Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Kematian Salah Satu Jenderal Iblis


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Lin Feng masih belum ingin mengungkap identitasnya di hadapan para Kaisar di Alam Langit, oleh karena itu dia membeli tiga topeng di toko sistem untuk dirinya sendiri, dan untuk dua pria lainnya. Sedangkan para wanita, seja awal mereka sudah menutupi sebagian wajah menggunakan cadar.


“Feng'gege, apa orang itu benar-benar tidak dapat mengenali kita?” tanya Yin Hua sambil terus mengayunkan pedang kecil di tangannya, membunuh iblis dan monster.


“Aku baru sekali bertemu dengannya, itu juga bukan pertemuan pribadi. Jadi, aku rasa kecil kemungkinan dia mengenali kita,” jawab Lin Feng sambil menggunakan seni tarung Tinju Naga Langit membunuh musuhnya.


Sedangkan Qian Zu yang melihat bagaimana dua sosok yang dengan begitu mudah membunuh iblis dan monster di tingkat Dewa Spiritual serta di tingkat Raja Dewa Spiritual, dia terus saja bertanya-tanya dalam pikirannya tentang identitas mereka.


Belum juga mendapat jawaban atas pertanyaannya, Qian Zu melihat enam sosok lain muncul dan langsung menyerang pasukan iblis dan monster dengan kekuatan yang tak kalah besar, dibandingkan dua sosok yang sudah lebih dulu melesat maju menyerang musuh.


“Swusshh...” Jenderal Fu dan Jenderal Jiu menghampiri Qian Zu.


“Yang Mulia, sepertinya mereka adalah sekelompok orang yang kemarin membantu kami, tapi hamba tidak tahu kenapa sekarang mereka terlihat begitu tertutup,” kata Jenderal Fu.


Qian Zu mengangguk. “Hanya ada satu kemungkinan kenapa mereka begitu tertutup saat aku datang ke tempat ini. Kemungkinan aku mengenali siapa mereka, tapi mereka tidak ingin aku tahu siapa mereka,” ujarnya.


Qian Zu kembali berpikir keras. Kalau memang dia mengenali mereka, siapa mereka sebenarnya? Setau nya, hanya Kekaisaran Langit yang memiliki kekuatan sekuat mereka, tapi dia sendiri tahu kalau bantuan dari Kekaisaran Langit saat ini masih dalam perjalanan, dan baru akan sampai di keesokan harinya.


Tiba-tiba saja Qian Zu teringat perkataan Ling Yuan tentang kekuatan Kekaisaran Petir, dan dia sendiri pernah merasakan seberapa kuat aura Lin Feng yang merupakan Kaisar Kekaisaran Petir.


Namun, dia segera membuang jauh-jauh pemikiran itu. “Tidak mungkin mereka datang memberi bantuan setelah dulu aku menolak membantu mereka saat Kekaisaran Api dan Kekaisaran Angin menyerang Kekaisaran Petir,” gumam lirih Qian Zu.


Dulu dia adalah teman baik dari Kaisar Kekaisaran Petir yang sebelumnya, tapi saat Kekaisaran Petir mendapat serangan tiba-tiba dari dua Kekaisaran kuat di Alam Langit, dia menolak memberi bantuan, dan justru menutup mata dengan apa yang terjadi di Kekaisaran Petir.

__ADS_1


Bukan hanya dia, Dong Liong, Kaisar Kekaisaran Kegelapan juga melakukan hal yang sama, meskipun Permaisurinya saat ini merupakan adik kandung dari mendiang Permaisuri Kekaisaran Petir, bahkan Dong Liong melarang istrinya datang dalam upacara pemakaman mendiang Permaisuri Kekaisaran Petir.


Lin Feng sebenarnya sudah mengetahui semua itu dari ingatan yang tertinggal dalam tubuhnya. Namun, dikarenakan dia membutuhkan sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya poin sistem serta poin pengalaman, sementara waktu dia mengabaikan ingatan itu, tapi dia akan tetap membalas apa yang pernah mereka lakukan pada Kekaisaran Petir.


Setelah satu jam berlalu, Lin Feng dan yang lainnya berhasil memusnahkan ribuan iblis dan monster tingkat Dewa Spiritual maupun mereka yang berada di tingkat Raja Dewa Spiritual.


“Swusshh...” Sosok pria tinggi besar dengan sepasang tanduk di kepalanya muncul di depan Lin Feng, mencoba menahan kekuatan Tinju Naga Langit.


“Boom...” tubuh pria itu terdorong mundur belasan langkah, tapi terlihat dia hanya mengalami sedikit luka setelah menahan serangan Lin Feng menggunakan tubuhnya.


Melihat itu Lin Feng hanya tersenyum karena dia tahu pria yang baru menahan serangannya, dia merupakan iblis tingkat Kaisar Dewa Spiritual, pemimpin pasukan iblis dan monster yang saat ini sedah dihadapi Yin Hua dan yang lainnya.


“Oh, ternyata kamu cukup kuat. Aku tidak menyangka ternyata masih ada manusia yang dapat melukai tubuhku,” kata Mo Luo, Jenderal pemimpin pasukan iblis dan monster.


“Hahaha... itu belum seberapa. Apa yang barusan aku lakukan, itu hanya menggunakan secuil kekuatanku, tapi aku tak menyangka seorang Jenderal dengan kekuatan tingkat Kaisar Dewa Spiritual terdorong mundur dan mendapatkan luka, hanya dengan secuil kekuatanku,” kata Lin Feng.


