Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Mengatasi Bahaya Yang Mengancam


__ADS_3

Kaisar Iblis dan penguasa ras monster benar-benar menyatukan kekuatan mereka, ledakan aura keduanya sangat mengerikan, dan mereka sama-sama mengarahkan niat membunuh pada Lin Feng. Tanah bergetar bahkan langit ikut bergetar oleh aura kekuatan keduanya.


“Sangat kuat, kekuatan gabungan mereka setidaknya setara dengan kekuatan kultivator tingkat Dewa Semesta Bintang 8, dan tidak akan mudah bagiku dapat mengalahkan mereka,” ungkap Lin Feng dengan suara pelan.


Untuk mengalahkan mereka ia harus mengerahkan seluruh kekuatannya, dan kali ini ia harus bersungguh-sungguh melawan jika masih ingin memiliki kesempatan mengalahkan mereka. Bagaimanapun juga, kekuatan mereka saat ini sangatlah kuat dan tidak bisa diremehkan.


“Kau seharusnya sekarang khawatir setelah merasakan kengerian kekuatan kami! Tenang saja, kamu tidak perlu khawatir karena pada akhirnya kematian akan mendatangimu dan tubuhmu akan menjadi makanan kami,” kata Kaisar Iblis.


Lin Feng mengabaikan perkataan Dewa Iblis, ia saat ini fokus mengamati kekuatan musuhnya. Musuhnya memang kuat, tapi bukannya tidak ada kesempatan mengalahkan mereka.


Setelah cukup mengamati, tak ragu Lin Feng menyerang Kaisar Iblis dengan sangat cepat, tapi penguasa ras monster tidak membiarkan ia hanya menyerang Kaisar Iblis.


“Boom...” Suara ledakan terdengar saat penguasa ras monster tiba-tiba muncul di hadapan Lin Feng dan menghalau serangannya.


“Manusia, lawanmu bukan hanya satu, tapi kau harus melawan kami berdua!” kata penguasa ras monster.


“Kalian memang harus mati bersama-sama!” teriak Lin Feng dan kembali ia menyerang.


“Boom... Boom... Boom...” Suara ledakan terus terdengar saat terjadi pertarungan Lin Feng dan kedua musuhnya. Tak seperti biasanya yang hanya bertahan dari serangan musuh dan sesekali melakukan serangan balik, kali ini Lin Feng terus menyerang kedua musuhnya, dan berusaha secepat mungkin mengalahkan mereka.


“Kombinasi pertahanan mereka bukan sesuatu yang mudah aku tembus,” gumamnya pelan saat ia sedikit kesulitan menembus pertahanan musuh.


“Tidak ada pilihan lain, aku harus menggunakannya!” lanjutnya berkata dan ia melompat mundur menjaga jarak dari kedua musuhnya.


“Apa yang ingin dia lakukan? Kenapa tiba-tiba melompat mundur?” ujar Kaisar Iblis bingung dengan apa yang ingin dilakukan Lin Feng.


“Karena kalian sangat bersungguh-sungguh ingin mengalahkan aku, tak ada pilihan lain bagiku selain menghadapi kalian dengan seluruh kekuatanku!” kata Lin Feng dan aura kuat meledak dari tubuhnya.


“Swuusshh...” Siluet Dewa Perang muncul di belakang Lin Feng bersama aura kuat yang membuat kedua musuhnya, dengan sendirinya berjalan mundur.


“Mari kita buktikan siapa yang mati lebih dulu diantara aku dan kalian!” ungkap Lin Feng dan kembali ia melesat maju menyerang kedua musuhnya.


“Boom...” Serangan Lin Feng menghantam kedua musuhnya, membuat keduanya terdorong mundur beberapa langkah tapi tak ada terlihat adanya luka pada diri keduanya. Untuk saat ini, mereka masih terlihat baik-baik saja.


“Sepertinya yang barusan adalah batasan kekuatan kamu!” kata penguasa ras monster setelah merasakan serangan Lin Feng.

__ADS_1


“Mungkin itu benar,” balas Lin Feng.


Selesai berkata, aura kekuatan Lin Feng tiba-tiba saja meningkat sebanyak dua tingkatan, jauh lebih kuat dari ia yang sebelumnya.


“Swoosshh...” Aura Lin Feng terus meningkat dan semakin kuat. Walau kekuatannya saat ini hanya setara Dewa Semesta Bintang 9, tapi ia memiliki aura kekuatan yang telah melampaui tingkat Dewa Semesta.


“Dewa Perang, berikan aku seluruh kekuatanmu!” kata Lin Feng yang kali ini ingin menguji seberapa besar kekuatan penuhnya.


Menggunakan kekuatan Dewa Perang secara penuh, terlihat adanya perubahan pada diri Lin Feng. Rambutnya yang semula berwarna putih, kini berwarna kuning keemasan dan tubuhnya telah dilindungi zirah emas yang merupakan zirah Dewa Perang.


“Ini sangat luar biasa,” kata Lin Feng yang merasakan kekuatan besar mengalir di tubuhnya, saat ia menggunakan seluruh kekuatannya, termasuk kekuatan warisan dari Dewa Perang.


Pedang semesta muncul di tangan kanannya, menambah kengerian aura kekuau dan membuat kedua musuhnya merinding karena takut.


“Aura dan kekuatannya jauh berbeda dari yang sebelumnya. Jelas sekarang dia lebih kuat, dan aku ragu apa kita masih memiliki kesempatan mengalahkan orang seperti itu!” Kaisar Iblis mulai takut dengan kekuatan Lin Feng dan ia tak lagi yakin dapat mengalahkannya.


