Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Pesta Keluarga Lin


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


“Siapa yang kali ini disinggung keluarga Zo? Kali ini mereka benar-benar hancur,” kata salah satu penduduk Kota Awan.


Seluruh penduduk Kota Awan yang tinggal tidak terlalu jauh dari kediaman keluarga Zo dapat mendengar dan melihat apa yang sedang terjadi di tempat itu. Hancur, kediaman keluarga Zo telah dihancurkan.


“Bahkan benteng kokoh kediaman keluarga Zo tidak luput dari kehancuran,” ujar penduduk lainnya.


Benteng kokoh yang mengelilingi kediaman keluarga Zo runtuh menunjukkan bagian dalam kediaman di penuhi ribuan mayat, yang terjepit diantara reruntuhan bangunan. Akan tetapi, dari apa yang terlihat, tak ada yang melihat pelaku yang memusnahkan keluarga Zo dan menghancurkan kediamannya.


“Semua mati!” kata prajurit keluarga Qin yang melihat dari jarak dekat keadaan keluarga Zo begitu suara pertempuran di kediaman keluarga Zo tak lagi terdengar.


Hal yang sama juga dilakukan oleh prajurit keluarga Li yang ingin memastikan keadaan keluarga Zo, dan yang dilihatnya adalah kehancuran total keluarga besar penguasa Kota Awan.


“Tak ada yang tersisa baik anggota keluarga Zo, maupun bangunan kediaman mereka,” kata prajurit keluarga Li kemudian dia pergi meninggalkan reruntuhan kediaman keluarga Zo.


Keluarga penguasa Kota Awan telah musnah dalam waktu yang begitu singkat. Kini hanya tersisa dua keluarga besar di Kota Awan, tapi dikarenakan keluarga Li tidak tertarik dengan posisi penguasa Kota, keluarga Qin adalah kandidat terkuat pengganti keluarga Zo.


Sementara itu di atas langit Kota Awan.


“Kita kembali ke kediaman keluarga Lin.” Lin Feng yang menggandeng tangan Yin Hua, mengajak Xiong Hu dan yang lainnya kembali ke kediaman keluarga Lin.


Mereka sengaja tidak menggunakan teknik teleportasi karena ingin menikmati perjalanan, dan lima menit kemudian akhirnya mereka sampai di kediaman keluarga Lin.


Terlihat di atas gerbang kediaman tergantung mayat Zo Chun, Zo Fan, dan Zo Tao. Sedangkan untuk mayat prajurit keluarga Zo, mayat mereka ditumpuk menjadi satu kemudian dibakar.


Lin Feng, Yin Hua, dan yang lainnya langsung saja mendarat di halaman kediaman keluarga Lin. Kedatangan mereka mendapat sambutan hangat dari Lin Dan, Lin Zan, dan Lin Sang.


Sedangkan Lin Wucin yang tidak ikut pergi ke Kota Awan, dia segera berada di barisan Xiong Hu dan yang lainnya begitu mereka mendarat di halaman kediaman keluarga Lin.

__ADS_1


“Keluarga Zo sudah tidak lagi ada di Alam ini. Keluarga Lin mulai sekarang tidak perlu khawatir dengan keberadaan keluarga Zo,” kata Lin Feng dengan ekspresi bahagia.


Mendengar itu Lin Dan, Lin Zan, Lin Sang, dan seluruh orang di halaman kediaman keluarga Lin meluapkan kegembiraan mereka dengan menangis haru.


“Setelah sekian tahun hidup dengan rasa khawatir dengan keberadaan keluarga Zo, akhirnya hari ini keluarga Lin dapat merasakan kebebasan hidup di Alam Dewa,” teriak Lin Dan yang terdengar ke seluruh penjuru wilayah keluarga Lin.


“Kakek, keluarga Lin memang sudah terbebas dari keluarga Zo, tapi saat ini keluarga Lin masih terlalu lemah, dan bisa saja ada keluarga lain yang datang untuk menindas keluarga Lin,” kata Lin Feng.


“Supaya keluarga Lin tidak lagi ditindas keluarga lainnya, aku berencana terus meningkatkan kekuatan keluarga Lin. Setidaknya aku ingin memiliki seseorang di tingkat Kaisar Dewa Langit di keluarga Lin. Walaupun hanya satu, keberadaan tingkat Kaisar Dewa Langit tentu akan membuat keluarga Lin setara dengan para penguasa utama di Alam Dewa,” lanjutnya.


“Kami semua akan menuruti seluruh keinginan kepala keluarga,” balas Lin Dan mewakili seluruh anggota keluarga Lin.


“Kalau begitu mulai besok kalian akan kembali berlatih di Alam Kehidupan, tapi untuk sekarang mari kita mengadakan pesta untuk merayakan kemenangan!” kata Lin Feng.


Semua orang mengangguk setuju dan para pelayan segera menyiapkan makanan serta minuman untuk pesta yang pertama kalinya dilakukan keluarga Lin setelah ratusan tahun hidup di bawah teror keluarga Zo. Semua orang larut dalam kegembiraan, meskipun pesta berlangsung dengan sangat sederhana, tapi semua orang sangat menikmatinya.


