
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Setelah menentukan tempat yang menjadi tujuan mereka, Yin Hua membawa Lin Feng ke kota terdekat untuk mengetahui mereka sekarang berada di mana, tapi dirinya sendiri saat ini tidak tahu berada di mana.
“Sistem, apa kamu bisa menunjukkan padaku kota terdekat dari tempat ini?” Lin Feng bertanya pada sistem.
[Ding... Tuan bisa pergi ke arah barat. Seratus kilometer di arah barat ada sebuah kota besar]
Lin Feng bertanya di mana arah barat pada Yin Hua, dan setelah mengetahui arah di Alam Dewa dia membawa Yin Hua pergi ke arah barat untuk mencari keberadaan kota yang dikatakan sistem padanya.
Setelah terbang di langit selama satu jam, Lin Feng dan Yin Hua melihat keberadaan kota yang memiliki empat menara tinggi. Keempat menara merupakan menara pengawas untuk mengawasi keadaan di sekitaran kota.
Melihat kota itu Yin Hua tiba-tiba mengerutkan kening, dia sangat mengenali kota di depan karena tempat yang menjadi tujuannya bersama Lin Feng seharusnya tidak jauh dari kota itu.
“Bukannya ini sebuah kebetulan?” gumam lirih Yin Hua.
Setelah memastikan kota itu adalah kota yang dikenalinya, kini giliran Yin Hua yang membawa Lin Feng menuju wilayah utara kota. Menurut kabar yang beredar, di utara Kota Awan ada wilayah yang menjadi tujuan dirinya dan Lin Feng.
Kurang lebih lima puluh kilometer dari tempat itu, Yin Hua dan Lin Feng melihat wilayah yang dihuni banyak orang, tapi hanya terdapat sepuluh bangunan sederhana di tempat itu.
“Kota barusan adalah Kota Awan, dan wilayah di bawah kita adalah wilayah keluarga Lin.” Yin Hua melihat keadaan keluarga Lin yang jauh lebih buruk dibandingkan apa yang sering dia dengar tentang keadaan keluarga Lin.
Lin Feng sendiri yang melihat keadaan keluarga Lin nya di Alam Dewa, dia sangat prihatin dengan apa yang dialami keluarga Lin, dan dia berjanji pada dirinya sendiri untuk segera mengakhiri penderitaan yang selama ini di alami oleh keluarga Lin.
Lin Feng mengajak Yin Hua untuk turun dan melihat lebih dekat keadaan keluarga Lin. Dari jauh keadaan mereka sangat menyedihkr, tapi keadaan itu jauh lebih menyedihkan saat melihat semakin dekat.
“Kehidupan di Alam Dewa benar-benar keras. Mereka yang memiliki kekuatan di tingkat Raja Dewa sama sekali tidak ada harganya.” Lin Feng melihat penjaga gerbang keluarga Lin yang semuanya sudah berada di tingkat Raja Dewa, biarpun hanya tingkat Raja Dewa Bintang 1 dan Bintang 2.
__ADS_1
“Tingkat Raja Dewa bukanlah sesuatu yang istimewa di Alam Dewa. Di keluarga utama, mereka yang masih berada di tingkat Raja Dewa biasanya hanya menjadi budak, atau paling baik menjadi pelayan rendahan,” ujar Yin Hua membuat Lin Feng menghela napas panjang.
Lin Feng dan Yin Hua mendarat tak jauh dari gerbang kediaman keluarga Lin. Saat keduanya ingin memasuki kediaman keluarga Lin, dua penjaga menghentikan langkah mereka.
“Katakan apa yang menjadi tujuan kalian mendatangi kediaman keluarga Lin? Kalau kedatangan kalian hanya untuk memperbudak anggota keluarga Lin, sebaiknya kalian segera pergi dari tempat ini!” kata salah satu penjaga.
Tak ingin berdebat dengan mereka, Lin Feng segera menunjukkan lencana keluarga Lin yang dimilikinya, sedangkan Yin Hua, dia memilih menunjukkan lencana yang hanya dimiliki menantu keluarga Lin, dibandingkan menunjukkan lencana milik keluarga Yin.
Dia masih ingin menyembunyikan identitasnya sebagai nona muda keluarga Yin. Oleh karena itu dia lebih memilih menunjukkan lencana menantu keluarga Lin di hadapan para penjaga kediaman keluarga Lin.
Sementara itu, kedua penjaga yang melihat lencana milik Lin Feng, mereka tahu pria dihadapannya merupakan bagian dari keluarga Lin, apalagi setelah mereka melihat elemen petir yang sengaja ditunjukkan Lin Feng di tangan kanannya.
“Aku tidak ingat keluarga ini memiliki anggota yang berada di luar kediaman kecuali mereka yang dipaksa menjadi budak ataupun pelayan di keluarga lain. Katakan padaku, siapa sebenarnya kalian?”
Mendengar itu Lin Feng hanya tersenyum, kemudian dia berkata, “Saudaraku, perkenalkan aku Lin Feng dan wanita ini adalah istriku. Kebetulan aku baru saja naik dari Alam Langit, dan ini adalah hari pertamaku hidup di Alam Dewa.”
“Saudara, aku Lin Cun dan dia adikku, Lin Cai. Aku tidak menyangka setelah sekian lama ada keluarga Lin dari Alam Langit yang naik ke Alam Dewa, tapi kami yang sudah sejak lahir tinggal di Alam Dewa sama sekali tidak bisa memberi sambutan baik untuk kalian.”
