Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Akhir Dari Sekte Gagak Hitam


__ADS_3

“Booomm...” Sekali pukul, gerbang kokoh Sekte Gagak Hitam hancur di tangan Lin Feng.


Pukulan biasa yang dilakukan Lin Feng bukan hanya menghancurkan gerbang sekte, tapi array yang melindungi sekte juga berhasil dihancurkannya.


Ratusan murid Sekte Gagak Hitam segera menyerang Lin Feng yang sudah dianggap musuh setelah berhasil menghancurkan gerbang dan array pelindung sekte.


Ratusan murid yang hanya berada di tingkat Dewa Surgawi Bintang 1 dan Bintang 2, satu persatu mereka berubah menjadi kabut darah saat mendekati Lin Feng. Tak ada ampun, Lin Feng membunuh mereka semua yang mendekatinya.


Sebelum mengakhiri hidup murid Sekte Gagak Hitam, Lin Feng lebih dulu menggunakan teknik penyerap kultivasi untuk menyerap kekuatan mereka, dan merubah kekuatan yang diserap menjadi kekuatannya.


Meski hanya sedikit meningkatkan kekuatannya, dengan banyaknya jumlah murid Sekte Gagak Hitam, setidaknya Lin Feng bisa mengumpulkan triliunan poin pengalaman dari menyerap kekuatan mereka.


“Boom... Boom... Boom...” Terus mengayunkan tangannya, cukup sekali pukul Lin Feng berhasil membunuh murid Sekte Gagak Hitam, sampai akhirnya seseorang berhasil menahan pukulannya, walau orang itu harus terpental mundur puluhan meter setelah menahan pukulannya.


“Akhirnya kalian datang,” kata Lin Feng sambil tersenyum saat melihat kedatangan para petinggi Sekte Gagak Hitam.


Melihat sosok para petinggi Sekte Gagak Hitam yang pernah dilihatnya saat dia melihat kenangan di mata murid Sekte Gagak hitam yang mati di tangannya, Lin Feng sama sekali tidak terkejut dengan keberadaan mereka.


Hanya saja dua sosok leluhur Sekte Gagak Hitam belum hadir diantara mereka.


“Anak muda, kenapa kamu mengacau di sekteku? Apa ada diantara anggota sekteku yang telah menyinggungmu?” tanya Patriark sekte yang menjaga sikap di hadapan Lin Feng yang telah berhasil menghancurkan gerbang, dan array pelindung sekte yang seharusnya mampu menahan serangan kuktivator tingkat Dewa Agung Bintang 5.


“Salah satu murid Sekte Gagak Hitam sudah melakukan kesalahan besar dengan mencoba mengambil wanitaku. Meski orang itu sudah mati, aku masih belum puas membalas perbuatannya sebelum memusnahkan kalian semua, dan menghancurkan Sekte Gagak Hitam!” jawab Lin Feng bersuara lantang.


Tak ingin membuat waktu dengan membicarakan sesuatu yang tidak penting, Lin Feng kembali bergerak, membunuh siapa saja yang menghalangi langkah kakinya.


“Baang...” Tinju Lin Feng yang seharusnya menghantam tubuh salah satu murid Sekte Gagak Hitam, berhasil ditahan Patriark sekte.


Meski sudah mengerahkan seluruh kekuatannya, tubuh Patriark sekte terdorong mundur belasan meter setelah menghadang pukulan Lin Feng.


“Sangat kuat, mungkin hanya kedua leluhur yang bisa mengalahkannya,” kata Patriark sekte, lalu dia memecahkan giok berwarna hitam, yang merupakan giok pemanggil leluhur Sekte Gagak Hitam.


Lin Feng tahu apa yang dilakukan Patriark sekte, bukannya menghentikannya, dia justru membiarkan orang itu melakukan apa yang ingin dia lakukan.

