
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Di bangunan yang terletak jauh dari keramaian kota dan hanya terdapat tidak labih dari sepuluh orang di tempat itu, du sosok muncul dari portal yang menghubungkan Alam Dewa dengan Alam Langit. Kedua sosok tak lain adalah Lin Feng dan Yin Hua yang baru saja sampai di Alam Dewa.
Untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Alam Dewa Lin Feng dapat merasakan Qi elemen di sekitarnya seratus kali lebih padat, jika dibandingkan dengan Qi elemen di Alam Langit. Menikmati aliran Qi elemen yang masuk ke dalam tubuhnya, Lin Feng sampai tidak menyadari kalau dia sedang ditatap sepuluh orang di bangunan itu.
“BOOM... BOOM...” Kesepuluh orang tiba-tiba menyerang Lin Feng, tapi serangan mereka dengan mudah ditahan oleh Yin Hua, dan akibat dari benturan kedua kekuatan ledakan demi ledakan terjadi di tempat itu.
“Siapa kalian? Kenapa kalian tiba-tiba menyerang suamiku?” Yin Hua menatap tajam sepuluh orang yang berhenti menyerang setelah berkali-kali serangan mereka berhasil di tahan oleh Yin Hua.
“Kami hanya sedang menguji kekuatan kalian.” Salah satu dari mereka berkata sambil menunjukkan senyuman di wajah.
Kerutan terlihat di kening Lin Feng dan Yin Hua setelah mendengar itu. Sebuah ujian setelah berhasil naik ke Alam Dewa? Yin Hua sendiri tidak pernah mendengar hal seperti itu meskipun dia merupakan penduduk asli Alam Dewa.
“Ujian? Kenapa juga kalian harus menguji kami yang baru saja sampai di Alam Dewa? Apa kalian ingin membunuh kami yang berasal dari Alam Langit?” Lin Feng menatap tajam pria yang barusan berkata.
“Orang lemah sepertimu lebih baik diam! Kami menguji untuk mendapatkan bakat tersembunyi dari Alam Langit. Nona cantik kamu lolos dalam ujian kami, dan sebaiknya Nona cantik segera ikut dengan kami ke Sekte Pedang Dewa!” Pria itu mendekati Yin Hua dan mencoba memegang tangannya.
“Uhg,” Pria itu tiba-tiba jatuh berlutut setelah aura yang begitu kuat menekan tubuhnya. “Kau, bagaimana mungkin orang dari Alam Langit sudah memiliki kekuatan tingkat Dewa Langit?” Pria itu terkejut, tapi dia mencoba tetap tenang sambil menatap Lin Feng yang mengarahkan aura kekuatan ke arahnya.
“Kaisar Dewa Bintang 8, dan kamu merupakan yang terkuat dari mereka. Kekuatanmu memang kuat jika berada di Alam Langit, tapi bagiku kalian hanyalah sekumpulan sampah.” Lin Feng menampar wajah pria yang berlutut di depannya.
“PlAK... PLAK... BOOM...” Pria itu terpental kemudia menghantam dinding bangunan setelah tamparan tamparan terakhir Lin Feng menghantam wajahnya.
Pria itu tidak mengalami luka dalam, tapi dengan wajah hancur pria itu sangat sulit dikenali.
__ADS_1
Sembilan orang lainnya segera melihat keadaan pria yang baru mendapatkan tamparan bertubi-tubi dari Lin Feng. Mereka menggertakkan gigi marah melihat teman mereka mengalami luka parah di wajahnya.
“Kamu telah berani melukai salah satu murid dalam sekte Pedang Dewa. Meskipun kau kuat, kau tetap akan mati di tangan kami!” Sembilan murid sekte Pedang Dewa bersama-sama melesat maju menyerang Lin Feng.
“Mereka sangat bodoh!” Yin Hua menyingkir dan membiarkan Lin Feng menghajar murid sekte Pedang Dewa.
“BOOM...” Kesembilan murid sekte Pedang Dewa terpental mundur dan menghantam dinding bangunan setelah Lin Feng melambaikan tangan, memunculkan gelombang Qi angin yang langsung menyapu bersih kesembilan murid sekte Pedang Dewa.
“Ugh...” Kesembilan murid sekte Pedang Dewa memuntahkan darah setelah mendapat luka dalam akibat serangan yang dilakukan Lin Feng.
“Bukannya barusan kalian ingin membunuhku, kenapa kalian justru tiduran di lantai kotor? Apa sebagai murid salah satu sekte di Alam Dewa kalian sudah terbiasa tidur beralaskan lantai kosong?” Lin Feng tersenyum melihat keadaan sembilan murid sekte Pedang Dewa.
“Swusshh...” Lin Feng tiba-tiba melesat ke arah pria yang sebelumnya ingin memegang tangan Yin Hua, kemudia dia memukul wajah pria.
“BOOM...” Kuatnya pukulan Lin Feng membuat kepala pria itu hancur, dan mengakhiri hidupnya.
