Sistem Sang Penguasa

Sistem Sang Penguasa
Menghabiskan Waktu Berdua


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih.


...----------------...


Hari berikutnya Lin Feng membuka kedua matanya saat merasa sentuhan lembut dan hangat di wajahnya. Membuka kedua matanya dia melihat Yin Hua sedang membelai lembut wajahnya sambil memandang lekat wajahnya. Tak ketinggalan dia juga melihat senyum indah Yin Hua yang kali ini tidak tertutupi cadar.


“Feng-gege, apa masih ada yang sakit? Kalau masih ada, cepat katakan padaku di bagian mana yang terasa sakit! Begini saja, aku akan memanggil Tabib Kekaisaran untuk memeriksa Feng-gege.” Yin Hua bangkit dari duduknya di pinggiran rancang, lalu dia ingin segera pergi menemui Tabib Kekaisaran.


Namun, sentuhan lembut Lin Feng di lengannya membuat Yin Hua kembali melihat kearah Lin Feng sambil menghentikan gerakan kakinya yang ingin melangkah pergi.


“Aku sudah tidak lagi merasakan rasa sakit. Sepenuhnya aku sudah pulih. Ditambah keberadaan kamu di sini, sepertinya seluruh penyakit segera pergi menjauhiku,” ujar Lin Feng sambil menunjukkan senyuman di wajahnya.


Yin Hua tersipu mendengar itu, dan kembali dia terduduk di tempatnya semula dengan sedikit menundukkan kepala.


“Hua-er, kalau kamu menunduk, bagaimana aku bisa melihat wajah cantikmu?” ujar Lin Feng sambil mencoba melihat ekspresi wajah Yin Hua.


“Apa Feng-gege akan terus menggodaku?” tanya Yin Hua sambil perlahan mengangkat kepalanya, memperlihatkan wajahnya yang bersemu merah.


Mendengar itu senyuman terlukis di wajah Lin Feng, dan dengan gerakan yang begitu cepat dia menarik tubuh Yin Hua kedalam pelukannya. “Aku sampai sekarang masih tidak menyangka kalau kita adalah sepasang suami istri. Dengan wajah cantik dan kekuatan yang kamu miliki di usia sekarang, di Alam Dewa mungkin kamu bisa mendapatkan pria yang lebih baik dariku,” ujar Lin Feng.


“Apa ada kemungkinan aku mendapatkan pria yang lebih baik dari Feng-gege, di saat aku sudah memiliki Feng-gege, pria terbaik di Alam Semesta yang luas? Bagiku, pria selain Feng-gege hanyalah benalu di Alam Semesta yang luas,” kata Yin Hua memeluk erat tubuh Lin Feng.


Dengan jantung berdebar lebih kencang dari biasanya, Lin Feng dan Yin Hua berada dalam posisi saling memeluk dalam waktu cukup lama. Kehangatan dan kenyamanan tubuh Lin Feng membuat Yin Hua tidak bosan berlama-lama di pelukan Lin Feng. Sedangkan Lin Feng, untuk pertama kalinya dia kembali merasakan tidak ingin kehilangan seorang wanita, setelah dulu kehilangan ibunya.


Setelah lama berpelukan keduanya bersama-sama mengakhiri pelukan mereka, dan Yin Hua menceritakan apa saja yang terjadi di Kekaisaran Petir saaat Lin Feng sedang melakukan pelatihan tertutup selama tiga minggu terakhir. Peningkatan kekuatan Kekaisaran Petir dan kerjasama dua Kekaisaran yang ingin meruntuhkan Kekaisaran Petir, semua diceritakan secara rinci oleh Yin Hua pada Lin Feng.

__ADS_1


“Peningkatan kekuatan Kekaisaran Petir sudah hampir memenuhi harapanku. Sekarang kekuatan Kekaisaran Petir sudah setara dengan kekuatan Kekaisaran Angin, tapi masih jauh jika aku membandingkannya dengan kekuatan yang dimiliki Kekaisaran Api. Setidaknya butuh dua sampai tiga bulan ke depan untuk membuat kekuatan Kekaisaran Petir setara dengan kekuatan Kekaisaran Api,” ujar Lin Feng tahu seberapa besar kekuatan Kekaisaran Api.