...----------------...


Di kediaman penguasa Kota Lentera Api Yang Gang sedang mendapatkan perawatan terbaik dari tabib kepercayaan keluarga Yang.


“Katakan padaku, siapa yang melakukan ini pada putraku?” Ayah Yang Gang, Yang Ping, bertanya pada pria berjubah hitam yang beberapa saat yang lalu membawa Yang Gang ke kediaman keluarga Yang dalam keadaan terluka parah.


“Tuan, hamba tidak tahu siapa pria yang telah melukai Tuan Muda, tapi hamba mengenali wanita yang bersama pria itu. Dia adalah Yin Hua, satu-satunya putri kepala keluarga Yin,” kata pria berjubah hitam.


“Yin Jun sialan! Setelah aku membunuh putrimu dan pria yang bersamanya, aku pasti memusnahkanmu dan keluarga Yin!” Yang Ping sangat marah pada orang yang telah melukai putranya dengan sangat parah, bahkan bisa dipastikan Yang Gang tidak lagi bisa berkuktivasi, dan dia hanya akan menjadi pria cacat di sisa hidupnya.


“Katakan padaku, dimana pria itu supaya aku bisa mendatanginya dan langsung mengakhiri hidupnya!” kata Yang Ping dengan sorot mata tajam menatap pria berjubah hitam yang berlutut di hadapannya.


“Tuan, pria itu tinggal di keluarga Lin, keluarga kecil yang letaknya tak begitu jauh dari Kota Awan,” balas pria berjubah hitam.


“Cih, hanya keluarga kecil. Tunggu saja, aku akan segera datang untuk membunuh pria itu dan menghancurkan keluarga kecilnya!” seru Yang Ping yang sangat ingin membalaskan dendam putranya.

__ADS_1


...----------------...


Kediaman keluarga Yin.


“Tuan, salah satu prajurit yang mencari keberadaan Putri Yin Hua baru saja memberi laporan. Dia mengatakan melihat sosok wanita yang menyerupai Putri Yin Hua di sekitaran Kota Awan,” kata pria tampan yang berlutut di hadapan Yin Jun.


“Segera selidiki kebenarannya! Jika dia benar putriku, bawa dia kembali dan aku akan segera menggelar pernikahanmu dengannya! Melihat kedekatan kalian sejak kecil, menurutku hanya kamu yang pantas untuk putriku,” kata Yin Jun.


Pria tampan yang berlutut di hadapan Yin Jun tersenyum senang mendengar itu. Pada akhirnya dia akan mendapatkan apa yang selama ini diinginkannya. Menjadi suami Yin Hua adalah keinginan sejak dulu, dan sebentar lagi itu semua akan menjadi kenyataan.


“Kalau begitu, hamba pamit!” katanya.


“Ya, pergilah dan cepat bawa kembali putriku! Untuk masalah yang akan timbul dengan keluarga Yang, aku dan beberapa keluarga besar lainnya sudah sepakat untuk menggabungkan kekuatan melawan kesombongan Yang Ping dan putranya!” kata Yin Jun yang sudah mencari jalan keluar untuk menghadapi keluarga Yang.


Pria tampan di hadapan Yin Jun segera pergi. Dengan kekuatan di tingkat Dewa Langit Bintang 4, tanpa kristal teleportasi dia akan sampai di Kota Awan dua atau tiga hari ke depan.


“Putriku, aku telah menyiapkan pria terbaik untukmu. Aku berharap kamu tidak lagi pergi meninggalkan kediaman ini begitu melihat siapa calon suami yang sudah aku persiapkan untukmu,” gumam lirih Yin Jun.


Kali ini Yin Jun yakin Yin Hua tidak akan pergi meninggalkan rumahnya setelah melihat calon suaminya, tapi kalau Yin Hua masih saja menolak, Yin Jun sudah menyiapkan penjara emas, dan akan menikahkannya secara paksa.


“Xin Qian, semoga pria itu bisa menjaga putriku dan membuatnya bahagia saat sudah menjadi istrinya.” Yin Jun sangat berharap pada pria pilihannya.


Yin Jun kembali menyibukkan diri dengan banyaknya urusan keluarga Yin sambil menunggu kabar baik dari Xin Qian yang pergi ke Kota Awan untuk memastikan keberadaab Yin Hua.


“Begitu mereka kembali, aku akan langsung mengadakan pesta pernikahan mewah dan meriah untuk mereka.” Yin Jun tersenyum senang akhirnya dia bisa mempercayakan putrinya pada pria yang tepat.


Di usia belum genap empat puluh tahun sudah berada di tingkat Dewa Langit, bagi Yin Jun bakat yang dimiliki Xin Qian sangatlah luar biasa, dan sangat jarang pemuda di Alam Dewa yang memiliki bakat sepertinya. Oleh karena itu, menurutnya hanya Xin Qian yang pantas menjadi pendamping putrinya, dibandingkan membiarkan putrinya menikah dengan putra Yang Ping.


...----------------...


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2