
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Berdiri di hadapan dua orang pria yang datang dengan niatan buruk, Lin Feng dan Yin Hua terlihat sangat tenang. Mereka tahu seberapa besar kekuatan dua orang itu, meskipun salah satu orang memiliki kekuatan setara Lin Feng, tetap saja dia bukan lawan yang perlu dikhawatirkan.
Sementara itu dua orang pria yang baru saja datang, mereka juga menunjukkan ketenangan, walau salah satu dari mereka terlihat sedikit resah saat melihat keberadaan Lin Feng.
Lin Feng dan Yin Hua masih diam di tempatnya, menunggu apa yang ingin dilakukan dua orang pria di hadapan mereka. Jika kedua orang itu menyerang, tentu Lin Feng dan Yin Hua akan membalas serangan mereka. Akan tetapi jika mereka hanya datang untuk berbicara, tentu tidak akan terjadi pertempuran.
“Diantara mereka, siapa yang telah membuatmu ketakutan sampai meminta bantuanku untuk membalas dendam?” Salah satu pria di hadapan Lin Feng dan Yin Hua bertanya pada pria satunya, yang tak lain adalah Huo Julong.
Huo Julong mengarahkan jari telunjuknya ke arah Lin Feng. “Guru, pria itulah yang menggertakku dengan kekuatannya.” Huo Julong ingin membalas apa yang sebelumnya dilakukan Lin Feng padanya.
“Pria itu yang telah membunuh kelima pengawalku, dan hampir membunuhku. Guru, dia masih terlalu muda, aku curiga ada sesuatu di balik lengan bajunya, yang membuat dia terlihat sangat kuat.”
Xue Mo, guru Huo Julong mengarahkan pandangannya pada Lin Feng, setelah dia mendengar perkataan Huo Julong.
Mencoba mengukur kekuatan Lin Feng, Xue Mo bisa melihat pria itu hanya memiliki kekuatan di tingkat Raja Dewa Langit Bintang 9, tapi dirinya merasakan itu bukanlah kekuatan sejati yang dimiliki pria itu.
Penasaran dengan kekuatan pria yang telah membuat ketakutan muridnya, dengan kecepatan sangat cepat, Xue Mo melesat maju menyerang Lin Feng.
Tidak ada kalimat ancaman keluar dari mulutnya, dia langsung saja menyerang lawan menggunakan setengah kekuatannya. Serangannya kali ini hanya untuk menguji kekuatan lawan, oleh karena itu dia hanya menggunakan setengah kekuatannya.
Meski serangannya sangat cepat bahkan sulit dilihat oleh mata biasa, Lin Feng dengan sangat mudah berhasil menghindari seluruh serangannya, bahkan pria itu sama sekali tidak bergerak dari tempatnya berdiri.
Terus saja menyerang selama belasan menit dan sedikit demi sedikit meningkatkan kekuatannya, Xue Mo masih saja belum bisa melukai lawannya, jangankan melukai, menyentuh ujung pakaian lawannya saja dia masih belum mampu melakukannya. Geram dan marah karena serangannya tak kunjung membuahkan hasil, Xue Mo mengalihkan serangannya kepada wanita yang berdiri tak jauh dari lawannya.
__ADS_1
Dengan gerakan cepat selayaknya cahaya dia menyerang wanita yang terlihat lemah di matanya. Dia mengeluarkan pedang besar dari cincin penyimpanannya, dan bermaksud mengakhiri hidup wanita itu dengan satu kali tebasan.
Meskipun gerakannya sudah sangat cepat dan sudah mengerahkan hampir seluruh kekuatannya, ternyata masih saja ada seseorang yang mampu menahan serangannya, dan lagi serangannya bukan ditahan menggunakan senjata. Dua jari, hanya dengan dua jari pria yang menjadi lawannya, serangannya yang begitu kuat dan cepat berhasil di tahan.
