
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
“Ingin membunuhku? Apa kalian mampu?” Dengan ketenangannya, Lin Feng begitu mudah menghindari serangan tiga orang yang terus mencoba untuk membunuhnya.
Gerakan Lin Feng sangat cepat dan lincah, meski gerakannya terlihat sangat sederhana, tapi ketiga musuhnya sama sekali tidak bisa melukainya. Jangankan menyentuh, mereka bahkan tidak bisa menyentuh pakaian Lin Feng.
“Menahan kekuatan karena kalian menganggap aku lemah. Seharusnya kalian sadar, kalianlah yang sekumpulan orang lemah!” Lin Feng berkata dengan suara lantang, mencoba memancing amarah lawannya.
Berhenti melakukan gerakan menghindar, Lin Feng mengganti gerakan dari menghindar ke gerakan serangan cepat. Cepat, kuat dan lincah, Lin Feng mulai membalas serangan mereka.
“Aku terlalu menganggap remeh kekuatannya, hanya karena sebelumnya dia menunjukkan kekuatan yang masih berada di tingkat Raja Dewa Bintang 9,” gumam Ling Yuan setelah tubuhnya terdorong mundur akibat tendangan Lin Feng yang mengarah padanya.
Dua orang lainnya juga mengalami hal yang sama. Sedangkan Lin Feng, dia dengan tenang berdiri sambil mengarahkan tatapan remeh ke arah musuhnya. Meski serangannya sangat cepat dan kuat, yang barusan di lakukan murni hanya menggunakan kekuatan fisiknya. Dia sama sekali belum menggunakan kekuatan kultivasinya.
Leluhur Kekaisaran Api yang melihat ketenangan Lin Feng, dia tahu kalau dirinya tidak boleh setengah-setengah menghadapi orang seperti itu. Meskipun setelah mengerahkan seluruh kekuatan yang dimilikinya dirinya masih merasa belum yakin dapat mengalahkannya, tapi dengan bantuan Ling Yuan dan Patriak sekte Naga Langit, bukan hal mustahil untuk mengalahkannya.
“Kita harus menyatukan kekuatan kalau ingin mengalahkannya!” Leluhur Kekaisaran Api berkata pada Ling Yuan dan Patriak sekte Naga Langit.
Keduanya mengangguk, kemudian mereka sama-sama mengeluarkan kekuatan puncak, dan seperti kilatan cahaya mereka melesat maju menyerang Lin Feng.
“Seni tarung, Tapak Dewa Petir.” Siluet petir berbentuk telapak tangan melesat ke arah tiga kilatan cahaya yang mendekati Lin Feng.
“BOOM...” Tiga orang yang ingin menyerang Lin Feng terpental mundur dan memuntahkan seteguk darah, setelah siluet Petir berbentuk telapak tangan menghantam mereka.
Perlahan ketiganya mulai bangkit meski sebagian tubuh mereka mengalami mati rasa, akibat kekuat petir yang baru saja menghantam tubuh mereka. Selain mengakibatkan luka dalam, serangan barusan juga membuat aliran darah di tubuh mereka terganggu, dan itu yang membuat sebagian tubuh mereka mengalami mati rasa.
“Jangan lengah!” kata Lin Feng yang sudah melayang lebih tinggi dari mereka, dan bersiap melakukan serangan selanjutnya.
__ADS_1
“Seni tarung, Tinju Naga Langit.” Lin Feng meninju udara kosong di depannya, tapi dari kekosongan muncul siluet Naga sepanjang belasan meter dan langsung melesat ke arah tiga lawannya.
“Roaarr...” Raungan Naga yang begitu mengerikan terdengar sejauh ratusan kilometer.
Melihat siluet Naga yang mengerikan dan mendengar suara raungan yang begitu keras, membuat tubuh Leluhur Kekaisaran Api dan dua orang lainnya gemeteran karena rasa takut. Mereka mencoba lari menghindari siluet Naga yang mengarah ke arah meraka. Akan tetapi, tekanan kuat yang muncul dari siluet Naga sepanjang belasan meter membuat mereka tidak bisa bergerak.