“Apa kau kira aku percaya kalau yang barusan hanya secuil kekuatanmu?” ujar Mo Luo tidak percaya kalau serangan barusan hanya menggunakan secuil kekuatan lawannya.


“Apa kamu berpikir kekuatanku hanya sebatas di tingkat Raja Dewa Bintang 5? Kalau kamu berpikir seperti itu, tentu kamu salah besar,” kata Lin Feng sambil menunjukkan senyuman.


Tiba-tiba saja aura kuat meluap dari tubuh Lin Feng, aura kuat tingkat Kaisar Dewa Bintang 3 yang begitu mengerikan, memberi tekanan pada seluruh iblis dan monster, bahkan Mo Luo juga tertekan oleh aura itu, padahal dia berada di tingkat yang sama dengan Lin Feng.


“Ini belum seberapa, aku bisa memberi tekanan yang dapat memusnahkan mereka yang berada di bawah tingkat Raja Dewa Spiritual Bintang 9,” kata Lin Feng.


“Swusshh...” Lin Feng menggunakan seni tarung Aura Dewa Perang, dan meningkatkan tekanan pada musuhnya. Dengan tekanan aura mengerikan yang setara tekanan aura kekuatan tingkat Dewa Langit, seluruh iblis dan monster tingkat Dewa Spiritual serta tingkat Raja Dewa Spiritual di bawah Bintang 9, mereka semua mati dengan setelah organ dalam tubuh mereka hancur.


Apa yang ditunjukkan Lin Feng benar-benar sangat mengerikan. Mo Luo sang Jenderal Iblis dan Qian Zu sang Kaisar Kekaisaran Cahaya, mereka tidak percaya ada sosok manusia sekuat Lin Feng. Kekuatannya bukanlah kekuatan yang dapat disandingkan dengan kekuatan mereka.

__ADS_1


“Di... dia sangat kuat! Aku jelas bukan lawan sepadan untuknya. Secepatnya aku harus menyampaikan semua ini pada Yang Mulia Kaisar!” kata Mo Luo sambil mencari celah untuk melarikan diri dari medan pertempuran.


Di sisi lain, Qian Zu bisa menilai kalau pria bertopeng yang berhasil membunuh puluhan ribu iblis dan monster hanya dengan kekuatan aura, dia jauh lebih kuat dibandingkan Ling Yuan, sosok Kaisar Kekaisaran Langit yang selama ini dikatakan sebagai manusia terkuat di Alam Langit.


Dia semakin penasaran dengan identitas pria bertopeng, yang kemungkinan dia bisa mengenalinya, seandainya pria itu melepas topengnya. Akan tetapi dia tidak mungkin memaksa pria itu melakukan apa yang tidak ingin dia lakukan.


Menyinggung sosok dengan kekuatan sebesar itu hanya akan merugikan dirinya sendiri, dan bisa saja dia menyeret Kekaisaran Cahaya ke dalam jurang kehancuran.


Sementara itu di medan pertempuran, sosok Lin Feng tiba-tiba saja muncul di hadapan Mo Luo yang mencoba melarikan diri. “Hmm... apa kamu mencoba melarikan diri setelah melihat seberapa besar kekuatanku?” tanya Lin Feng datar dan dingin.


Melihat kemunculan Lin Feng yang begitu tiba-tiba dan mendengar pertanyaan yang ditujukan padanya, Mo Luo tahu kalau musuhnya tidak akan membiarkan dirinya pergi begitu saja.


Tak memiliki kesempatan pergi melarikan diri, Mo Luo tidak lagi melihat pilihan lain selain mengerahkan seluruh kekuatannya untuk melawan musuh. Dengan kekuatan di tingkat Kaisar Dewa Spiritual Bintang 3, dia melayangkan pukulan dan tendantan yang begitu cepat ke arah Lin Feng.


“Apa kamu pikir dapat mengalahkan aku dengan kekuatan selemah ini? Dalam mimpi sekalipun kamu tidak bisa melakukannya!” Menggunakan seni tarung Tinju Naga Langit, Lin Feng beradu pukulan dengan Mo Luo.


“Baang...” kedua tinju beradu menimbulkan suara menggelegar yang merambat di udara sejauh belasan kilometer.


“Argh...” Mo Luo mengerang kesakitan saat tangannya remuk, dan seluruh tulang lengan patah tak beraturan.


Akan tetapi penderitaannya tidak berakhir sampai di situ. Saat rasa sakit yang dirasakannya belum mereda, Lin Feng kembali mengarahkan serangan padanya. “Tinju Dewa Naga...” Siluet Naga berwarna kuning keemasan sepanjang puluhan meter melesat dari arah Lin Feng menghantam Mo Luo yang tidak sempat menghindar.


“BOOM...” Suara ledakan terjadi saat siluet Naga berwarna kuning keemasan menghantam tubuh Mo Luo, membuat debu beterbangan menutupi area medan pertempuran.


Begitu debu yang beterbangan mulai menghilang, semua orang dapat melihat kawah berdiameter 20 meter dengan kedalaman 5 meter terbenruk dari hasil serangan Lin Feng. Namun, begitu debu yang beterbangan menghilang, tak lagi terlihat sosok Mo Luo di tempat itu.


Meskipun tidak lagi melihat sosoknya, Lin Feng tahu kemana perginya Mo Luo. “Tinju Dewa Naga sangat mengerikan, iblis itu bahkan mati tanpa meninggalkan mayat,” gumamnya lirih.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2