
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Dengan mengerahkan seluruh Qi yang dimilikinya, Lin Feng dapat mempertahankan aura Dewa Perang yang sangat mengintimidasi lawan selama sepuluh menit.
Jika saja tingkat kekuatannya lebih tinggi lagi, dia bisa lebih lama mengeluarkan aura Dewa Perang. Bahkan, dia bisa terus menerus menggunakan aura Dewa Perang tanpa takut kehabisan Qi begitu berada di tingkat Dewa Langit.
“Ti.. tingkat Raja Dewa bahkan jauh lebih kuat dari tingkat kekuatanku!” Qian Zu terkejut dengan kekuatan Lin Feng, begitu juga dengan Kaisar yang lainnya. Namun ada dua Kaisar yang lebih terkejut dibandingkan mereka. Siapa lagi kalau bukan Chao Zha dan Huo Lian.
“Kalau aku ini sampah, lalu kalian apa?” ujar Lin Feng menatap remeh Chao Zha dan Huo Lian yang masih menunjukkan ekspresi wajah terkejut.
“Feng-gege, sebaiknya kita kembali ke Kekaisaran Petir! Aku sudah rindu dengan tempat tidur kita,” kata Yin Hua dan tak menganggap orang lain di aula istana langit, dia begitu saja memeluk lengan Lin Feng.
“Karena istriku sudah merindukan tempat tidur, aku tidak bisa berlama-lama di tempat ini,” ujar Lin Feng sambil menarik aura kekuatannya, dan setelah berpamitan pada tuan rumah seluruh orang yang berasal dari Kekaisaran Petir begitu saja menghilang dari pandangan semua orang.
“Te.. teknik teleportasi! Astaga, Kekaisaran Petir benar-benar berhasil membodohi kita dengan berpura-pura lemah,” kata Wen Tian, Kaisar Elemen yang jarang sekali meninggalkan wilayahnya kecuali ada pertemuan besar seperti saat ini.
Semua Kaisar merasa sudah dibodohi oleh Kekaisaran Petir, tapi dari mereka hanya Chao Zha dan Huo Lian yang terlihat marah, dan tidak terima begitu saja dengan unjuk kekuatan yang baru saja dilakukan Lin Feng.
Sebenarnya ada satu Kaisar lainnya yang tidak terima dengan ujuk kekuatan yang baru saja ditunjukkan Lin Feng. Namun, dia tidak marah, melainkan kecewa karena gagal memiliki seorang menantu yang dapat kedudukannya sebagai seorang Kaisar.
“Kalau saja aku tahu dia sangat kuat, aku tidak akan membatalkan pertunangannya dengan putriku,” gumam lirih Shui Kai, Kaisar Kekaisaran Air yang seharusnya dapat melihat kebahagiaan putrinya berdiri di sisi pria yang dicintainya.
Namun, nasi sudah menjadi bubur dan tidak mungkin baginya merubah apa yang sudah terjadi.
Pada akhirnya dia hanya bisa menerima kenyataan gagal memiliki menantu seorang Kaisar, dan lagi hubungannya dengan putri satu-satunya juga tidak sebaik apa yang sering ditunjukkan di depan banyak orang.
“Apa kalian masih ingin berperang dengannya setelah melihat kekuatannya hanya satu tingkat di bawahku?” tanya Ling Yuan pada Chao Zha dan Huo Lian.
__ADS_1
“Yang Mulia, bukannya dia baru saja melanggar peraturan Kekaisaran Langit dengan menyerang kami menggunakan aura kekuatannya?” Huo Lian bertanya balik pada Ling Yuan.
“Bukan melakukan secara diam-diam dia melakukan semua secara terang-terangan, dan jelas itu melanggar peraturan Kekaisaran Langit!” kata Chao Zha.
“Apa kalian yakin meskipun dengan bantuanku kalian dapat mengalahkan kekuatan Kekaisaran Petir? Aku katakan pada kalian kalau aku hanyalah orang terkuat kedua di wilayah manusia Alam Langit, dan yang terkuat diantara kita merupakan orang yang berasal dari Kekaisaran Petir,” kata Ling Yuan tegas.
Semua orang terdiam mendengar itu. Mereka semua tahu Ling Yuan bukanlah orang yang suka bercanda ataupun berbohong. Jadi, besar kemungkinan perkataannya adalah sebuah kebenaran.
Jika benar sosok paling kuat di wilayah manusia Alam Langit berada diantara orang-orang Kekaisaran Petir, artinya Kekaisaran Petir memiliki kekuatan setara dengan kekuatan Kekaisaran Langit, atau bahkan sudah melampauinya.
“Sepertinya bukan hal baik jika kalian masih ingin berperang dengan Kekaisaran Petir,” kata Wen Tian pada Chao Zha dan Huo Lian.
“Aku sarankan kalian untuk tidak lagi mencari masalah dengan Kekaisaran Petir karena kekuatan mereka saat ini sangatlah misterius. Dikatakan mereka tidak memiliki kultivator tingkat Dewa, tapi nyatanya ada empat kultivator tingkat Dewa yang mendampingi Kaisar mereka, dan lagi Kaisar Mereka sudah berada di tingkat Raja Dewa Bintang 9,” ujar Ling Yuan.
Ling Yuan lalu mempersilahkan semua Kaisar meninggalkan aula istana langit karena hari sudah semakin gelap, dan penerangan belum bisa dinyalakan selama mereka masih berada di dalam aula istana langit.
