
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Lin Feng segera menggunakan kekuatan elemen petirnya untuk menyerang Guo Leng dan tetua ketujuh, sedangkan Guo Leng dan tetua ketujuh yang melihat serangan kekuatan petir Lin Feng, mereka segera menyatukan kekuatan, membuat perisai pertahanan kokoh.
Besarnya kekuatan elemen petir yang dimiliki Lin Feng, perisai kokoh yang mereka ciptakan tidak bisa menahan keseluruhan serangan Lin Feng. Di hadapan kekuatan elemen petir Lin Feng, perisai mereka hancur, dan serangan itu terus bergerak menuju arah mereka.
Guo Leng dan tetua ketujuh yang melihat semua itu, mereka mencoba bergerak menghindari serangan yang dilakukan Lin Feng, tapi sayangnya sebuah tekanan kuat, membuat keduanya tidak bisa bergerak, dan pada akhirnya mereka hanya berdiam diri di tempat.
Serangan Lin Feng telak menghantam tubuh mereka, memberikan luka bakar serius di tubuh mereka, dan membuat mereka terpental mundur puluhan langkah.
“Itu belum seberapa dari kekuatanku, tapi semua itu sudah lebih dari cukup untuk melukai kalian.”
Lin Feng kembali bersiap melakukan serangan, dia menarik Qi Elemen petir yang berada di sekitarnya dan mengumpulkan semua Qi Elemen di telapak tangannya. Besarnya Qi Elemen yang berhasil dikumpulkan Lin Feng, membuat Guo Leng dan tetua ketujuh terkejut. Dari yang mereka lihat, jika Qi Elemen itu dirubah menjadi kekuatan elemen petir untuk menyerang, bisa dipastikan hidup mereka bakalan berakhir.
Mereka berdua yang kembali bangkit meski sekujur tubuh dipenuhi luka, segera saja mereka mengumpulkan Qi Elemen di sekitar, dan mereka berusaha menciptakan perisai pertahanan yang berkali-kali lebih kuat dari sebelumnya.
“Kalian telah mengetahui semua rahasiaku, yang seharusnya tidak sembarangan orang bisa mengetahuinya. Oleh karena itu, supaya rahasiaku tetap menjadi sebuah rahasia, tidak ada jalan lain bagiku selain membungkam mulut kalian untuk selamanya, yaitu dengan cara membunuh kalian!”
Lin Feng berkata sambil merubah Qi Elemen di atas telapak tangannya menjadi kekuatan elemen petir yang sangat kuat dan mengerikan, bahkan Guo Leng dan tetua ketujuh yang berada di kejauhan, mereka dapat merasakan seberapa besar kekuatan elemen petir yang terkumpul di telapak tangan Lin Feng.
Keduanya merasa tak ada harapan dapat menahan kekuatan sebesar itu, sekalipun mereka mengeluarkan seluruh kekuatan yang tersisa. Ditambah tubuh mereka yang sudah terluka, semakin mustahil menahan kekuatan itu.
Guo Zong yang melihat dari kejauhan, dia sangat terkejut dengan kekuatan besar Lin Feng yang bahkan jauh melampaui kekuatan ayahnya.
Meski dari kejauhan, dia tahu kalau kekuatan besar Lin Feng bukanlah sesuatu yang dapat dilawan ayahnya sekalipun mendapatkan bantuan dari tetua ketujuh. Jika awalnya dirinya yakin ayahnya dan tetua ketujuh dapat mengalahkan Lin Feng, kini dia harus membuang jauh-jauh keyakinannya.
__ADS_1
Dia tidak pernah berharap kalau Lin Feng memiliki kekuatan besar yang jauh melampaui kekuatan yang dimiliki oleh ayahnya, padahal usianya masih begitu muda, tapi kekuatannya telah melampaui mereka yang telah hidup lebih lama darinya.
“Bagaimana bisa dia yang bahkan jauh lebih muda dariku memiliki kekuatan sebesar itu?” tanya Guo Zong penasaran, tanpa memperhatikan ancaman yang sedari tadi terus memperhatikan keberadaannya.