“Disaat bertarung denganku, jangan pernah mengincar orang lain, apa lagi yang kamu incar adalah wanitaku!” Menggunakan dua jari mengapit pedang Xue Mo, Lin Feng mencoba menghancurkan pedang pria itu.
“Krak... Krak... Clang...” Pedang Xue Mo patah menjadi dua bagian setelah dua jari Lin Feng berhasil mematahkan pedang yang merupakan senjata pusaka tingkat Kaisar.
Di hadapan Lin Feng senjata pusaka tingkat Kaisar bukanlah ancaman berarti untuknya, bahkan jika itu seribu senjata pusaka tingkat Kaisar, dirinya masih mudah menghancurkan keseluruhan senjata itu.
Lin Feng mengarahkan sorot mata tajam pada Xue Mo, dia sudah sangat marah dengan apa yang ingin dilakukan pria itu pada Yin Hua. Jika sebelumnya Huo Julong dibiarkannya pergi, tapi tidak lagi untuk sekarang.
“Aku tidak akan membiarkanmu hidup untuk menikmati indahnya malam setelah apa yang ingin kamu lakukan pada wanitaku, dan itu juga berlaku untuk muridmu!” Lin Feng tak lagi menutupi kekuatannya, dan menunjukkan semua itu di hadapan Xue Mo.
Sedangkan Xue Mo yang dapat melihat seberapa besar kekuatan lawannya, tiba-tiba saja tubuhnya bergetar. “Kaisar Dewa Langit Bintang 4? Bagaimana mungkin dia yang masih begitu muda bisa memiliki kekuatan setara dengan yang aku miliki? Ini pasti salah! Ya, aku yakin dia menggunakan artefak khusus untuk meningkatkan aura kekuatannya.” Xue Mo mencari letak artefak yang digunakan lawannya, tapi dia tak menemukan keberadaan artefak itu.
Sedangkan Lin Feng yang melihat keterkejutan Xue Mo, tetap dengan ekspresi dingin di wajahnya, dia mengarahkan serangan pada pria itu. “Sekarang giliranku melakukan serangan balik. Siap tidak siap, terima seranganku!” Kecepatan Lin Feng saat melakukan serangan sangatlah cepat. Kecepatan yang sebelumnya ditunjukkan Xue Mo sama sekali bukan tandingan kecepatan Lin Feng.
Menggunakan teknik langkah cahaya, kecepatan Lin Feng sepuluh kali lebih cepat dibandingkan kecepatan puncak Xue Mo. Dengan kecepatan yang ditunjukkan olehnya, lawan yang lebih lambat tentu akan mengalami banyak kesulitan berhadapan dengan kecepatannya. Terbukti hanya dalam hitungan detik Xue Mo sudah berkali-kali terkena serangannya.
“BOOM... BOOM... BOOM...” Serangan Lin Feng berkali-kali mengenai tubuh Xue Mo. Meski pria itu berhasil menghindari beberapa serangan, tapi masih banyak serangan Lin Feng yang mengenai tubuhnya. Serangan Lin Feng memang tidak memberinya luka parah, tapi jika itu terus diulang berkali-kali, tentu luka ringan bisa semakin parah, dan membahayakan hidupnya.
“Aku tidak memiliki pilihan lain, jika masih ingin memiliki kesempatan menang bertarung dengannya, aku harus menggunakan itu. Dia terlalu kuat untuk aku hadapi dengan kekuatanku saat ini, dan hanya itu yang dapat aku gunakan untuk mengalahkannya.” Xue Mo tiba-tiba melompat mundur menjauhi Lin Feng, kemudian dia menggigit jari jempolnya sampai berdarah.
Huo Julong yang melihat itu tau apa yang ingin dilakukan gurunya. Dia tidak menyangka kalau lawan gurunya mampu memaksanya sampai mengeluarkan kemampuan terbaiknya.
