Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Kecantikan Yang Mematikan


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Lin Feng berada di sisi lain Alam Kehidupan. Saat ini dirinya sedang mengawasi Lin Hua dan kelima saudari Jiang yang sebentar lagi selesai dengan kultivasinya.


Ketika mengawasi mereka, Lin Feng merasakan keberadaan beberapa sosok mendekat ke tempatnya. Lin Feng cukup asing dengan aura mereka, tapi dirinya tahu kalau mereka orang-orang dari keluarga Lin.


Tak lama, dari arah tengah wilayah Alam Dewa, muncul tiga sosok pria dan tiga sosok wanita yang memberi tatapan aneh pada Lin Feng begitu mereka melihat keberadaannya.


Salah satu pria melayang mendekati Lin Feng. “Saudara, bukannya ketua Lin Dan melarang melakukan latihan di tempat lain, kenapa saudara justru berlatih di tempat ini?”


Lin Feng berpikir orang-orang yang datang belum mengenali siapa dirinya. “Sepertinya saudara salah faham. Sebenarnya aku sudah berada di tempat ini sebelum saudara sekalian memasuki Alam Kehidupan.”


Pria itu sejenak terdiam, sambil mengarahkan pandangan secara bergantian pada Lin Feng, Lin Hua, dan kelima saudari Jiang. Dalam diam dia mengakui ketampanan Lin Feng, dan dia sangatlah terpikat dengan kecantikan enam wanita yang bersama Lin Feng.


Lin Feng tentu tidak suka ada yang terlalu lama melihat wanitanya, dan dengan tegas dia berkata, “Sebaiknya jaga pandangan saudara sebelum terjadi sesuatu yang tidak saudara inginkan!”


Senyuman terlihat di wajah Lin Feng saat mengatakan semua itu, tapi pria yang melihat senyumannya, dia merasa hal buruk bisa terjadi padanya kalau terus memandang wanita paling cantik diantara keenam wanita.


Tanpa bersuara, pria itu langsung saja pergi meninggalkan Lin Feng, dan kembali ke tempat lima orang yang menunggunya. Setelah kembalinya pria itu, mereka semua segera pergi meninggalkan tempat Lin Feng dan yang lainnya.


Setelah mereka semua pergi dan menghilang dari pandangan kedua matanya, Lin Feng pelan menggelengkan kepala. “Setelah kembali ke kediaman keluarga Lin, sepertinya aku harus lebih mendisiplinkan mereka!” Lin Feng bergumam lirih sambil mengarahkan pandangan pada Lin Hua.


Lin Feng melihat Lin Hua perlahan membuka kedua matanya, bersamaan dengan kelima saudari Jiang yang juga mulai membuka mata mereka. Aura kuat meluap keluar dari tubuh mereka saat bersama-sama membuka mata, tapi aura itu tak berpengaruh sama sekali pada Lin Feng.


Namun, aura itu segera menghilang saat Lin Hua dan kelima saudari Jiang berhasil menyerap kembali aura yang mereka keluarkan.


Lin Feng menghampiri Lin Hua, membantunya berdiri, dan menerima pelukan hangat dari wanitanya. Lin Hua memeluk erat tubuh Lin Feng, sedangkan Lin Feng, dia tak sungkan membalas pelukan wanitanya.

__ADS_1


Pelukan mereka tak berlangsung lama karena keduanya sadar kalau mereka tidak sedang berduaan, melainkan ada kelima saudari Jiang yang berada di dekat mereka.


Saat mereka bersamaan melepas pelukan, Lin Hua langsung saja mengarahkan pandangan matanya pada wajah Lin Feng yang menurutnya mengalami cukup banyak perubahan setelah meninggalkan Dunia Monster. Ketampanan yang dimilikinya semakin tidak manusiawi, dan semua itu justru membuatnya khawatir. Dengan ketampanan yang dimiliki olehnya, tentu dapat menarik jutaan pasang wanita mengarahkan pandangan hanya padanya.


Sedangkan Lin Feng yang mengarahkan pandangan pada wajah Lin Hua yang kini tak lagi tertutupi cadar dikarenakan cadarnya telah hancur, dia dengan jelas melihat kecantikan dan keindahan yang selama ini belum pernah dirinya lihat. Dengan kecantikan serta keindahan yang dimiliki Lin Hua, Lin Feng yakin wanitanya adalah kecantikan dan keindahan nomor satu di Alam Semesta, dan beruntungnya wanita itu secara utuh telah menjadi miliknya.


Sementara Lin Jia yang sebelumnya memilih pergi ke ruang batin milik Lin Feng sesaat sebelum hancurnya Dunia Monster, dia benar-benar dibuat kagum dengan ketampanan Lin Hua dan kecantikan Lin Feng. “Beruntungnya aku menjadi bagian dari perjalanan cinta mereka.”


...----------------...


Lin Feng dan Lin Hua yang telah mengganti pakaian dan khusus untuk Lin Hua telah memakai kembali sebuah cadar untuk menutupi wajahnya, mereka bersama bergerak menuju tempat pelatihan anggota keluarga Lin.


Tak jauh di belakang mereka, terdapat kelima saudari Jiang yang terus saja mengikuti kemanapun mereka pergi.


Setelah beberapa waktu menempuh perjalanan dengan kecepatan sedang, akhirnya mereka sampai di tempat pelatihan keluarga Lin, dan kedatangan mereka disambut langsung oleh Lin Dan bersama enam orang yang tadi mendatangi tempat Lin Feng.


