
Ariel pulang dengan air mata yang terus mengalir, dadanya juga begitu sesak, ucapan Luna seakan beputar-putar di kepalanya. Ia malu rasanya untuk menghadap ke Luna lagi setelah ia mendengar secara langsung dari mulutnya. Oh Tuhan, betapa dirinya begitu menjijikkannya dulu sampai harus melakukan hal itu dengan wanita yang haram untuknya. Kenapa ia harus terjerat hawa nafsu yang menghancurkan dirinya sendiri.
Ia tak menyangka jika dulu Luna rela begadang di kamar tamu, karena Luna tau, jika dirinya ada di sana dan sembunyi di bawah tempat tidur. Luna memilih pura pura tidak tau dan ngobrol dengan tenang bersama Laras.
Bahkan Luna juga tau apa yang ia lakukan di kamar mandi bersama Laras dan ketika ia balik dan memberikan alasan, Luna juga tampak mempercayainya, padahal Luna tau betul apa yang ia lakukan. Pasti saat itu, Luna tertawa miris karena tau kebohongannya.
Ariel menangis, ia mencengkram stirnya dengan kuat.
"Bodoh ... bodoh ... bodoh ...." Ariel mengumpat dirinya sendiri, ia memukul stir itu dengan keras, tak peduli dengan rasa sakit yang ada di tangannya, ia hanya ingin meluapkan emosinya, ia malu, malu untuk bertemu Luna lagi. Ia malu sama dirinya sendiri, karena sudah melakukan hal menjijikan itu.
Ia menangis, hatinya sakit, sakit sekali rasanya.
Tak terasa ia sudah sampai di depan penginapannya, gara-gara rasa sakit hatinya, Ariel mungkin lupa jika tujuannya ke rumah Luna, bukan hanya minta dan meminta kesempatan kedua, melainkan ingin mengembalikan mobil yang ia pakai.
Aril keluar, dan membawa kue yang ia beli tadi. Ia membawa kue itu ke kamar di mana di sana ada Noah yang tengah asyik chatan dengan wanitanya.
Saat Ariel membuka pintu, Noah melihat ke arah pintu dan melihat ARiel dengan wajah yang sangat kusut sekali, bahkan matanya juga tampak merah karena habis menangis. Ia menaruh kue itu begitu saja, lalu ia berjalan ke arah balkon.
"Aaaaaaaaaaaaaa," teriaknya, ia tak peduli jika di anggap gila, ia bener-bener gak peduli lagi. Ia hanya ingin menghilangkan rasa sesak di dadanya. Hanya itu.
Mendengar Ariel teriak, Noah langsung beranjak dari kasur dan menghampiri Ariel. Ia juga menaruh Hpnya di saku celananya.
"Kenapa?" tanya Noah, melihat tampilan Ariel seperti ini, ada sedikit rasa kasihan di hati Noah. Sejak kemaren, i hanya bisa melihat wajah Ariel yang tampak frustasi, putus asa, kecewa, marah, malu dan lain sebagainya. Tak ada lagi binar kebahagiaan yang terpancar seperti dulu.
"Aku malu," ucap Ariel memberitahu.
"Malu kenapa?" tanyanya. Namun Ariel tak mau menjawabnya. Noah hanya bisa menghela nafas.
"Yang sabar ya, harus kuat. Aku tau ini gak mudah, tapi kamu harus bisa menjalaninya, karena semua ini terjadi juga karena ada sebab akibatnya. Anggap aja ini pelajaran buat kamu ke depannya, agar lebih hati-hati lagi dan jangan gegabah, jangan melakukan hal hal yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Sebelum melakukan sesuatu, kamu harus mikir apa dampaknya, sehingga kamu bisa memilah milih apa yang pantas kamu lakukan dan apa yang tidak pantas. Kamu sudah dewasa, tentunya kamu sudah mengerti maksudku apa. Aku cuma orang luar di sini, aku hanya bisa memberikan kamu nasihat aja, karena aku gak ingin kamu jatuh ke jurang yang sama untuk kedua kaliinya" ujarnya sambil menepuk bahu Ariel dengan pelan.
