Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Terlibat Dalam Peperangan


__ADS_3

Merasakan dan melihat jejak yang ditinggalkan Lin Feng, seseorang yang baru melakukan serangan pada Lin Feng, dia sadar telah menyerang sosok yang tak seharusnya diserang, bahkan tak seharusnya dia bersinggungan dengan sosok itu.


Namun semua sudah terjadi dan tidak mungkin dia merubah sesuatu yang sudah terjadi, yang bisa dilakukannya hanyalah meminta maaf jika suatu saat nanti dipertemukan kembali dengan sosok itu.


Empat orang lainnya sadar jika teman mereka telah melakukan kesalahan dan tidak mungkin bagi mereka membiarkannya menanggung kesalahan itu seorang diri. “Saat bertemu dengannya aku pasti membantumu meminta maaf padanya,” ungkap pemimpin kelompok dan setelahnya mereka pergi kembali ke kelompok utama.


Sementara itu, setelah pergi meninggalkan lima orang yang dirasa tidak melakukan pengejaran padanya, Lin Feng menghilangkan hawa keberadaannya dan saat ini dia melayang di langit melihat jalannya peperangan.


Kedua kubu yang sedang berperang memiliki kekuatan hampir setara dengan sedikit keunggulan kubu pemilik kekuatan suci. Namun meski memiliki sedikit keunggulan, kubu pemilik kekuatan suci tidak mengerahkan seluruh kekuatannya untuk berperang, melainkan membagi kekuatan melindungi desa maupun kota yang dekat dengan medan perang.


Lin Feng terus mengarahkan matanya melihat keadaan di medan perang, mengamati jalannya perang dan melihat apa kekuatannya diperlukan dalam peperangan. Kalau harus turun ke medan perang dan membantu salah satu kubu, jelas Lin Feng memilik membantu kubu pemilik kekuatan suci.


“Kenapa juga aku harus terlibat dalam situasi peperangan di hari pertamaku, di Alam Sembilan Surga tingkat kedua? Meski kubu pemilik kekuatan suci terlihat melakukan sesuatu yang benar, aku masih memiliki keraguan membantu mereka, sebelum mengetahui penyebab terjadinya peperangan,” gumam Lin Feng pelan.


Lin Feng tiba-tiba tersenyum saat dia memiliki ide untuk mengetahu penyebab utama terjadinya peperangan antara kubu kekuatan suci dan kubu kekuatan kegelapan.


Menghilang dari tempatnya dalam satu kedipan mata dan tanpa meninggalkan jejak aura, Lin Feng begitu saja muncul di barisan belakang kubu pemilik kekuatan kegelapan. Menculik dan membawa salah satu anggota kubu pemilik kekuatan kegelapan ke Alam Kehidupan, menggunakan mata Dewa, Lin Feng mencoba menggali kenangan yang tersimpan di penglihatan orang itu.


Kerutan muncul di kening Lin Feng setelah dia mengetahui penyebab terjadinya peperangan dan tanpa belas kasihan dia langsung memenggal kepala orang yang secara tidak langsung telah memberinya informasi penyebab terjadinya peperangan. “Mengorbankan nyawa puluhan juta manusia biasa untuk meningkatkan kekuatan, bahkan tega memakan hidup-hidup anak kecil yang baru lahir hanya untuk mempertebal aura kegelapan yang mereka miliki!...”

__ADS_1


“Orang-orang ini memang pantas mati dan sekarang aku tidak perlu ragu membantu kubu pemilik kekuatan suci memusnahkan musuh mereka!” Lin Feng keluar dari Alam Kehidupan dan dengan tubuh diselimuti kekuatan elemen cahaya dia segera menyerang kubu pemilik kekuatan kegelapan.


Memegang sepasang pedang yang diciptakannya dari elemen cahaya, Lin Feng menggunakan sepasang pedang itu untuk melenyapkan siapapun yang memiliki kekuatan kegelapan dalam dirinya.


Gerakan Lin Feng sangatlah cepat, dari kejauhan gerakannya terlihat selayaknya kilatan cahaya yang meliuk-liuk di tengah lautan orang pemilik kekuatan kegelapan.


Disaat kubu pemilik kekuatan kegelapan dibuat bingung dengan kemunculan sosok pemilik kekuatan elemen cahaya di barisan belakang pertahanan yang mereka miliki, di kubu pemilik kekuatan suci, meski dari kejauhan, mereka dapat merasakan kekuatan cahaya sejati dan kekuatan cahaya itu berasal dari seseorang yang saat ini sedang menyerang barisan belakang pertahanan musuh.


