
Pagi harinya internet dihebohkan dengan kabar perselingkuhan seorang model internasional dengan juniornya.
"Gen, model internasional yang tengah naik daun turun level bersama juniornya"
"Pelakor dalam satu agensi, bagaimana nasib kekasih Gen yang disingkirkan oleh sorang model tingkat bawah?
"Hubungan satu malam model internasional Gen dengan juniornya Meis"
Sekejap saja semua orang telah gempar dan grup penggemar Gen meledak karena rasa kesal para penggemar pada idolanya.
Meis di cap sebagai pelakor dan kini menjadi bahan olokan di internet.
Para wartawan mengepung apartemen Gen dan mereka menunggu penuh semangat untuk memergoki kedua pasangan itu keluar dari sana.
Agensinya tak luput dari desakan wartawan desakan para fans yang menunggu penjelasan. Mereka tidak sabar mendengar berita baru dan kemudian menulisnya di internet.
Gen dan Meis masih terlelap tidur di atas ranjang ketika ponsel Gen berdering dan membuat ia bangun dengan malas.
"Halo"
Suara parau khas baru bangun menjadi kata pembukanya hari itu.
Meis tersadar dan ia tersenyum berbalik memeluk Gen dengan erat. Kulit polos mereka bersentuhan memberi rasa hangat pada keduanya.
__ADS_1
"Apa kau masih bersama ******* itu?
Gen baru sadar dan segera mendorong Meis dari tempat tidur hingga ia terjatuh ke lantai.
Meis merasa kesal dan menarik selimut menutupi tubuhnya dan berlalu ke kamar mandi dengan senyum kemenangan.
"Bagaiman kau tahu"
"Kau idiot, sekarang juga buka internet dan lihat beritanya, jangan melakukan apa pun tanpa sepengetahuanku"
Gen segera membuka internet dan wajahnya berubah pucat membaca sekilas berita yang sudah tersebar.
Foto Meis dengan gaun merah seksi di depan apartemennya terpajang di bagian awal berita yang ia buka. Beberapa foto yang membandingkan Sari dengan Meis juga berada disana serta foto Gen membuka pintu untuk Meis.
Jelas terlihat Sari lebih cantik dan lebih dewasa dari Meis, ia menatap lama foto sari dengan putus asa sebelum akhirnya menutup laman dan kemudian menelpon sari.
segera ia memungut pakaiannya dan mengenakannya, ia berjalan ke kamr mandi dna mendapati Meis sedang berendam dengan wajah segar.
Kemarahannya mencapai batasnya dan ia berjalan ke arah gadis itu dan langsung menarik lengan Meis dengan kuat hingga langsung berdiri dengan wajah ketakutannya.
Gen memandangi tubuh telanjang meis yang sempat ia nikmati semalaman, disana terdapat banyak bekas kecupan yang ia buat.
Wajah meis menjadi pucat melihat tatapan dingin Gen dan ia bergetar kuat dan berusaha melepaskan diri dari Gen.
__ADS_1
"Kau senang sekarang Huh!!! Aku akan memberimu kenikmatan yang sesungguhnya"
Dengan satu gerakan Gen mengangkat Meis dan melemparkannya ke ranjang.
Tatapan dinginnya membuat ia hilang akal hingga dengan cepat Gen menekan kejantanannya pada milik Meis yang kering hingga akhirnya Meis merintih kesakitan.
Mendengar jeritan kesakitan Meis Gen merasa lebih puas dan mendorong lebih keras dan cepat hingga air mata Meis mengalir dengan deras dan tubuhnya bergetar kuat menahan rasa sakitnya.
Gen tidak mau berhenti dan terus melakukannya hingga darah darah membasahi seprei putih miliknya.
Entah dorongan ke berapa hingga Gen menghentikan perbuatannya dan berlalu meninggalkan Meis yang kini merintih kesakitan diatas kasur.
Meis menggertakkan giginya dan mengulurkan tangannya menyentuh bagian intimnya yang kini panas dan perih seperti habis di robek.
Ia menyentuh darah segar diantar akakinya dan dengan segera ia menjadi panik. Badannya lemas dan keringatnya mengalir cepat dari kekeningnya.
Ia meraih ujung seprei dnegan segenap tenaga terakhirnya dan membungkus badannya yang kini menggigil merasakan sakit di semua badannya.
Air matanya turun membasahi pipinya dan ia menagis dalam diam sampai akhirnya tertidur.
Gen berendam selama 30 menit kemudian memakai pakaiannya dan meraih ponselnya. ia kembali menghubungi menejernya.
"Jangan kemana-mana, semua wartawan mengepung apartemenmu. Bahkan kami tidak bisa berbuat apa pun"
__ADS_1
"Lalu apa yang akan terjadi padaku, kau menyuruhku hanya diam disini HAH?
"Kau menyalakan aku sekarang? Karena kau perusahaan sedang dalma keadaan kacau, diamlah disitu dan jangan melakukan apa pun!!!