
Sebulan sudah Ariel terus mencari keberadaan Laras, namun karena minimnya petunjuk, Ariel selalu mendapatkan jalan buntu.
Ariel dan Noah sudah pergi ke rumah Laras di Jember. Di sana Ariel bersujud di kaki kedua orang tua Laras dan memohon ampunan. Bahkan Ariel rela saat tubuhnya di jadikan samsak oleh Bapaknya Laras. Ariel terima, asal mereka mau memaafkannya.
Setelah Ariel babak belur bahkan sampai batuk darah, barulah Rahman menghentikannya.
"Kenapa, kenapa kamu melakukannya? Lalu meninggalkannya begitu saja?!" bentak Rahman.
__ADS_1
"Maaf." Ariel tidak melakukan pembelaan, ia hanya meminta maaf pada orang tua Laras..
Namun Noah yang sudah mengepalkan kedua tangannya sedari tadi, sudah habis kesabarannnya.
"Kenapa? kenapa semua orang menyalahkan saudaraku!" bentak Noah dengan suara tinggi hingga membuat semua orang kaget mendengarnya.
"Dari kecil Ariel gak pernah dekat dengan wanita lain selain Mamanya. Dia bahkan tidak pernah pacaran kecuali sama Luna, itupun tak lama karena setelahnya mereka menikah. Bahkan saat menikah, Ariel juga tidak pernah bermain perempuan. Jangankan bermain perempuan, terlihat dekat dengan perempuan lain pun tidak. Dia selalu bisa menjaga dirinya, di saat banyak godaan di luaran sana, Ariel tetap memilih untuk setia dan mengabaikan mereka semua.
__ADS_1
"Noah, sudah," tegur Ariel.
"Aku gak bisa diam. Aku lelah kamu di salahkan terus. Sebelum Laras datang, hidup kamu tentram damai. Tapi sejak kehadiran Laras, semuanya hancur. Rumah tangga kamu berantakan, anakmu jadi broken Home, Mamamu meninggal bunuh diri, Papamu hampir aja depresi, Kamu juga sakit dan harus di rawat di rumah sakit berbulan-bulan, kamu stroke, kamu lumpuh. Apakah mereka tau, sehancur apa kamu? Asal Om dan Tante tau, Ariel bukan gak mau tanggung jawab, tapi sejak Luna membongkar aibnya di depan banyak orang, sejak saat itu kesehatan saudaraku tidak baik-baik saja. Dia stroke, dia lumpuh, dia tidak sadarkan diri berbulan-bulan lamanya. Kalian gak akan tau karena saat Ariel terpuruk, aku, aku yang menemaninya. Karena seluruh keluarga besarnya membenci saudaraku dan itu karena putri kalian." sarkas Noah membuat orang tua Laras diam.
Mereka tidak menyangka jika kehidupan Ariel juga tidak baik-baik aja.
Mereka fikir, Ariel bahagia di saat putrinya lagi terpuruk.
__ADS_1
"Bahkan saat Mamanya bunuh diri dan di makamkan pun, Ariel juga tak bisa melihatnya. Kenapa? Karena semua melarang Ariel buat melihat Mamanya untuk terakhir kali. Mereka membenci Ariel karena mereka berfikir, Ariel yang sudah menyebabkan Mamanya memilih untuk mengakhiri hidupnya. Dia hancur Om, dia hancur. Dulu sebelum Laras hadir, rumah tangga Ariel dan Luna baik-baik aja. Mereka hidup bahagia dan harmonis. Tapi sekarang, semuanya hancur berantakan. Kenapa sih, kenapa harus pihak laki-laki yang di salahkan? Padahal tidak semua laki-laki salah. Jika dia tidak di pancing terus-menerus, tak mungkin ada yang namanya pengkhianatan. Bukan hanya Ariel yang salah di sini, tapi putri kalian Juga. Luna apalagi, karena dia yang sudah membawa Laras ke Jakarta. Padahal Ariel sudah menolaknya dengan keras. Bahkan orang tuanya juga sudah mengingatkannya tapi Luna yang emang terlanjur menyayangi putri kalian, dan menganggap putri kalian seperti saudaranya sendiri, selalu memberikan kepercayaan penuh. Tanpa berfikir panjang, jika sahabatnyalah yang akan menjaga duri dalam rumah tangganya. Jadi tolong, jangan cuma Ariel yang di salahkan di sini. Karena ketiga-tiganya sama-sama salah. Sudah cukup hampir dua tahun ini saudaraku menderita, aku gak mau dia terpuruk lagi karena masalah ini. Keluarga kami masih saling benci satu sama lain, jadi tolong. Ayo bicarakan baik-baik, sudah cukup kekerasan yang Om berikan pada Ariel dari tadi. Aku gak akan segan-segan melaporkan kalian jika masih terus menyiksa Ariel.
Ariel baru datang bukan karena dia tidak mau tanggung jawab, dia baru sembuh. Tapi Om malah menyiksanya. Sungguh miris rasanya, hanya bisa menyalahkan tanpa mau mencari tau dulu kebenarannya," ucap Noah sinis karena kesal melihat Ariel yang babak belur dari atas sampai bawah bahkan Ariel sampai muntah darah karena terus di jadikan samsak. Sungguh jika sampai ada apa-apa dengan Ariel. Noah gak akan mau memaafkan Bapaknya Laras.