Salah satu pemimpin pasukan kubu kekuatan suci berkata, “Apa ada dari kalian yang tahu siapa orang yang saat ini menyerang barisan belakang pertahanan musuh?”


Orang-orang di sekitarnya menggelengkan kepala lalu salah satu dari mereka berkata, “Pemimpin, kamu tidak mengetahui siapa orang itu.”


Belum juga Lin Yuan mendapatkan jawaban dari pertanyaannya, awan mendung berwarna gelap tiba-tiba muncul di atas medan perang dan kilatan petir berwarna hitam keemasan mulai muncul dari awan mendung, yang merupakan sekumpulan awan pembawa petir.


Lin Yuan membuka lebar kedua matanya, melihat kilatan petir berwarna hitam keemasan untuk pertama kalinya sedangkan dari apa yang dia tahu petir berwarna hitam keemasan sudah menghilang miliaran tahun yang lalu, ia sangat penasaran siapa pemilik kekuatan petir yang sudah sangat lama dinyatakan menghilang.


Melihat kilatan petir berwarna hitam keemasan turun dari langit dan menyambar mereka yang berasal dari kubu pemilik kekuatan kegelapan, Lin Yuan yakin pemilik kekuatan petir berwarna hitam keemasan adalah seseorang yang berasal dari kubu pemilik kekuatan suci, tapi siapa orang itu?


Melihat sekeliling, Lin Yuan tidak menemukan apa yang dia cari, bahkan sejauh dia melihat anggota kelompok kubu pemilik kekuatan suci, dia tidak melihat satu pun dari mereka yang sedang mengendalikan kekuatan petir di langit.

__ADS_1


“Aku harus menemukan orang yang mengendalikan petir di langit, tapi sulit bagiku menemukan orang itu di tengah-tengah pertempuran yang tak kunjung berakhir!” gumam Lin Yuan dan tiba-tiba saja dia teringat orang yang menyerang barisan belakang pertahanan musuhnya. “Apa mungkin dia? Akan tetapi, bagaimana mungkin seseorang memiliki dua elemen, sementara semua orang hanya ditakdirkan memiliki satu elemen di sepanjang hidupnya?”


Ingin membuktikan apa orang yang dia maksudkan adalah pemilik kekuatan petir berwarna hitam keemasan, Lin Yuan melompat mundur menjauhi lawannya, dan kedua matanya sekarang fokus melihat seseorang yang terus membombardir bagian belakang pertahanan musuh.


Lin Yuan memicingkan kedua matanya saat melihat kilatan petir berwarna hitam keemasan menyambar di sekeliling orang itu, merubah lawan orang itu menjadi abu. “Pemilik kekuatan petir berwarna hitam keemasan. Ya, aku yakin dia lah pemiliknya!” ujar Lin Yuan dengan sangat yakin.


Sementara itu Lin Feng yang menggunakan kekuatan elemen petir dan memanggil awan petir, dia sama sekali tidak menyembunyikan kekuatan elemen petir miliknya. Selain memudahkannya membunuh musuh, mengeluarkan elemen petir dia gunakan untuk memancing keberadaan keluarga Lin, dan keberadaan musuh keluarga Lin.


Sejak menggunakan kekuatan elemen petir, banyak sosok yang mengarahkan padanya, seluruh niat membunuh yang dimilikinya. Merasakan niat membunuh bahkan dari beberapa orang yang berada di kubu pemilik kekuatan suci, Lin Feng yakin ada banyak penyusup diantara anggota yang tergabung dalam kubu pemilik kekuatan suci.


Meningkatkan kecepatan serta kekuatannya, Lin Feng bergerak cepat dan membunuh siapapun yang mengarahkan niat membunuh padanya. “Banyak penyusup diantara anggota kelompok kalian dan kedatanganku untuk melenyapkan keberadaan penyusup!” seru Lin Feng dengan suara lantang, bahkan sampai terdengar di telinga Lin Yuan.


Lin Yuan yang mendengarnya tersenyum. “Sebenarnya keberadaan penyusup aku sudah mengetahuinya, tapi sebelum aku sempat bertindak ternyata sudah ada yang lebih dulu bertindak melenyapkan keberadaan mereka,” ungkapnya.


Lin Yuan memutuskan hanya melihat apa yang dilakukan Lin Feng, sambil mengingat apa sebelumnya dia pernah bertemu dengan orang itu. Namun, seberapa jauh ingatannya mengingat orang-orang yang pernah bertemu dengannya, tak satupun ingatan menunjukkan kalau dirinya pernah bertemu dengan Lin Feng.


“Setelah peperangan berakhir, aku harus menemuinya...”


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2