
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Di istana tempat tinggal prajurit pelindung Alam Dewa.
Huo Bin, kelima Jenderal Kekaisaran Api, kelima saudari Jiang, serta Lin Sang, mereka bahu membahu membantu prajurit keluarga Lin menghabisi sisa-sisa sosok gelap yang jumlahnya masih cukup banyak.
“Mereka sama sekali tidak memiliki kesempatan melakukan serangan balik. Dengan begini sudah dipastikan kemenangan sudah berada di tangan kita.” Huo Bin berkata dengan senangnya.
“Kemenangan memang sudah ada di tangan kita, tapi jangan lengah dan membiarkan sisa musuh melakukan serangan balik!” Tegas Lin Sang dengan kata-katanya.
Huo Bin yang mendengar itu cepat menganggukkan kepalanya, dan kembali berfokus pada jalannya pertempuran.
“Swusshh...” Tiba-tiba saja mereka semua yang sedang bertempur di istana tempat tinggal prajurit pelindung Alam Dewa, mereka semua merasakan pancaran aura kuat dari sisi lain ruang hampa. Mengarahkan pandangan ke sumber aura yang mereka rasakan, mereka semua dapat melihat pertempuran besar lainnya sedang terjadi di tempat itu.
“Kita tidak mungkin bertahan di tempat itu.” Huo Bin bergumam lirih, sambil melihat jalannya pertempuran prajurit Dewa dengan kekuatan utama yang dimiliki musuh.
Pertempuran di tempat itu sangat mengetikkan, dan mereka yang masih berada di bawah tingkat Raja Dewa Surgawi tentunya tidak bisa bertahan di tempat itu.
“Kau sangat kuat.” Pemimpin pasukan Alam Kegelapan mengakui kekuatan Lin Feng yang begitu mudah menahan seluruh serangannya.
“Aku memang kuat.” Sambil tersenyum Lin Feng membalas perkataan lawannya sambil terus menahan serangan yang tertuju padanya.
“Kau memang kuat, lebih kuat dariku, tapi aku tidak begitu saja mudah dikalahkan olehmu!” Pemimpin sosok gelap terus menyerang Lin Feng, dan kali ini dia meningkatkan daya hancur serangannya.
“Aku dapat merasakan perbedaan kekuatanmu dari sebelumnya, tapi semua itu masih belum cukup untuk mengalahkanku!” Senyuman terlihat di bibir Lin Feng saat secara tiba-tiba dia meningkatkan kecepatannya, memberi pukulan telak ke dada lawannya, setelah sebelumnya menahan serangan yang tertuju pada wajahnya.
Sosok yang menjadi lawan Lin Feng terdorong mundur beberapa langkah setelah terkena pukulan yang menyasar tepat ke dadanya. Meski hanya pukulan biasa, dia dapat merasakan beberapa tulangnya patah, dan itu cukup membuatnya merasakan rasa sakit.
“Sangat lemah.” Lin Feng meremehkan kekuatan lawannya, yang memang jauh lebih lemah darinya. Memberikan tatapan sinis, Lin Feng menganggap lawannya bukanlah lawan yang cukup layak untuk dihadapi dengan seluruh kekuatannya.
“Jangan bangga karena kamu lebih kuat dariku! Di Alam Kegelapan, masih banyak Sosok yang jauh lebih kuat dariku.”
Mendengar itu Lin Feng hanya menunjukkan senyuman sinis di wajahnya. “Kalau di Alam Kegelapan banyak yang lebih kuat darimu, kenapa juga mereka mengirim sampah sepertimu ke tempat ini?”
__ADS_1
“Aku di kirim ke tempat ini karena kalian semua terlalu lemah untuk berhadapan dengan kekuatan utama Alam Kegelapan!”
“Apa benar aku terlalu lemah untuk berhadapan dengan kekuatan utama Alam Kegelapan? Kalau memang aku terlalu lemah, seberapa besar kekuatan utama Alam Kegelapan?” Lin Feng bertanya padanya.
