Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Kematian Wanita Iblis


__ADS_3

Lin Feng fokus melihat wanita iblis yang menjadi lawannya. Wujud wanita iblis yang sebelumnya menyerupai manusia tapi memiliki sepasang tanduk di kepalanya, perlahan wujudnya berubah.


Tubuhnya semakin besar dan kulit putihnya berganti menjadi hitam dengan guratan berwarna merah, tak ada lagi sosok wanita cantik dengan keindahan tubuh yang sangat menggoda, yang ada hanya sosok iblis wanita bertubuh tinggi besar dengan tubuh sekeras baja, dan kedua mata menyala merah darah.


Lin Feng yang sejak awal sudah dapat melihat wujud asli wanita iblis, ia sama sekali tidak terkejut dengan perubahannya. Apalagi sosok wanita iblis dengan tubuh tinggi besar sebenarnya penampilannya tidak terlalu buruk. Sisa-sisa kecantikannya masih ada, dan kini tak ada sehelai kainpun yang menutupi tubuhnya.


"Manusia, aku pasti membunuhmu dan setelahnya aku akanen menjadikanmu sebagai makanan pembuka, sebelum aku memakan mereka semua yang ada di Kota Bambu Hijau!” teriak wanita iblis dengan suara lantang, dan jelas terdengar oleh Lin Feng.


Lin Feng hanya tersenyum dan ia mulai menyelimuti pedang semesta menggunakan Qi elemen cahaya miliknya. Kelemahan iblis yang seluruh tubuhnya diselimuti elemen kegelapan adalah elemen cahaya, dan kebetulan Lin Feng memiliki elemen itu.


Iblis wanita sangat terkejut mengetahui lawannya merupakan pemilik elemen cahaya, dari yang ia tahu seharusnya di Alam Sembilan Surga tak lagi ada pemilik elemen cahaya, tapi nyatanya saat ini ia sedang berhadapan dengan pemilik elemen cahaya, kekuatan elemen yang merupakan kelemahan terbesarnya.


Dia merasa gelisah karena harus berhadapan dengan pemilik elemen cahaya, tapi tak lagi ada jalan mundur untuknya dan hanya ada dua pilihan untuknya saat ini, dibunuh atau membunuh!


Mengabaikan ketakutannya terhadap elemen cahaya, wanita iblis merubah Qi elemen kegelapan miliknya menjadi sebuah pedang berukuran raksasa, dan memberikan tekanan mengerikan pada siapapun yang berada di sekitarnya.


Mengayunkan pedang berukuran raksasa miliknya menyerang Lin Feng, serangannya berhasil di tahan Lin Feng menggunakan pedang semesta yang telah diselimuti elemen cahaya. Bukan hanya sekedar berhasil di tahan, kuatnya pedang semesta membuat pedang raksasa wanita iblis mengalami kerusakan.


Disaat pedang wanita iblis mengalami kerusakan, pedang semesta di tangan Lin Feng terus bergetar dan berdengung. Elemen cahaya yang menyelimutinya semakin tebal, membuat wanita iblis kembali merasakan ketakutan.


Para iblis dan monster yang sebelumnya melihat jalannya pertempuran dari jarak dekat, banyak dari mereka yang mengalami luka akibat paparan dari kekuatan elemen cahaya, yang dikeluarkan oleh Lin Feng.


Beberapa ada yang mengalami luka ringan, tapi tak sedikit yang mengalami luka cukup parah terutama para iblis yang memang lemah terhadap elemen cahaya. Bagi mereka yang tak ingin terluka, buru buru mereka menjauhi pertempuran antara Lin Feng dan wanita iblis.


Lin Feng yang tak ingin memberi kesempatan pada lawannya, kini giliran ia yang melakukan serangan. Luapan Qi elemen cahaya yang kini bukan hanya menyelimuti pedang semesta, melainkan sudah menyelimuti tubuhnya, memberikan rasa takut yang teramat menakutkan pada wanita iblis yang menjadi lawannya.

__ADS_1


Tak lagi dapat mengontrol gerakan tubuhnya untuk tetap melawan Lin Feng, wanita iblis perlahan bergerak mundur menjauhi Lin Feng yang semakin mendekat ke arahnya. Aura Lin Feng terlihat sangat mengerikan, bahkan Qi elemen cahaya sudah membuatnya merasakan kesakitan hanya dengan melihatnya.


Aura kekuatannya sepenuhnya di tekan oleh aura Qi elemen cahaya milik Lin Feng. Meski pedang besar masih erat ia pegang, ia sama sekali tidak memiliki kekuatan untuk mengayunkan pedang itu menyerang Lin Feng, yang saat ini sudah berada di jarak serangannya.


"Swuusshh... Swuusshh...” Dua sosok monster muncul dan bersama-sama mereka menyerang Lin Feng menggunakan tangan kosong. Meski hanya menggunakan tangan kosong, tapi tangan mereka jauh lebih kokoh dibandingkan pusaka tingkat Dewa.


Dua sosok monster bertubuh tinggi besar dengan wujud mirip gorila, bertubi-tubi mereka menyerang Lin Feng menggunakan tangan kosong, dan terlihat mereka sangat ingin membunuh Lin Feng. Serangan mereka sangat kuat dan cepat, tapi bukan sesuatu yang sulit bagi Lin Feng untuk menghindarinya.


