
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
“Menunjukkan kekuatan di depan mereka ternyata belum cukup, dengan begini perang tidak bisa dihindari lagi,” kata Lin Feng yang baru saja mendengar laporan Xiong Hu.
“Tuan, mereka tidak menargetkan kota lain, mereka langsung menargetkan ibukota Kekaisaran.” Xiong Hu menjelaskan tempat yang ditargetkan musuh, selain itu dia juga mengatakan perkiraan tentang kapan musuh akan datang.
Lin Feng yang mendengar semua itu sama sekali tidak merasa ketakutan, kekuatannya yang sekarang sudah jauh berbeda dibandingkan dulu. Bukan hanya kekuatannya melainkan seluruh kekuatan Kekaisaran Petir sudah jauh berbeda. Sekarang kekuatan Kekaisaran Petir berkali-kali lebih kuat dibandingkan di masa lalu.
“Tuan, apa perlu kita menghancurkan Kekaisaran Api dan Kekaisaran Angin sebelum mereka datang menyerang?” tanya Xiong Hu.
“Kamu dan yang lainnya tidak perlu melakukan itu. Kalau memang mereka ingin datang menyerang ibukota Kekaisaran, biarkan saja mereka datang. Tugas kita hanya memberi sambutan terbaik untuk mereka.” Lin Feng menyeringai setelahnya.
Xiong Hu dan yang lainnya hanya menganggukkan kepala mendengar apa yang dikatakan Lin Feng, tapi dari seringaian yang ditunjukkan Lin Feng, mereka tahu sesuatu yang buruk akan terjadi pada mereka yang mendatangi ibukota Kekaisaran Petir dengan niatan buruk.
“Sebelum kedatangan mereka, aku yakin seluruh prajurit sudah berhasil menerobos tingkat Nirwana, dan ada kemungkinan separuh dari mereka berhasil menerobos tingkat Saint.”
“Dengan kekuatan yang mereka miliki, ditambah kekuatan yang dimiliki para Jenderal dan wakilnya, aku yakin mereka lebih dari cukup untuk menghancurkan pasukan mereka.” Setelah berlatih di Alam Kehidupan, Lin Feng yakin kekuatan prajurit Kekaisaran Petir mampu mengalahkan kekuatan prajurit musuh.
...----------------...
Tiga hari berlalu dengan cepat.
“Dengan kekuatan yang kita miliki, kali ini kita pasti dapat menghancurkan Kekaisaran Petir.” Huo Lian sudah tidak sabar untuk melihat kehancuran Kekaisaran Petir.
Dengan kekuatan gabungan dari Kekaisaran Api, Kekaisaran Angin, sekte Phoenix Api, serta ribuan kultivator bebas yang kekuatannya rata-rata sudah berada di tingkat Nirwana, dengan semua itu Huo Lian yakin dapat menghancurkan Kekaisaran Petir.
Saat ini Huo Lian sedang melesat di langit di dampingi Chao Zha dan Huo Peng. Tepat di belakang mereka ada puluhan Jenderal yang berasal dari dua Kekaisaran, dan ada juga para tetua dari sekte Phoenix Api. Sedangkan di belakang puluhan Jenderal dan para tetua sekte, di belakang mereka ada jutaan prajurit dari dua Kekaisaran, serta ratusan ribu murid dari sekte Phoenix Api.
Kekuatan yang saat ini mereka kerahkan jauh lebih besar dibandingkan saat dulu mereka mengawali perang besar dengan Kekaisaran Petir. Jika dengan kekuatan yang lebih kecil mereka berhasil membunuh Kaisar dan menjadikan Permaisuri Kekaisaran Petir sebagai mainan sebelum wanita itu mati bunuh diri. Dengan kekuatan yang sekarang, mereka yakin dapat menguasai Kekaisaran Petir, setelah memusnahkan seluruh kekuatan yang dimiliki Kekaisaran itu.
