalau anak kecil itu adalah wujud sistem, terbukti dengan anak itu yang langsung berlari ke arahnya dengan bibir membentuk senyuman bahagia. “Memanggilmu sistem akan terdengar aneh. Baiklah, mulai sekarang aku memanggilmu Lin Jia, dan statusmu adalah adikku.” Sistem atau sekarang bernama Lin Jia menganggukkan kepalanya.
Belum juga bercengkrama lebih lama dengan Lin Jia, tiba-tiba saja Lin Feng merasakan gua yang ditempatinya perlahan mulai runtuh, dan sewaktu-waktu bisa menimpa dirinya serta yang lain kalau tidak cepat-cepat pergi menyelamatkan diri.
Mengeluarkan kunci untuk kembali ke Alam Kehidupan, Lin Feng segera mengalirkan banyak Qi ke cincin itu, dan tak lama muncul gerbang di hadapannya.
Lin Hua dan kelima saudari Jiang yang masih dalam konsentrasi mendalam, mereka dipindahkan Lin Feng menuju Alam Kehidupan dengan menjentikkan jarinya.
Tak lagi melihat ada yang tersisa, Lin Feng langsung saja memasuki gerbang pergi ke Alam Kehidupan.
“Dunia Monster memang tempat yang aneh. Hanya untuk kembali ke Alam Kehidupan, aku harus menggunakan kunci ini, bahkan itu juga berlaku saat aku melakukan pemanggilan prajurit Dewa.” Lin Feng bergumam lirih setelah kembali ke Alam Kehidupan dan menghilangnya gerbang menuju Dunia Monster.
Sementara itu di Dunia Monster yang tak lagi memiliki inti kehidupan, tempat itu perlahan hancur, dan setelah terjadinya ledakan besar tempat itu tak lagi terlihat keberadaannya.
...----------------...
Bersambung.
__ADS_1