Dia cuma berharap diberi izin memasuki kediaman keluarga Lin untuk memastikan keadaan keluarga Lin, selain itu dia juga berharap dapat bertemu dengan kepala keluarga Lin karena ada banyak hal yang ingin dibicarakan dengan orang itu.
“Saudara Cun, apa aku boleh masuk ke dalam kediaman?” Lin Feng bertanya pada Lin Cun.
“Tentu saja, kediaman ini selalu terbuka untuk seluruh anggota keluarga Lin.” Lin Cun mempersilahkan Lin Feng dan Yin Hua memasuki kediaman keluarga Lin, dan dia sendiri yang akan menemani keduanya berkeliling.
“Apa kepala keluarga Lin ada di tempat? Kalau ada, aku ingin bertemu dengannya karena ada banyak hal yang ingin aku bahas dengan kepala keluarga Lin.” Lin Feng sangat berharap dapat bertemu dengan kepala keluarga Lin.
Wajah Lin Cun terlihat jelek setelah mendengar Lin Feng mengatakan ingin bertemu kepala keluarga Lin. “Kedua kepala keluarga Lin ditangkap oleh keluarga Zo karena menolak memberikan beberapa anggota keluarga untuk menjadi budak keluarga Zo. Mereka baru dibebaskan kalau keluarga Lin bersedia menyerahkan seluruh wanita muda keluarga Lin pada keluarga Zo.”
“Keluarga Zo adalah keluarga penguasa Kota Awan. Dengan apa yang dimiliki keluarga Lin, kami sama sekali tidak bisa melawan saat mereka menangkap kedua kepala keluarga.” Lin Cun tertunduk setelah mengatakan itu.
__ADS_1
Keluarga Zo memiliki kelapa keluarga di tingkat Raja Dewa Langit Bintang 3, dan memiliki banyak anggota keluarga yang kekuatannya berada di tingkat Kaisar Dewa maupun tingkat Dewa Langit.
Meskipun kedua kepala keluarga Lin memiliki kekuatan di tingkat Dewa Langit Bintang 3, mereka sama sekali bukan tandingan untuk keluarga Zo.
“Keluarga Zo memberi waktu keluarga Lin selama satu bulan. Kalau dalam satu bulan keluarga Lin tidak menuruti keinginan mereka, kedua kepala keluarga akan dijatuhi hukuman mati, dan mereka akan memusnahkan keberadaan keluarga Lin.”
“Aku berharap dapat sedikit bersantai setelah sampai di Alam Dewa, ternyata masalah besar sudah menyambut kedatanganku begitu sampai di Alam Dewa.” Lin Feng bisa melihat kehancuran keluarga Lin seandainya dirinya telat datang ke Alam Dewa.
Namun, dengan keberadaan dirinya di Alam Dewa, dia akan melakukan perubahan besar pada keluarga Lin. Dalam kurun waktu satu bulan sebelum waktu yang diberikan keluarga Zo berakhir, dirinya yakin dapat merubah keluarga Lin menjadi kekuatan yang mengerikan.
“Kalau begitu, siapa yang sekarang menggantikan posisi kepala keluarga Lin?” tanya Lin Feng.
“Posisi kepala keluarga Lin saat ini dipegang oleh Tuan Muda Lin Sang, putra pemimpin Lin Yin. Meski kekuatan Tuan Muda hanya berada satu tingkat di bawah kedua pemimpin, Tuan Muda Lin Sang tidak bisa melakukan apa-apa untuk membebaskan mereka,” jawab Lin Cun.
“Saudara Cun, apa kamu bisa membawaku bertemu dengan Tuan Muda Lin Sang? Jujur saja, ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan dengannya.” Lin Feng sangat berharap dapat bertemu dengan Lin Sang.
Lin Cun menganggukkan kepala. “Saudar Feng bisa bertemu dengan Tuan Muda Lin Sang, tapi karena saat ini Tuan Muda masih dalam pelatihan tertutup untuk meningkatkan kekuatan, saudara baru dapat bertemu dengan Tuan Muda satu sampai dua minggu lagi.”
Waktu satu atau dua minggu sangatlah lama, dan dirinya tidak bisa menunggu selama itu. “Saudara Cun, apa kamu percaya kalau aku dapat membantu Tuan Muda Lin Sang meningkatkan kekuatannya?” Lin Feng sedikit membocorkan aura kekuatannya, menunjukkan kekuatan aslinya pada Lin Cun.
Merasakan aura Lin Feng, Lin Cun tahu kalau pria itu sudah berada di tingkat Dewa Langit, dan itu cukup mbuatnya terkejut karena usia Lin Feng jauh lebih muda darinya.
“Aku punya beberapa pil spiritual yang dapat meningkatkan kekuatan Tuan Muda Lin Sang. Bukan hanya dapat meningkatkan kekuat Tuan Muda Lin Sang, tapi aku juga dapat meningkan kekuatan kalian dengan pil spiritual itu.”
“Kalau saudara Cun mempercayaiku, aku bisa memberikan banyak pil seperti itu untuk meningkatkan kekuatan keluarga Lin!” Lin Feng mengarahkan sorot mata tajam pada Lin Cun.
“Bruk...” Lin Cun tiba-tiba berlutut di hadapan Lin Feng. “Saudara Feng aku percaya padamu, oleh karena itu, bantu kami keluarga Lin meningkatkan kekuatan!”
“Aku pasti membantu keluarga Lin karena aku juga bagian dari keluarga Lin.” Lin Feng kemudian menyuruh Lin Cun mengumpulkan seluruh anggota keluarga Lin karena ada yang ingin dirinya berikan pada mereka.
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.