Di tempatnya berdiri, Lin Feng telah selesai merubah seluruh Qi Elemen menjadi kekuatan elemen petir yang siap digunakan untuk menghancurkan apapun yang ingin dihancurkan olehnya. Mengarahkan pandangan pada Guo Leng dan tetua ketujuh, dia bersiap melakukan serangan.
Melihat mereka yang membuat perisai pertahanan lebih kuat dari sebelumnya, Lin Feng hanya tersenyum. “Perisai pertahanan yang kalian buat memang sangat kuat, tapi semua itu masih belum cukup untuk melindungi kalian dari seranganku, yang jauh lebih kuat melampaui kekuatan perisai pertahanan kalian.”
Selesai berkata Lin Feng segera memasang kuda-kuda, dan bersiap melakukan serangan. “Seni tarung, Tapak Dewa Petir...” Ingin menghabisi nyawa mereka, Lin Feng cukup menggunakan Seni Tarung yang pertama kali dipelajari setelah mendapatkan kekuatan sistem.
Wajah Guo Leng dan tetua ketuju memucat saat mereka melihat siluet telapak tangan raksasa yang terbentuk dari kekuatan elemen petir ungu melesat dengan kecepatan tinggi, menuju ke arah perisai yang mereka buat.
Sebelumnya Lin Feng hanya ingin memberi luka serius pada Guo Zong, Guo Leng, tetua ketujuh, dan seluruh anggota kelompok yang berasal dari keluarga Suci Guo. Namun, dikarenakan mereka telah mengetahui rahasianya, tak ada pilihan lain untuknya, selain mengakhiri hidup mereka.
Melirik Lin Hua dan Lin Jia yang kebetulan sedang melihat ke arahnya dari kejauhan, dia pelan menganggukkan kepala, dan mereka yang mengerti maksudnya segera melakukan apa yang menjadi tugas mereka.
Lin Hua dan Lin Jia langsung melesat maju menyerang kelompok yang berasal dari keluarga Suci Guo, bersamaan dengan serangan Lin Feng yang menggantam perisai pertahanan Guo Leng dan tetua ketujuh.
Kekuatan serangan Seni Tarung Tapak Dewa Petir dengan mudahnya menghancurkan perisai pertahanan Guo Leng dan tetua ketujuh, dan hanya dalam satu kedipan mata serangan besar itu menghantam tubuh keduanya, merubah tubuh mereka menjadi kabut darah yang seketika lenyap tersapu hembusan angin malam.
Lin Feng menunjukkan senyumam di bibirnya, melihat daya hancur Seni Tarung Tapak Dewa, yang telah dia tingkatkan kekuatannya menjadi setara dengan kekuatan Seni Tarung tingkat Dewa. “Mungkin saja aku bisa meningkatkan kekuatan Seni Tarung Tapak Dewa Petir sampai setara Seni Tarung tingkat Surgawi,” gumamnya lirih.
Mengalihkan pandangannya ke tempat pertarungan Lin Hua dan Lin Jia yang sedang berhadapan dengan Guo Zong serta anggota kelompoknya, Lin Feng tahu jika keduanya belum serius menghadapi lawannya. “Hua’er sendiri sebenarnya lebih dari cukup untuk menghadapi mereka, tapi sepertinya gadis kecil itu cukup menikmati petarungan pertamanya,” kata Lin Feng sambil menunjukkan senyuman di bibirnya.
Membiarkan Lin Hua dan Lin Jia melakukan apa yang mereka inginkan, Lin Feng mencoba melihat keuntungan apa yang dia dapatkan selama berada di hutan kabut abadi.
“Selain poin sistem dan poin pengalaman, aku tidak mendapatkan sesuatu yang menarik selama berada di hutan ini, tapi mungkin sesuatu yang menarik itu berada di bagian terdalam hutan, yang selama ini belum ada yang mencoba memasukinya,” gumamnya lirih sambil mencoba merasakan keberadaan apa saja yang berada di bagian terdalam hutan kabut abadi.
