Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Pertemuan Tidak Terduga


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


“Kediaman keluarga Lup telah aku tempatkan di tempat paling aman, dan kapanpun kalian menginginkannya aku bisa mengeluarkan kediaman keluarga Luo tanpa adanya kerusakan.” Lin Feng mengatakan semua itu di hadapan seluruh anggota keluarga Luo, termasuk di tempat itu terdapat para leluhur serta kakek dan nenek Lin Hua.


Lin Hua sendiri telah menceritakan pada kakek dan neneknya tentang dirinya yang bukan lagi bagian dari keluarga Yin, dan kini telah seutuhnya menjadi bagian dari keluarga Lin. Keluarga Yin sendiri, semua orang tahu nasib buruk keluarga Yin setelah kematian kepala keluarga mereka. Tak lagi menjadi keluarga besar, keluarga Yin saat ini hanyalah keluarga menengah.


Untuk keluarga Huo yang sebelumnya bersinggungan dengan keluarga Lin, Lin Feng masih membiarkan keluarga itu untuk saat ini, tapi tanpa sepengetahuan Lin Feng, ada kemungkinan dirinya dan keluarga Huo bertemu dalam pertempuran besar yang tak lama lagi terjadi di wilayah tengah.


Lin Feng melambaikan tangan dan sebuah portal berukuran raksasa muncul di hadapannya. “Portal ini dapat membawa kalian semua ke tempat tinggal sementara, sebelum aku mengeluarkan kembali kediaman keluarga Lin di tempat yang kalian inginkan.” Lin Feng memandang Lin Hua. “Hua’er, sementara waktu kamu temani keluarga Luo! Aku masih harus pergi ke kediaman keluarga Lin dan melakukan hal yang sama di tempat itu.”


Lin Hua menganggukkan kepala sambil tersenyum, kemudian dia berjalan ke arah kakek dan neneknya. “Kakek, Nenek, kita pergi ke tempat yang baru.”


Diawali Lin Hua, kakek dan neneknya yang memasuki portal, kini giliran para leluhur dan para tetua yang memasuki portal. Setelahnya, seluruh anggota keluarga Luo mulai memasuki portal, dan tak butuh waktu lama semua orang telah berpindah ke tempat baru.


Melihat semua orang sudah berpindah dan tak ada yang tertinggal, Lin Feng langsung saja menghilangkan keberadaan portal di hadapannya, dan setelahnya sosoknya tiba-tiba saja menghilang.


Tak lama setelah sosok Lin Feng menghilang, lima orang yang tak sengaja melewati tempat yang seharusnya berdiri kediaman keluarga Luo, mereka dikejutkan dengan menghilangnya kediaman keluarga Luo bersama seluruh penghuninya.


“Ini, kemana perginya kediaman keluarga Luo? Mengapa tiba-tiba tempat ini menjadi tanah kosong, bahkan tak terlihat adanya tanda-tanda kehidupan di sekitaran tempat ini?”


“Sebelumnya monster dan binatang iblis di wilayah tengah yang tiba-tiba menghilang, sekarang tiba-tiba kediaman keluarga Luo bersama seluruh penghuninya menghilang. Apa kedua pristiwa ini saling berhubungan?”


Mereka berlima mencoba menghubungkan menghilangnya kediaman keluarga Luo bersama seluruh anggota keluarga Luo dengan menghilangnya monster dan binatang iblis di wilayah tengah. Meski terlihat tidak saling berhubungan, tapi mereka merasa ada hubungan erat antara keduanya.


Salah satu dari mereka kemudian berkata, “Lebih baik kita ceritakan kejadian di tempat ini pada yang lainnya. Siapa tahu ada orang yang tahu tentang kejadian apa yang sudah di alami keluarga Luo.” Mendengar itu semua orang menganggukkan kepala, dan mereka segera pergi meninggalkan tanah kosong yang tak terlihat adanya tanda-tanda kehidupan.

__ADS_1


Sementara itu Lin Feng yang sudah di kediaman keluarga Lin, segera saja dia menemui Lin Dan serta dua orang lainnya untuk menanyakan kesiapan mereka. Menemukan keberadaan ketiganya di aula keluarga, mereka mengatakan semua orang sudah siap untuk pindah ke tempat baru, dan sejak tadi mereka sudah menunggu kedatangan Lin Feng.