“BOOOMM...” Ledakan besar terdengar saat siluet Naga yang muncul dari serangan Seni tarung Tinju Naga Langit menghantam Leluhur Kekaisaran Api, Ling Yuan dan Patriak sekte Naga Langit. Meskipun serangan itu tidak membunuh mereka, tapi setidaknya serangan itu membuat mereka mengalami luka cukup parah.
Bahkan, Patriak sekte Naga Langit yang merupakan orang terlemah diantara mereka, dia harus rela kehilangan kedua tangannya saat mencoba menahan siluet Naga yang menghantam tubuhnya.
“Patriak...” Tetua ketiga dan tetua kelima sekte Naga Langit yang berhasil melarikan diri dari lawan mereka, mereka mencoba menghentikan pendarahan di luka Patriak sekte Naga Langit.
“Bagaimana bisa kalian mengabaikan keberadaanku, dan justru mencoba menyembuhkan orang yang sengaja aku lukai?” Lin Feng muncul di belakang tetua ketiga dan tetua kelima, dan saat keduanya menoleh melihat ke arahnya. Lin Feng langsung saja menampar keduanya, merubah mereka menjadi kabut darah.
Patriak sekte Naga Langit yang melihat nasib malang kedua tetuan sektenya, dia merasa kalau nasibnya akan sama dengan mereka.
“Kau iblis, kau hanyalah iblis yang menyerupai manusia!” teriak Leluhur Kekaisaran Api setelah dia melihat bagaimana Lin Feng membunuh dua tetua sekte Naga Langit.
“Kalau aku iblis, bagaimana dengan Huo Lian dan Chao Zha yang dengan keji membunuh jutaan rakyat Kekaisaranku, yang bahkan tidak tahu alasan kenapa mereka harus mati. Selain itu, apa aku perlu menceritakan padamu bagaikan mereka membunuh Ayahku dan menyebabkan kematian pada ibuku?” teriak Lin Feng marah.
“Mereka menjebak Ayahku, menyiksanya, menertawakannya, lalu membunuhnya. Sedangkan ibuku, mereka memperlakukan ibuku selayaknya mainan mereka, dan mereka terus menerus melakukan itu sampai pada akhirnya ibuku mengakhiri hidupnya.”
“Aku tahu semua itu hanya dengan melihat mata mereka. Mata mereka memang tidak bisa bicara, tapi mata mereka melihat semua yang pernah dilakukan pemiliknya.” Lin Feng mempererat cengkraman tangannya membuat Leluhur Kekaisaran Api semakin memucat.
“Dan setelah aku melihat kedua matamu, kini aku tahu apa yang menyebabkan Huo Lian sangat menginginkan kehancuran Kekaisaran Petir.”
“Ramalan bodohmu membuat dia berkali-kali mencoba menghancurkan Kekaisaran Petir bahkan dia membawa Kekaisaran Angin untuk membantunya, dan akibat dari apa yang telah dilakukan Huo Lian ramalanmu akan menjadi kenyataan!” Lin Feng menjentikkan jarinya, dan bersamaan dengan itu muncul layar raksasa di langit yang menunjukkan bagaimana tujuh orang dengan kekuatan mengerikan sedang menghancurkan Kekaisaran Api.
Seluruh prajurit di Kekaisaran Api semuanya musnah tak bersisa, dan dari anggota keluarga Kekaisaran Api, hanya tersisa Putra Mahkota Huo Wen dan Permaisurinya, Shui Mei. Selain mereka, semua telah mati, bahkan sekte Phoenix Api juga mengalami kehancuran, sama halnya dengan apa yang dialami Kekaisaran Api.
