Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Tujuan Seorang Penghianat


__ADS_3

“Aku sebenarnya tidak ingin kehilangan lebih banyak anggota keluarga Lin karena aku sesungguhnya sangat membutuhkan kekuatan kalian, tapi keberadaan kalian yang ke depannya justru hanya memberi dampak buruk pada keluarga Lin, keberadaan kalian sudah sepantasnya aku lenyapkan!” kata Lin Feng pada mereka yang menentang keberadaannya.


Kedua mata Lin Feng memandang mereka yang menentang keberadaannya dan tidak mau mengakui Lin Junda sebagai penguasa agung baru keluarga Lin. Kekuatan mereka tidaklah lemah dan jumlah mereka juga tidak sedikit, tapi tetap membiarkan keberadaan mereka di keluarga Lin, keberadaan mereka bisa menjadi duri dalam selimut yang tentunya membahayakan keluarga Lin.


Meski yang tersisa dari mereka adalah orang-orang yang tidak berani secara terang-terangan menunjukkan ketidaksukaannya pada Lin Feng maupun Lin Junda. Dengan mata Dewa tak ada kepalsuan yang dapat disembunyikan dari Lin Feng.


“Apa kalian pikir aku tidak tahu, kalau kalian saat ini bersembunyi diantara orang-orang yang tak mempermasalahkan keberadaanku di tempat ini?” ujar Lin Feng sambil mengarahkan pandangan ke arah ribuan orang yang berada di hadapannya.


“Baiklah, karena kalian tidak mau keluar dan memilih bersembunyi. Aku punya banyak cara memaksa kalian keluar, dan kalau perlu aku bisa langsung mengakhiri hidup kalian!” kata Lin Feng berkata tegas, dan tak terlihat sedikitpun keraguan di wajahnya.


Perlahan tubuh Lin Feng melayang ke langit, dan bersama dengan itu orang-orang yang menentang keberadaannya, perlahan tubuh mereka melayang mengikuti pergerakan Lin Feng. Mereka tak ada kendali pada diri sendiri, dan sepenuhnya mereka berada di bawah kendali Lin Feng.


“Sial! Kenapa dia masih bisa tahu kalau aku tidak menyukai keberadaannya, padahal tak ada sedikitpun niat membunuh yang aku miliki meluap keluar?”


“Kalau seperti ini kita semua pasti mati, dan setelahnya mereka akan dengan mudah menguasai keluarga Lin!”


Sebagian besar dari mereka adalah orang-orang Lin Huang yang sengaja ditinggalkan di kediaman keluarga Lin sebagai mata-mata, dan ada sebagian dari mereka yang merupakan sisa orang-orang Lin Yuzhou. Tak bisa mengendalikan diri mereka sendiri, mereka merasa kematian tak lama lagi datang, dan tak ada satu orangpun yang bakalan sanggup membuat mereka terhindar dari kematian.


“Kalian semua, sudah saatnya kalian menyusul mereka yang lebih dulu pergi ke alam kematian, dan semoga kalian senang kembali berkumpul bersama mereka!” kata Lin Feng memandang orang-orang yang ikut melayang di langit bersama dengannya.


Terlihat olehnya orang-orang itu sangat membenci keberadaannya, dan sekarang tak satupun dari mereka yang menyembunyikan niat membunuh, yang tentu niat itu ditujukan pada dirinya. Lin Feng jelas merasakan niat membunuh mereka, tapi hanya dengan niat tentu mereka tidak akan pernah bisa membunuhnya.


“Niat saja tidak cukup untuk membunuhku, setidaknya kalian harus punya kekuatan yang mencukupi!” kata Lin Feng dan seketika auranya meledak, membuat orang-orang di langit merasakan kesakitan terkena tekanan aura kuat yang dikeluarkannya.


Satu-persatu orang-orang yang melayang di langit kehilangan kesadaran, dan tak lama tubuh mereka meledak menjadi kabut darah yang lenyap begitu saja tersapu angin. Melihat semua itu Lin Feng masih saja menunjukkan ketenangannya, dan begitu semua orang di langit lenyap. Perlahan dia melayang turun kembali ke tempat semula.

__ADS_1


“Aku hargai kalian yang tak menentang keberadaanku dan kalian yang mendukung Paman Lin Junda menjadi penguasa agung baru keluarga Lin. Kalian tenang saja, Paman Lin Junda akan menjadi penguasa agung yang jauh lebih baik dari penguasa agung sebelumnya. Tak akan lagi ada milik kalian yang akan kami ambil, yang ada kami justru akan memberi banyak sumberdaya untuk kalian!” Lin Feng menjentikkan jari dan tiba-tiba saja di jari semua orang muncul sebuah cincin penyimpanan.


Semua orang tentu saja sangat terkejut dengan keberadaan cincin penyimpanan yang secara tiba-tiba muncul di jari mereka. Namun tak sedikit dari mereka yang tahu kalau cincin di tangan mereka adalah barang pemberian Lin Feng.