Setelah para Kaisar termasuk Ling Yuan meninggalkan aula istana langit para pelayan segera membersihkan aula dan menyalakan penerangan. Tak ketinggalan, mereka membahas kekuatan yang selama ini disembunyikan Kekaisaran Petir.
...----------------...
“Apa ada masalah selama aku pergi meninggalkan Kekaisaran?” tanya Lin Feng pada Xiao Lan dan yang lainnya.
“Tidak terjadi apa-apa selama kepergian Tuan. Hanya saja, terjadi pergerakan prajurit Kekaisaran Api dan prajurit Kekaisaran Angin, yang terus bergerak mendekati wilayah perbatasan,” jawab Xiao Lan.
“Musnahkan saja mereka begitu sampai di wilayah perbatasan! Dengan kekuatan yang kita miliki, bukan sesuatu yang sulit memusnahkan mereka yang datang tanpa pemimpin,” kata Lin Feng.
Mendengar perkataan Lin Feng, Xiao Lan dan ketiga saudarinya segera undur diri untuk langsung pergi ke wilayah perbatasan. Xiong Hu dan Huang Zou juga pergi ke wilayah perbatasan untuk membantu empat saudara Xiao. Mereka semua telah memiliki teknik teleportasi, tapi karena teknik teleportasi mereka hanya di tingkat Raja, mereka harus menggunakan teknik itu sebanyak tiga kali untuk sampai di wilayah perbatasan.
“Kenapa mereka masih bergerak menuju perbatasan? Apa kedua orang itu tidak menarik mundur pasukannya?” tanya Yin Hua pada Lin Feng.
__ADS_1
“Jika mereka tetap menginginkan peperangan, aku tidak akan gentar menghadapi mereka meskipun kekuatanku saat ini masih terlalu lemah,” jawab Lin Feng yang sebenarnya tinggal membutuhkan sedikit usaha untuk menerobos tingkat Raja Dewa.
Namun, dikarenakan harus menghadiri pertemuan para Kaisar di Kekaisaran Langit, dia memilih menunda terobosannya.
“Hua-er, Paman, Bibi, malam ini aku akan mencoba melakukan terobosan ke tingkat Raja Dewa. Aku berharap tidak ada dari kalian yang berada di jarak satu kilometer dari tempatku melakukan terobosan,” ujar Lin Feng lalu sosoknya tiba-tiba saja menghilang, tapi dengan kekuatan jiwa yang mereka miliki, mereka tau kalau Lin Feng berada di tempat tak terlalu jauh dari istana Kekaisaran.
“Paman dan Bibi sebaiknya juga segera meningkatkan kekuatan! Aku yakin, tak lama lagi Paman dan Bibi dapat menerobos tingkat yang lebih tinggi,” kata Yin Hua melihat kekuatan Yan Guo dan Yan Ning yang sedikit lagi dapat menerobos tingkat Dewa Bintang 3 dan Bintang 2.
Mendengar apa yang dikatakan Yin Hua, Yan Guo dan Yan Ning segera saja pergi ke tempat mereka biasa berkultivasi, dan dengan menelan satu pil sisa pemberian Lin Feng mereka mencoba melakukan terobosan ke tingkat yang lebih tinggi.
Meskipun masih jauh untuk menerobos tingkat Raja Dewa, setidaknya mereka ingin jauh lebih kuat dari sekarang, saat peperang dengan Kekaisaran Api dan Kekaisaran Angin tidak lagi bisa dihindari.
Yin Hua tersenyum dibalik cadarnya melihat Yan Guo dan Yan Ning bersemangat meningkatkan kekuatannya. Dia merasa suaminya dikelilingi orang-orang pekerja keras yang rela melakukan apapun untuk melindunginya.
“Mereka semua mengingatkan aku pada keluarga kecilku di Alam Dewa. Saling melindungi satu sama lain, dan berjuang bersama-sama. Semoga mereka semua dalam keadaan baik-baik saja,” gumam Yin Hua lalu dia pergi ke tempat Lin Feng untuk mengawasinya.
Yin Hua tidak berada dekat dari Lin Feng. Mengikuti keinginan Lin Feng, dia saat ini berada di jarak satu kilometer dari Lin Feng, tapi meski jaraknya cukup jauh dia dengan jelas melihat apa yang dilakukan Lin Feng.
“Dengan kecepatan yang dia miliki dalam meningkatkan kekuatan, bukan sesuatu yang sulit untuk Feng-gege meningkatkan kekuatan ke tingkat Kaisar Dewa,” ujar Yin Hua.
Sedangkan Lin Feng yang sedang menyerap puluhan kristal inti kehidupan Binatang Suci tingkat Kaisar Dewa Spiritual, dia merasa tak lama lagi dapat menerobos ke tingkat Raja Dewa.
Benar saja, suara ledakan teredam terdengar dari dantian nya, bersama luapan aura kekuatan tingkat Raja Dewa meluap keluar dari dalam tubuhnya.
“Akhirnya aku dapat menerobos tingkat Raja Dewa, tapi sepertinya aku akan mendapat hukuman dari petir yang lebih kuat dari sebelumnya,” gumam Lin Feng sambil menengadahkan kepala, melihat awan petir yang mulai berkumpul di atasnya.
“Melihatnya saja aku tahu kalau awan petir yang akan muncul jauh lebih kuat daripada Petir Raja Dewa Langit.”
Tak seperti sebelumnya, kali ini Lin Feng lebih siap menghadapi hukuman petir setelah menerobos tingkat Raja Dewa.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.