
Di tempat lain, Bing Huifei yang tidak menemukan keberadaan Lin Feng dan yang lainnya di Alam Sembilan Surga tingkat ke-lima, ia memutuskan pergi ke alam yang lebih tinggi dengan membawa seluruh bawahannya. Bing Huifei memiliki keyakinan Lin Feng dan yang lainnya sudah berada di alam yang lebih tinggi, dan ia berharap dapat menemukan mereka sebelum sampai di Alam Sembilan Surga tingkat kesembilan.
Hanya dalam beberapa saat Bing Huifei dan seluruh bawahannya telah sampai di Alam Sembilan Surga tingkat ke-lima, dan bergegas mereka mencari keberadaan Lin Feng dan yang lainnya.
Dengan jumlah yang tak sedikit mereka menyebar ke seluruh penjuru Alam Sembilan Surga tingkat ke-lima, dan mereka punya waktu dua hari untuk memastikan ada tidaknya yang mereka cari di Alam Sembilan Surga tingkat ke-lima.
“Cari mereka sampai ketemu, dan bunuh siapapun yang menghalangi kalian membawa Lin Feng ke hadapanku!” Perintah tegas Bing Huifei pada seluruh bawahannya.
Bing Huifei hanya menginginkan Lin Feng dan ia sama sekali tidak peduli dengan yang lain. Selama ia berhasil mendapatkan Lin Feng, artinya ia telah mencapai apa yang menjadi tujuannya. Meskipun nantinya Lin Feng tidak mau menuruti keinginannya, ia punya banyak cara untuk membuat Lin Feng senantiasa menuruti apa yang menjadi keinginannya.
Jika seluruh cara yang ia miliki gagal membuat Lin Feng menuruti seluruh keinginannya, tidak ada jalan lain baginya selain menjadikan Lin Feng sebagai mayat hidup, dan sebagai mayat hidup ciptaannya jelas Lin Feng akan senantiasa menuruti apa yang menjadi keinginannya.
“Dia pemuda yang sangat berbakat, bahkan kekuatannya di usia yang masih sangat muda sudah jauh melampaui kekuatanku. Dengan ia berada di sisiku dan melatihnya selama beberapa tahun ke depan, kelak di masa depan ia akan menjadi dukungan terkuat untuk putraku menjadi penguasa baru keluarga Lin,” gumam Bing Huifei pelan.
Bing Huifei sendiri pergi meninggalkan kediaman utama keluarga Lin dikarenakan ia memiliki permasalahan dengan suaminya, yang tak kunjung turun dari jabatannya, dan menyerahkan jabatannya kepada putra tertuanya. Dia merasa kepemimpinan suaminya sudah seharusnya digantikan oleh mereka yang lebih muda, dan memiliki pemikiran yang jauh lebih baik darinya.
“Di masa depan jika ia tak ingin turun dari jabatan secara baik-baik, terpaksa aku menggunakan kekerasan untuk menurunkannya!” ungkap Bing Huifei dan begitu saja dia ikut bersama beberapa bawahannya, melakukan pencarian terhadap keberadaan Lin Feng dan yang lainnya.
Sementara itu, Lin Feng dan Lin Hua yang telah menerima warisan dari leluhur keluarga Long, saat ini mereka sedang berada di aula kediaman keluarga Long, berkumpul dengan banyak orang yang sedang berkumpul di aula.
Long Sheng dan Long Nushi bersama putra serta putri mereka juga ikut berkumpul di aula keluarga Long. Mereka sedang menikmati penjamua untuk menyambut kedatangan Lin Feng, Lin Hua, serta Lin Jia.
Namun, di tengah acara penjamua, pemimpin prajurit yang berjaga di gerbang Kota Naga tiba-tiba masuk ke aula, untuk melaporkan kedatangan orang-orang dari keluarga Lin.
__ADS_1
Long Sheng yang sudah mengetahui identitas Lin Feng dan yang lainnya, serta permasalahan mereka dengan Bing Huifei, ia tahu apa yang menjadi tujuan keluarga Lin mendatangi Kota Naga. “Mereka sepertinya datang mencari keberadaanmu,” katanya pada Lin Feng yang masih duduk tenang di tempatnya.
“Kemungkinan mereka memang datang untuk mencari keberadaanku, tapi aku penasaran siapa yang memimpin mereka sampai ke tempat ini,” ungkap Lin Feng dan ia meminta Long Sheng memanggil orang-orang dari keluarga Lin ke aula keluarga Long.
Long Sheng menuruti apa yang menjadi keinginan Lin Feng dan segera ia memberi perintah pada pemimpin prajurit untuk membawa orang-orang dari keluarga Lin, menuju aula keluarga Long.
“Bukannya mereka datang mencari keberadaanmu? Kenapa kamu justru meminta padaku untuk membawa mereka ke tempat ini? Apa kamu ingin melakukan sesuatu pada mereka? Kalau kamu ingin melakukan sesuatu pada mereka, aku harap kamu tidak membuat kerusakan di tempat ini!” ujar Long Sheng.
