Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 24


__ADS_3

Nando membuka pintu untuk mereka dan Geri keluar lebih dulu disusul Carri.


Suara jepretan kamera menyilaukan bagi Carri, ia tidak terbiasa dengan hal seperti itu hingga ia menjadi risih dan berpegangan erat di lengan Geri.


Menyadari Kegelisahan Carri akhirnya Geri menyuruh pengawal untuk menghalau wartawan dan ia merengkuh Carri dalam pelukannya dan berjalan menuju ruangan berlangsungnya acara.


Ketika mereka memasuki pintu masuk semua pasang mata memandang mereka dengan heran dan terkejut.


Mereka melihat sepasang sejoli sedang berjalan dengan seyum yang tampak membutakan.


Beberapa bahkan mengabaikan pasangannya demi menikmati keindahan yang kini melangkah di karpet merah.


Pesta itu menjadi hening sesaat sebelum mereka tersadar dan berbisik satu sama lain memcahkan keheningan.


"Tuan tampan kini sudah hadir, aku bahkan tidak dapat menutup mataku sekarang"


"Siapa gadis yang mendapingi pria tampan kita? Ia terlihat sangat anggun"


"Mereka terlihat serasi, tapi itu membuat hatiku jadi tidak tenang"


Beberapa gadis yang menyukai Geri pun menjadi ciut melihat Carri yang begitu mempesona.


Disisi lain sepasang suami istri dan beberapa keluarganya terperangah melihat gadis yang berada di sisi Geri.


Mereka tersadar ketika orang mulai berkomentar dan menjadi tersenyum bahagia.

__ADS_1


Itu adalah putri mereka sedang bersama dengan sala satu pemuda terkaya di kota itu.


Senyum kepuasan dan bahagia terpancar di wajah mereka dan beberapa orang mendekati dan memuji putri mereka yang cantik.


Sementara itu Geri berjalan mendekat ke arah Ibunya yang kini sedang berbincang dengan beberapa orng penting.


"Selamat atas pernikahan mu Ibu"


Geri memluk ibunya dan hendak memperkenalkan Carri, namun Seto suda memeluk hangat Carri dan memberi sebuah kecupan di puncak kepala Carri.


Geri kaget dan segeran menarik Carri ke pelukannya. Dan memandnag dengan tatapan tak suka pada calon suami ibunya itu, bagaimana bisa ia begitu lancang pada istrinya.


"Kenalkan ini istriku Bu"


Carri tersenyum dan memeluk ibu Geri dengan hangat.


Seto ternyum dan mengabaikan tindakan Geri yang barusan hingga mereka berbincang kecil kemudian Geri pamit membawa Carri ke sebuah tempat di sudut yang nyaman untuk duduk.


Ia tidak mau nantinya Carri akan trauma lagi dengan banyak laki-laki disana, apalagi mngingat bagaimana Seto memperlakukan Carri tadi.


Semua pasang mata disekitar mereka memperhatikannya hingga Andra datang menyapa mereka berdua.


Meski tetap memasang wajah datarnya tapi Geri dan Carri tersenyum lalu mengambil minuman yang ditawarkan pelayan dan menikmatinya.


Ketiganya hanya diam disana karena mereka merasa pesta yang megah itu terlalu membosankan.

__ADS_1


Setelah Geri merasa bahwa carri terlihat baik-baik saja Geri mengajak istrinya untuk menyapa beberapa rekan bisnisnya, sedangkan Andra masih berdiri disana sedang berkutak dengan pikirannya sendiri.


Beberapa rekan bisnis Geri merasa terkejut dan juga terpesona akan kecantikan Carri, mereka tidak menyangka bahwa Geri telah menikah secara diam-diam.


Bebrapa saat kemudian sepasang suami istri datang menghampiri mereka. Megan memeluk dan merasa tersanjung dengan putrinya yang berhasil bersama dengan pemuda sukses.


Namun Carri yang terkejut langsung mendorong Megan lalu menyelipkan tubuhnya di antara lengan dan badan Geri.


Geri juga merasa tidak senang dengan perilaku orang itu hingga ia melemparkan tatapan dinginnya pada kedua orang itu dan hendak berlalu meningglkan mereka.


Megan dan Agus merasa heran melihat putri mereka yang bersikap aneh hingga menarik lengan Carri "Ada apa dengan mu nak?


"Ya mengapa kau memperlakukan ibumu seperti itu" Agus merasa sedikit marah dengan perlakuan putrinya.


Namun Geri berbalik dan menyelah diantara kedua wanita itu lalu merangkul bahu Carri dengan erat.


"Harusnya kami yang bertanya, ada apa dengan kalian? Seenaknya memeluk orang lain"


Agus dan Megan menjadi lebih heran dengan ucapan Geri hingga mereka menatap tak percaya.


Tiba-tiba sornag gadis datang kearah mereka lalu dengan manja memeluk lengan Agus "Ayah maafkan aku terlambat".


Geri dan semua orang disana menjadi lebih heran memandang gadis itu bergantian dengan Carri.


Wajah mereka bisa dikatakan mirip, namun karena adanya make up yang membuat sedikit perbedaan pada mereka.

__ADS_1


Beberapa saat keheningan terjadi, semua orang larut dalam pikiran mereka masing-masing.


__ADS_2