__ADS_1
Ariel hanya bisa menganggukkan kepala, apalagi yang bisa ia lakukan selain itu. Ia juga terlalu malas untuk buka suara, jadi ia memilih diam dan menahan rasa sakit yang semakin membuat dadanya begitu sesak.
"Oh ya kue itu buat siapa?" tanya Noah saat tanpa sengaja matanya melirik ke arah kue yang ada di atas meja.
"Kamu," jawabnya singkat.
"Okay, kalau gitu aku makan ya."
Dan Ariel hanya menganggukkan kepalanya.
Ariel menatap langit yang cerah, namun tak secerah hatinya. Karena saatt ini hatinya sendu, gelap gulita.
Sedangkan Noah, ia mulai menikmati kue yang dibawa oleh Ariel. Ia bukannya tak peduli dengan nasib saudaranya itu, ia hanya ingin memberikan ARiel waktu sendiri untuk merenungi kesalahannya dan mencari jalan keluarnya. Bukannya gak mau bantu, hanya saja Noah tak mungkin melakukan tindakan jika Ariel sendiri belum meminta bantuannya.
Sambil makan kue, Noah membuka hpnya lagi, ada pesan dari saudaranya, dia mengirim sebuah link. Dan ketika Noah mengklik link itu, betapa kagetnya dia, karena itu adalah Vidio Ariel dan Luna. Dan itu kejadian saat Ariel tadi pergi ke rumah Luna. Jadi ini yang bikin Ariel kek gini sekarang.
"Apakah Ariel sudah tau tentang vidio yang viral ini?" tanyanya.
Pasti saat mereka tengah ngobrol, mereka gak sadar, jika ada orang yang diam diam merekamnya dan mengungagahnya di media sosial. Astagaa sekaranga perselingkuhan Ariel sudah tersebar di mana-mana.
Di keluarga Alfarizi kini tengah heboh, karena membahas vidio itu. Terlebih saat Zahra, adik kandugnnya mengirimkan vidio itu ke grup keluarga.
Yah, Zahra itu adalah adiknya yang masih duduk di kelas dua SMA. Namanya Ananda Zahra Alfarizi, sama seperti dirinya, Noah Alfarizi Bagaskara, Ariel Alfarizi Ilham. Bahkan saudara saudara lainnya pun ada nama Alfarizi semua, begitupun nama Ibunya dan nama Ayahya Ariel.Karena Alfarizi itu adalah nama Buyutnya, lalu di turunkan ke kakeknya, lalu ke orang tuanya dan sekarang ke dirinya dan saudara saudara yang lainnya.
Mereka sangat geram dan juga merasa malu atas apa yang di ucapkan oleh Luna, karena suara Luna terdengar sangat jelas, walaupun wajah Luna tak terlalu tampak, tapi wajah Ariel terlihat sangat jelas di sana.
Namun mereka tak menyalahkan Luna sama sekali, mereka menyalahkan Ariel yang sangat bodoh karena sudah mempermainkan sebuah pernikahan. Dan melakukan Zina di beberapa tempat.
Di grup itu sangat ramai memperbincangkan Ariel yang sudah mencoreng nama besar mereka. Noah ingin membahas ini dengan Ariel tapi melihat wajah Ariel yang tampak frustasi dan sedih. Noah gak tega, jadi ia memilih diam dan membiarkakn Ariel tenang lebih dulu.
__ADS_1
Bukan hanya di keluarga Ariel saja yang tengah heboh, di kampung Luna dan Laras pun sama. Padahal berita hangat tentang vidio yang di putar saat ulang tahun Luna aja belum reda dan masih jadi perbincangan hangat, di tambah dengan vidio yang tengah viral, yang mendengar perbincangan Luna dan Ariel, membuat mereka kasihan karena selama ini, Luna di khianati oleh sahabat dan juga suaminya.
