Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Keberadaan Ruang Hampa


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Seorang diri melihat keadaan Kota Cahaya Dewa setelah Lin Hua dan kelima saudari Jiang memutuskan kembali ke kediaman penguasa kota, Lin Feng yang belum lama ini kembali ke Alam Dewa puas dengan peningkatan Kota Cahaya Dewa.


Tak lagi terlihat kota sepi dengan sedikit penduduk. Jutaan orang telah mendiami Kota Cahaya Dewa, dan jumlah mereka terus meningkat dengan banyaknya pengunjung yang mengunjungi kota.


Meskipun banyak pengunjung dari tempat jauh, tak satupun dari mereka berani membuat kekacauan di dalam kota, apalagi membuat kekacauan di dekat kediaman dua keluarga penguasa Kota Cahaya Dewa. Dengan kekuatan para penjaga kota yang berada di tingkat Kaisar Dewa Langit, hanya orang bodoh yang berani membuat kekacauan di Kota Cahaya Dewa.


“Kota ini selayaknya kota impian. Indah, damai, dan semua orang dapat tertawa bersama menikmati suasana penuh kebahagiaan.” Lin Feng tersenyum senang melihat keadaan Kota Cahaya Dewa dari atas langit, tapi segera saja dia teringat tentang bahaya yang dapat mengancam keberadaan Kota Cahaya Dewa.


Bukan hanya mengancam Kota Cahaya Dewa, tapi bahaya yang dimaksudkan olehnya adalah ancaman terbesar untuk seluruh kehidupan yang ada di Alam Dewa, maupun yang berada di Alam Langit.


Lin Feng menghela napas pelan. “Dengan kekuatan yang sekarang aku miliki, aku semakin yakin dapat mengalahkan mereka yang datang sebagai musuh, dan melindungi apa yang sudah seharusnya aku lindungi.”


Meninggalkan keramaian Kota Cahaya Dewa, Lin Feng pergi melihat keadaan kediaman keluarga Luo. Hampir sama dengan keluarga Lin, peningkatan kekuatan besar-besaran juga terjadi pada keluarga Luo, bahkan sudah terdapat beberapa orang yang telah berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi.


“Kepala keluarga Luo dan para tetua sepertinya telah berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi, dan saat ini semuanya sedang mencoba menyempurnakan pondasi kekuatan yang mereka miliki.” Lin Feng bergumam lirih saat merasakan keberadaan aura kuat beberapa orang yang telah berhasil menerobos tingkatan Dewa Surgawi.


Saat Lin Feng ingin pergi meninggalkan kawasan kediaman keluarga Luo, dari kejauhan dia dapat merasakan seseorang yang dikenalinya bergerak mendekat ke arahnya. Bukan hanya seorang diri, tapi dia datang bersama beberapa orang yang senantiasa ikut bersamanya.


Walau mereka masih jauh, Lin Feng sudah dapat merasakan perbedaan kekuatan mereka, dibandingkan saat terakhir pertemuannya bersama mereka. Tidak ada yang mengejutkan dari peningkatan kekuatan mereka, dikarena Lin Feng tahu selama ini mereka menjalani pelatihan bersama keluarga Lin.


“Swusshh...” Huo Bin dan kelima Jenderal Kekaisaran Api muncul di hadapan Lin Feng. Sebelumnya mereka sedang berlatih di Alam Kehidupan, tapi saat Huo Bin mendengar Lin Feng telah kembali ke Alam Dewa, buru-buru dia menyusul kembali ke Alam Dewa.


Melihat perubahan Lin Feng setelah beberapa minggu tidak bertemu, Huo Bin yang seorang pria, dia sangat terpesona akan kesempurnaan penampilan yang dimiliki Lin Feng.


“Saudara Feng, aku merasa seluruh wanita di Alam ini rela memberikan mahkota berharga yang mereka miliki, jika itu bisa membuat mereka berlama-lama melihat kesempurnaan wajahmu.” Huo Bin mengatakan apa yang ingin dia katakan.


“Kalaupun semua wanita ingin memberikan semua itu padaku, tentu dengan senang hati aku menolak. Bagiku, cukup satu wanita dalam hidupku, dan aku sudah menentukan siapa wanita itu.” Tanpa diberi tahu, Huo Bin tahu siapa wanita yang dimaksud Lin Feng.


Huo Bin mengangguk mendengar itu, kemudian dia berkata, “Saudara Feng, akhir-akhir ini aku merasakan adanya bahaya besar sedang mendekati Alam Dewa. Aku tidak tahu bahaya seperti apa yang segera datang, tapi aku merasa bahaya itu adalah ancaman terbesar bagi Alam Dewa.”