__ADS_1


“Apa kamu pikir dua leluhur Sekte Gagak Hitam cukup untuk menghentikan aku menghancurkan sekte ini? Sekalipun ada sepuluh leluhur sekte yang kamu panggil, mereka hanya akan musnah bersama musnahnya Sekte Gagak Hitam!” kata Lin Feng sambil terus mengayunkan tangan, membunuh siapapun yang berada di dekatnya.


Dari ratusan murid yang mencoba menghadang Lin Feng, dalam sekejap mereka mati tanpa meninggalkan jejak kematian.


Murid-murid lain yang mencoba menahannya, nasib mereka sama dengan ratusan murid yang sudah lebih dulu mati di tangan Lin Feng, bahkan empat tetua yang mencoba menghentikan Lin Feng, nasib mereka tak jauh berbeda dengan para murid yang mati di tangan Lin Feng.


Sekarang di hadapan Lin Feng hanya tersisa Patriark sekte, Tetua Agung, dua orang tetua, serta puluhan murid utama Sekte Gagak Hitam, tapi diantara mereka tak satupun memiliki keberanian berurusan dengan Lin Feng.


Melihat bagaimana Lin Feng mebunuh empat tetua sekte yang kekuatannya telah mencapai tingkat Kaisar Dewa Surgawi Bintang 7 hanya dengan sekali pukul, semua orang tahu kalau Lin Feng bukan lawan yang bisa mereka kalahkan.


Patriak sekte saja yang kekuatannya telah berada di tingkat Dewa Agung berhasil dipukul mundur Lin Feng, apalagi dengan mereka yang jauh lemah dari Patriark sekte. Keberadaan mereka bisa saja lenyap tak berbekas hanya dengan satu pukulan yang dilakukan Lin Feng.


Saat Lin Feng ingin menyerang sisa kekuatan yang dimiliki Sekte Gagak Hitam, dua pria tua tiba-tiba mucul, menyatukan aura kekuatan mereka, mencoba menekan Lin Feng.


Namun, hanya dengan melambaikan tangannya, Lin Feng menghilangkan aura yang mereka arahkan padanya. Bukan hanya menghilangkan, tapi kedua pria tua itu terdorong mundur beberapa langkah setelah terkena energi spiritual yang muncul dari lambaian tangan Lin Feng.


Kedua leluhur Sekte Gagak Hitam yang baru saja datang dan langsung menerima serangan Lin Feng, mereka mencoba mengukur kekuatan yang dimiliki Lin Feng, tapi yang mereka lihat hanyalah lubang hitam tanpa dasar.


“Usia yang ditunjukkan pada kita sepertinya hanyalah kebohongan. Dari kekuatan yang dimilikinya, seharusnya usia dia setara dengan kita, dan saudara benar, kita harus mengerahkan seluruh kekuatan untuk mengalahkannya!...”


Yakin yang mereka hadapi merupakan tokoh tua yang sedang menyamar, kedua Leluhur Sekte Gagak Hitam tak lagi menahan kekuatan mereka. Jika sebelumnya mereka hanya mengerahkan setengah kekuatan untuk menekan lawannya, sekarang mereka mengerahkan seluruh kekuatan menekan lawan.


“Swuusshh... Swuusshh...” Dua aura kuat tertuju pada Lin Feng, bersamaan dengan dua orang yang melesat maju menyerang secara bersamaan.


“Seni Tarung, Cakar Gagak Hitam,” Keduanya mengeluarkan Seni Tarung serupa, dan mengerahkan semua untuk mencabik-cabik lawan mereka.


Merasakan tekanan kekuatan dan melihat serangan yang dilakukan dua Leluhur Sekte Gagak Hitam, Lin Feng penuh dengan ketenangan mengeluarkan aura setara dengan mereka, lalu dia segera menyelimuti telapak tangannya menggunakan elemen petir, yang seketika mengungkap identitasnya di hadapan seluruh lawan.


“Sialan, ternyata dia berasal dari keluarga Lin!” kata salah satu Leluhur Sekte Gagak Hitam, yang terlambat menyadari siapa lawan yang dihadapinya.


