
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.
...----------------...
Lin Feng segera duduk bersila di tengah mayat ratusan ribu monster dan binatang iblis begitu dia tak lagi merasakan keberadaan monster dan iblis sejauh puluhan kilometer dari tempatnya.
Memejamkan kedua matanya, Lin Feng mulai merasa kekuatannya meningkat secara perlahan, dan peningkatan terus terjadi sampai terdengar suara teredam dari dalam dantian nya.
Suara ledakan teredam menandakan kalau dirinya baru saja mendapatkan terobosan, tapi meskipun sudah mendapatkan terobosan, Lin Feng masih merasakan kekuatan terus meningkat, bahkan dia merasa bisa menerobos tingkat selanjutnya. “Terobosan ganda? Bagaimana mungkin aku mendapatkan terobosan ganda saat poin pengalaman yang aku miliki tidak mencukupi untuk melakukan itu?” Lin Feng bingung dengan keadaan dirinya sendiri.
[Ding... Tuan mendapatkan hadiah satu kali terobosan karena berhasil menyelesaikan misi tersembunyi dari sistem. Misi tersembunyi membunuh puluhan ribu monster dan binatang iblis menggunakan seni tarung Tinju Kaisar Dewa Naga]
Lin Feng mengerutkan keningnya karena baru kali ini dia mendengar adanya sebuah misi dari sistem. “Sistem, kenapa tiba-tiba muncul misi? Bukannya selama ini kamu tidak pernah memberitahu padaku tentang adanya misi? Apa semua ini muncul setelah peningkatan level sistem?” Lin Feng memberi banyak pertanyaan pada sistem.
[Ding... Tuan benar, misi tersembunyi mulai muncul setelah peningkatan level sistem. Namun misi tersembunyi tak begitu saja muncul setelah peningkatan level sistem. Setidaknya butuh beberapa waktu untuk memunculkan misi tersembunyi]
Lin Feng menganggukkan kepala pelam setelah mendengar penjelasan dari sistem. “Semoga saja dengan adanya misi dari sistem aku dapat lebih cepat menjadi sosok kuat bukan hanya di Alam Dewa, tapi di Alam Semesta.” Lin Feng bergumam lirih, dan dia kembali berkonsentrasi dengan usahanya menerobos tingkat yang lebih tinggi.
Tak lama Lin Feng kembali mendapatkan terobosan, dan kekuatannya saat ini telah meningkat ke tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 6. Di waktu yang sama dengan Lin Feng mendapatkan terobosan, Lin Wucin dan empat orang lainnya juga berhasil menerobos. Namun mereka cuma menerobos satu tingkatan. Hadiah dari sistem yang diberikan pada Lin Feng, tidak membuat mereka ikut menerobos.
Meskipun tidak ikut mendapatkan terobosan ganda, kekuatan mereka saat ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Sedangkan Lin Hua, keanehan terjadi pada wanita itu saat tiba-tiba dia mendapatkan terobosan ganda, padahal sebelumnya dia sama sekali tidak merasakan adanya tanda-tanda ingin menerobos.
“Apa sebenarnya yang terjadi pada diriku? Kenapa tiba-tiba aku menerobos dua tingkatan sekaligus?” Lin Hua bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya sendiri.
Sementara itu, Xiong Hua dan binatang kontrak Lin Feng lainnya, mereka sama-sama mendapatkan satu kali terobosan yang membuat kekuatan mereka meningkat ke tingkat Kaisar Dewa Spiritual Langit Bintang 3.
Meski masih menjadi yang terlemah diantara anggota kelompok Lin Feng, mereka dapat mengimbangi seseorang di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 5 begitu berubah wujud, ke wujud asli mereka.
Lin Feng kembali membuka matanya setelah berhasil mendapatkan terobosan ganda. “Sekarang aku memang masih berada di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 6, tapi aku lebih dari mampu melawan mereka yang sudah berada di tingkat Dewa Surgawi Bintang 2.”
Di tempat lain jauh dari wilayah tengah, keluarga Luo sedang mendapatkan serangan dari beberapa keluarga yang ingin mengambil alih wilayah keluarga Luo.