Apalagi akun itu juga mengtag akun Laras dan orang-orang pun berbondong-bondong menghina Laras di kolom komentar.
Jadi bukan hanya di dunia nyata aja yang heboh, di dunia maya pun juga sangat heboh sekali.
Laras yang masih ada di rumah sakit pun merasa heran, saat banyak yang tag akunnya bahkan banyak notif yang dari taddi muncul karena banyak yang koment. Bahkan ada yang ngirim link juga di wa-nya. Karena penasaran, ia membuka link itu dan betapa kagetnya dia melihat vidio Ariel dan Luna.
Bahkan saat ia lihat isi komentara di fotonya, isinya seratus persen berisi ujatan dan hinaan.
Belum selesai dengan rasa terkejutnya, ada orang lain yang juga mengunggah vidio saat acara di ulang tahun Luna. Orang itu merekam dari awal sampai akhir, hanya saja vidionya gak dia upload karena takut kena pelanggaran IT. Namun melihat ada vidio Luna dan Ariel, entah kenapa tangannya gatel untuk ikut ikutan mengunggah vidio itu.
Dan hasilnya
Bummmm
Dunia maya benar-benar sangat di hebohkan oleh dua vidio itu. Dan kini, Ariel, Luna dan Laras pun jadi artis dadakan, bahkan pengikut Luna di ig, fb dan tiktok langsung bertambah drastis. Sampai ada jutaaan yang follow.
Mereka ada yang menyalahkan Luna karean menjadi wanita bodoh dengan memasukkan Laras ke dalam rumah tangganya, ada juga yang membela Luna karena dia cuma hnya ingin beniat baik pada sahabatnya, namun siapa sangka jika sahabatnya itu akan menusuknya dari belakang.
Namun hanya sedikit yang menyalahkan Luna, karena selebihnya mereka membela Luna. Malah akun Laras dan akun Ariel yang banyak menerima hujatan dari para warganet.
Laras hanya bisa menangis melhiat dua vidio itu, ia merasa tertekan dan takut, ia takut untuk bertemu orang-orang di luar sana. Ia takut untuk di hakimi banyak orang, padahal ia mau pulang hari ini, dan itupun ia deg degan bagaimana cara menghadapi keluarganya. Dan sekarang malah di tambah dua vidio ini, membuat Laras semakin takut, takut untuk pulang ke rumah orang tuanya.
Ariel yang belum tau apa-apapun masih diam di balkon sedari tadi. Ucapan Luna tadi masih terus terngiang ngiang di kepalanya, membuat Ariel hanya bisa menangis, menyesali perbuatannya.
Sedangkan Noah, merasa geram dua akun yang sudah bikin heboh di dunia maya itu. Sekarang keluarga besarnya pun merasa malu dengan saudara jauh mereka, dengan tetangga mereka dengan dengan rekan kerja mereka karena nama baik Alfarizi benar-benar tercoreng karena ke be jat annya Ariel. Mereka yang gak tau apa apa pun kena getahnya, ikut di bulli. Terutama Ila, yang ikut kena di bully oleh teman-teman arisannya itu hingga membuat Mama Ila terpaksa keluar dari semua grup. Ia hanya bisa menangis di kamar, ia merasa kesal karena putra kesayangannya itu sudah membuat hatinya terluka, sudah melempar kotoran di mukanya.
Papa Ardi cuma bisa menghibur sang istri dan meminta maaf pada keluarganya karena ulah anaknya itu. Para netizen benar-benar membuat keluarga Alfarizi merasa geram dan malu bersamaan, mereka juga berbondong-bondong meng tag akun family Alfarizi di ig. Terpaksa untuk saat ini sampai ke depannya, akun itu di privat lebih dulu, bukan hanya akun keluarga itu, tapi juga semua akun sosial media mereka.
__ADS_1