Lin Dan segera membungkuk memberi hormat pada Lin Feng dan Lin Hua. Meskipun banyak terjadi perubahan pada penampilan mereka, Lin Dan dengan mudahnya mengenali sosok mereka berkat keberadaan kelima saudari Jiang.


Sementara itu, Lin Feng yang mendapat sambutan dari Lin Dan, dia hanya tersenyum, kemudian berkata, “Bagaimana pelatihan keluarga Lin, apa semua berjalan lancar?”


Lin Dan dengan tegas berkata, “Tuan, latihan berjalan dengan lancar. Saat ini seluruh anggota keluarga Lin kecuali mereka yang baru memulai kultivasi, mereka semua telah berhasil menerobos tingkat Kaisar Dewa Langit, bahkan sudah ada belasan ribu anggota keluarga Lin yang berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi.”


Lin Feng tentu saja senang mendengar pencapaian anggota keluarga Lin, dan dirinya dapat merasakan enam orang di belakang Lin Dan kekuatannya telah mencapai tingkat Dewa Surgawi Bintang 3 di usia belum genap seribu tahun.


Meski pencapaian mereka tak sebanding dengan pencapaiannya maupun pencapaian Lin Hua, tapi pencapaian mereka sangatlah luar biasa karena berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi, saat usia mereka belum genap seribu tahun. Di Alam Sembilan Surga sekalipun, keberadaan mereka dapat disetarakan dengan para jenius.


Pencapaian mereka memang luar biasa, tapi banyak yang harus diperbaiki dari mereka, terutama memperbaiki sikap. “Lin Dan, setelah latihan berakhir, sepertinya kamu harus memberi mereka semua pelajaran, terutama pelajaran bagaimana mereka bersikap pada orang lain!”


Lin Dan sejenak tidak mengerti maksud perkataan Lin Feng, tapi setelah melihat arah pandangan Lin Feng, dirinya mulai mengerti.

__ADS_1


“Tuan bisa mempercayakan semua itu padaku! Selain kuat, aku pasti mendidik mereka semua menjadi orang-orang yang memiliki perilaku dan sikap jauh baik dari apa yang mereka perlihatkan saat ini!” Tegas Lin Dan mengatakan semua itu di hadapan Lin Feng.


Setelah mendengar perkataan Lin Dan, Lin Feng memilih pergi, tentunya dia pergi bersama Lin Hua dan kelima saudari Jiang. Sementara itu, setelah kepergian Lin Feng dan yang lainnya, Lin Dan langsung saja memutar badan, mengarahkan pandangan pada enam orang di belakangnya.


“Apa ada yang bisa menjelaskan padaku tentang apa yang sudah terjadi diantara kalian dan kepala keluarga Lin?” Lin Dan bertanya sambil mengarahkan sorot mata tajam pada mereka.


Pria yang sadar dengan kesalahannya, dia segera melangkah maju dan menceritakan apa yang telah terjadi antara dirinya dan pria yang tidak dia duga kalau dia adalah pemimpin keluarga Lin.


Mendengar keseluruhan cerita pria itu, Lin Dan hanya menggelengkan kepala, kemudian dia menghela napas panjang. “Jadi orang yang kalian laporkan padaku sedang berlatih di luar tempat pelatihan adalah Tuan dan Nyonya?”


Pria di hadapan Lin Dan dan lima orang lainnya serempak menganggukkan kepala mereka. Sedangkan Lin Dan, dia merasa pria di depannya sangat beruntung karena masih diberi kesempatan hidup setelah lama memandang wanita tuannya, bahkan terang-terangan mengaguminya.


“Kamu sangat beruntung karena masih hidup sampai detik ini setelah terang-terangan mengagumi Nyonya Lin Hua.”


“Setauku, mereka yang berani melakukan itu biasanya selalu berakhir dengan kematian yang mengenaskan.”


“Aku tidak sedang mencoba menakut-nakuti kamu atau yang lainnya, tapi kenyataannya itulah yang sering dilakukan Tuan pada siapapun yang terang-terangan mengagumi keindahan serta kecantikan Nyonya Lin Hua.”


Mendengar perkataan Lin Dan, pria yang tadi terang-terangan mengagumi keindahan serta kecantikan Lin Hua, kini dia sadar kalau keindahan serta kecantikan wanita itu adalah sesuatu yang bisa mengakhiri hidupnya, dan dia berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak melakukan hal yang sama di masa yang akan datang.


“Sebaiknya untuk kalian para pria, jangan lagi secara terang-terangan menunjukkan ketertarikan pada wanita, kalau kalian belum mengetahui identitas dari wanita itu!” Lin Dan kembali membuka suara setelah melihat enam orang di depannya hanya diam.


“Aku tidak ingin melihat kalian melakukan kesalahan yang sama, dan sebarkan apa yang baru aku katakan ke yang lainnya! Jika aku mendengar timbul masalah yang sama, aku sendiri yang akan memberi hukuman pada orang itu!”


Keenam orang di depan Lin Dan bersamaan mengangguk setelah mendengar semuanya, kemudian mereka pamit pergi untuk menyampaikan pada yang lainnya semua perkataan Lin Dan.


“Aku hari ini benar-benar telah membuat Tuan kecewa. Aku berharap ini adalah kesalahan terakhirku, dan kelak di masa depan aku berharap tidak lagi membuat kesalahan!”


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2