__ADS_1
Merasakan keberadaan di bagian terdalam hutan kabut abadi, Lin Feng hanya dapat merasakan keberadaan puluhan ribuan siluman tingkat Kaisar Dewa Surgawi Bintang 7 sampai Bintang 9, dan ribuan siluman tingkat Dewa Agung Bintang 3 sampai Bintang 8.
Lin Feng yang mengetahui itu tentu terkejut karena di hutan yang berada di Alam Sembilan Surga tingkat pertama ada kekuatan siluman, yang bahkan lebih kuat dari kultivator terkuat di Alam Sembilan Surga tingkat pertama. Bisa dipastikan jika siluman di hutan kabut abadi memutuskan menyerang wilayah manusia, bukan sesuatu yang sulit bagi mereka untuk menguasai wilayah manusia.
Dengan kekuatannya yang sekarang, memasuki wilayah terdalam hutan kabut abadi bukanlah sesuatu yang baik untuk dirinya. “Setidaknya aku harus sudah berada di tingkat Dewa Agung jika ingin memasuki wilayah terdalam hutan kabut abadi.”
Lin Feng kembali mengarahkan pandangannya pada pertarungan Lin Hua dan Lin Jia. “Seluruh generasi muda keluarga Suci Guo yang ikut dalam kelompok Guo Zong telah mereka musnahkan, dan hanya menyisakan Guo Zong yang sedang berputus asa karena dihadapkan pada dua wanita yang mustahil dikalahkannya,” katanya, lalu dia melayang mendekati tempat pertarungan Lin Hua dan Lin Jia.
Guo Zong yang masih tegak berdiri meski sekujur tubuhnya telah menerima banyak luka, dia terkejut dengan kedatangan Lin Feng yang seharusnya masih melawan ayahnya dan tetua ketujuh. Merasakan sesuatu yang buruk telah terjadi pada dua orang itu, Gu Zong mencoba mencari keberadaan mereka, tapi kemanapun dia memandang, tak terlihat olehnya keberadaan mereka.
Bukan hanya tak terlihat, tapi aura kehidupan mereka tak lagi dapat dirasakan olehnya, dan hanya satu penjelasan yang dapat menjelaskan kenapa dirinya tak lagi dapat merasakan aura kehidupan mereka.
“Ka... kau, apa yang telah kau lakukan pada ayahku dan tetua ketujuh keluarga Suci Guo?” tanya Guo Zong dengan tubuh gemetaran karena tanpa bertanya dirinya sebenarnya sudah tahu apa yang terjadi pada mereka.
“Aku hanya melakukan apa yang seharusnya aku lakukan dalam pertarungan hidup mati,” jawab santai Lin Feng sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.
Melihat senyuman Lin Feng, Guo Zong segera berkata pada Lin Feng, “Berani membunuh ayahku dan tetua ketujuh, jika aku melaporkan kejadian di tempat ini pada Tetua Agung, kau adalah orang memulai adanya pertempuran terbuka antara keluarga Suci Guo dan keluarga Lin, dan jika pertempuran terjadi saat ini tentu keluarga Suci Guo dapat memenangkan pertempuran tanpa mengalami kesulitan.”
“Apa kamu berpikir dapat menghubungi Tetua Agung untuk melaporkan apa yang terjadi di tempat ini, setelah aku menyegel medan pertempuran?” tanya Lin Feng disertai senyuman mengejek.
Guo Zong mencoba menghubungi Tetua Agung setelah mendengar perkataan Lin Feng, dan benar saja dia tidak bisa menggunakan pesan jiwa untuk terhubung dengan Tetua Agung yang berada di kediamannya.
Melihat Guo Zong yang terus mencoba menghubungi Tetua Agung keluarga Suci Guo di Alam Sembilan Surga tingkat pertama, Lin Feng segera mengarahkan pandangannya pada Lin Hua dan Lin Jia.
“Lakukan apa yang ingin kalian lakukan padany!” kata Lin Feng lalu dia bergerak menjauhi Guo Zong.
Lin Hua dan Lin Jia yang sudah sejak tadi ingin mengakhiri hidup Guo Zong, keduanya segera melakukan apa yang menjadi keinginan mereka.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.