Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Memperbudak Keluarga Meng


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Meng Wang melihat jelas seperti apa keadaan Meng Wang. Meski masih hidup, tapi hidupnya sudah berada di ujung tanduk. Jika tidak segera mendapatkan perawatan, bisa dipastikan tak lama lagi hidupnya bakalan berakhir.


Akan tetapi, saat ini dia tidak bisa melakukan apa-apa untuk menyelamatkannya karena tekanan aura Lin Feng membuatnya tak bisa bergerak, dan hanya kepalanya yang bisa digerakkan untuk terus memastikan keadaan Meng Wan. Melihat dan merasakan akibat dari berurusan dengan Lin Feng, Meng Wan mulai menyesali keputusannya menuruti apa yang menjadi keinginan Meng Wan.


Kalau sejak awal dirinya tahu kekuatan besar yang dimiliki Lin Feng, jelas tak ada keberaniannya untuk menyinggung sosok seperti Lin Feng.


Melihat ekpresi wajah Meng Wang yang menunjukkan ekspresi antara penyesalan dan kekhawatiran, Lin Feng sama sekali tidak peduli, dan kini perhatiannya tertuju pada tetua kesembilan keluarga Suci Guo yang sejak beberapa saat yang lalu terus menundukkan kepala.


“Apa kamu ingin tahu apa yang terjadi pada kelompok keluarga Suci Guo di hutan kabut abadi, dan siapa yang melakukan semua itu pada mereka?” tanya Lin Feng pada tetua kesembilan keluarga Suci Guo yang langsung mengangkat kepalanya.


“Katakan! Katakan padaku apa sebenarnya yang terjadi pada mereka di hutan kabut abadi, dan katakan juga padaku siapa yang melakukan semua itu pada mereka!” ujar tetua kesembilan keluarga Suci Guo sangat penasaran dengan kedua hal yang sangat ingin diketahuinya.


Mendekatkan mulutnya ke dekat telinga tetua kesembilan, Lin Feng berbisik, “Aku tahu pasti apa yang terjadi pada mereka karena akulah yang membunuh mereka semua.”


Mendengar itu, tiba-tiba saja ekspresi wajah tetua kesembilan sangat jelek, dan dia langsung saja mengarahkan seluruh niat membunuh miliknya pada Lin Feng.


Lin Feng terkekeh pelan merasakan niat membunuh tetua kesembilan keluarga Suci Guo. Niat membunuh milik orang itu memang mengerikan, tapi sayangnya niat membunuh itu diarahkan pada sosok yang mustahil ketakutan, oleh niat membunuh yang dikeluarkannya.


“Percuma saja kamu mengarahkan niat membunuh padaku karena niat membunuh yang kamu miliki, tak sebanding dengan kekuatan sejatiku!” kata Lin Feng tenang, sambil mengarahkan niat membunuh yang dimilikinya pada tetua kesembilan.


Tetua kesembilan yang merasakan niat membunuh Lin Feng, tubuhnya tiba-tiba saja gemetaran karena rasa takut, dan tak lama dia roboh tak sanggup lagi bertahan dari aura dan niat membunuh yang diarahkan Lin Feng padanya.


“Apa yang saat ini aku lakukan pada keluarga Suci Guo hanyalah awalan karena kalian telah menampung para pengkhianat keluarga Lin. Selama kalian masih menampung para pengkhianat, aku Lin Feng adalah mimpi buruk untuk keluarga Suci Guo!” kata Lin Feng bukan sekedar memberi ancaman, tapi dia bakal melakukan apa yang dikatakannya.

__ADS_1


Tetua kesembilan keluarga Suci Guo hanya bisa mendengar tanpa bisa memberi balasan. Tubuhnya tidak bisa digerakkan akibat tekanan aura Lin Feng, sedangkan jiwanya mendapatkan gangguan akibat niat membunuh yang diarahkan Lin Feng padanya.