“Dari kenangan yang aku lihat dari mata mereka, sekte Pedang Dewa banyak mengambil wanita hanya untuk menyempurnakan teknik kultivasi mereka.”
“Dengan melakukan hubungan tubuh antara pria dan wanita, mereka menyerap energi kehidupan para wanita untuk meningkatkan kekuatan.” Lin Feng sangat marah melihat teknik kultivasi yang dikembangkan sekte Pedang Dewa.
“Sekte Pedang Dewa merupakan satu dari sepuluh sekte besar di Alam Dewa, tapi aku tidak menyangka mereka menggunakan cara seperti itu untuk meningkatkan kekuatan.” Yin Hua juga marah, tapi dengan kekuatannya yang sekarang dirinya belum bisa berurusan langsung dengan sekte Pedang Dewa.
Dari kenangan yang dilihat Lin Feng dari sepuluh murid sekte Pedang Dewa yang mati di tangannya, dia mengetahui seberapa besar kekuatan yang dimiliki sekte Pedang Dewa.
“Mereka memiliki patriak sekte dengan kekuatan di tingkat Raja Dewa Langit Bintang 9, tapi yang terkuat di sekte Pedang Dewa adalah leluhur sekte yang sudah berada di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 2.”
“Dengan kekuatan kita saat ini. Kita tidak mungkin dapat mengalahkan mereka.” Di Alam Langit dirinya adalah yang terkuat, tapi di Alam Dewa kekuatannya masih terlalu lemah.
__ADS_1
“Kita masih memiliki banyak waktu untuk memberi pelajaran pada sekte Pedang Dewa, untuk sekarang sebaiknya kita pergi menemui ayahku!” Yin Hua ingin segera mempertemukan Lin Feng dan Ayahnya.
Mendengar itu Lin Feng dengan cepat menggelengkan kepala. “Belum saatnya kita menemuinya, karena ada kemungkinan pria yang menginginkanmu menaruh orangnya untuk mengawasi kediaman keluargamu,” kata Lin Feng.
“Sebaiknya kita menemuinya setelah memiliki kekuatan untuk melawan pria yang menginginkanmu untuk menjadi miliknya,” lanjutnya.
Yin Hua menganggukkan kepala. Dia mengerti dengan keputusan Lin Feng, dan semua itu demi kebaikan hubungan antara dirinya dengannya. Dia sendiri yakin pria itu pasti menaruh beberapa orang untuk mengawasi kediamannya.
“Feng'gege, sepertinya aku tahu tempat yang bisa menjadi tujuan kita selain kediaman keluargaku.” Yin Hua teringat tentang keberadaan keluarga Lin, dan dia bermaksud membawa Lin Feng ke tempat itu.
"Aku tidak tahu menahu tentang Alam Dewa, oleh karena itu aku mempercayakan semua yang berhubungan dengan Alam Dewa padamu.” Lin Feng berkata sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.
Yin Hua tersenyum mendengarnya, kemudian dia berkata. “Aku akan membawamu pergi ke tempat dimana keluarga Lin yang ada di Alam Dewa. Meskipun di Alam Dewa mereka hanyalah keluarga kecil, tapi ada kemungkinan mereka merupakan keluarga Lin yang berasal dari Alam Langit.”
"Hua'er, apa sejak awal kamu sudah mengetahu keberadaan dan keadaan mereka, tapi selama ini kamu menyembunyikan semua itu dariku?” Lin Feng bertanya dengan suara lembut meskipun dia cukup terkejut mendengar itu karena dia memang tidak pernah menggunakan kekuatan mata Dewa, untuk melihat kenangan di mata Yin Hua.
Yin Hua menganggukkan kepala. “Aku sengaja menyembunyikan semua itu dari semua orang di Kekaisaran Petir, dan ingin mengatakan semua tentang keluarga Lin pada Feng'gege setelah kita sampai di Alam Dewa.”
Yin Hua segera menceritakan seperti apa keadaan keluarga Lin di Alam Dewa. Bagaimana kehidupan mereka yang selalu direndahkan olek keluarga yang lebih besar, bahkan banyak anggota keluarga Lin yang menjadi budak keluarga lain.
Meskipun keluarga Lin memiliki wilayah tersendiri, tapi mereka harus tunduk pada keluarga lain yang bahkan tidak memiliki hubungannya dengan wilayah keluarga Lin.
“Aku tidak menyangka kehidupan keluarga Lin di Alam Dewa jauh lebih buruk dibandingkan kehidupan yang pernah dialami penduduk Kekaisaran Petir.” Lin Feng prihatin dengan kehidupan keluarga Lin di Alam Dewa.
“Namun, seperti apa yang telah aku lakukan untuk Kekaisaran Petir, aku akan melakukan hal yang sama pada keluarga Lin di Alam Dewa. Dalam beberapa bulan ke depan, aku pasti membuat keluarga Lin menjadi salah satu keluarga besar di Alam Dewa!” Lin Feng bertekad melakukan apa yang pernah dia lakukan pada Kekaisaran Petir pada keluarga Lin di Alam Dewa.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.