Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 106


__ADS_3

Mia menunggu sambil memainkan HPnya. Hingga aura dingin mencekam terasa di belakangnya.


Ia berbalik dan mendapati Andra sedang berjalan ke arahnya bersama asisten Min. Ia merasa gugup dan terpaku bingung mau melakukan apapun kecuali tertunduk memberi hormat.


Pada akhirnya Andra hanya berjalan tanpa menganggap Mia ada disana, ia melewatinya begitu saja dengan wajah yang angku seperti seornag raja yang menjaga reputasinya tidak mau menoleh pada rakyat jelata yang bis amenganggu suasana hatinya.


Mia merasa jantungnya hilang sesaat hingga akhirnya kembali padanya. Ia segera menghela nafas dan duduk berjongkok mengembalikan kesadarannya bahkan hanya melihatnya saja membuat kakinya bisa bergetar sehebat itu.


"Ai kenapa jongkok kayak gitu, aku kelamaan ya?


"Bukan, si badai kutub utara barusan lewat"


"Huh? Lau, apa dia menyapamu"


"Apa yang menyapa ia berjalan seperti raja yang jijik melihat rakyat jelata"


""Aku turut bersukacita untuk nasibmu di pagi hari ini"


Mia hanya menghempaskan nafasnya dnegan kasar dan tidak mau menanggapi ejekan Keti.


Ketika tiba di ruangan Monika mereka meletakkan barang di meja dan merentangkan badan ke segala arah. Mereka tidak terbiasa dengan beban berat tapi sekarang mereka sudah jadi kuli.


"Kenapa kalian membawanya kemari, itu adalah kerjaan kalian dan harus selesai besok"


"Apa, be,, besok? Keti tidka bis menahan diri untuk terkejut dengan nasib sial yang menimpah mereka.

__ADS_1


"Kenapa masih diam disini? Pergi!


...


"Sialan tu api neraka ngasih kerjaan ke kita banyak banget, pengen deh ku giling kepalanya tu"


"Kita digaji tidak sih disini, kerjaannya berat amat"


"Gajinya di uang jajan"


"Ya Ai, uang jajan itu kan adalah hak kita masa disamain kayak gaji"


"Makan siang, makan siang, makan siang"


"2 jam lagi"


Mia tidak tega melihat Deon yang didepan pintu melihat masuk namun sudah penuh ia memanggil Deon dan duduk bersama mereka.


"Hei si kunyuk karena kamu laki-laki dan nebeng di meja kami maka kamu yang traktir hari ini" Keti tentu saja harus mendapatkan keuntungan dari kunyuk satu ini.


"Ok"


"Bagus, sepertinya kamu punya banyak uang"


Keti memesan sangat banyak hingga seluruh meja itu tertutup dnegan makanan. Mia tahu kalau mereka tidak bisa menghabiskannya tapi inilah Keti gadis yang tidak suka bergaul dengan laki-laki. Setiap ada lelaki yang mendekat mereka akan bernasib sial dan dijadikan kacung.

__ADS_1


Tak berapa lama sampai mereka selesai makan, benar saja perkataan Mia terbukti nyata banyak makanan yang tersisa, sebagian bahkan tidak tersentuh sama sekali.


"Eh kunyuk, kalau kamu mau ngikut terus sama kita kamu hatus jadi kacung"


"Ok"


"Bagus! Keti tersenyum sennag karena ia mendapat babu baru yang bisa digunakan untuk meringankan pekerjaannya, bahkan jika ia snagat tidak suka pada Deon tapi tetap saja ia bisa memanfaatkannya apa lagi selama magang di neraka, Deon bisa sedikit meringankan bebannya.


Setelah kembali ke kantor Keti membawa semua pekerjaannya ke meja Deon dan menyuruhnya menyelesaikannya. Sepanjang hari ia hanya bermain komputer melakukan pembajakan pada sosmed teman sekampusnya yang di anggap sebagai musuh.


Mia menciut melihat kelakuan Keti tapi ia hanya bisa diam dan terus melanjutkan pekerjaannya. Semua harus di kebut sampai besok dan tumpukan dokumennya sangat banyak jadi ia harus menyelesaikan setengah dari tumpukan itu hari ini.


Sampai jam pulang mereka bertiga masih setia disana sementara Keti sudah mulai heboh karena mendapat sesuatu yang luar biasa.


"Ai lihat ini"


"Apaan?... Lho itu kan? Apa yang kamu lakukan?


"Kau harus bisa mengetahui kemampuanku yang cerdas ini hehe, sebaiknya kita apakan dia ya?


"Jangan cari masalah dan tutup lamannya"


"Huh, apa kamu tidak kesal dengannya, ia memperlakukan kita seperti budak lihatlah ini adalah hari kedua kita lembur dan kita disini bahkan tidak digaji"


"Jangan lakukan apa pun kalau kau tidak mau pindah dari neraka yang panas ke neraka yang dingin, bahaimana kalau si kutub utara mengetahuinya dan kemudian lebih menyusahkan kita huh?

__ADS_1


Keti merasa kesal dan menutup laman komputernya. "Ini sungguh tidak adil!!!!.


__ADS_2