__ADS_1
“Bang... Bang... Bang...” Saat ini sedang terjadi pertempuran antara seratus ribu prajurit dari keluarga Leng dan keluarga Ni, melawan seribu prajurit yang berasal dari keluarga Luo. Meski jumlah prajurit yang berasal dari keluarga Luo tak sebanding dengan jumlah prajurit musuh, tapi mereka dengan begitu mudahnya berhasil mendominasi jalannya pertempuran. Dengan rata-rata kekuatan prajurit dari dua keluarga berada di tingkat Dewa Langit dan sebagian berada di tingkat Raja Dewa Langit, mereka yang begitu kuat nyatanya bukan lawan sepadan untuk seribu prajurit keluarga Luo.
Ribuan prajurit dari kedua keluarga telah mati sejak dimulainya pertempuran. Dua tetua dari masing-masing keluarga sama-sama tidak percaya saat melihat seribu prajurit keluarga Luo berhasil membuat prajurit mereka sangat kerepotan.
Mereka mencoba mengukur kekuatan prajurit keluarga Luo, tapi mereka sama sekali tidak bisa melihat seberapa tinggi kekuatan mereka. Saat mengukur kekuatan prajurit keluarga Luo, mereka hanya melihat lubang hitam tanpa dasar.
Seribu prajurit yang mereka lihat sebenarnya bukanlah prajurit keluarga Luo, mereka adalah prajurit Dewa yang dipinjamkan Lin Feng pada keluarga Luo, dan kekuatan mereka telah meningkat ke tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 2 saat Lin Feng berhasil mendapatkan terobosan ganda.
Seluruh prajurit Dewa sudah dibekali artefak yang mampu menutupi kekuatan mereka. Selama tidak menggunakan kekuatan puncaknya, tak akan ada yang tahu seberapa besar kekuatan yang dimiliki prajurit Dewa.
Seribu prajurit Dewa terus membunuh prajurit dari dua keluarga, dan yang mereka lakukan membuat para tetua dari kedua keluarga marah.
Dua tetua dari keluarga Leng dan dua tetua dari keluarga Ni yang sama-sama memiliki kekuatan di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 2, akhirnya memutuskan melesat maju menyerang prajurit yang dianggapnya berasal dari keluarga Luo.
Mereka berempat melesat secepat kilat menyerang prajurit musuh yang terus membunuh prajurit dari keluarga mereka. Terlihat mereka berubah menjadi empat cahaya dengan aura mengerikan yang siap mencabik-cabik siapapun lawan mereka.
Dengan kekuatan yang mereka miliki, membunuh seribu prajurit bukanlah sesuatu yang dapat menyulitkan mereka. Ya, itu memang tidak akan sulit jika yang mereka hadapi hanyalah sekumpulan prajurit lemah. Namun, sayangnya yang akan mereka hadapi adalah prajurit Dewa, prajurit yang kekuatannya setara dengan mereka.
“Ini, bagaimana mungkin mereka menepis seranganku?” Tetua keempat keluarga Leng tidak percaya musuhnya yang hanya seorang prajurit mampu menepis semua serangannya.
Bukan hanya serangannya, tapi dia melihat serangan tiga orang yang bersamanya juga berhasil ditepis oleh prajurit yang mereka serang.
Keempat tetua dari kedua keluarga saling pandang. Mereka sama-sama terkejut dengan kekuatan lawan, tapi mereka tetap memiliki keyakinan dapat mengalahkan semua musuh karena serangan mereka barusan hanya menggunakan lima puluh persen kekuatan.
“Mereka bukan prajurit biasa, dan aku cukup terkejut keluarga Lin memiliki prajurit sekuat mereka! Jangan setengah-setengah menghadapi mereka, sebaiknya kita kerahkan semua yang kita miliki untuk mengirim seluruh musuh ke Alam Kematian!” Tetua kelima keluarga Ni berteriak, kemudian dengan mengerahkan seluruh kekuatannya dia melesat maju menyerang musuh yang sudah menantikan kedatangannya.
Tiga tetua lainnya melakukan hal yang sama. Ketiganya kembali menyerang musuh dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang mereka miliki.
Kekuatan Kaisar Dewa Langit Bintang 2 yang mereka keluarkan sangatlah mengerikan, tapi sayangnya mereka kali ini bertemu lawan yang salah.
Delapan prajurit Dewa muncul di hadapan mereka, dan bersamaan mereka menunjukkan kekuatan sejati prajurit Dewa di hadapan keempat tetua yang menjadi lawan mereka.
