Suamiku Dilamar Sahabatku

Suamiku Dilamar Sahabatku
Biarkan CCTV Yang Membuktikan


__ADS_3

Setelah tadi pergi ke rumah Laras, lalu ke Hotel. Sekarang Luna mengajak Dion membeli beberapa CCTV dan perekam suara. Dion tak berani bertanya dan hanya menurut saja. Karena Dion sesikit faham tentang CCTV dan kualitasnya, jadi ia ikut membantu.


"Non Luna cari CCTV yang kayak gimana?" tanyanya setelah berada di dalam toko.


"Itu yang paling kecil, sekecil mungkin yang sekiranya gak ketahuan. Sama peredam suara juga."


"Memang buat taruh dimana Non?" tanya Dion.


"Mobil Mas Ariel," jawabnya. Dion pun mengangguk mengerti.


"Yang ini, Non. Enak. Nanti saya bantu pasangkan di Mobil Tuan," ucapnya menawarkan membuat Luna tersenyum cerah.


"Terima kasih ya, Mas."


"Sama-sama, Non." Walaupun Ariel yang membayar gajinya, tetap saja ia tak akan memihak pada laki-laki tukang selingkuh. Ia harus memihak pada yang benar. Dan ia akan membantu Luna mencari kebenarannya.


Syukur-syukur mereka cerai jadi ia bisa mendekati Luna dan menjadikan Luna istrinya, ratu di hatinya.

__ADS_1


"Mas, kok bengong?" tanya Luna karena Dion malah diem aja.


"Enggak pala, Non."


Setelah memilih beberapa CCTV dan perekam suara paling bagus, Luna pun segera membayarnya lalu pergi dari sana.


Saat ini, Luna mengajak Dion pergi ke resto. Namun di pertengahan jalan, adzan dhuhur terdengar. Luna meminta Dion untuk mencari masjid terdekat. Dion pun menganggukkan kepala, lalu dia mencari masjid.


Setelah menemukannya, Dion segera memarkirkan mobilnya, lalu Luna dan Dion segera turun dari mobil dan pergi ke tempat wudhu masing-masing. Karena tempat wudhu cowok dan cewek di pisah. Cewek sebelah kanan dan kamar wudhu cowok sebelah kiri.


Setelah itu, mereka pun bergabung sama jamaah lainnya. Untung tadi pagi Luna membawa mukenah sendiri, jadi ia gak perlu pakai yang sudah disiapkan oleh masjid.


"Mas Dion mau makan apa siangnya?" tanya Luna ramah. Walaupun dia lagi banyak masalah, tapi ia juga tak mungkin bikin anak orang kelaparan.


"Saya mah apa aja di makan, Non. Pokok halal aja."


Mendengar hal itu, Luna hanya tersenyum. "Makan soto pinggir jalan, mau? Tadi aku lihat ada yang jualan soto di depan masjid" tanyanya.

__ADS_1


"Boleh"


"Iya sudah, ayo. Jalan kaki aja ya. Mobilnya parkir sini aja."


"Iya, Non."


Akhirnya Luna dan Dion pun berjalan menuju warung soto. Dan disanalah mereka makan berdua karena memang lagi sepi pelanggan. "Kalau cewek cantik lainnya, di ajak makan di pinggir jalan gini, mana mau. Gak levellah, malulah, gak higenislah, murahanlah, gengsilah, tempatnya kotorlah, banyak debulah, dan banyak lagi keluhan lainnya. Tapi Luna beda, dia makan sama pembantu aja, ayo. Makan lesehan, ayo. Makan di pinggir jalan, ayo. Makan makanan harga murah pun, ayo. Luna gak pernah membeda-bedakan makanan si murah dan si kaya. Dan baginya makan dimana aja selagi halan pun dia mau. Bagaimana aku gak semakin kagum padanya, jika Luna itu sslalu bikin hatinya cenat cenut dengan segala sikap baiknya."


Dion makan sambil memikirkan Luna, berbeda dengan Luna, ia makan sambil memikirkan hubungan dirinya dan sang suami.


Selesai makan, Dion dan Luna melanjutkan perjalanan mereka menuju resto.


"Semoga dengam CCTV nantinya bisa membantu aku menjelaskan semuanya. Walaupun aku tau ini salah, tapi aku gak ada cara lain. Aku ingin menenangkan hatiku, untuk mengetahui fakta yang yang ada. Aku tak ingin menjadi orang bodoh, yang hanya bisa diam aja dipermainkan seperti ini." gumam Luna dalam hati.


"Kasihan Non Luna, dia pasti banyak beban fikiran. Semoga Tuhan segera memberikan petunjuk agar Non Luna bisa segera keluar dari masalah ini," gumam Dion sambil fokus menyetir.


Tak lama kemudian, mereka pun sampai depan resto. Namun Luna meminta agar Dion memundurkan mobilnya. Dion pun menurut. Sedangkan Luna, ia tetap di dalam mobil dan memantau suaminya yang sepertinya ingin keluar.

__ADS_1


"Nanti ikutin ya, Mas. Tapi tetap jaga jarak ya, biar gak ketahuan," pinta Luna bersemangat.


"Iya, Non." Dion pun menatap ke arah Ariel, buat jaga-jaga takut dia nanti kehilangan jejaknya. Bagaimanapun ia sedang membantu Luna buat mengungkapkan semuanya.


__ADS_2