Pertanyaan Lin Feng adalah pertanyaan jebakan. Menjawab pertanyaan Lin Feng sama saja dengan membocorkan kekuatan utama yang dimiliki Alam Kegelapan.
“Setidaknya ada ratusan juta Raja Dewa Surgawi, puluhan juta Kaisar Dewa Surgawi, dan banyak lagi yang jauh lebih kuat dari mere...”
Menyadari telah melakukan kesalahan, pemimpin pasukan Alam Kegelapan yang memimpin serangan ke Alam Dewa dan Alam Langit segera menutup mulutnya.
Senyum mengembang di wajah Lin Feng saat dia melihat lawannya sadar telah melakukan kesalahan. “Sebenarnya aku sudah tau seberapa kuat Alam Kegelapan hanya dengan melihat kenangan yang terekam di wajahmu!”
“Intinya, tanpa kamu menjawab pertanyaanku, aku telah mengetahui sebagian besar informasi penting tentang Alam Kegelapan, termasuk kekuatan penguasa Alam Kegelapan yang telah mencapai tingkatan Dewa Agung, dan tak lama lagi dapat menerobos tingkat Dewa Semesta.”
Sosok yang menjadi lawan Lin Feng melebarkan kedua matanya, setelah mendengar Lin Feng dengan tepat mengatakan kekuatan penguasa Alam Kegelapan, dan apa yang saat ini sedang di usahakan oleh penguasa Alam Kegelapan.
“Kau bukan orang yang berasal dari Alam Kegelapan, tapi bagaimana kau bisa mengetahui semua itu?” Dia bertanya pada Lin Feng, tapi tanpa disadari olehnya, pertanyaannya justru membenarkan semua yang baru dikatakan Lin Feng.
“Bagaimana aku mengetahui semua itu? Aku merasa kamu tidak pantas mendapat jawabannya.” Tak lagi melanjutkan perkataannya, Lin Feng langsung melesat maju menyerang lawan yang sama sekali tidak bergerak dari tempatnya.
Derak petir berwarna hitam keemasan yang sangat mengerikan, tiba-tiba muncul di sekeliling tubuh Lin Feng, dan hanya dalam satu kedipanata seluruh petir telah berkumpul di kepalan tangannya.
“Aku tidak tahu apa ini cukup untuk membunuhmu.” Cepat tak bisa tertahan. Pukulan Lin Feng tepat mengarah kembali ke dada lawannya.
“Swusshh... BOOOMM...” Pukulan Lin Feng telak menghantam dada lawannya, membuat sosok itu terpental mundur sangat jauh dengan lubang menganga di dadanya, dan darah segar berwarna hitam yang terus mengalir keluar dari lukanya.
Serangan Lin Feng menghancurkan sebagian organ dalam lawannya, tapi terlihat jelas lawannya masih hidup meski telah kehilangan sebagian besar organ dalam tubuhnya. “Tidak ada jalan lain, untuk mengalahkan makhluk sepertimu, sepertinya aku harus menghancurkan seluruh anggota tubuhmu sampai tak bersisa.” Lin Feng melesat maju dan kembali melakukan serangan.
Sementara itu pertempuran antara Lin Hua dan kelima sosok gelap pelindung pemimpin pasukan Alam Kegelapan, jalannya pertempuran sangat didominasi oleh Lin Hua, dan dari lima lawannya kini hanya tersisa tiga dalam keadaan terluka cukup parah.
“Kalian memang kuat jika bertemu lawan yang lemah, tapi sayangnya kalian bertemu denganku. Daripada kalian mati penasaran, aku tidak keberatan menunjukkan kekuatan sejatiku pada kalian.”
Mereka yang semula tidak dapat merasakan seberapa besar kekuatan Lin Hua, sekarang jelas mereka dapat mengetahui seberapa besar kekuatan yang dimiliki Lin Hua.
“Ti... Tingkat Kaisar Dewa Surgawi Bintang 1! Ba... bagaimana mungkin ada seorang Kaisar Dewa Surgawi di tempat ini?” Tentu saja mereka terkejut setelah mengetahui kekuatan Lin Hua.