Lin Feng langsung saja menyuruh mereka mengumpulkan semua orang di halaman depan yang mampu menampung puluhan ribu orang, dan setelah semua orang berkumpul Lin Feng langsung saja membuat portal yang menghubungkan kediaman keluarga Lin dengan kediaman baru keluarga Lin di wilayah tengah. Lin Dan, Lin Zan serta Lin Sang adalah tiga orang pertama yang memasuki portal, dan setelah mereka kini giliran anggota keluarga Lin yang memasuki portal.


Setelah semua orang telah berpindah ke kediaman baru, Lin Feng segera saja menghilangkan portal, kemudian dia menyimpan kediaman lama keluarga Lin ke dalam Alam Kehidupan bersebelahan dengan kediaman keluarga Luo. Sama halnya dengan yang terjadi di kediaman keluarga Luo, kini kediaman keluarga Lin telah berubah menjadi hamparan tanah kosong, dan Lin Feng adalah satu-satunya makhluk hidup di tempat itu.


Lin Feng tidak perlu terburu-buru pergi ke kota di wilayah tengah karena dirinya yakin Lin Hua dan yang lainnya dapat mengatur mereka yang baru saja datang ke tempat itu. Untuk keluarga Luo, Lin Feng yakin mereka lebih tertarik tinggal di kediaman baru yang telah disiapkan, dibandingkan tinggal di kediaman lama mereka yang telah usang termakan usia.


Melayang di langit, Lin Feng ingin melakukan perjalanan ke wilayah tengah tanpa menggunakan teknik teleportasi. Dia ingin melihat apa saja yang bisa ditemuinya jika melakukan perjalanan tanpa teknik teleportasi.


Setelah beberapa waktu tidak menemukan keberadaan orang lain di sekitarnya, akhirnya Lin Feng menemukan sekelompok orang dalam jumlah besar sedang melesat menuju arah yang sama dengannya. Jumlah mereka lebih dari dua ribu orang, dan terdapat dua sosok kultivator tingkat Raja Dewa Langit Bintang 9 berada diantara mereka.


“Swusshh...” Pria tampan dengan rambut merah panjang tiba-tiba muncul, dan dengan tenang pria itu mensejajarkan posisinya dengan alin Feng.


“Saudara, kenapa kamu tidak bergabung dengan kelompok di depan? Apa saudara bukan bagian dari mereka?” Pria berambut merah bertanya pada Lin Feng.


“Kebetulan aku bukanlah bagian dari mereka. Sama seperti Yang Mulia Kaisar Huo Bin, saat ini aku ingin bersantai sambil menikmati keindahan Alam Dewa.” Pria di sebelahnya adalah Huo Bin, Kaisar Kekaisaran Api.


Huo Bin sendiri tidak terkejut dengan pria di sebelahnya yang dengan begitu mudah mengetahui identitasnya, meski selama ini dirinya selalu memakai topeng serta rambut palsu berwarna hitam, dan ini kali pertama dirinya tampil tanpa penyamaran.


Namun, daripada memikirkan bagaimana pemuda di sebelahnya begitu mudah mengetahui identitasnya, Huo Bin lebih tertarik dengan pemuda itu yang tetap bersikap tenang dan santai meskipun sudah mengetahui identitasnya.


“Saudara, kamu telah mengetahui identitasku, sekarang bagaimana kalau saudara memperkenalkan diri?” Huo Bin cukup penasaran dengan identitas pemuda yang tidak menempatkan keberadaannya sebagai sosok yang perlu di takuti.


“Yang Mulia Kaisar, aku Lin Feng dari keluarga Lin.” Lin Feng memperkenalkan dirinya dengan begitu santai, tapi berbeda dengan Huo Bin yang cukup terkejut setelah mendengar identitas Lin Feng, yang ternyata berasal dari keluarga Lin.


Dirinya sudah terlalu banyak mendengar rumor tentang keluarga Lin, tapi baru kali ini dirinya bertemu langsung dengan salah satu pemuda yang berasal dari keluarga Lin.

__ADS_1


“Hahahaha... seperti yang dirumorkan, keluarga Lin memang sangat luar biasa. Meski saudara telah mengetahui identitasku, saudara tetap bisa setenang sekarang. Aku tidak tahu seperti apa pelatihan di keluarga Lin, tapi sepertinya semua orang di keluarga Lin merupakan sosok yang bisa tetap tenang meski sedang berhadapan dengan seorang penguasa.” Huo Bin memuji ketenangan yang ditunjukkan Lin Feng.