Mengabaikan Meng Wang dan tetua kesembilan keluarga Suci Guo, Lin Feng saat ini mengarahkan pandangannya pada orang yang tadi melemparkan batu kearah Lin Hua. Mengarahkan aura kuat ke arah orang itu, hanya dalam setengah tarikan napas orang itu mati dengan darah mengalir keluar dari mulut, hidung, serta telinganya.


"Aku hanya melakukan apa yang sudah seharusnya aku lakukan pada orang yang ingin melukai wanitaku!” kata Lin Feng dingin, lalu dia menarik auranya, tapi tidak dengan aura yang dia arahkan pada Meng Wang dan tetua kesembilan keluarga Suci Guo.


Melihat para penonton berbondong-bondong pergi meninggalkan tempat berkumpulnya peserta kompetisi, Lin Feng hanya menatap acuh kepergian mereka, yang mana keberadaan mereka sebenarnya cuma mengganggu apa yang ingin dilakukan olehnya.


Begitu seluruh penonton pergi dan hanya menyisakan Lin Baoshi, Lin Yanran dan belasan orang yang berasal dari keluarga Suci Guo, Lin Feng mengarahkan pandangannya pada peserta kompetisi, dan orang-orang yang bertugas melakukan penilaian pada hasil yang didapatkan peserta kompetisi.


“Lakukan apa yang sudah menjadi tugas kalian, dan segera tentukan siapa pemenangnya!” kata Lin Feng pada para petugas pelaksana kompetisi.


Mereka yang mendengar itu kembali menjalankan tugasnya dengan tenang, dikarenakan Lin Feng sama sekali tidak memiliki niatan buruk pada mereka, dan pada akhirnya setelah beberapa waktu berlalu mereka telah menyelesaikan tugasnya.


Menyelesaikan tugasnya, mereka segera mengumumkan pemenang mulai dari juara pertama, sampai mereka yang mendapatkan nomor urut sepuluh. Juara pertama menjadi milik Lin Feng, juara kedua milik Lin Hua, juara ketiga milik kelompok keluarga Lin, juara keempat ditempati kelompok keluarga Bing, dan juara seterusnya menjadi milik kelompok yang berasal dari sekte-sekte besar.


Mereka bahkan memberikan empat kristal inti kehidupan siluman pada Lin Mofan supaya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh keluarga Lin yang ada di Alam Sembilan Surga tingkat pertama.


Setelah menerima hadiah, sebagian besar peserta kompetisi memilih segera pergi meninggalkan Kota Bambu Ungu, tapi tidak dengan kelompok keluarga Bing yang masih bertahan di tempatnya.


“Aku sangat penasaran dengan apa yang bakal dia lakukan pada penguasa kota dan salah satu tetua keluarga Suci Guo,” kata Bing Shao, pemimpin kelompok keluarga Bing yang sangat mengagumi kekuatan besar Lin Feng.


Saudara-saudaranya dari keluarga Bing menganggukkan kepala mendengar semua itu karena mereka juga penasaran dengan apa yang ingin dilakukan Lin Feng pada Meng Wang dan tetua kesembilan keluarga Suci Guo. “Saudara, apa sekarang kamu sudah tahu kekuatan besar mana yang menyembunyikan keberadaan monster itu?” tanya salah satu saudara satu keluarga Bing Shao.


Bing Shao yang mendapat pertanyaan seperti itu, dia segera mengarahkan pandangannya ke sekeliling Lin Feng, yang mana di sekelilingnya terdapat generasi muda dari keluarga Lin. “Melihat siapa-siapa saja yang berada di sekelilingnya, tanpa bertanya padaku, bukannya kalian semua seharusnya sudah tahu kekuatan besar mana yang selama ini menyembunyikan keberadaan monster itu?” kata Bing Shao yang jelas tahu kekuatan besar yang selama ini menyembunyikan keberadaan Lin Feng, bahkan dia juga dibuat kagum saat melihat kekuatan yang dimiliki generasi muda keluarga Lin, yang ikut dalam kompetisi tahun ini.


