Tatapan Manis Untuk CEO Milikku

Tatapan Manis Untuk CEO Milikku
BAB 175


__ADS_3

Malam harinya di lokasi syuting ketika Ken telah lebih dulu pulang, Mischa mengumpulkan semua pemeran dan kru wanita yang telah menghina Ken.


Ia sudah tidak sabar memberi pelajaran pada semua wanita yang tidak bisa menahan diri sepanjang hari.


Telinganya merasa panas sepanjang hari hanya karena gosip murahan yang dikatakan oleh semua gadis-gadis yang tak tahu menjaga mulut itu.


Mereka hanya juniornya, dan bahkan jika mereka berasal dari agensi yang berbeda mereka masih harus menghormatinya karena berada dibawah bimbingannya selama film ini berlangsung.


Lagi pula siapa yang berani melawan ratu akting yang sudah memenangkan penghargaan berkalai-kali. Mereka semua yang hanya pemula yang mustahil untuk berada pada posisi yang sama dengannya.


Mischa memandang dengan kesal pada mereka sebelum memberi kode pada asistennya berbicara.


Olive menghela nafas "Kecelakaan itu disengaja"

__ADS_1


Semua gadis yang sudah gugup menduga mereka akan mendapat amukan Mischa bernafas lega melepaskan semua beban pikirannya.


Satu kalimat dari mulut Olive berhasil memberi mereka oksigen. Siapa mereka hingga berani melawan Mischa, seorang aktris dengan latar belakang menakutkan.


Romor yang beredar mengatakan kalau ia memiliki pendukung sala satu orang terpandang di industri hiburan. Ia bahkan bisa memenangkan begitu banyak penghargaan karena selalu mendapat peran bagus di setiap film yang terkenal.


Kekuatan pengemarnya bahkan jauh lebih sadis. Mereka biasanya melakukan hal-hal mengerikan untuk meneror semua orang yang dianggap menghalangi jalan Mischa.


Banyak selebriti yang menjadi stres hingga meningalkan dunia hiburan hanya karena mereka tidak sengaja bersinggungan dengan Mischa.


Peringatan seperti itu cukup untuk membuat mereka menggunakan mulut dengan benar dari sekarang. Ia tidak ingin membuang waktu untuk menjelaskannya pada semua orang tidak penting itu. Mereka terlalu dangkal.


Seketika nafas yang diterima semua gadis itu serasa di rampas kembali. Mereka dalam masalah besar.

__ADS_1


Mereka telah bertindak hati-hati dengan tidak memperlihatkan kebenciannya pada Ken. Orang yang terlau mencurigakan, tapi saat ini mereka mala menyinggung harimau yang sedang tidur.


Siapa yang menyangka kalau Mischa akan menjadi marah hanya karena mereka berkata buruk tentang Ken. Begitulah mereka pulang dengan gelisah.


"Nona, apa itu tidak berlebihan? Aku rasa kita tidak perlu membantu Ken. Ia memiliki kekuatannya sendiri, dan melihat bagaimana Chito tidak berhasil melakukan rencananya, itu memberi tanda kalau ia memang bukan orang yang bisa dianggap remeh" Olive mengingatkan Mischa agar tidak terlalu banyak berurusan dengan Ken.


Jika Chito sendiri tidak mampu mengatasi Ken, maka mereka juga bisa dibilang akan kesulitan. Siapa pemeran baru yang berani menyinggung seniornya di industri hiburan selain orang yang terlalu berkuasa?


Bahkan jika mereka memiliki sedikit kekuasaan mereka masih menghormati seniornya, tapi Ken? Di sangat berbeda. Ia barus aja menginjakkan kakinya di industri hiburan dan langsung menyingkirkan penghalang jalannya dengan mudah.


Dijebak dalam industri hiburan itu sudah biasa, tapi mengatasinya dengan sangat sempurna sampai sedikit pun rumor tidak ada yang beredar itu bukan perkara mudah. Harus ada kekuatan didalam dan diluar industri hingga bisa bergerak cepat seperti yang dilakukan oleh Ken.


"Aku tahu yang kualakukan" Mischa meningalkan Olive yang masih terlihat cemas.

__ADS_1


Apa yang ia lakukan kali ini masih sebagian kecil dari apa yang telah dilakukan oleh Ken padanya.


Ia kembali teringat pada malam ia hampir dilecehkan bahkan karirnya sudah hacur jika saja tidak ada Ken yang datang membantunya.


__ADS_2