"Aku cuma ingin melihat siapa pemimpin mereka, dan memastikan apa yang sebenarnya menjadi tujuan mereka yang tiba-tiba saja mendatangi Kota Naga! Kalaupun harus terjadi keributan antara aku dan mereka, aku berjanji akan mengganti seluruh kerusakan ditempat ini,” kata Lin Feng.
“Bukan masalah ganti mengganti barang, tapi jika kamu membuat keributan dengan mereka di tempat ini, itu bisa saja menyeret keluarga Long ke dalam hubungan buruk antara kamu dan keluarga Lin, dan tentu keadaan seperti itu sedikit merugikan untuk keluarga Long,” ungkap Long Sheng dengan rasa khawatir.
“Kakek tenang saja, aku tidak akan melibatkan keluarga Long dalam permasalahan antara aku dan Nenek Bing Huifei,” kata Lin Feng sedikit mengurangi rasa khawatir yang dirasakan Long Sheng.
“Silahkan duduk dan katakan padaku kenapa anggota keluarga Lin tiba-tiba datang ke Kota Naga, kota kecil dibawah perlindungan ras naga?” tanya Long Sheng begitu orang-orang dari keluarga Lin menempati tempat duduk mereka.
Salah satu dari mereka berkata, “Kami datang untuk mengirim undangan dari penguasa keluarga Lin, dan kami sangat berharap Tuan bersedia menghadiri undangan tuan kami.” Sebuah undangan ia tunjukkan, dan ia bermaksud menyerahkan undangan itu pada Long Sheng.
Long Sheng menyuruh pelayannya mengambilkan undangan itu untuknya, dan begitu undangan sudah ada di tangannya, ia segera membaca tulisan apa saja yang tertulis di dalam undangan.
Long Sheng mengangguk-anggukkan kepalanya pelan sambil terus membaca tulisan di undangan pemberian penguasa keluarga Lin. “Aku Long Sheng pasti datang menghadiri undangannya, tapi aku tidak datang seorang diri!” katanya begitu selesai membaca seluruh tulisan di dalam undangan.
Ke-lima orang yang berasal dari keluarga Lin senang mendengar Long Sheng bersedia menghadiri undangan tuan mereka. Akan tetapi, tak lama mereka dikejutkan dengan prajurit keluarga Long yang melaporkan kedatangan orang-orang, yang mengaku berasal dari keluarga Lin.
__ADS_1
“Sepertinya kali ini yang datang adalah orang-orang, yang berada di bawah perintah Nenek dan tidak baik bagiku menemui mereka di tempat ini!” gumam lirih Lin Feng dan tiba-tiba saja sosoknya menghilang, meninggalkan Lin Hua dan Lin Jia yang tetap terlihat tenang duduk di tempatnya.
Long Sheng yang menyadari kepergian Lin Feng, ia berkata, “Abaikan saja mereka yang jelas sedang melakukan penipuan! Lagipula, bagaimana mungkin ada kelompok lain yang berasal dari keluarga Lin, sedangkan utusan keluarga Lin sudah berada di tempat ini?” ujarnya dan ia bermaksud membiarkan Lin Feng membereskan musuh-musuhnya.
Prajurit yang mendengarnya mengangguk mengerti dan bergegas undur diri, sedangkan lima orang yang berasal dari keluarga Lin, mereka tersenyum senang karena Long Sheng sangat mempercayai keaslian mereka sebagai utusan keluarga Lin.
Sementara itu, Lin Feng yang telah meninggalkan aula keluarga Lin sosoknya muncul diantara belasan orang yang mengaku-ngaku berasal dari keluarga Lin. Mereka sebenarnya memang berasal dari keluarga Lin, lebih tepatnya mereka adalah para bawahan Bing Huifei.
“Kalian tidak perlu masuk ke dalam Kota Naga kalau apa yang menjadi tujuan kalian adalah diriku! Kita cukup mencari tanah lapang di sekitar tempat ini dan jika kalian bisa mengalahkanku, aku bersedia ikut bersama kalian!” ungkap Lin Feng memancing perhatian para bawahannya Bing Huifei.
Selesai berkata Lin Feng pergi meninggalkan para bawahan Bing Huifei. Dia pergi mencari tempat yang lapang untuk melakukan pertempuran, sedangkan para bawahan Bing Huifei, mereka bergegas pergi mengikuti Lin Feng.
Melihat bawahan Bing Huifei terus mengikutinya, merasa tak ada keberadaan orang lain selain dirinya dan mereka, Lin Feng segera berhenti melangkah, dan ia mengarahkan pandangan lurus pada mereka.
Mereka yang dipandang Lin Feng ikut berhenti, tapi hanya dalam satu kedipan mata mereka semua kehilangan keberadaan Lin Feng, yang tiba-tiba saja menghilang tanpa jejak.
“Tetap fokus dalam pertempuran karena musuh bisa datang menyerang tanpa kalian duga!” kata Lin Feng yang tiba-tiba muncul di sisi belakang para bawahan Bing Huifei, dan begitu saja memukul dua dari mereka.
“Boom... Boom...”
Dua orang terpental terkena pukulan Lin Feng, dan arah pentalan keduanya mengarah pada rekan mereka, membuat beberapa orang jatuh akibat terhantam tubuh mereka.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.