Suamiku Dilamar Sahabatku

Suamiku Dilamar Sahabatku
Kehidupan Ariel


__ADS_3

Jika Luna kini tengah bahagia karena kehamilannya, berbeda dengan Ariel. Saat ini Ariel tengah berada di rumah sakit, itu karena Papa Ardi tengah sakit parah. Yah, sudah sebulan ini Papa Ardi di rawat di rumah sakit.


Ternyata kehadiran Ariel dan Diana, tetap tidak bisa membuat Papa Ardi melupakan mendiang istrinya. Setiap malam, Papa Ardi akan menangis sambil memegang foto mendiang istrinya.


Ariel sungguh tidak menyangka, begitu besar rasa sayang Papanya untuk sang Mama. Bahkan saat tidur pun, kadang Papa Ardi masih menyebut nama Mamanya.


Ariel memberikan perhatian penuh pada putrinya dan juga Papanya. Dia harus pintar menjaga mereka berdua, karena mereka adalah harta berharganya.


Namun, entah kenapa Ariel merasa jika Papanya akan segera pergi menyusul sang Mama. Setiap hari kesehatannya terus menurun, dan dokter pun mulai angkat tangan.


Karena seberapa canggihnya peralatan mereka, tapi jika tidak ada kemauan yang kuat untuk sembuh, pada akhirnya akan percuma


Karena bagaimanapun, 90% penyakit datang berasal dari beban fikiran.


"Papa, minum cucu," ucap Diana yang lelah mencoret-coret buku gambar yang dibelikan oleh Ariel.


"Diana, haus?" tanyanya lembut.

__ADS_1


"Iya." Diana menganggukkan kepalanya membuat Ariel sangat gemas sekali.


Ariel pun langsung membuatkan susu untuk Diana. Ariel sudah menyiapkan air hangat sama susu bubuknya, dan ia juga menyiapkan banyak dot yang bersih, dan setiap Diana habis minum susu, dotnya juga langsung di bersihkan biar gak numpuk.


"Ini." Ariel memberiku susu dengan dot ukuran besar. Dulu ukuran kecil, tapi ternyata kurang, lalu beli ukuran sedang, dan tetap kurang. Akhirnya sekarang memakai ukuran besar, baru setelah itu, Diana merasa puas dan tak minta nambah lagi.


Diana mengambilnya dengan dua tangan mungilnya.


"Ingat, ya. Kalau minum harus ....?" Ariel menatap ke arah putrinya.


"Duduk," lanjut Diana sambil duduk lesehan di lantai. Namun sudah di kasih alas lantai atau karpet tebal, sehingga tidak kedinginan.


Dulu Ariel tidak tau bagaimana cara mengepang rambut, taunya cuma nyisir sama ngiket biasa. Tapi karena waktu itu di taman, ada yang rambutnya di kepang, Diana pun juga minta ikut-ikutan di kepang.


Akhirnya Ariel belajar keras, lihat panduan di google dan YouTube. Setelah berhari-hari, akhirnya Ariel pun mulai bisa mempraktekkannya. Awalnya emang sudah, tapi lama-kelamaan mulai terbiasa dan juga rapi.


Banyak hal yang dulu Ariel gak tau, kini jadi tau dan semua itu karena putrinya. Ariel bahkan mau main masak-masakan, main berbie, main segala macam hal yang di sukai putrinya.

__ADS_1


Ariel juga belajar bagaimana cara mendidik anak dengan baik, bagaimana agar Diana tidak kekurangan kasih sayang, karena kini berjauhan dengan mamanya. Bagaimana agar Diana bisa menjadi anak yang mandiri.


Setelah berbulan-bulan lamanya, pada akhirnya Ariel bisa membuat Diana berjalan dengan benar, ngomong dengan benar, walaupun kadang ada kata-kata yang sepertinya sulit di ucapkan sehingga kata-katanya kurang jelas. Diana juga mulai belajar membaca, menulis, belajar mengaji, serta belajar menghitung.


Tentu, Ariel mengajarinya sambil bermain sehingga Diana tidak bosan. Diana juga setiap keluar rumah atau jika ada pria lain yang datang bertamu, akan otomatis mengambil hijabnya, dan meminta Ariel untuk memasangkannya.


Memang usianya masih belum genap dua tahun, tapi kepintarannya bahkan melebihi anak yang umurnya lebih lima tahun. Entah karena susunya yang mahal sehingga mempengaruhi otaknya, atau karena Ariel yang begitu telaten mengajari putrinya.


Diana juga akan sholat jika melihat Papanya sholat, Diana juga sudah punya mukenah mini, yang pas di tubuh. Di Dubai, mukenah ukuran kecil sampai dewasa pun sangat benyak, tinggal milih yang di sukai.


Ariel sebenarnya pengen Diana lebih dekat dengan Mamanya, tapi karena tau keadaan Luna tak lagi seperti dulu. Jadi, Ariel pun berusaha menahannya agar tidak menelfon Luna.


Ariel takut, jika dirinya sering menelepon akan membuat hubungan Luna dan suaminya jadi hancur, dan Ariel gak mau itu terjadi. Jadi,ia akan menunggu Luna yang akan menelepon lebih dulu.


Tapi jika dengan Dania, seminggu sekali, kadang dua kali, pasti Vidio call. Hubungan Ariel, Ardi dan Noah pun juga semakin dekat. Tak jarang mereka juga Vidio call bersama untuk melepas rasa rindu.


Melihat perkembangan Dania, Ariel pun merasa bahagia. Setiap bulan, Ariel juga masih rutin mengirim uang buat Dania, sekitar 10 juta.

__ADS_1


Tapi untuk Luna sendiri, Ariel sengaja menghentikannya sejak Luna resmi menikah dengan Dion. Karena itu bukan lagi tanggung jawabnya.


__ADS_2