
Sebagian lagi, yang merasa geram ingin memukul dan menendang Laras namun ada beberapa laki-laki yang mencoba menghalangi para emak yang terlihat menyeramkan itu.
"Dasar wanita gak tau diri! Sudah di pelihara, malah kau gigit majikanmu!" ucap emak-emak bertubuh gemuk.
"Kalau bukan karena kebaikan Luna, kamu gak akan secantik itu, dan mungkin kamu masih burik dan menjadi pengangguran di rumah! Dasar wanita gak tau malu di kasih hidup enak bukannya terima kasih malah berkhianat!
"Iya, aku bahkan malu sendiri lihatnya. Seharusnya kamu itu sadar diri, kamu itu di tolong sama Luna, jika kamu gak bisa membalas kebaikannya, setidaknya jangan menikam Luna dari belakang."
"Kok bisa ada wanita gak tau diri dan gaak tau malu seperti itu, di kasih kerjaan enak, di kasih uang, di kasih tempat tinggal,, di kasih baju bagus, di kasih make up gratis, di kasih kerjaan. Bukannya terima kasih kok malah jadi penghancur rumah tangganya."
"Kalau pengen kaya itu, kerja atau gaet laki-laki di luar sana yang masih bujang, atau duda. Di dunia banyak laki-laki kaya yang belum nikah, kenapa harus suami sahabat kamu sendiri yang kamu gaet, dasar cewek gatel!"
"Dasar wanita muraha, suami sendiri di goda. Di kasih selangakahan,, kucing aja di kasih ikan asin terus menerus juga di makan. Kalau bukan karena kamu yang menggoda duluan suami Luna juga gak mungkin akan mau sama kamu dan berkhianat terhadap istrinya sendiri."
"Iya, membawa Laras ke Jakarta hanya menjadi musibah untuk Luna. Andia Luna tau dari awal, jika Laras penghancur rumah tangganya, mungkin Luna enggan membawanya, merawatnya dan memberikan apapun yang laras mau. Aku kalau jadi sahabatnya Luna, akan terima kasih banget sudah di perlakukan dengan sangat baik, bukan malah menggoda suaminya."
__ADS_1
"Mungkin dia iri, iri lihat hidup Luna sempurna, cantik, punya suami kaya dan tampan, jadinya gatel, pengen ngegoda, berharap bisa dinikahi juga, gak taunya cuma di jadikan pemuas nafsu aja, hisss najisss," ucapnya.
Mereka terus menghina Laras, ya begitulah kebanyakan manusia. Setiap kali ada kasus selingkuh, hampir semuanya menyalahkan perempuannya, padahal dua duanya sama sama salah, karena jika salah satunya gak mau atau menolak, tentu pengkhianatan itu gak akan terjadi.
Laras yang mendapatkan hinaan itu hanya bisa menangis, apalagi ia juga mendapatkan hinaan dari saudara dan sepupunya itu.
"Lihat itu, denger omongan mereka. Kamu itu hanyalah wanita murahan, gakĀ tau diri, gak tau malu. Di kasih hidup enak, bukannya bersyukur malah merusak kehidupan orang yang nolong kamu. Otak itu di pakek, jangan taruh di ************, biar bisa mikir. Kalau ingin hidup enak itu kerja, bukan merayu suami orang, apalagi suami sahabatnya sendiri. Masak sudah tua, gak bisa mikir kayak gitu," ucap sepupunya sinis.
Ariel pun tak kalah mirisnya, ia sedari tadi juga tidak diperlakukan dengan baik oleh saudara-sauranya. Ariel seakaran merupakan barang hina sehingga mereka jijik melihat Ariel, apalagi tayangan itu terus berputar dari yang satu ke yang lain. Entah sudah berapa kali mereka berzina. Karen tempatnya pun berbeda beda tapi kali in lebih banyak di rumahnya sendiri, mungkin mereka lakukan saat Luna memutuskan buat pulang kampung bersama sopir dan kedua asisten rumah tangganya. Luna sudah menyiapkan semuanya hingga gak sadar, jika Ariel sudah masuk ke dalam jebakannya. Pantas Luna membawa mereka, karena Luna sudah menyiapkan semuanya, cctv tersenyubunyi dan juga perekam suara yang sangat jelas hingga ******* mereka pun cukup terdengar.