__ADS_1


“Saudara Bin, bukan hanya kamu yang merasakannya, tapi aku juga merasakannya bahkan sudah jauh-jauh hari aku merasakan semua itu.”


“Dari yang aku rasakan, bahaya itu bukan hanya ancama terbesar bagi Alam Dewa, tapi jika kita membiarkan bahaya itu datang, bisa dipastikan hari datangnya mereka adalah hari akhir untuk seluruh kehidupan di Alam Dewa.” Sekujur tubuh Huo Bin dan kelima Jenderalnya merinding mendengar perkataan Lin Feng.


“Saudara Feng, apa kamu tahu wujud dan tujuan dari mara bahaya yang mendatangi Alam Dewa?” Huo Bin sangat penasaran dengan sosok pembawa mara bahaya ke Alam Dewa.


“Wujud dari mereka? Sepertinya mereka bukanlah manusia seperti kita, tapi wujud mereka juga bukan iblis.”


“Sebelum mereka datang, kita belum bisa mengetahui wujud asli mereka, tapi begitu mereka datang, kita harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk karena aku sangat yakin tujuan kedatangan mereka bukanlah sesuatu yang baik untuk Alam Dewa.”


Lin Feng mengatakan semua yang dirinya ketahui. Dirinya memang tidak tau pasti wujud sosok yang datang dari Alam Kegelapan, tapi dirinya tau pasti apa yang menjadi tujuan mereka mendatangi Alam Dewa dan Alam Langit, dan tentu tujuan mereka jauh dari kata baik.


“Saudara Feng, di Alam Dewa ini terdapat ruang hampa yang memisahkan Alam Dewa dengan Alam lainnya. Di tempat itulah terdapat istana milik prajurit pelindung Alam Dewa, yang bertugas melindungi Alam Dewa dari ancama luar dan mereka tidak berhak ikut campur permasalahan Alam Dewa.”


“Daripada menunggu musuh mendatangi Alam Dewa, bagaimana kalau kita pergi menyambut kedatangan mereka di ruangan hampa, dan menyatukan kekuatan kita dengan prajurit pelindung Alam Dewa? Menyambut kedatangan mereka di luar Alam Dewa, tentunya semua itu dapat meminimalisir kerusakan Alam Dewa saat terjadinya pertempuran besar.”


Dalam pemahamannya tentang Alam Semesta, Lin Feng tentu mengetahui keberadaan ruang hampa sebagai pemisah suatu Alam dengan Alam lainnya, tapi dia sama sekali tidak mengetahui bagaimana caranya pergi ke tempat itu.


Kalau memang bisa pergi ke tempat seperti itu, tentu Alam Dewa maupun Alam Langit tidak perlu menanggung merusak besar akibat terjadinya pertempuran besar antara mereka yang datang dari Alam Kegelapan dan orang-orang yang ingin melindungi Alam Dewa maupun Alam Langit.


Tak tahu bagaimana cara pergi ke ruang hampa, Lin Feng segera saja mengarahkan pandangan pada Huo Bin, dan melayangkan sebuah pertanyaan pada orang itu, “Saudara Bin, apa kamu tahu bagaimana cara kita pergi ke ruang hampa? Jujur saja, aku tidak tahu cara pergi ke tempat itu.”


“Saudara Feng tenang saja, aku tahu pasti bagaimana caranya pergi ke tempat itu, tapi aku masih belum yakin apa dengan seluruh kekuatan yang saat ini kita, kita bisa melindungi Alam Dewa ini dari marabahaya yang datang dan semakin mendekat.”


Meski kekuatannya telah melesat jauh dibandingkan sebelum dirinya mengikuti pelatihan bersama anggota keluarga Lin, dengan kekuatannya saat ini Huo Bin masih ragu apa dirinya dapat melindungi Alam Dewa.


Lin Feng bernapas lega karena setidaknya Huo Bin tahu cara pergi ke ruang hampa, kemudian dengan percaya dirinya dia berkata, “Selama saudara Bin bisa membawa kita semua ke ruang hampa, kita memiliki lebih dari cukup kekuatan untuk mengalahkan siapapun yang datang ke Alam Dewa dengan niatan buruk!”


Muncul keyakinan dalam diri Huo Bin setelah mendengar apa yang dikatakan Lin Feng. Membuka jalan menuju ruang hampa bukanlah sesuatu yang sulit baginya. Kemudian dengan kekuatan yang dikatakan Lin Feng, Huo Bin semakin yakin dapat melindungi kehidupan di Alam Dewa.


“Saudara Feng, aku bisa membawa saudara ke gerbang menuju ruang hampa, tapi gerbang itu sudah lama terkunci sebuah array, tapi saudara tenang saja, dengan kekuatanku yang sekarang, aku yakin dapat menghancurkan array itu.”