__ADS_1
“Lihat betapa mudahnya aku menghancurkan Kekaisaran Api sama seperti apa yang kamu ramalkan, dan aku sengaja menyisakan dua orang itu karena aku ingin menyiksa mereka di depan kedua matamu!” Lin Feng kembali menjentikkan jarinya, menghilangkan keberadaan layar raksasa di langit.
“Swusshh...” Wanita bercadar muncul di samping Lin Feng, wanita itu adalah Yin Hua, dan tak lama muncul enam orang lainnya sambil membawa Huo Wen dan Shui Mei.
“Argh...” Rintih Huo Wen saat Xiong Hu melempar dia ke dekat Lin Feng.
Sedangkan Shui Mei, wanita itu hanya bisa diam karena saat ini di sekelilingnya ada empat wanita, yang dengan mudahnya dapat mengirim dirinya ke alam kematian.
Melihat Huo Wen, pria yang dulu berhasil membuatnya sakit hati setelah wanita yang dia cintai dia rebut, Lin Feng begitu saja melempar tubuh Leluhur Kekaisaran Api, lalu tanpa belas kasih dia menginjak milik Huo Wen.
“Arrrggghhh...” Bukan hanya merintih, Huo Wen meraung kesakitan saat miliknya hancur di bawah telapak kaki Lin Feng.
Lin Feng lalu duduk jongkok di dekat Huo Wen. “Aku sebenarnya tidak punya dendam pribadi denganmu, tapi tubuh yang aku tempati sepertinya memiliki dendam pribadi padamu, dan apa yang aku lakukan murni membalaskan dendamnya,” bisik Lin Feng.
Lin Feng kemudian mengarahkan pandangannya ke arah Shui Mei. “Antarkan wanita itu ke Kekaisaran Air, tapi pastikan dia tidak mengandung keturunan orang ini!” Perintahnya pada Xiao Lan dan tiga wanita lainnya.
Xiao Lan dan tiga wanita lainnya hanya mengangguk, lalu mereka segera pergi membawa Shui Mei ke Kekaisaran Air.
“Seperti yang sudah aku katakan sebelumnya, aku tidak ada dendam denganmu tapi aku tetap harus membalaskan dendamnya, dan dia sangat menginginkt kematianmu. Jadi, selamat bertemu dengannya di alam kematian!”
Lin Feng mengangkat tubuh Huo Wen dengan mencengkram lehernya, kemudia di hadapan Leluhur Kekaisaran Api dia mematahkan leher Huo Wen, mengakhiri hidup keturunan terakhir keluarga Kekaisaran Api.
“Apa yang kamu lakukan hanya membuat kedudukan manusia di Alam Langit ini semakin lemah, dan tinggal menunggu waktu kita akan dimusnahkan bangsa iblis dan monster!” Ling Yuan jelas tidak suka melihat apa yang dilakukan Lin Feng pada Kekaisaran Api dan sekte Phoenix Api.
Lin Feng terlebih dahulu melempar mayat Huo Wen, kemudian dia mengarahkan sorot mata tajam ke arah Ling Yuan. “Apa menurutmu kematian Ayah dan Ibuku tidak membuat lemah kedudukan manusia di Alam Langit? Dari kedua matamu, aku tahu kau saat itu meliht bagaimana mereka menjebak Ayahku, tapi kau memilih menutup mata. Aku juga melihat keberadaanmu di tempat mereka melakukan perbuatan buruk pada Ibuku, tapi sekali lagi kau menutup mata.”
Dengan kekuatan mata Dewa setelah berhasil menerobos tingkat Raja Dewa, Lin Feng dapat melihat kenangan orang lain hanya dengan melihat matanya. Oleh karena itu, dia tahu pasti apa yang terjadi pada kedua orangtuanya.
“Yang Mulia Kaisar Ling Yuan, bagaimana kalau kali ini kau juga menutup mata? Bukan menutup mata untuk sesaat, tapi menutup mata untuk selamanya!” Lin Feng menyeringai, membuat takut siapapun yang melihatnya.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.