“Boom... Boom... Boom...” Serangan kedua Leluhur berbenturan dengan serangan yang dilakukan Lin Feng. Kedua kekuatan saling berbenturan, menciptakan gelombang dahsyat, dan menghancurkan bangunan di sekitar tempat pertarungan mereka.


Patriark sekte dan yang lainnya, mereka segera pergi menjauhi tempat pertempuran, tapi saat mereka ingin pergi menjauh, sebuah array pembatas tiba-tiba saja muncul, membuat mereka tidak bisa pergi terlalu jauh.

__ADS_1


“Jangan harap kalian bisa pergi dari tempat ini!” teriak Lin Feng dengan suara lantang sambil membalas serangan kedua Leluhur yang menjadi lawannya.


Kedua Leluhur yang melihat lawannya masih bisa menciptakan array pembatas ditengah-tengah pertempuran, entah kenapa mereka merasa kalau lawan mereka belum serius melakukan pertempuran.


“Saudaraku, apa kamu merasakan apa yang aku rasakan?” tanya salah satu Leluhur melalui telepati.


“Ya, aku merasakannya, dan aku memiliki keyakinan kalau dia saat ini belum serius dalam menghadapi kita...”


Merasakan hal yang sama, kedua Leluhur sekte mulai memikirkan langkah terakhir seandainya mereka tidak berhasil memenangkan pertempuran.


Sementara itu, Lin Feng yang melihat gelagat aneh dari lawannya, dia tersenyum sinis lalu berkata, “Kalian sudah ditakdirkan mati di tempat ini, jadi jangan berpikir untuk bisa pergi dari tempat ini,” kata Lin Feng bersamaan dengan munculnya siluet naga sepanjang puluhan meter, yang muncul begitu dia menggunakan Seni Tarung Tinju Kaisar Dewa Naga.


Melihat siluet naga melesat ke arah mereka bersama dengan tekanan kuat yang membuat keduanya sulit bergerak, keduanya memutuskan menyatukan kekuatan, mengeluarkan Seni Tarung Cengkraman Gagak Hitam.


Siluet Gagak Hitam muncul dari penyatuan kekuatan mereka. Dengan kuku-kukunya yang tajam, siluet Gagak Hitam mencoba mencengkram siluet naga yang bergerak ke arahnya.


Bukannya berhasil mencengkram siluet naga, siluet gagak hitam dengan mata menyala merah seketika lenyap begitu berbenturan dengan siluet naga yang terus meliuk-liuk, melesat ke arah dua Leluhur Sekte Gagak Hitam.


Tak sempat menghinsar maupun membuat perisai perlindungan, kedua leluhur hanya bisa menahan serangan Lin Feng menggunakan kekuatan fisik mereka.


“BOOOMM...” Siluet naga menghantam kedua leluhur, membuat keduanya terpental mundur puluhan meter, dan menderita luka serius yang membuat keduanya kesulitan bangkit.


Tatapan sinis terlihat saat Lin Feng melihat keadaan kedua lawannya, lalu dia segera mengarahkan pandangan kedua matanya pada Patriark Sekte yang kini sangat ketakutan dengan sosoknya.


“Aku sudah mengatakan padamu, sekalipun ada sepuluh leluhur sekte seperti mereka, semua itu masih belum cukup untuk menghentikanku!” ungkap Lin Feng, dan tiba-tiba saja sosoknya muncul tepar di hadapan Patriark sekte.


“Teknik pemikat yang kamu ajarkan pada muridmu adalah kesalahan terbesar, yang pernah kamu lakukan. Kalau saja kamu tidak mengajarkan teknik itu pada muridmu, bisa jadi hari ini bukan menjadi akhir dari Sekte Gagak Hitam...”


“Namun, karena kesalahan yang kamu lakukan, dengan tanganku sendiri, aku bakal memastikan kalau hari ini, bakan menjadi hari akhir dari keberadaan Sekte Gagak Hitam!...”


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2