Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Dewa Dari Seluruh Pemilik Elemen Api


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Di Alam Sembilan Surga tingkat 4, seorang pria berjubah merah tiba-tiba bangkit dari tempat duduknya saat merasakan ada kekuatan besar yang menekan lima orang, yang dirinya utus menjemput putrinya di Alam Dewa.


Pria tua berambut putih yang melihat gelagat aneh Tuannya, segera saja dia bertanya, “Apa kiranya masalah yang tiba-tiba membuat Tuan terlihat begitu gelisah?”


Pria berjubah merah menghela napas pelan kemudian dia mengarahkan pandangannya pada pria tua berambut putih. “Beberapa hari yang lalu aku mengirim lima bersaudara Jiang menjemput putriku. Aku membekali masing-masing dari mereka artefak yang dapat menunjukkan keadaan mereka padaku, dan baru saja aku merasakan ada kekuatan besar yang sedang menekan kekuatan mereka.”


Pria tua sebelumnya telah mendengar keberadaan putri Tuannya, tapi dia baru tahu kalau Tuannya menyuruh sekelompok orang untuk menjemput putrinya. “Tuan, seberapa kuat kekuatan yang menekan mereka?” Pria tua bertanya dengan begitu penasaran.


Pria berjubah merah memejamkan matanya, mencoba merasakan seberapa besar kekuatan yang menekan kekuatan bawahannya.


“Kekuatannya hanya berada di tingkat Dewa Surgawi Bintang 2. Keberadaannya di Alam Sembilan Surga bukanlah sesuatu yang perlu di takuti, tapi dia berada di Alam Dewa, yang seharusnya sosok sepertinya tidak bisa tinggal di tempat itu, kecuali dia memang sosok yang lahir dan tumbuh besar di Alam Dewa.” Pria berjubah merah menjawab apa yang ditanyakan pria tua.


“I... itu, bagaimana mungkin ada sosok yang kekuatannya sudah berada di tingkat Dewa Surgawi Bintang 2 tapi masih dapat tinggal di Alam Dewa? Kalaupun dia sosok yang lahir dan besar di Alam Dewa, tetap saja dia hanya memiliki waktu satu bulan untuk naik ke Alam Sembilan Surga begitu berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi.”


“Bukannya segera naik ke Alam Sembilan Surga, kurang dari satu bulan justru dia berhasil menerobos satu tingkat. Tuan, di Alam Sembilan Surga sendiri tidak ada yang dapat melakukan itu. Penguasa Alam Sembilan Surga sendiri waktu itu membutuhkan waktu dua tahun untuk menerobos tingkat yang lebih tinggi begitu berhasil menerobos tingkat Dewa Surgawi.” Pria tua terdiam setelah menyelesaikan perkataannya.


Pria berjubah merah sendiri tidak tahu jawaban dari kenapa sosok yang sudah berada di tingkat Dewa Surgawi Bintang 2 masih bisa berdiam diri di Alam Dewa.


“Aku cuma dapat menyimpulkan kalau dia adalah ahli tua Alam Dewa yang memiliki artefak khusus, dan kemungkinan artefak itu yang membuatnya masih bisa bertahan di Alam Dewa. Namun, aku tidak tahu alasan kenapa dia memberi tekanan kuat pada bawahanku?” Pria berjubah merah dibuat bingung dengan apa yang terjadi di Alam Dewa.


...----------------...


Sementara itu di wilayah tengah Alam Dewa, lima wanita yang mendapatkan tekanan kuat dari aura kekuatan Lin Feng, mereka sedikit bernapas lega saat aura yang menekan mereka sedikit berkurang.

__ADS_1


“Katakan padaku, apa niat dan tujuan kalian datang? Jangan coba coba berbohong karena bukan sesuatu yang sulit bagiku mengungkap kebohongan kalian!” Lin Feng sudah melihat semuanya dari mata mereka. Dia sudah tau siapa yang menyuruh mereka, dan apa tujuan kedatangan mereka. Pertanyaannya semata-mata hanya untuk menguji kejujuran yang mereka miliki.


“Tuan Muda, kamu lima bersaudara mendapatkan perintah untuk membawa Putri ke Alam Sembilan Surga.” Jawaban jujur diberikan oleh salah satu wanita.


