Suamiku Dilamar Sahabatku

Suamiku Dilamar Sahabatku
Perubahaan Dalam Diri Luna


__ADS_3

Hari ini Luna sudah resmi menikah dengan Dion, yah mereka melakukan ijab qobul dengan di hadiri tiga ratus orang undangan sebagai saksi pernikahan mereka. Luna dan Dion melakukan ijbab qobul jam sembilan pagi, setelah itu, baru mereka akan menemui beberapa tamu penting untuk menyapa, sekedar basa basi agar tidak di anggap sombong.


Untuk uang mahar, Dion memberikan uang sebesar tiga ratus juta. Dan Luna pun menerimanya karena memang ia tidak mempermasalahkan hal itu. Yang penting dirinya sudah sah jadi istri dari Dion Erlangga Mahabrata.


Jam dua belas mereka masuk kamar untuk melepas baju pernikahannya, lalu setelahnya mereka mandi dan memakai baju santai, lalu mereka pun segera sholat dhuhur, Lanjut makan siang, dan duduk santai melepas rassa lelah. Baru setelahnya mereka tidur siang sampai jam tiga sore.


Jam tiga, mereka segera ambil wudhu dan sholat ashar, dan setelahnya mereka berdua mulai di make upin lagi untuk kedua kalinya, karena jam segini sudah banyak tamu yang datang silih berganti.


Luna dan Dion juga ada sesi foto berdua dan bersama keluarga serta para tamu yang ingin meminta foto bersama mereka.

__ADS_1


Luna dan Dion seperti pengantin pada umumnya, senyuman tak pernah lepas dari bibir mereka. Bahkan mereka terus bergandengan tangan seakan tak mau terpisahkan. Ayah Lukman yang melihat hal itu, pun hanya malu sendiri. Karena Luna seperti bak anak remaja, padahal ini pernikahan kedua kalinya.


Namun Ayah Lukman tetap menampakkan senyumannya di hadapan mereka semua.  Karena tak ingin mempermalukan putrinya itu, apalagi biaya untuk pesta ini, mencapai harga fantastis.


Untuk di rumah orang tua Luna sendiri, pernikahannya di adakan tiga hari tiga malam. Dan setelh itu, barulah Luna akan di boyong Dion ke kediaman orang tuanya dan di sana pesta akan di adakan selama tujuh hari tujuh malam.


Para tetangga pun merasa senang, pasalnya mereka bisa makan gratis dan mencicipi semua kue yang di pesan dari resto mewah. Terlebih setiap orang yang mau membantu di rumah orang tua Luna, akan di gaji seratus ribu perharinya. Tentu mereka tidak ingin melewatkan rezeki nomplok. Mereka bahkan berbondong bondong datang ke kediaman Luna untuk membantu memperlancar acara pesta pernikahan yang di adakan tiga hari tiga malam itu. Bahkan ada yang mau menginap dan tidur di depan rumah dengan menggunakan tempat seadanya.


Luna pun juga ikut bahagia melihat mereka yang begitu antusias. Walaupun mereka melakukannya demi uang, tetap saja Luna merasa senang karena masih ada yang mau membantu memperlancar acara yang ia adakan di rumah orang tuanya.

__ADS_1


Sedangkn kedua orng tua Laras dan keluarga besar Laras, walaupun mereka di undang, tapi mereka memilih untuk tidak datang untuk menyelamatkan hati mereka, agar tidak berdoa buruk untuk dua pengantin baru itu.


Walaupun mereka sudah memaafkannya tapi mereka masih kecewa, karena Luna menyelesaikan semua masalahnya dengan mempermalukan mereka semua, padahal mereka tidak ikut campur, tapi mereka yang tak tau apa apa, malah kena batunya.


Siapa yang tak akan marah, bukankah seharusnya misal Luna bermasalah dengan Laras, cukup Laras yang di kasih pelajaran, tapi kenapa kedua orang tua Laras, adiknya, kakek nenek dari pihak Ibunya Laras, kakek nenek dari pihak Ayahnya Laras, saudara Ayahnya Laras, saudara Ibunya Laras dan saudara saudara semuanya ikut kena getahnya.


Padahal mereka tidak tau apa-apa, bahkan Laras pergi ke kota ternyata ikut Luna, dan apa yang di lakukan oleh Laras selama di kota pun, mereka juga tidak mengetahuinya. Mereka juga tidak makan hasil jerih payah Laras, tapi kenapa saat Laras ada masalah, mereka semua ikut kena. Bahkan nama baik keluarga besar mereka pun ikut tercemar dan jadi cemohan banyak orang. Itu yang bikin mereka tidak terima sampai detik ini.


Untuk itu, dari pada cuma bikin rusuh, mereka memilih untuk tidak datang, dengan begitu, semuanya akan tetap baik baik aja, dan tak ada lagi keributan seperti dulu lagi.

__ADS_1


__ADS_2