Tak mencoba menahan serangan mereka dengan pedang di tangannya, Lin Feng memilih menghindari serangan mereka. Gerakannya yang cepat dan lincah, membuat serangan musuhnya hanya menemui udara kosong.


Lin Feng menyimpan pedang semesta ke ruang penyimpanan sistem dan dengan mudahnya setelah itu ia menangkap pukulan lawan yang mengarah padanya.


Meremas tangan mereka, Lin Feng memberikan rasa sakit yang teramat menyakitkan saat ia mulai mematahkan tulang tangan meraka. Tak berhenti sampai di situ, ia lanjut melempar tubuh keduanya menghantam permukaan tanah.


Belum juga keduanya bangkit setelah menghantam permukaan tanah, sosok Lin Feng meluncur jatuh dari ketinggian, dan ia mengarahkan lututnya ke wajah salah satu dari mereka. Dengan kecepatan ia meluncur serta kekuatan yang dimilikinya, benturan yang segera terjadi bukan sesuatu yang baik untuk lawannya.


Mengarahkan pandangan pada monster satunya, tanpa jeda Lin Feng kembali melakukan serangan, ia mengayunkan kakinya menendang tubuh monster yang ukurannya tiga kali lebih besar darinya, tapi ukuran tak membuatnya tidak merasakan rasa sakit saat terkena serangan Lin Feng.


Tendangan Lin Feng membuat lawannya terpelanting, tapi saat ia ingin kembali melakukan serangan, wanita iblis datang menahan serangannya.


Menggunakan pedang besar miliknya, wanita iblis menyerang Lin Feng setelah berhasil menahan serangannya.


“Sebelumnya aku memang takut dengan kekuatan elemen cahaya milikmu, tapi melihatmu membunuh salah satu temanku, aku pasti membalaskan dendamnya dengan mengakhiri hidupmu!” teriak wanita iblis dengan suara lantang, dan kembali ia mengayunkan pedang besarnya berusaha melukai Lin Feng.


Lin Feng terus menghindari serangannya. Meski serangan yang datang tertuju padanya sangat cepat, ia berhasil menghindarinya tanpa mengalami kesulitan. Akan tetapi, terus menghindar hanya akan membuang banyak waktu berharganya.

__ADS_1


Lin Feng kembali mengeluarkan pedang semesta dan dengan menyelimuti pedangnya menggunakan Qi elemen cahaya, ia melakukan serangan balik dan berhasil membuat wanita iblis kewalahan menghadapi serangannya.


Monster gorila yang melihat temannya kewalahan menghadapi serangan Lin Feng, ia datang mencoba memberi bantuan, tapi bukannya datang memberi bantuan, ia justru datang menyerahkan nyawa pada Lin Feng yang tak lagi bermain-main menghadapi musuhnya.


Lin Feng mengayunkan pedangnya, memotong monster gorila, dan di waktu bersamaan dia melayangkan tendangan kearah wajah wanita iblis. Serangan Lin Feng berhasil melukai kedua lawannya, dan ia lanjut melakukan serangan selanjutnya.


Pedang semesta berselimut Qi elemen cahaya ia ayunkan, memenggal kepal monster gorila, dan setelahnya ia mengayunkan pedangnya menahan tebasan pedang wanita iblis yang tidak terima dengan kematian teman-temannya.


Wanita iblis dengan aura kegelapan yang meluap keluar dari tubuhnya, ia terus mengayunkan pedangnya menyerang Lin Feng. Namun, berapa kalipun ia mencoba menyerang Lin Feng, hasilnya ia sama sekali tidak bisa melukai Lin Feng.


“Sudah cukup aku menghabiskan waktu denganmu, kini sudah saatnya aku mengakhiri semuanya!” Lin Feng melompat mundur menjaga jarak dan Qi elemen petir muncul menyatu dengan Qi elemen cahaya.


Wanita iblis sangat terkejut melihat apa yang ditunjukkan lawannya. Bukan hanya memiliki elemen cahaya, tapi ia juga memiliki elemen petir. Mengetahui itu, ia merasa telah salah memilih lawan, tapi ia tak menyesal jika harus mati di tangannya.


"Kalau saja dari awal aku tahu dia memiliki dua elemen yang menjadi kelemahan iblis, aku tak akan berurusan dengannya,” gumamnya pelan dengan rasa menyesal.


Akan tetapi penyesalan sangat tidak berguna karena semua sudah terjadi, dan tidak mungkin baginya merubah apa yang sudah terjadi.


Qi elemen petir dan cahaya menyatu, memancarkan aura kekuatan yang sangat mengerikan bagi para iblis dan monster yang dapat merasakannya. Mereka semakin jauh pergi meninggalkan tempat pertempuran yang kini hanya menyisakan Lin Feng dan wanita iblis.


“Waktumu sudah habis dan aku akan mempertemukanmu dengan mereka di alam kematian!” Lin Feng melesat maju menyerang wanita iblis.


Wanita iblis mencoba menahan serangan Lin Feng dengan pedangnya dan seluruh kekuatannya, tapi serangan Lin Feng bukan hanya tidak bisa di tahan oleh pedangnya. Serangan Lin Feng mematahkan pedang wanita iblis, dan terus bergerak membelah tubuh wanita itu menjadi dua bagian.


Sebelum kematian mendatangi wanita iblis, Lin Feng masih sempat menyerap kekuatan wanita itu, dan menjadikannya sebagai sumber peningkatan kekuatannya.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2