“Teteskan darah kalian ke cincin di jari kalian, dan selamanya cincin itu beserta isinya akan menjadi milik kalian!” kata Lin Feng.


"Aku harap apa yang ada di dalam cincin itu dapat membantu kalian meningkatkan kekuatan, dan ingat pesanku! Setelah tumbuh menjadi lebih kuat, jangan menyalahgunakan kekuatan yang kalian miliki! Siapapun yang menyalahgunakan kekuatan, aku sendiri yang akan memberi hukuman padanya!” Tegas Lin Feng mengatakan semua di hadapan banyak orang.


Menuruti perkataan Lin Feng, semua orang mulai meneteskan darah ke cincin yang berada di jari mereka.


Cincin di tangan mereka tiba-tiba memancarkan cahaya menyilaukan berwarna kuning keemasa, begitu tetesan darah di permukaan cincin terserap dengan sempurna.


Menggunakan kesadaran jiwa mereka untuk melihat isi di dalam cincin setelah cahaya yang menyilaukan memudar, tak satu orangpun yang tidak terkejut saat melihat apa yang ada di dalam cincin mereka. Berbagai jenis sumberdaya berharga berada di dalam cincin, dan jumlahnya bukan puluhan atau ratusan, melainkan ada ribuan sumberdaya berharga.


“Sumberdaya berharga yang sangat melimpah. Dengan ini aku yakin secepatnya dapat menerobos tingkat Dewa Agung Bintang 5.”


Semua orang sangat senang dengan apa yang diberikan Lin Feng, dan mereka berjanji tidak akan membuat Lin Feng kecewa. Secepatnya mereka akan menjadi kuat, dan membuat keluarga Lin kembali menjadi yang terkuat di seluruh semesta.


...----------------...


Di tempat Lin Huang yang berada di kediaman keluarga Suci Guo.


“Tuan, semua mata-mata kita di keluarga Lin telah dimusnahkan.” Lin Guho, orang kepercayaan Lin Huang melaporkan kabar kurang menyenangkan.


Mendengar itu, tak ada ekspresi marah ataupun panik di wajah Lin Huang. Dia masih terlihat tenang, dan fokus pada minuman di tangannya.

__ADS_1


Setelah menghabiskan satu tegukan dan menikmatinya, barulah sorot matanya berubah menjadi serius, dan segera dia mengarahkan pandangannya pada Lin Guho.


“Katakan padaku bagaimana keberadaan mereka bisa diketahui, dan siapa yang membunuh mereka?”


"Tuan, saya tidak tahu pasti siapa yang membunuh mereka, dan bagaimana keberadaan mereka bisa diketahui. Namun satu hal yang pasti, giok jiwa mereka retak dan hancur di waktu bersamaan, dan itu menandakan mereka semua mati di waktu yang sama,” ungkap Lin Guho.


“Brak!...”


Lin Huang memukul meja di depannya sampai terbelah menjadi dua.


“Aku tidak menyangka, Lin Junda dan keponakanku mampu membuat perubahan yang begitu besar di keluarga Lin setelah menyingkirkan pak tua itu. Berhasil menyadari keneradaan mata-mata yang aku tinggal, mereka jauh lebih berbahaya dibandingkan pria tua itu. Kalau dibiarkan begitu saja, keberadaan mereka dapat menjadi baru sandungan untuk tujuan utamaku menjadi penguasa sesungguhnya dari alam semesta!”


“Tuan, apa perlu kita mengirim mata-mata lainnya untuk mengawasi mereka, dan mencari celah untuk mengakhiri hidup mereka?” tanya Lin Guho.


“Hmmm... untuk sekarang jangan dulu mengirim mata-mata lainnya karena setelah apa yang terjadi pastinya keamanan kediaman keluarga Lin jauh lebih kuat dari sebelumnya. Kembali mengirim mata-mata di saat seperti ini hanya akan membuat kita kehilangan mata-mata lainnya. Untuk beberapa waktu sebaiknya kita menunggu, dan siapa tau keluarga Suci Guo mempercepat rencana mereka menyerang keluarga Lin!”


“Memanfaatkan mereka yang menyerang keluarga Lin, kita bisa lebih mudah membunuh semua musuh di kediaman keluarga Lin, dan setelahnya giliran keluarga Suci Guo yang akan kita hancurkan!”


Demi tujuannya menjadi penguasa sesungguhnya alam semesta, cara apapun akan dilakukan Lin Huang, sekalipun dia harus menghianati keluarganya sendiri, serta menghianati keluarga yang saat ini menampung keberadaannya.


“Aku hanya mempercayai orang yang sudah lama tunduk padaku, daripada mereka yang baru mengenaliku! Bagiku mereka semua adalah batu loncatan yang akan membantuku mencapai apa yang menjadi tujuanku.”


“Penguasa sesungguhnya alam semesta ini adalah aku, dan tak ada yang lebih pantas menjadi penguasa alam semesta selain aku!...”


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2