Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Kemenangan Para Kultivator


__ADS_3

Hal yang tidak pernah disangka ras Iblis maupun ras monster terjadi di hadapan mereka. Kaisar Iblis dan penguasa ras monster mati di tangan manusia yang menjadi musuh mereka, bahkan manusia itu memenangkan pertarungan tanpa mengalami luka sedikitpun, dan masih terlihat sangat bersemangat untuk pertarungan yang selanjutnya.


“Ini buruk, dengan adanya dia dan kekalahan kedua penguasa kita hampir tak lagi memiliki kesempatan memenangkan peperangan ini,” kata salah satu iblis.


Mendengar apa yang dikatakan salah satu dari mereka, Iblis yang lain hanya bisa mengangguk menyetujuinya, sosok manusia yang bisa mengalahkan kedua penguasa, dengan keberadaannya jelas kekalahan sudah di pastikan ada di pihak mereka.


Banyak iblis dan monster mencoba pergi melarikan diri, tapi mereka tak bisa melangkah pergi lebih jauh karena musuh ada di mana-mana.


“Apa kalian bermaksud pergi dari tempat ini?” tanya Lin Hua menghadang belasan iblis yang ingin pergi melarikan diri.


“Hanya seorang wanita! Bersama-sama kita pasti bisa mengalahkannya dan setelahnya kita bisa pergi jauh dari tempat ini!” kata salah satu iblis.


Belasan iblis segera melancarkan serangan pada Lin Hua secara bersamaan. Dengan kekuatan rata-rata berada di tingkat Dewa Agung, serangan mereka tidaklah lemah tapi serangan mereka masih belum cukup untuk membuat Lin Hua gentar.


“Kalian semua memang kuat, tapi sayangnya kalian telah bertemu lawan yang salah,” kata Lin Hua dan dengan mudahnya ia menahan seluruh serangan musuh, lalu dengan gerakan yang sangat cepat ia melakukan serangan balik, dan dalam sekali serang ia bisa membunuh lima dari belasan iblis yang menjadi lawannya.


“Sial! Ternyata wanita ini sangat kuat!” kata salah satu iblis yang telat menyadari kekuatan lawannya, yang nyatanya jauh lebih kuat dari dia dan yang lainnya.


Di saat para iblis yang menjadi lawannya mulai sadar akan kekuatannya, Lin Hua tak tinggal diam, kini giliran ia menyerang mereka. Bukan hanya sekedar melakukan serangan balik, tapi ia menggunakan seperempat kekuatannya untuk mengakhiri hidup mereka.


“Mati!” teriak Lin Hua yang mengayunkan pedang di tangannya dengan begitu lincah dan ditambah gerakannya yang sangat cepat, ia benar-benar menjadi mesin pembunuh yang sangat mengerikan.


“Lari! Kalian semua lari jauhi wanita itu!” teriak salah satu iblis mencoba lari melarikan diri, tapi gerakannya masih terlalu lambat, dan pada akhirnya ia harus merelakan hidupnya berakhir di tangan Lin Hua.


“Kalian tidak akan pernah bisa pergi dari tempat ini, karena tempat ini akan menjadi kuburan kalian!” kata Lin Hua, dan akhirnya ia berhasil membunuh belasan iblis yang menjadi lawannya.


Dia mengayunkan pedangnya menyingkirkan darah iblis yang menempel, lalu pandangannya lurus tertuju pada iblis dan monster yang pergi melarikan diri berpencar ke berbagai arah.


“Apa mereka berpikir dapat pergi dari tempat ini? Dengan keberadaannya, mustahil bagi mereka pergi dari tempat ini!” gumam Lin Hua pelan lalu ia pergi mengejar musuh yang melarikan diri.

__ADS_1


Sementara itu, Lin Feng yang telah membunuh kedua musuhnya dan berhasil melakukan terobosan, saat ini ia sedang membuat array pembatas berukuran raksasa, yang mengurung seluruh medan pertempuran.


“Tak aku biarkan kalian pergi melarikan diri dari tempat ini!” kata Lin Feng.


Begitu array selesai dibuat, ia segera melesat pergi menyerang iblis maupun monster yang masih mencoba pergi melarikan diri dari medan pertempuran. Dengan tangan kosong ia memukuk musuh, dan setiap pukulannya berhasil mengirim musuhnya menuju alam kematian.


“Kemenangan di sisi barat sudah pasti, tapi sayangnya sisi timur telah sepenuhnya hancur,” gumam Lin Feng menyaksikan kehancuran pasukan manusia di sisi timur.


“Pertempuran di sisi utara dan sisi selatan masih berlangsung, dan jalannya pertempuran masih berimbang,” lanjutnya bergumam pelan sambil terus membunuh musuh-musuhnya.


Iblis dan monster dari sisi timur mulai berdatangan ke sisi barat. Mereka semua dapat masuk ke dalam medan pertempuran, tapi setelah melihat iblis dan monster di sisi barat kocar-kacir mencoba pergi melarikan diri, mereka baru menyadari kalau sisi timur telah jatuh ke tangan para kultivator.


“Apa sebenarnya yang sudah terjadi? Kenapa kekuatan manusia sangat mendominasi di tempat ini? Kedua penguasa, kemana perginya mereka? Bukannya mereka seharusnya sedang memusnahkan manusia di tempat ini?” ujar salah satu wakil Kaisar Iblis.