"Padahal di keluarga kita itu gak ada yang selingkuh, kok bisa kamu melakukan hal itu, bahkan berulang kali. Emang kamu gak takut dosa, gak takut karma, gak takut sama Adzab Allah. Apalagi kamu melakukannya dengan sahabat istri kamu sendiri. Gila kamu emang. Kalau kamu melakukan dengan orang lain, mungkin Luna gak akan sesakit ini sampai mempermalukan kalian. Luna pasti sudah kehilangan kesabarannya, dua orang yang sangat ia sayangi, sangat berati dalam hidupnya, tega mengkhianatinya dari belakang. Apalagi Luna tengah hamil, perasaannya pasti sangat sensitif. Kamu seharusnya membahagiakan dia, bukan malah membahagiakan wanita lain," ucap sepupunya.
Ariel hanya bisa diam menyesali perbuatanya. Ia ingin menghampiri Luna, namun di halangi oleh Lintang dan saudara saudara nya yang lain. Mereka gak akan membiarkan Ariel mendekati Luna lagi setelah apa yang terjadi.
Sedangkan Luna, ia masuk ke dalam rumahnya, ia menangis di sana. Ayah dna Bundannya langsung menghampiri Luna dan menghiburnya. Dion ia mematikan layarnya dan menyusul Luna ke dalam. Bibi Imah dan Bibi Neni pun sama, mereka ikut menangis gak menyangka jika Luna selama ini menanggung banyak beban sendiri. Bahkan Luna masih bisa tersenyum dan berbincang hangat saat bersama mereka. Padahal Luna mungkin tertawa untuk menutupi lukanya yang terus mengangga.
__ADS_1
Saudara dan tetangga Luna pun merasa sangat geram, mereka terus mencaci maki mereka berdua. Mungkin kalau gak takut akan hukum, mereka ingin membunuh dan mencincang tubuh mereka berdua.
Laras ingin rasanya membalas semua perlakuan Luna, karean gara-gara dia, sekarang semua orang membencinya. Semua orang menghinanya, semua orang memperlakukannya dengan tidak baik. BAhkan kini tampilannya sangat berantakan karena orang-orang dari tadi melempar dirinya dengan kue dan minuman. Saudara Laras pun memilih pergi dari sana, karena merek aenggan ikut-ikutan kena getah nya atas apa yang di lakukan oleh Laras.
Saudara Ariel pun akhirnya juga memilih pergi setelah puas menghina Ariel, mereka tau, merkea kelewatan namun mereka gak bisa menutupi rasa jijik, kecewa, benci, marah dan emosi karena Ariel sudah mencoreng nama baik keluarganya sendiri.
Laras berusaha untuk mendekati Ariel namun Ariel malah menghempaskan tangan Laras dengan keras saat Laras mencoba menyentuhnya.
"Mas," ucap Laras menangis.
"Pergi. Jangan ganggu hidup aku lagi, kalau bukan karena kamu, aku gak mungkin seperti ini. Dasar wanita murahan," ucap Ariel menampar Laras dengan keras hingga Laras terjatuh. Perutnya bahkan sampai tersenggol meja dan itu membuat Laras merintih kesakitan.
Namun Ariel gak peduli dengan kesakitan Laras, ia hanya ingin menemui Luna dan meminat maaf padanya, ia bahkan akan bersujud di kaki Luna, asal Luna mau memberikan dirinya kesempatan. Ia menyesal, sangat menyesal atas apa yang sudah terjadi. Sayangnya Ariel gak bisa menemui Luna karena ada Lintang dan saudara laki-laki yang lain yang berusaha menghalangi Ariel. Bahkan mereka tak segan segan memukul Ariel saat Ariel terus berusaha menerobos untuk masuk ke dalam.
Pesta itu benar-benar berakhir kacau balau. Semuanya hancur dan tak ada yang kasihan pada Laras dan Ariel walaupun penampilan mereka sangat sangat berantakan sekali. Yang ada mereka ingin terus menghina mereka yang sudah melakukan zina berkali kali.
__ADS_1