Sementara itu Lin Feng yang jelas melihat keanehan dari lawannya, dia kembali bersiap kembali menyerang. Akan tetapi belum juga bergerak maju, dirinya dapat merasakan aura kuat meluap kekuar dari tubuh lawannya, dan terlihat adanya perubahan pada sosok pria paruh baya yang menjadi lawannya. Dari penampilan biasa selayaknya manusia, lawannya secara mengejutkan tiba-tiba memili sepasang tanduk di atas kepalanya.
__ADS_1
Bukan hanya tanduk, tapi muncul ekor dan kuku-kukunya memanjang. “Penampilannya sudah selayaknya iblis, tapi dia masih dapat mengontrol kekuatannya. Dengan merubah wujudnya menjadi iblis, kekuatannya telah mengalami peningkatan. Saat ini kekuatannya setara tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 6.”
Bukannya takut setelah melihat peningkatan kekuatan lawannya, Lin Feng justru tersenyum lebar karena lawannya lebih kuat dari yang diharapkannya. “Kekuatannya saat ini memang luar biasa, tapi itu masih jauh dari kata cukup kalau dia ingin mengalahkanku.” Lin Feng mengepalkan tangannya, kemudian dia melesat maju menyerang lawannya.
“Semut sepertimu hanya akan mati saat berhadapan denganku yang sekarang!” Xue Mo melesat maju menyambut serangan lawannya. Setelah kekuatannya meningkat, kecepatan yang dimilikinya juga ikut meningkat. Sekarang dia berhasil menyamai kecepatan lawannya.
Tinju bertemu dengan tinju, tendangan bertemu dengan tendangan. Terus bertarung menggunakan kekuatan fisik, Xue Mo bisa merasakan kalau kekuatan fisik lawannya tak kalah kuat dibandingkan kekuatan fisiknya setelah berubah sepenuhnya menjadi sosok iblis.
“Dalam kekuatan fisik kau memang masih dapat mengimbangi kekuatan fisikku, tapi kekuatan fisik tidak berarti saat kita bertarung selayaknya pertarungan kultivator.” Xue Mo mulai mengalirkan energi Qi ke kuku jari-jari tangannya yang kembali memanjang, setelah sebelumnya memendek saat dirinya beradu tinju dengan lawan.
“Aku Xue Mo, satu-satunya manusia iblis sempurna di Alam Dewa, dan kau akan menjadi orang pertama yang mati di tanganku setelah aku berhasil menyempurnakan teknik perubahan iblis, yang sudah ribuan tahun aku pelajari.” Xue Mo percaya diri dapat mengalahkan lawannya.
Setelah energi Qi elemen kegelapan yang melimpah terkumpul di kuku jari-jari tangannya, Xue Mo langsung saja melesat maju menyerang Lin Feng.
“Jangan harap dengan kekuatan iblis yang menjijikkan kamu dapat melukaiku!” Lin Feng mengeluarkan pedang elemen dan setelah mengalirkan energi Qi elemen cahaya ke pedangnya, dia melesat maju menyambut serangan Xue Mo.
“Clang... Clang... Clang...” Pedang elemen di tangan Lin Feng berbenturan dengan kuku di jari-jari Xue Mo yang memiliki kekerasan sekeras senjata pusaka tingkat Dewa.
Saat bertarung jarak dekat dengan Xue Mo, Lin Feng bisa melihat pria itu secara perlahan terus meningkatkan kekuatannya dengan menyerap energi Qi negatif yang terdapat di Alam Dewa.
Melihat itu Lin Feng tahu secepatnya harus membunuh lawannya, sebelum lawannya menjadi semakin kuat setelah menyerap banyak energi Qi negatif.
“Sudah saatnya aku lebih serius! Membiarkan dia lebih lama, hanya akan memberi kesempatan untuknya memenangkan pertempuran.”
Lin Feng melompat mundur, menjauhi lawannya. “Karena kamu sudah serius, aku juga akan mulai serius menghadapimu!...”
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.