Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Mengunjungi Kota Teratai Emas


__ADS_3

Semua orang di Kota Rantai Surgawi melihat bagaimana Guo Shun dan seluruh anggota keluarga Suci Guo mati di tangan seorang pria. Hanya seor diri, pria itu membunuh seluruh orang yang berasal dari keluarga Suci Guo, bahkan tak ada mayat yang tersisa dari semua orang yang mati di tangannya.


Di dalam kota segera saja terjadi pembicaraan panas, dan semua pembicaraan mereka berhubungan dengan apa yang baru saja terjadi pada keluarga Suci Guo.


“Seberapa kuat pria itu sampai berhasil memusnahkan seluruh anggota keluarga Suci Guo?”


“Dapat melakukan semua itu, jelas dia sangat kuat, jauh lebih kuat dari Tetua Agung Sun Guo.”


“Sangat kuat dan masih muda, dari mana pun dia berasal, dia memiliki masa depan cerah begitu juga dengan keluarga maupun sekte yang memiliki hubungan dengannya.”


“Dari kekuatan petir yang sangat kuat dan mengerikan, seharusnya kalian semua sudah tahu darimana asal pria itu!”


Semua orang yang mendengar itu menganggukkan kepala karena jelas mereka mengetahui asal pria itu.


“Jika benar dia berasal dari keluarga Lin, wajar baginya membunuh seluruh anggota keluarga Suci Guo...”


Sementara itu, disaat orang-orang di Kota Rantai Surgawi sedang membicarakan dirinya, Lin Feng sama sekali tidak peduli dengan isi pembicaraan mereka.


Setelah menghancurkan array pembatas, langsung saja dia melesat menuju tempat berdirinya kediaman keluarga Suci Guo.


Di tempat itu, dia menghancurkan apa saja yang berhubungan dengan keluarga Suci Guo, tapi sebelum dihancurkan, dia terlebih dahulu mengumpulkan harta berharga yang dapat dimanfaatkan olehnya untuk meningkatkan kekuatan keluarga Lin.


Di tengah gelapnya malam, dari kejauhan semua orang di Kota Rantai Besi dapat melihat kobaran api membumbung tinggi, membakar seluruh bagian kediaman keluarga Suci Guo.


Tak ada yang tersisa dari keluarga Suci Guo di Alam Sembilan Surga. Setelah kematian seluruh anggota keluarga Suci Guo di Alam Sembilan Surga tingkat pertama, kini kediaman mereka luluh lantak terbakar kobaran api.


Lin Feng, pelaku yang telah melakukan semua itu, saat ini dia telah pergi meninggalkan Kota Rantai Surgawi, dan sebelum pergi ke Alam. Sembilan Surga tingkat kedua, terlebih dulu dia ingin mengunjungi kediaman keluarga Lin di Kota Teratai Emas.


Dari Kota Rantai Surgawi menuju Kota Teratai Emas, terbentuknya jarak belasan ribu kilometer, tapi dengan kecepatan puncaknya, Lin Feng dapat sampai di Kota Teratai Emas kurang dari setengah hari.


Menembus gelapnya malam, di kejauhan Lin Feng sudah dapat melihat kemegahan Kota Teratai Besi yang searah dengan terbitnya matahari pagi. Puncak-puncak tertinggi bangunan kota yang terlapisi emas tampak berkilauan saat matahari pagi mulai menyinari Kota Teratai Emas.

__ADS_1


Lin Feng takjub melihat keindahan yang terlihat oleh kedua matanya, dan selama berada di Alam Sembilan Surga tingkat pertama Kota Teratai Emas adalah kota terindah yang pernah disinggahi nya.


“Swuusshh...” Mendarat di atas permukaan tanah kurang lebih dua kilometer dari gerbang kota, Lin Feng segera mengikuti antrean orang-orang yang ingin memasuki kota.


Meski matahari pagi baru menunjukkan sinarnya, sudah banyak orang yang mengantre di depan gerbang Kota Teratai Emas. Kebanyakan dari mereka datang untuk berdagang, dan sebagian datang hanya untuk berkunjung menikmati keindahan kota.


Prajurit yang menjaga gerbang kota menyambung ramah kedatangan orang-orang yang ingin memasuki kota. Setelah dilakukan pemeriksaan dan membayar biaya memasuki kota, satu-persatu orang-orang yang mengantre mulai diizinkan memasuki kota.


Tak lama giliran Lin Feng yang diperiksa oleh prajurit penjaga. Semua barang yang melekat di tubuh Lin Feng diperiksa, termasuk dengan isi dari cincin penyimpanan miliknya.


Cincin penyimpanan milik Lin Feng hanya berisi ratusan kristal roh tingkat menengah, dan sebuah pedang pusaka tingkat Kaisar.


Melihat tidak ada yang mencurigakan dari barang-barang bawaan Lin Feng, setelah melewati pemeriksaan dan membayar satu kristal roh tingkat menengah sebagai biaya memasuki kota, akhirnya Lin Feng dapat memasuki Kota Teratai Emas.


Pertama kali menginjakkan kaki di Kota Teratai Emas, Lin Feng segera menyebarkan aura tipis yang tidak bisa dirasakan oleh siapapun untuk merasakan keberadaan anggota keluarga Lin.