Dengan kekuatan di tingkat Dewa Surgawi yang telah melewati aturan tingkatan kekuatan Alam Dewa, Huo Bin memiliki keyakinan dapat menghancurkan array pelindung yang mengunci gerbang menuju ruang hampa.

__ADS_1


“Sebaiknya kita segera pergi ke tempat itu, supaya segera tahu apa array itu benar-benar dapat dihancurkan.” Lin Feng berkata pada Huo Bin.


Huo Bin cepat menganggukkan kepalanya, kemudian berkata, “Saudara bisa mengikuti aku untuk sampai ke tempat itu.”


Lin Feng hanya mengangguk, kemudian dia segera pergi mengikuti Huo Bin yang langsung saja pergi setelah melihat anggukan kepala Lin Feng. Mereka melesat bagaikan kilatan cahaya di langit, dan setidaknya dibutuhkan waktu setengah hari untuk sampai ke tempat yang menjadi tujuan perjalanan mereka.


Setelah setengah hari berlalu dan tak ada gangguan yang datang menghambat perjalanan, akhirnya mereka sampai di tujuan yang berada di ujung wilayah selatan Alam Dewa. Jaraknya sangatlah jauh dari letak Kota Cahaya Dewa, tapi dengan kecepatan yang mereka miliki, perjalanan jauh terasa sangat dekat.


“Saudara Feng, gerbang inilah yang menghubungkan Alam Dewa dengan ruang hampa.” Huo Bin menunjuk gerbang raksasa dengan segel array yang mengunci rapat gerbang itu.


Melihat gerbang di hadapannya, Lin Feng hanya mengangguk pelan. “Segel array yang mengunci gerbang cukup kuat. Setidaknya yang membuat segel ini adalah seseorang yang kekuatannya telah mencapai tingkat Dewa Surgawi, atau sedikit lebih tinggi.”


Lin Feng menilai segel array yang mengunci gerbang menuju ruang hampa. Sebenarnya bukan hal sulit baginya menghancurkan segel array itu dengan kekuatannya, tapi dia ingin memberi kesempatan pada Huo Bin untuk terlebih dahulu menghancurkan segel array. Jika Huo Bin tidak mampu melakukannya, barulah dirinya akan turun tangan langsung menghancurkan segel itu.


Huo Bin yang percaya diri dapat menghancurkan segel yang mengunci gerbang menuju ruang hampa dengan kekuatannya, perlahan dia melangkah maju. Membuat pola segel tangan yang cukup rumit, Huo Bin tiba-tiba saja memunculkan bola api raksasa di hadapannya.


Kuatnya kekuatan yang terpancar dari bola api raksasa yang dibuat Huo Bin, Lin Feng yakin bola api raksasa itu mampu mengalahkan sosok yang kekuatannya telah mencapai tingkat Raja Dewa Surgawi Bintang 1.


Namun, meski dirasanya sangat kuat, Lin Feng masih ragu semua itu dapat digunakan untuk menghancurkan segel yang mengunci gerbang menuju ruang hampa.


Begitu bola api terbentuk dengan sempurna, Huo Bin langsung saja melepaskan bola api itu ke arah segel array yang mengunci gerbang. Kekuatan besar yang dimiliki bola api raksasa langsung saja menghantam seluruh permukaan gerbang, mencoba menghancurkan segel array yang mengunci gerbang.


“BOOOMM...” Ledakan besar terjadi saat bola api menghantam seluruh permukaan gerbang, dan membuat area di sekitar gerbang terselimuti debu tebal sehingga membuat semua orang tidak jelas melihat apa yang sudah terjadi.


Begitu debu tebal perlahan menghilang dan semua orang kembali melihat keberadaan gerbang menuju ruang hampa, mereka semua kecuali Lin Feng, mereka dibuat terkejut oleh keadaan segel array yang masih kokoh mengunci gerbang. “Aku sudah mengeluarkan serangan terbaikku, tapi itu masih belum cukup untuk menghancurkannya.” Huo Bin terlihat cukuo kecewa dengan hasilnya.


Sedangkan Lin Feng, dia hanya tersenyum mendengar itu, kemudian dia membuka suara, “Segel array itu sebenarnya tidak kuat, tapi saudara Bin terlalu terburu-buru saat menghancurkannya. Sebenarnya kita cukup mendorong pintu gerbang ini untuk menghancurkan segel yang menguncinya.”


Lin Feng mendorong pintu gerbang, dan hanya sekali dorong, segel array yang mengunci gerbang hancur kembuat gerbang terbuka lebar.


“Lihat! Ini sangatlah mudah.” Lin Feng tersenyum setelah mengatakan itu, tapi dia tidak memperhatikan ekspresi orang-orang yang tercengang dengan apa yang baru dilakukannya.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2