Kesembilan saudara satu keluarga Bing Shao mengangguk mendengar itu, dan mereka memiliki satu pemikiran yang sama.

__ADS_1


Mereka yakin jika Lin Feng adalah generasi muda yang selama ini keberadaannya sengaja disembunyikan oleh keluarga Lin.


“Bukan hanya satu orang dalam generasi muda keluarga Lin yang kuat. Wanita bercadar itu, serta sepuluh orang lainnya, kekuatan mereka bukanlah kekuatan yang dapat kita kalahkan. Kalau saja kompetisi ini berlangsung seperti lima tahun lalu, bisa dipastikan sepuluh besar seluruhnya dapat dimiliki oleh mereka yang berasal dari keluarga Lin...”


“Rumor yang selama ini mengatakan keluarga Lin sedang mengalami penurunan kekuatan, sepertinya rumor itu sengaja disebar luaskan anggota keluarga Lin untuk membuat lengah keluarga Suci Guo yang selama ini menjadi pesaing utama mereka memperebutkan status keluarga terkuat di Alam Sembilan Surga,” kata Bing Shao melanjutkan apa yang ingin dia katakan.


Sementara itu, Lin Feng yang masih berdiri di hadapan Meng Wang dan tetua kesembilan keluarga Suci Guo, tiba-tiba saja sosoknya menghilang, dan muncul tak jauh dari Meng Wan yang tergeletak tak berdaya di atas permukaan tanah.


“Sudah berkali-kali dia ingin membunuhku, jadi tidak ada salahnya kalau kali ini aku ingin membunuhnya tepat di depan mata ayahnya,” kata Lin Feng dingin, lalu dia mengumpulkan kekuatan elemen perir di ujung jari telunjuknya.


Begitu kekuatan elemen petir terkumpul di jari telunjuknya yang juga merupakan cara dia mengungkap identitasnya di hadapan semua orang, dia segera mengarahkan kekuatan elemen petir yang terkumpul di jari telunjuknya ke arah kening Meng Wan. “Ini sudah lebih dari cukup untuk mengakhiri hidupmu,” katanya pelan.


“Aku Meng Wang bersedia melakukan apapun untukmu, asalkan kamu tidak membunuh putraku!” teriak Meng Wang sekeras-kerasnya saat melihat nyawa putranya sudah berada di tangan Lin Feng. “Aku Meng Wang dan seluruh anggota keluarga Meng di Alam Sembilan Surga bersedia menjadi budakmu, asalkan kamu memberi kesempatan hidup untuk putraku!” Meng Wang melanjutkan perkataannya.


Lin Feng menunjukkan senyuman di tangannya, lalu dia menghilangkan kekuatan elemen petir dari jari telunjuknya, dan selanjutnya dia memasukkan satu butir pil spiritual yang lebih dari cukup untuk menyembuhkan seluruh luka di tubuh Meng Wan.


“Karena kamu sudah berjanji, mulai hari ini dan selamanya keluarga Meng adalah budak sekaligus pembantu bagi keluarga Lin...”


Lin Feng membuat segel tangan yang terlihat rumit, lalu sosoknya tiba-tiba muncul di hadapan Meng Wang, dan meletakkan sebuah formasi segel ke kening Meng Wang.


“Sedikit saja kamu atau mereka yang memiliki darah keluarga Meng berniat melakukan hal buruk pada anggota keluarga Lin, mereka bakalan terbakar hidup-hidup baik raga maupun jiwanya!...”


Sejak awal Lin Feng memang ingin memperbudak keluarga Meng untuk menambah kekuatan keluarga Lin, oleh karena itu dia menyempatkan diri mempelajari teknik perbudakan di malam terakhirnya di hutan kabut abadi.


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2