__ADS_1
Setelah berhasil menguasai wilayah Kekaisaran Petir, wilayah itu akan dibagi menjadi dua sama rata. Setengah bagian untuk Kekaisaran Api, dan setengah bagian untuk Kekaisaran Angin.
“Saudara Lian, apa kamu masih ingat dua wanita yang menemani Kaisar muda Kekaisaran Petir di pertemuan Para Kaisar? Begitu perang ini berakhir, aku pastikan keduanya tergeletak tak berdaya di atas ranjang setelah memuaskan keinginanku!” kata Chao Zha dengan sombong.
Mendengar itu Huo Lian menjadi teringat dua wanita yang membuatnya cukup tertarik, dan entah kenapa dia tidak rela jika kedua wanita itu semuanya menjadi milik Chao Zha.
‘Biarkan dia terus berharap dapat memiliki mereka, tapi begitu perang ini berakhir giliran Kekaisaran Angin yang akan aku musnahkan, dan dia akan menjadi yang pertama mati di tanganku.’ Huo Lian tersenyum tipis membayangkan kekuasaannya yang semakin luas begitu berhasil menguasai wilayah Kekaisaran Petir, dan wilayah Kekaisaran Angin.
Senyum Huo Lian sangatlah tipis, sampai orang-orang di sekitarnya tidak tahu kalau dia sedang tersenyum.
...----------------...
“Tetua ketiga, tetua kelima, tak lama lagi kita akan sampai di ibukota Kekaisaran Petir.” Ling Tao, tetua ketiga, tetua kelima, serta ribuan murid sekte Naga Langit, mereka semua sudah tiga hari menempuh perjalanan dari wilayah sekte di Kekaisaran Langit, dan sekarang mereka hampir sampai di ibukota Kekaisaran Petir.
Meski yang mereka bawa tidak lebih dari empat puluh ribu murid, tapi dengan kekuatan para murid di tingkat Nirwana, tingkat Saint dan tingkat Dewa, mereka yakin dapat menghancurkan Kekaisaran Petir seandainya pihak Kekaisaran menolak menyerahkan pria dan wanita yang menyebabkan Ling Kun terluka.
Ling Tao berencana menyiksa pria yang telah melukai Ling Kun. Sedangkan wanita milik pria itu, dia akan memberikan wanita itu secara cuma-cuma pada Ling Kun. Akan tetapi, dia mungkin akan menjadikan wanita itu menjadi miliknya, seandainya dirinya tertarik dengannya.
“Tetua pertama, apa menurutmu banyak keindahan yang bisa kita ambil dari Kekaisaran Petir? Jujur saja aku sudah bosan dengan mereka, yang selama beberapa hari ini melayaniku,” kata tetua ketiga yang selalu ingin mendapatkan kesucian seorang wanita.
Sudah ribuan wanita yang kesuciannya hilang olehnya, tapi semua itu tidak membuatny bosan. Dia justru ketagihan mengambil kesucian wanita, dan selalu ingin melakukannya lagi dan lagi.
“Apa tetua ketiga lupa tentang perkataan orang-orang yang sering mengatakan tentang Kekaisaran Petir, yang merupakan tempat berkumpulnya segala keindahan di Alam Langit? Aku yakin, para wanita di Kekaisaran Petir juga termasuk keindahan yang sering dibicarakan oleh kebanyakan orang.” Ling Tao juga menyukai keindahan, tapi dia belum sampai tahap seperti yang dialami tetua ketiga dan tetua kelima.
Tetua ketiga dan tetua kelima akan cenderung membunuh wanita yang sudah membuat mereka bosan. Sedangkan Ling Tao, dia hanya akan membuang wanita yang sudah membuatnya bosan, dan kebanyakan dia membuang wanita-wanita itu ke tempat perdagangan budak.
Namun, jika ada wanita yang berhasil membuatnya terus merasakan ketertarikan, Ling Tao akan menjadikan wanita itu pelayan di kediamannya, atau paling tinggi dia akan mengangkat wanita itu sebagai Selir rendahan.