__ADS_1
“Swusshh...” Aura kekuatan Kaisar Dewa Langit Bintang 2 meluap keluar dari tubuh kedelapan prajurit Dewa, membuat keempat tetua dari dua keluarga utama menggigil ketakutan merasakan aura kekuatan mereka.
“Ini buruk, ini benar-benar buruk! Mereka semua berada di tingkat yang sama dengan kita. Melawan mereka hanya membuat kita celaka!” Tetua kelima keluarga Leng memilih mundur daripada melanjutkan pertempuran.
Namun sayangnya, saat di mencoba mundur, tiba-tiba saja dua prajurit Dewa muncul di depannya, dan langsung melayangkan pukulan tepat di wajahnya.
Ketua kelima keluarga Leng melesat jatuh menghantam tanah setelah menerima pukulan keras dari dua prajurit Dewa. Kejadian itu berlangsung sangat cepat, bahkan ketiga tetua baru sadar apa yang terjadi pada tetua kelima keluarga Leng setelah pria itu jatuh menghantam tanah.
Ketiganya melebarkan mata tercengang setelah sadar dengan apa yang terjadi pada tetua kelima keluarga Leng. Kini mereka tahu kalau lawan yang mereka hadapi bukanlah sekumpulan prajurit lemah, selayaknya seperti yang ada di bayangan mereka.
Mengetahui delapan dari seribu prajurit yang mereka hadapi ternyata memiliki kekuatan yang begitu mengerikan, mereka mulai meyakini kalau prajurit yang lain juga memiliki kekuatan setara dengan delapan prajurit, yang sudah mereka ketahui seberapa besar kekuatannya.
Menarik mundur sisa prajurit, dan secepatnya pergi meninggalkan wilayah keluarga Luo. Dua hal itulah yang mereka pikirkan, sampai ketiganya tidak sadar dengan keberadaan enam prajurit Dewa yang sudah muncul di hadapan mereka.
Ketiganya dengan segera mencoba menghindar dari prajurit yang berada di hadapan mereka. Namun semua sudah terlambat. Dua buah pukulan yang mengarah ke wajah mereka, membuat ketiganya melesat jatuh menghantam tanah menyusul tetua kelima keluarga Leng.
Tak membiarkan keempat tetua kembali bangkit, delapan prajurit Dewa bersama-sama menyerang mereka, sedangkan prajurit Dewa lainnya menghabisi sisa prajurit dari keluarga Leng dan keluarga Ni. Tak sampai sepuluh menit seluruh prajurit dari kedua keluarga berhasil dihabisi, dan hanya menyisakan empat tetua yang berada dalam keadaan babak belur.
Luo Cheng yang baru saja datang bersama para tetua keluarga Luo dan sepuluh ribu prajurit keluarga Luo, mereka semua dibuat tidak percaya dengan apa yang terlihat menggunakan mata kepala sendiri. Seluruh prajurit keluarga Leng dan keluarga Ni telah mati, dan empat tetua yang memimpin mereka dalam keadaan tidak baik.
Melihat keberadaan prajurit Dewa yang dipinjamkan Lin Feng padanya, Luo Cheng semakin terkejut karena dia tidak menemukan adanya yang terluka dari mereka, bahkan jumlah prajurit itu masih untuk seribu orang. Semua itu menunjukkan tak satupun dari mereka gugur dalam pertempuran yang baru saja berakhir.
Luo Cheng segera memberi perintah pada prajurit yang dia bawa untuk membereskan mayat prajurit keluarga Leng dan keluarga Ni. Sedangkan dirinya, dia pergi menghampiri delapan prajurit Dewa yang tengah menahan empat tetua dari keluarga Leng dan keluarga Ni.
“Tuan-tuan, terimakasih atas bantuannya.” Meski hanya memiliki status prajurit di mata Lin Feng, bagi Luo Cheng mereka adalah sosok kuat yang pantas mendapatkan ucapan terimakasih darinya.
Kedelapan prajurit Dewa yang mendengar itu hanya menganggukkan kepala, kemudian salah satu dari mereka berkat. “Kami hanya melakukan apa yang diperintahkan oleh Tuan Lin Feng.”
...----------------...
Bersambung.
__ADS_1