Dia berpikir untuk pergi melarikan diri bersama penguasa ras monster, tapi baru juga memiliki pemikiran itu, ia melihat array pembatas yang sangat kuat muncul, membuat dirinya dan penguasa ras monster terperangkap di dalam array.


“Sial! Kalau sudah seperti ini aku hanya bisa bertarung sampai mati!” kata Kaisar Iblis, dan dia melihat penguasa ras monster yang sepertinya sepemikiran dengannya.


“Aku masih belum ingin mati, jadi mari bersama-sama mengalahkannya!” balas Kaisar Iblis.


“Dia hanya seorang diri dan kita berdua. Aku yakin dengan kekuatan yang kita miliki, masih ada harapan bagi kita dapat mengalahkannya!” kata Kaisar Iblis.


“Kita pasti menang!” ungkap penguasa ras monster.


Keduanya kali ini mengambil inisiatif lebih dulu melesat maju menyerang Lin Feng. Melihat mereka menyerang, tak sedikitpun Lin Feng ketakutan karena sekarang ia sangat yakin kekuatannya jauh lebih kuat dibandingkan kekuatan kedua musuhnya.


“Boom... Boom...” ledakan kembali terdengar saat Lin Feng menahan serangan kedua musuhnya.


Dengan pedang di tangannya, tidak sulit bagi Lin Feng menahan serangan mereka, bahkan ia berhasil mendorong mundur keduanya, dengan aura miliknya.


Keduanya yang terdorong mundur oleh aura Lin Feng, keduanya sadar kalau musuh yang mereka hadapi sangatlah kuat, lebih kuat dari mereka.


Namun saat ini mereka tidak memiliki pilihan lain selain melawan dan terus melawan, dikarenakan untuk pergi melarikan diri hanya akan membuat mereka mati sia-sia saat berusaha menghancurkan array penghalang yang mengurung mereka.

__ADS_1


“Hahaha... kalian tidak akan bisa pergi melarikan diri dari tempat ini, kecuali kalian lebih dulu mati!” kata Lin Feng tahu kalau kedua musuhnya mencoba mencari celah untuk dapat pergi melarikan diri dari medan pertempuran.


“Kami tidak akan pergi melarikan diri dari tempat ini! Kalaupun harus mati, kau akan mati bersama kami!” teriak penguasa ras monster marah karena ia saat ini benar-benar telah terperangkap di dalam pertarungan hidup dan mati, dengan musuh yang jelas-jelas tidak bisa ia kalahkan.


Keduanya bersamaan menggores telapak tangan sampai darah mereka mengalir keluar. Menyatukan darah yang keluar dari tangan mereka, keduanya menggunakan seluruh kekuatan yang mereka miliki untuk rencana terakhir, yang mereka harap dapat mengakhiri hidup musuh mereka.


“Swuusshh... Wuung...” Sosok naga darah muncul dari penyatuan darah mereka, tapi memunculkan naga darah artinya mereka harus mengorbankan kehidupan, dan tanpa adanya iblis atau monster lainnya mereka hanya bisa mengorbankan kehidupan diri sendiri.


Melihat kematian dua sosok musuh terkuat yang pernah ia hadapi dan munculnya sosok naga darah, Lin Feng hanya menanggapinya dengan senyuman.


Naga darah berukuran raksasa yang dilihat Lin Feng, saat ini sosok itu sedang meliuk-liuk di langit, lalu setelahnya ia menukik tajam menuju arah Lin Feng. Dengan aura kuat serta niat membunuh yang begitu kental, Lin Feng tahu dirinya sedang dalam bahaya, tapi ia juga tahu bagaimana cara mengatasi bahaya yang mengancam dirinya.


“Naga darah hanyalah sekumpulan kekuatan, dan dengan senang hati aku akan menjadikannya sebagai sumber peningkatan kekuatanku,” kata Lin Feng dengan senyuman terlihat di bibirnya.


“Teknik Penyerap Kultivasi!” kata Lin Feng sambil mengarahkan tangan kanannya, dan lubang hitam muncul di telapak tangan kanannya menyerap kekuatan naga darah.


“Rooaaarr...” Naga darah berteriak kencang, mencoba membebaskan diri dari lubang hitam yang menyerapnya, tapi usahanya sangatlah sia-sia. Kekuatannya, bahkan tubuhnya mulai terhisap masuk ke dalam lubang hitam, dan tak lama sosok naga darah benar-benar lenyap terserap lubang hitam dan menjadi sumber peningkatan kekuatan untuk Lin Feng.


“Sepertinya aku akan menerobos!” gumam Lin Feng dan segera ia duduk bersila.


Poin pengalaman miliknya telah mencukupi untuk menerobos ke tingkat yang lebih tinggi, tapi lebih dulu ia harus menghancurkan belenggu pembatas jika ingin mendapatkan terobosan.


“Crack... Crack... Crack...” Belenggu pembatas yang seperti kaca mulai retak, dan tak lama belenggu pembatas hancurkan berkeping-keping bersama dengan luapan aura kekuatan yang meluap keluar dari tubuh Lin Feng.


“Bang...” Suara ledakan tertahan terdengar dari dalam tubuh Lin Feng, menandakan kalau ia baru saja mendapatkan terobosan.


“Tingkat Dewa Semesta Bintang 8, sedikit lagi, sedikit ligi aku dapat melampaui tingkat Dewa Semesta, dan menyetarakan kekuatan dengan musuh utamaku!” gumam pelan Lin Feng.


...----------------...


Bersambung.


Jika ada waktu lebih, jangan lupa mampir dan baca cerita baru author.


__ADS_1


Terimakasih....


__ADS_2