“Semoga saja banyak keindahan yang bisa kita bawa pulang!” Tetua kelima tersenyum lebar, membayangkan banyaknya keindahan yang bisa dia bawa pulang ke kediamannya.
...----------------...
__ADS_1
Satu hari kemudian.
Di atas langit ibukota Kekaisaran Petir.
“Swusshh... Swusshh...” Seratus ribua prajurit Kekaisaran Petir yang dipimpin seorang Jenderal melayang ke langit, menghadang lebih dari satu juta prajurit yang mencoba memasuki ibukota Kekaisaran.
“Sebaiknya kalian semua berhenti!” Jenderal Kekaisaran Petir berkat dengan suara lantang, di hadapan tiga orang pemimpin prajurit yang mencoba menerobos masuk ibukota Kekaisaran.
“Kaisar Huo Lian, Kaisar Chao Zha dan Patriak Huo Peng, sebaiknya bawa kembali prajurit yang kalian bawa karena Kekaisaran Petir tidak menerima keberadaan kalian!” Meski hanya seorang Jenderal, dia sama sekali tidak takut bediri di hadapan dua Kaisar dan Patriak salah satu sekte besar di Alam Langit.
“Hanya Jenderal rendahan berani memberi perintah padaku? Mendengar apa yang baru kamu katakan, aku justru semakin ingin menghancurkan Kekaisaran ini!” Huo Lian mengeluarkan aura Raja Dewa Bintang 5 untuk memberi rasa takut pada Jenderal Kekaisaran Petir.
“Hanya di tingkat Raja Dewa Bintang 5, apa Yang Mulia Kaisar ingin membuat aku takut dengan aura selemah itu?” Jenderal Kekaisaran Petir meremehkan kekuatan yang dimiliki Huo Lian.
“Teruslah bersikap sombong karena pada akhirnya kamu akan mati di tangan prajurit rendahan dari Kekaisaranku.” Huo Lian memberi isyarat pada setengah jumlah prajurit dari Kekaisarannya maju menyerang Jenderal Kekaisaran Petir, dan prajurit di belakangnya.
“Swusshh... Swusshh... Swusshh...” tiga ratus ribu prajurit Kekaisaran Api melesat maju menyerang Jenderal Kekaisaran Petir dan prajurit yang berdiri di belakangnya.
Kebanyakan prajurit Kekaisaran Petir berada di tingkat Mortal dan tingkat Penguasa, hanya pemimpin prajurit yang berada di tingkat Nirwana, itupun jumlahnya hanya ratusan.
“Sangat lemah!” Jenderal Kekaisaran Petir mengangkat tangannya, memberi isyarat pada prajurit di belakangnya untuk mengeluarkan aura puncak kekuatan mereka.
“Wung...” Aura tingkat Saint Bintang 4 sampai Bintang 5 meluap keluar dari tubuh seratus ribu prajurit Kekaisaran Petir, dan aura kekuatan yang jauh lebih kuat dari mereka keluar dari tubuh Jenderal Kekaisaran Petir.
“Wung... BOOM...” Prajurit Kekaisaran Api yang mendekati Jenderal Kekaisaran Petir jatuh tersungkur dan memuntahkan seteguk darah, saat aura Raja Dewa Bintang 7 menekan tubuh mereka.
“Aku sudah memberi kesempatan pada kalian untuk pergi meninggalkan tempat ini seperti yang diperintahkan Yang Muli Kaisar, tapi kalian justru menginginkan kematian.” Jenderal Kekaisaran Petir mengeluarkan pedangnya.
“Karena kalian menginginkan kematian, dengan senang hati aku akan memberikan kematian pada kalian.” Dengan pedang di tangannya, Jenderal Kekaisaran Petir melesat maju menyerang prajurit Kekaisaran Api.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.