“Kedua penguasa telah dikalahkan, dan orang itu adalah yang berhasil mengalahkan kedua penguasa!” kata salah satu iblis yang kebetulan mendengar suara, dari salah satu wakil Kaisar Iblis.


“I-itu tidak mungkin! Bagaimana bisa kedua penguasa berhasil dikalahkan?” katanya tidak percaya kekalahan yang dialami kedua penguasa.


“Ini buruk, aku harus segera menghentikan mereka yang ingin datang ke tempat ini!” kata wakil Kaisar Iblis, lalu ia segera pergi menuju arah kedatangannya.


“Kamu mau pergi ke mana?” Sosok Lin Feng tiba-tiba saja muncul di hadapan wakil Kaisar Iblis, dan dengan santainya ia mengajukan sebuah pertanyaan.


Wakil Kaisar Iblis memandang Lin Feng yang berada di hadapannya. Mencoba mengukur kekuatannya, ia hanya melihat lubang tanpa dasar yang menandakan Lin Feng teramat jauh lebih kuat darinya. Menghadapi Lin Feng yang jelas lebih kuat, semua itu hanya mempercepat kematiannya.


“Tak perlu basa-basi! Tanpa bertanya seharusnya kau sudah tau tujuanku,” teriak wakil Kaisar Iblis, dan langsung saja ia melayangkan serangan pada Lin Feng.


“Oh, ternyata kamu bukan tipe iblis yang banyak bicara dan lebih senang menyelesaikan semua dengan tindakan. Kalau begitu, dengan senang hati aku akan melawanmu!” kata Lin Feng dengan senang hati menyambut serangan wakil Kaisar Iblis.


Melihat musuh yang masih begitu tenang menyambut serangannya, wakil Kaisar Iblis tahu kalau hidupnya akan segera berakhir. “Setidaknya aku mati bukan sebagai pengecut!” gumamnya pelan.

__ADS_1


“Swush... Boom... Boom...” Benturan kedua kekuatan besar terjadi, tapi jauhnya perbedaan diantara mereka, membuat wakil Kaisar Iblis terpental jauh saat ia mengadu kekuatannya dengan Lin Feng.


Terpental menghantam pepohonan, belum juga sempat bangkit, wakil Kaisar Iblis sudah melihat sosok Lin Feng berdiri di hadapannya, dan kembali melakukan serangan.


“Boom... Boom... Boom...” Tubuh wakil Kaisar Iblis berkali-kali terkena pukulan Lin Feng, dan tubuhnya terus terpental kesana-kemari. Tak ada bagian tubuhnya yang tak terluka, dan dengan pukulan yang mengarah telak ke dadanya wakil Kaisar Iblis akhirnya bertemu dengan kematiannya.


Wakil Kaisar Iblis lainnya telah mati di tangan Lin Hua, Lin Baoshi dan Lin Yanran, begitu juga dengan sosok kuat ras monster. Mereka yang tersisa di medan pertempuran hanyalah iblis dan monster biasa yang tak sulit dikalahkan.


Kemenangan para kultivator sudah terlihat. Meski tak sedikit nyawa yang dikorbankan, setidaknya mereka berhasil membebaskan diri dari cengkraman iblis dan monster, yang selama ini senantiasa mengancam kehidupan mereka.


“Pengorbanan mereka yang telah gugur, sebanding dengan hasil yang tercapai dalam pertempuran ini,” gumam Lin Feng yang kali ini hanya menjadi penonton jalannya pertempuran.


Pertempuran di sisi utara dan selatan semakin di dominasi oleh para kultivator. Tanpa adanya pemimpin, ras iblis dan ras monster tak lagi memiliki mental bertempur.


Mereka mulai bertempur dengan liar tanpa menggunakan pikiran, dan dengan cara bertempur seperti itu mereka menjadi semakin mudah di kalahkan.


“Swush...” Lin Feng muncul di dekat Lin Hua, lalu dia membawa Lin Hua ke tempat Lin Baoshi dan Lin Yanran.


Berkumpul bersama anggota kelompok kecilnya, Lin Feng membawa mereka menuju istana milik Kaisar Iblis, untuk mencari keberadaan benda berharga di tempat itu.


Pergilah mereka meninggalkan medan pertempuran, dan tak lama mereka telah sampai di istana kosong milik Kaisar Iblis. Istana yang mereka datangi benar-benar telah kosong, tapi dengan mata Dewa, Lin Feng dapat melihat keberadaan banyak benda berharga di dalam istana.


“Ambil seluruh benda berharga di dalam istana!” kata Lin Feng dan segera mereka berpencar membentuk dua kelompok kecil, mencoba mengumpulkan seluruh benda berharga yang sebelumnya menjadi milik Kaisar Iblis.


Tak hanya harta yang berhasil mereka kumpulkan setelah beberapa waktu berkeliling di istana Kaisar Iblis. Banyak sumberdaya berharga yang mereka dapatkan, dan itu bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan Lin Hua, Ling Bakshi, maupun Lin Yanran.


“Sumberdaya di tempat ini jauh lebih bermanfaat untuk mereka, daripada digunakan untuk meningkatkan kekuatanku,” gumam Lin Feng yang tak tertarik menggunakan sumberdaya yang ia dapat, untuk meningkatkan kekuatannya sendiri.


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2