__ADS_1
“Sebaiknya kalian bersiap karena aku segera datang.” Tak membiarkan lawan bertahan lebih lama di medan pertempuran, Lin Hua langsung saja melesat maju menyerang lawannya.
“Sring...” Dua sosok gelap berhasil menghindari serangan tepat waktu, tapi salah satu dari mereka terlambat menghindar, dan dia harus kehilangan salah satu lengannya.
Tak berhenti dengan satu serangan, Lin Hua kembali melakukan serangan selanjutnya. Cepat, lincah, kuat, dan selalu tepat sasaran. Serangan yang dilakukan Lin Hua benar-benar membuat lawannya sulit untuk menghindar. Jika serangan pembuka membuat salah satu lawannya kehilangan lengan, serangan selanjutnya berhasil membuat ketiga lawannya harus kehilangan banyak anggota tubuh mereka.
Tak lagi memiliki tangan untuk menyerang dan kaki untuk bergerak, ketiga lawan Lin Hua hanya bisa pasrah menanti kematian. Namun, Lin Hua tidak kunjung memberi kematian seperti yang mereka inginkan. Daripada memberi kematian cepat pada mereka, Lin Hua lebih tertarik melihat jalannya pertempuran Lin Feng yang tak lama lagi berakhir.
Selain mengalami luka parah di bagian dada, sosok yang menjadi lawan Lin Feng juga mengalami luka parah di bagian kepala, dimana sebagian kepala orang itu menghilang, tapi tetap saja dia masih bertahan hidup.
"Ketahanan tubuhnya sangat luar biasa, kalau itu manusia biasa dan sudah mendapatkan luka seperti dirinya, bisa dipastikan orang itu telah mati.” Lin Hua menilai ketahanan tubuh tidak masuk akal yang dimiliki oleh sosok, yang menjadi lawan Lin Feng.
Sementara itu, Lin Feng yang terus menyerang lawannya, dia dapat merasakan hawa kehidupan lawannya semakin memudar, dan tak lama lagi sosok itu akan menemui kematiannya.
“Aku akui ketahanan tubuhmu sangat luar biasa, tapi tetap saja takdir kematianmu berada di tanganku!” Mengumpulkan kekuatan petir di telapak tangannya, Lin Feng melakukan serangan terakhir.
“Seni tarung Tapak Dewa Petir...” Meneriakkan serangannya, Lin Feng ingin melenyapkan lawannya dengan sekali serang.
“Swusshh... Boom...” Meskipun tidak menggunakan kekuatan penuh, serangan Lin Feng menghasilkan ledakan besar, dan membuat lawannya berubah menjadi kabut darah.
“Melawanmu memang bukan sebuah tantangan untukku, tapi dengan melawanmu setidaknya aku mendapatkan banyak informasi tentang kekuatan Alam Kegelapan.”
Dari pertempurannya Lin Feng tahu seberapa besar kekuatan Alam Kegelapan serta kekuatan penguasa Alam Kegelapan, dan dirinya sadar kekuatannya saat ini tak sebanding dengan kekuatan penguasa Alam Kegelapan.
“Aku masih terlalu lemah untuk berhadapan dengan orang itu.” Lirih Lin Feng bergumam.
Meninggalkan tempat pertempuran yang baru di menangkan olehnya, Lin Feng melihat pertempuran yang masih terjadi di tempat lainnya, termasuk pertempuran Lin Hua yang sudah jelas diketahui siapa pemenangnya.
Melihat jalannya pertempuran, Lin Feng dapat tersenyum lega karena ketakutannya tidak menjadi kenyataan. Pertempuran dapat dimenangkan olehnya, dan seluruh sosok dari Alam Kegelapan berhasil dimusnahkan beserta pemimpinnya.
“Tak lama lagi aku bisa pergi ke Alam Sembilan Surga, tapi sebelum pergi aku ingin memastikan keselamatan mereka yang mungkin tak lama lagi naik ke Alam Dewa.” Lin Feng yakin tak lama lagi banyak orangnya di Alam Langit yang naik ke Alam Dewa, dan dirinya ingin memastikan keselamatan mereka.
...----------------...
Bersambung.
__ADS_1