“Putri? Siapa yang kalian maksud putri, dan kenapa juga dia harus ikut dengan kalian?” Lin Feng pura-pura tidak tahu siapa yang mereka maksud putri. Di sisi lain, saat mendengar salah satu wanita di hadapan Lin Feng menyinggung nama Alam Sembilan Surga, Lin Hua tahu kalau mereka adalah urusan ayah kandungnya.


“Putri yang aku maksud adalah wanita yang berada di sebelah Tuan Muda.” Lin Hua muncul di sebelah Lin Feng setelah dirinya yakin, kalau mereka yang berada di hadapan Lin Feng adalah orang-orang yang dikirim ayah kandungnya untuk menjemput dirinya.


“Meskipun aku tahu siapa yang menyuruh kalian, tapi aku tidak ingin ikut bersama kalian, sekalipun kalian berlima bersama-sama memaksaku!”


“Lebih baik sekarang kalian kembali ke tempatnya dan katakan padanya kalau di masa depan aku sendiri yang akan mendatanginya!” Dengan tegas Lin Hua mengatakan semua itu di hadapan orang-orang suruhan ayah kandungnya.


“Putri, kami memang mendapatkan tugas menjemput Putri, tapi kami tidak memiliki hak memaksa Putri ikut dengan kami. Kalau Putri menolak, kami lah yang akan tinggal di alam ini untuk menjadi pelindung Putri.” Wanita yang sama kembali berkata.


“Feng’gege, apa aku harus membiarkan mereka menjadi pelindungku?” Bukannya membalas perkataan lima wanita di hadapannya, Lin Hua justru meminta pendapat pada Lin Feng.


Lin Feng yang telah mengetahui segalanya, dia menganggukkan pelan kepalanya. “Mereka tidak memiliki niatan buruk, dan apa yang sebelumnya aku lakukan pada mereka itu semata-mata karena aku tidak suka mereka melayang-layang di atas kita.”


Baru juga Lin Hua berkata, jutaan monster dan binatang iblis datang dari berbagai arah. Jika dijumlahkan, mereka tidak kurang dari dua puluh juta, dan semuanya sudah berada di tingkat Kaisar Dewa Spiritual Langit Bintang 1 dan Bintang 2.


Melihat aura kegelapan yang begitu kental, Lin Feng yang hanya sekilas melihat semua itu, dia yakin kalau monster dan binatang iblis yang datang adalah pemilik kekuatan elemen kegelapan.


“Aku sudah cukup lama tidak menggunakan elemen cahaya yang aku miliki. Sebaiknya aku sekarang menggunakan elemen cahaya untuk melawan mereka yang lemah terhadap elemen cahaya.” Lin Feng bergumam dengan suara lirih.


Lin Feng mulai mengalirkan Qi elemen cahaya ke pedang elemen yang berada di tangan kanannya. Selain Qi elemen cahaya, dia juga menambahkan Qi elemen petir untuk memperkuat data hancur serangannya.


“Saatnya lebih serius dari sebelumnya.” Lin Feng kali ini benar-benar serius menghadapi lawannya. Tak seperti sebelumnya yang masih sedikit main-main, kali ini setiap tebasan pedangnya akan menjadi akhir hidup dari monster dan binatang iblis yang menjadi lawannya.

__ADS_1


Kilatan cahaya dan petir memotong tubuh monster selayaknya seperti sedang memotong tahu yang begitu lembut. Tubuh monster terpotong-potong menjadi beberapa bagian, begitu juga dengan tubuh iblis, dan semua itu terjadi pada mereka yang menghadapi Lin Feng.


Setiap serangan yang dilakukan Lin Feng setidaknya berhasil langsung membunuh belasan monster dan binatang iblis, dan itu terus terjadi berkali-kali sampai ratusan ribu monster dan binatang iblis mati di tangannya.


“Apa benar dia manusia yang berasal dari Alam Dewa? Kekuatannya bahkan bisa menjadi yang pertama diantara jutaan generasi muda Alam Sembilan Surga. Keberuntungan sepertinya menjadi milik Tuan karena pria kuat yang kita lihat adalah suami putrinya.”