Lin Feng tersenyum mendengarnya. “Dalam melakukan sesuatu haruslah tenang, oleh karena itu keluarga Lin mengajarkan ketenangan pada seluruh anggota keluarga.”


“Ketenangan adalah sesuatu yang perlu dimiliki saat menghadapi situasi genting. Melihat ketenangan saudara, selain dari pelatihan, aku merasa saudara sering terlibat dalam situasi genting, dan itu semua semakin menumbuhkan ketenangan yang saudara miliki.”


Lin Feng kembali tersenyum. “Yang Mulia benar, aku sudah terlalu sering terlibat atau berada di situasi sangat genting. Selain dari itu, ketenangan yang aku miliki juga berasal dari keyakinan akan kekuatan yang aku miliki.”


Mendengar apa yang dikatakan Lin Feng, Huo Bin mencoba mengukur seberapa tinggi kekuatan yang dimiliki Lin Feng. Namun, meski sudah berkali-kali melakukannya, Huo Bin sama sekali tidak bisa mengukur seberapa tinggi kekuatan yang dimiliki Lin Feng. ‘Aku tidak bisa mengukur seberapa tinggi kekuatannya, dan entah kenapa aku merasa dia lebih kuat dariku yang telah hidup selama puluhan ribu tahun dengan kekuatan saat ini berada di tingkat Kaisar Dewa Langit Bintang 6.’ Huo Bin membatin.


Huo Bin jelas melihat usia Lin Feng belum genap dua puluh tahun, dan itu bukanlah hasil rekayasa. Dengan usia yang masih begitu muda, sulit baginya percaya kalau sosok Lin Feng ternyata lebih kuat dibandingkan dirinya.


“Saudara Feng, kalau aku boleh tahu, sekarang saudara Feng sedang ingin pergi kemana? Apa saudara juga ingin mencoba keberuntungan di wilayah tengah yang tak lagi dihuni monster dan binatang iblis?” Huo Bin penasaran dengan tempat yang menjadi tujuan Lin Feng.


“Aku memang memiliki tujuan pergi ke wilayah tengah, tapi aku datang ke tempat itu bukan sekedar untuk mencari keberuntungan. Bisa dikatakan saat ini aku sedang melakukan perjalanan pulang.” Lin Feng mengatakan kebenaran tentang tujuannya pergi ke wilayah tengah.


Sementara itu Huo Bin yang mendengar jawaban Lin Feng, dengan pemikiran yang cukup cepat, Huo Bin menghubungkan jawaban dengan rumor yang beredar di Alam Dewa.


Dalam rumor dikatakan tentang keberadaan kota di bagian terdalam wilayah tengah, dan konon katanya kota itu merupakan wilayah keluarga Lin yang selama ini sengaja disembunyikan keberadaannya.


Awaknya Huo Bin menganggap itu hanyalah rumor karena dia tidak bisa membayangkan sebuah kota yang berdiri di tengah-tengah lautan monster dan binatang iblis. Namun, setelah mendengar perkataan Lin Feng, sulit baginya untuk tidak percaya kalau kota itu memang milik dari keluarga Lin.


Ingin menanyakan sesuatu pada Lin Feng, tiba-tiba saja sosok Lin Feng menghilang, tapi samar-samar dia mendengar suara. “Wilayah tengah adalah wilayah kelurga Lin, dan monster serta binatang iblis sebenarnya tidak tiba-tiba menghilang melainkan mereka semua mati di tangan anggota keluarga Lin. Kalau Yang Mulia datang dengan niatan baik, keluarga Lin terbuka untuk Yang Mulia. Namun jika sebaliknya, keluarga Lin dapat menjadi Dewa Kematian untuk Yang Mulia.”


Tubuh Huo Bin bergetar mendengar semua itu, apa lagi kesadaran spiritualnya tak lagi dapat merasakan keberadaan Lin Feng dalam jarak ratusan kilometer darinya, yang menunjukkan pria itu sudah sangat jauh meninggalkannya. “Siapa yang mengatakan keluarga Lin lemah? Satu anggotanya saja sudah membuatku gemetaran.”


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2