Kalau musuhnya saat ini hanya Kekaisaran Angin, kekuatan Kekaisaran Petir sudah cukup untuk mengalahkannya. Akan tetapi, Kekaisaran Angin tidak sendirian, ada Kekaisaran Api yang tiga kali lebih kuat dibandingkan Kekaisaran Angin. Menghadapi Kekaisaran Api yang jauh lebih kuat, tentu Kekaisaran Petir belum mampu menghadapi mereka.


“Disaat aku harus menghadiri pertemuan di Kekaisaran Langit, aku akan membiarkan seluruh prajurit terus meningkatkan kekuatan mereka. Setidaknya mereka harus naik satu atau dua tingkat saat aku kembali dari pertemuan,” ujar Lin Feng yang ingin terus meningkatkan kekuatan Kekaisaran Petir.


Yin Hua mengangguk setuju. “Ngomong-ngomong soal pertemuan, bukannya Feng-gege harus segera bersiap menghadiri pertemuan itu? Dari waktu yang aku ketahui, pertemuan itu akan dilakukan dua hari lagi,” kata Yin Hua.


Saat Yin Hua mengatakan pertemuan akan dilakukan dua hari lagi sedangkan jarak Kekaisaran Petir dan Kekaisaran Langit sangatlah jauh, Lin Feng sama sekali tidak terburu-buru melakukan persiapan. Dengan teknik teleportasi dan ingatan tentang Kekaisaran Langit, hanya butuh beberapa detik untuknya sampai ke wilayah Kekaisaran Langit.


“Kita tidak perlu terburu-buru mempersiapkan diri. Apa Hua-er lupa teknik teleportasi yang aku miliki? Dengan teknik teleportasi, hanya butuh beberapa detik bagiku untuk sampai ke Kekaisaran Langit,” ujar Lin Feng.


Yin Hua merasa malu karena melupakan teknik teleportasi yang dimiliki Lin Feng. “Kalau begitu kita tidak perlu terburu-buru pergi ke Kekaisaran Langit, dan kita masih memiliki banyak waktu berdua.” Tiba-tiba Yin Hua mendorong tubuh Lin Feng, membuat tubuh pria itu jatuh terlentang di atas tempat tidur.


Dengan wajah memerah dan mata terpejam, Yin Hua begitu saja merebahkan tubuhnya di atas tubuh Lin Feng. “Entah sejak kapan aku mulai menyukai melakukan ini,” gumam lirih Yin Hua yang hanya ditanggapi senyuman lembut Lin Feng.


...----------------...


“Apa semua ini berada di tingkat Kaisar? Kitab Seni Tarung Tingkat Kaisar, Kitab Teknik Tingkat Kaisar, dan tumpukan senjata tingkat Kaisar. Selama ini aku hanya memiliki Seni Tarung, Teknik, serta senjata tingkat Langit, itupun sudah bisa dikatakan luar biasa. Akan tetapi ini semua adalah tingkat Kaisar yang Kekaisaran Langit sendiri hanya memiliki beberapa barang yang berada di tingkat Kaisar,” ujar Yan Guo takjub dengan apa yang ditunjukkan Lin Feng.


Sore hari setelah melewati hari bersama Yin Hua, Lin Feng mengumpulkan Yan Guo, Yan Ning, dan seluruh binatang kontraknya di ruang kerja miliknya, tak ketinggalan di tempat itu juga ada Yin Hua yang senantiasa berada di dekatnya.


Saat semua sudah datang, Lin Feng mengeluarkan semua barang yang dia beli dari toko sistem, membiarkan Yan Guo dan yang lainnya memilih apa saja yang mereka butuhkan untuk meningkatkan kekuatan.