“Saudariku, dia bukan hanya kuat dan dapat dikatakan sebagai jenis generasi muda nomor satu di Alam Sembilan Surga, seandainya dia terlahir di sana. Namun, apa kamu tidak menyadari kalau sejak tadi dia menggunakan dua elemen paling langka di Alam Sembilan Surga untuk membunuh ratusan ribu monster dan binatang iblis? Elemen cahaya dan petir, dua elemen paling kuat di Alam Semesta berada di genggaman tangannya, dan ini kali pertama aku melihat seseorang yang memiliki dua elemen.”


Empat wanita lainnya baru tersadar dengan itu saat mendengar perkataan saudari mereka, dan apa yang saat ini terlihat dengan mata mereka sendiri merupakan sesuatu yang berada di luar nalar mereka.


“Ba... bagaimana mungkin ada manusia yang memiliki dua elemen, sedangkan selama ini dikatakan kalau manusia dan makhluk hidup lainnya hanya dikaruniai satu elemen di sepanjang hidupnya? Pria itu, apa dia masih manusia seperti kita?” Selama ini belum ada yang pernah bertemu dengan Dewa yang sesungguhnya. Melihat sosok suami Tuan Putri mereka, entah kenapa mereka merasa seperti melihat sosok Dewa.


Mereka terkejut dan kagum saat melihat Lin Feng menggunakan dua elemen, tapi keterkejutan dan kekaguman mereka semakin menjadi saat dengan mata kepala sendiri mereka melihat Lin Feng mengombinasikan elemen api berwarna putih terang bersama dengan dua elemen yang sudah lebih dulu dia gunakan.


Lin Feng mengayunkan pedang elemen yang sudah diselimuti tiga elemen berbeda. Elemen cahaya, elemen apo, serta elemen petir yang semula menyelimuti pedangnya, ketiga elemen menyatu, menciptakan tebasan berbentuk sabit sepanjang ratusan meter, dan menyapu bersil monster dan binatang iblis sejauh dua kilometer di depan Lin Feng.


Lin Feng menyunggingkan senyuman di bibirnya melihat apa yang terjadi saat dia menggabungkan ketiga elemennya untuk menyerang musuh. “Aku hanya menggunakan lima persen kekuatanku, tapi hasil yang aku dapatkan sama sekali tidak membuatku kecewa.” Dia berkata sambil melihat lebih dari satu juta monster yang mati karena serangannya.


Lin Feng yakin kerusakan yang dihasilkannya bisa jauh lebih besar dengan meningkatkan jumlah kekuatan yang digunakannya. “Mungkin jika aku menggunakan lima puluh persen kekuatanku, aku dapat langsung membunuh puluhan juta monster di tempat ini.” Lin Feng merasa tidak perlu lagi menggunakan seni tarung Tinju Kaisar Dewa Naga yang begitu menguras Qi miliknya untuk membunuh banyak monster dan binatang iblis.


Dia hanya perlu menggunakan kekuatan elemen miliknya untuk membunuh banyak monster dan binatang iblis, dan lagi Qi yang diperlukan untuk melakukan semua itu tidak perlu menguras sebagian besar Qi yang dimilikinya.


Saat Lin Feng sedang mengagumi apa yang baru dilakukannya, lima wanita yang telah resmi menjadi pengawal Lin Hua, mereka hampir saja menjatuhkan rahangnya sendiri setelah melihat Lin Feng ternyata juga memiliki elemen api.


Mereka sangat tahu seperti apa wujud dan kekuatan elemen api karena mereka sendiri merupakan pemilik elemen api. Tuan mereka, ayah dari Lin Hua juga memiliki elemen api, tapi elemen api hitam milik ayah Lin Hua tak sebanding dengan elemen api putih milik Lin Feng.


“Elemen api putih miliknya telah menunjukkan identitas Tuan Muda pada kita. Pemilik elemen api putih adalah Dewa dari seluruh pemilik elemen api, dan sudah seharusnya kita tunduk padanya. Jangankan kita, bahkan Tuan sekalipun rela berlutut di hadapannya.” Salah satu wanita berkata, dan sekarang mereka berlima merasa sangat beruntung karena dapat melihat elemen api yang selama ini hanya dapat mereka dengar keberadaannya dari cerita kejadian di masa lalu.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2