Swnyum terlihat di wajahnya saat dia merasakan keberadaan puluhan ribu anggota keluarga Lin di Kota Teratai Emas.


Lin Feng yang sudah mengetahui semua itu, tentu mudah baginya membedakan mana yang merupakan anggota keluarga Lin, dan mana yang bukan anggota keluarga Lin.


Merasakan keberadaan sepuluh aura anggota keluarga Lin yang tidak asing baginya, Lin Feng yakin aura itu milik Lin Mofan dan sembilan orang lainnya yang pernah bertemu dengannya.


“Mereka sepertinya sedang berlatih, dan tak lama lagi mereka bakal mendapatkan terobosan,” gumam Lin Feng pelan, lalu dia mencari tempat sepi untuk mengeluarkan seseorang yang terus saja meminta keluar dari Alam Kehidupan.


Sampai di tempat sepi dan setelah memasang array pembatas, Lin Feng segera membuka gerbang penghubung Alam Kehidupan dengan tempatnya saat ini.


“Swuusshh... Swuusshh... Swuusshh...” Tiga sosok muncul dari dalam gerbang.


Mereka yang baru muncul adalah Lin Hua, Lin Baoshi, dan Lin Yantan. Keluar dari Alam Kehidupan, aura kekuatan ketiganya sangatlah stabil dan terlihat pondasi kekuatan mereka jauh lebih kuat dari sebelumnya.


“Gege...” kata Lin Hua sambil berlari memeluk Lin Feng, sedangkan Lin Baoshi dan Lin Yanran, mereka segera menangkupkan kedua tangan, menundukkan kepala, memberi penghormatan pada Lin Feng.

__ADS_1


Lin Feng yang mendapat pelukan dari Lin Hua, dia segera membalas pelukannya, tapi sebelum membalas pelukan Lin Hua, terlebih dulu dia menggerakkan tangan, meminta Lin Baoshi dan Lin Yanran bersikap seperti biasa.


“Sekarang kita sudah berada di Kota Teratai Emas, dan tak jauh dari tempat ini ada kediaman keluarga Lin,” ungkap Lin Feng setelah Lin Hua melepaskan pelukannya.


“Kenapa Gege pergi ke Kota Teratai Emas? Bukannya Gege ingin menghancurkan Sekte Gagak Hitam dan setelahnya pergi ke Kota Rantai Surgawi untuk menyapa keluarga Suci Guo?” tanya Lin Hua penasaran dengan Lin Feng yang tiba-tiba saja sudah berada di Kota Teratai Emas.


“Sekte Gagak Hitam telah aku hancurkan, begitu juga dengan keluarga Suci Guo. Jadi, sudah sewajarnya kita saat ini berada di Kota Teratai Emas, pergi mengunjungi keluarga Lin di kota ini,” kata Lin Feng menjawab pertanyaan Lin Hua.


“Kenapa Gege menghancurkan mereka seorang diri? Padahal aku ingin menguji kekuatan baruku dengan melawan mereka,” ungkap Lin Hua yang terlihat kecewa.


Lin Feng yang melihat kekecewaan di wajah Lin Hua, dia mengusap lembut kepala Lin Hua, lalu dia berkata, “Masih ada wilayah terdalam hutan kebut abadi yang bisa digunakan untuk menguji kekuatan barumu...”


“Tapi sekarang sebaiknya kita pergi melihat keadaan keluarga Lin di kota ini. Aku sangat penasaran dengan peningkatan kekuatan mereka, setelah menerima sedikit bantuan dariku,” kata Lin Feng.


Sedangkan Lin Hua yang mendengar perkataan Lin Feng, dia kembali teringat dengan wilayah terdalam hutan kabut abadi yang belum sempat dijelajahi olehnya, dikarenakan saat itu kekuatannya masih teramat lemah untuk menjelajahi tempat itu.


Namun, sebelum pergi ke tempat itu, terlebih dahulu dia harus mengikuti Lin Feng melihat keadaan keluarga Lin, dan dirinya cukup penasaran dengan peningkatan kekuatan Lin Mofan dan sembilan orang lainnya.


Menghilangkan array pembatas, dengan Lin Hua memeluk lengan tangan kanannya sedangkan Lin Baoshi dan Lin Yanran yang berjalan tepat di belakangnya, Lin Feng kembali melanjutkan perjalanan, menikmati keindahan Kota Teratai Emas.


Terus saja berjalan, tanpa terasa rombongan Lin Feng telah sampai di gerbang kediaman keluarga Lin yang dijaga puluhan orang, dan kekuatan mereka semua rata berada di tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 8.


Dengan penjagaan yang cukup kuat, sulit menerobos masuk kediaman keluarga Lin secara paksa, tapi itu tidak berlaku pada Lin Feng.


Ingin menguji kekuatan yang dimiliki para penjaga, bukannya datang dan meminta izin baik-baik untuk memasuki kediaman keluarga Lin, Lin Feng justru menyerang para penjaga yang dari kekuatan jauh lemah darinya.


“Aku mau lihat sendiri, seberapa besar kekuatan yang dimiliki para penjaga kediaman keluarga Lin...”


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2