“Semua berada di tingkat Kaisar, dan semua ini jauh lebih baik dari apa yang selama ini aku miliki,” kata Xiong Hu menatap takjub semua barang di depan kedua matanya.

__ADS_1


“Kalian bisa memilih apa saja yang kalian inginkan. Kalau ada yang sama menginginkan salah satu barang, kalian cukup mengatakan barang itu padaku dan aku pasti memberi kalian barang yang sama,” ungkap Lin Feng sambil menyerahkan lima cincin penyimpanan pada Yan Guo, dan tiga cincin penyimpanan pada Yan Ning.


“Paman, tiga cincin berwarna kuning berisikan Senjata, Kitab Seni Tarung, serta Kitab Teknik tingkat Langit. Paman bisa membagi semua itu kepada seluruh prajurit Kekaisaran Petir.”


“Untuk satu cincin berwarna merah, di dalamnya terdapat Senjata, Kitab Seni Tarung, serta Kitab Teknik tingkat Raja. Semua itu dapat Paman berikan pada para Jenderal, wakil Jenderal, serta seluruh petinggi Kekaisaran.”


“Sedangkan cincin berwarna hijau, cincin itu berisikan tanaman spiritual yang dapat meningkatkan kekuatan kekuatan prajurit Kekaisaran setelah di olah menjadi pil spiritual. Di dalam cincin itu juga ada resep pil spiritual yang jauh lebih berkualitas, dibandingkan yang sebelumnya aku berikan.” Lin Feng menjelaskan isi cincin penyimpanan yang dia berikan pada Yan Guo.


Dia juga mengatakan pada Yan Ning kalau dua cincin penyimpanan di tangannya sama persis dengan yang berada di tangan Yan Guo, dan Lin Feng berharap Yan Ning membagi secara adil isi cincin penyimpanan itu pada prajurit wanita Kekaisaran Petir.


Yan Guo dan Yan Ning hanya menganggukkan kepalanya mengerti, dan mereka mencoba untuk tidak terkejut dengan semua pemberian Lin Feng. Keduanya sama-sama menganggap kalau Kaisar mereka telah mendapatkan penemuan berharga selama perjalanannya ke gunung Tianhuang, yang konon katanya di gunung itu banyak menyimpan harta berharga peninggalan para kultivator di masa lalu.


Setelah memilih dan terus memilih, semua orang mendapatkan apa yang mereka inginkan. Tidak ada yang serakah mengambil banyak barang karena mereka tahu mana yang dibutuhkan, dan mana yang tidak berguna untuk mereka. Untuk barang-barang yang tidak dipilih, Lin Feng kembali menyimpan barang-barang itu. Bukan disimpan di ruang penyimpanan sistem, melainkan dia menyimpan semua barang-barang itu di cincin penyimpanannya.


“Hua-er, apa kamu yakin tidak memerlukan apapun dari barang-barang ini?” tanya Lin Feng sambil menunjuk barang yang ingin dia simpan.


Yin Hua sebenarnya cukup terkejut Lin Feng memiliki begitu banyak Kitab-kitab tingkat Kaisar serta Senjata tingkat Kaisar. Di Alam Dewa benda di tingkat Kaisar memang jumlahnya tidaklah sedikit, tapi tetap saja tidak sembarang orang bisa memilikinya.


Dia sendiri sudah memiliki beberapa barang tingkat Kaisar, bahkan ada dua barang miliknya sudah berada di tingkat Dewa.


“Feng-gege, aku sudah memiliki barang yang sama. Jadi aku masih belum membutuhkan yang lainnya,” jawab Yin Hua.


“Kalau begitu aku akan menyimpan barang-barang ini, tapi kalau Hua-er berubah pikiran dan menginginkan sesuatu, Hua-er cukup mengatakannya padaku. Aku pasti memberikan apa yang Hua-er inginkan,” ujar Lin Feng.


Mendengar itu Yin Hua hanya menganggukkan kepala, sambil menunjukkan senyuman manis di balik cadarnya.

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2